Anda di halaman 1dari 1

Analisa

Pada Percobaan Transformator dua kumparan , dilakukan pengujian dasar


untuk mengetahui effisiensi transformator mula-mula. Terdapat banyak rugi- rugi
tegangan pada transformator sehingga daya yang keluar pada sekunder tidaklah sama
dengan primer, maka effisiensi transformator tidak menyentuh angka 84% .

Pada Percobaan autotrafo pertama, tegangan output untuk beban menjadi


penjumlahan tegangan antara sisi primer dan sisi sekundernya, karena tegangannya
tinggi maka melalui rumus perhitungannya, daya yang di hasilkan juga besar. Daya
output berasal dari sisi primer dan hasil induksi pada sisi sekunder yang di jumlahkan.
Effisiensi pada autotrafo inipun tinggi, melebihi 100%.
Pada Percobaan autotrafo kedua, tegangan output untuk beban menjadi
pengurangan tegangan antara sisi primer dan sisi sekundernya. Walaupun
tegangannya menjadi lebih kecil dari primernya, Effisiensi pada autotrafo ini juga
tinggi, melebihi 100%. Karena daya output yang dihasilkan berasal dari sisi primer
dan hasil induksi pada sisi sekunder yang di jumlahkan.

Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari percobaan di atas :

 Auto trafo digunakan untuk menaikkan dan menurunkan tegangan secara


otomatis.
 Auto trafo bisa dirangkai dari trafo yang memiliki 2 kumparan, namun harus
diperhatikan polaritas dari trafo 2 kumparan tersebut atau terlebih dahulu
dilakukan percobaan tes polaritas trafo.

 Efisiensi auto trafo kondisi step up lebih kecil dari kondisi step down.

 Auto trafo mempunyai keterbatasan yaitu tidak baik lagi bila tegangan
keluarannya jauh lebih tinggi atau lebih rendah dari tegangan masukannya,
atau dapat disebutkan bahwa perbandingan transformasinya adalah mendekati
satu (cos  bernilai 1 karena beban yang digunakan bersifat resistif).

 Tegangan keluaran (𝑉𝑜𝑢𝑡 ) suatu Auto Transformator mudah untuk diatur


untuk menjadi penaik tegangan. Hal tersebut dikarenakan pada saat
merangkainya, Auto Transformator dapat ditentukan polaritas penjumlahan
atau polaritas pengurangan.