Anda di halaman 1dari 47

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

KELAS IBU HAMIL PROGRAM PERTEMUAN KE - I

PERUBAHAN TUBUH SELAMA KEHAMILAN

Pokok bahasan : Kehamilan

Sub pokok bahasan : Perubahan Tubuh Selama Masa Kehamilan

Hari/ tanggal : Minggu, 27 Desember 2009

Tempat : Rumah kadus Colok Tembelang

Waktu : 08.30 WIB

Sasaran : Ibu-ibu hamil

A. Tujuan

1. Tujuan umum

Tujuan umum dalam penyuluhan ini adalah setelah dilakukan penyuluhan ibu-ibu

peserta kelas ibu hamil desa Colok Tembelang, mengerti dan memahami perubahan

tubuh selama kehamilanya.

2. Tujuan kusus

Tujuan khusus penyu;luhan ini adalah setelah dilakukannya penyuluhan ini ibu-ibu

hamil diharapkan :

a. Mengetahui bagaimana terjadinya kehamilan

b. Memahami adanya perubahan tubuh ibu selama kehamilan

c. Mengetahui keluhan ibu hamil dan cara mengatasinya

d. Mengetahui apa yang harus dilakukan oleh ibu hamil

B. Metode

1. Ceramah

2. Tanya jawab

3. Diskusi
C. Media

1. Slide show

2. Lieflet

3. Lembar balik

D. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ny.N


1 Pendahuluan 3 menit a. Menjawab

Memberi salam salam dan

b. memperhatikan

Perkenalan

c.

Menjelaskan maksud

dan tujuan
2 Penyajian 20 menit Menjelaskan tentang : Ibu

a. Bagaima memperhatikan

na terjadinya

kehamilan

b. Perubaha

n tubuh ibu selama

kehamilan

c. Keluhan

ibu hamil dan cara

mengatasinya

d. Apa

yang harus

dilakukan oleh ibu

hamil
3 Penutup 10 menit a. Tanya Ibu

Jawab memperhatikan

b. Follow dan merespon

up

c. Evaluasi

d. Kesimpu

lan

e. Memberi

salam

E. Evaluasi

- Soal evaluasi di lampiran


LAMPIRAN MATERI

PERUBAHAN TUBUH SELAMA KEHAMILAN

1. Pengertian kehamilan

Kehamilan adalah masa dimana terdapat janin di dalam rahim seorang perempuan.

Masa kehamilan didahului oleh terjadinya pembuahan yaitu bertemunya sel sperma laki-

laki dengan sel telur yang dihasilkan oleh sperma laki-laki dengan sel telur yang

dihasilkan oleh indung telur. Setelah pembuahan terbentuk kehidupan baru berupa janin

dan tumbuh di dalam rahim ibu yang merupakan tempat berlindung yang aman dan

nyaman bagi janin.

2. Perubahan Tubuh Selama Masa Kehamilan

a. Perubahan Payudara

Payudara dan puting lebih lembut (setelah terlambat haid 1 minggu). Kadang-

kadang payudara terasa mebengkak. Membesarnya payudara karena kelenjar-kelenjar

ASI membesar dan menyimpan lemak sebagai persiapan menyusui. Puting dan daeah

sekitarnya (areola) berwarna lebih gelap karena kelebihan pigmen.

b. Peningkatan berat badan

Peningkatan berat badan terjadi bukan berarti adanya peningkatan berat badan

yang banyak, tapi karena rahim berkembang dan memerlukan ruang dan ini semua

karena pengaruh hormon estrogen yang menyebabkan pembesaran rahim dan hormon

progesteron yang menyebabkan tubuh akan menahan air.


c. Kram perut

Sering terjadi pada awal kehamilan, kontraksi rahim sering terjadi secara teratur,

atau karena perubahan posisi dari tidur ke berdiri.

d. Sering buang air kecil

Hal ini terjadi karena meningkatnya peredaran darah ketika hamil dan tekanan

ada kandung kemih akibat membesarnya ahim. Biarpun sering buang airkecil, ibu

harus tetap minum agar tidask mengalami kekurangan cairan tubuh. Sering buang air

kecil juga dirasakan saat kehamilan sudah mencapai umur 9 bulan, saat kepala bayi

sudah masuk ke rongga panggul dan menekan kandung kemih.

e. Sembelit

Selam kehamilan usus lebih rileks bekerja, sehingga dorongan untuk

mengeluarkan sisa kotoran pun agak terlambat.

f. Nyidam

Dorongan untuk ngemil (ngidam) sering muncul pada ibu hamil, keinginan ini

mungkin muncul karena kebutuhan tubuh untuk makan sedikit demi sedikit tetapio

sering.

g. Mual ,untah

Keadaan ini terjadi karena perubahan hormon dalam tubuh.

3. Keluhan umum ibu hamil dan cara mengatasinya

a. Keputihan

Selam kehamilan keputihan akan bertambah dan tidak berwarna. Jika tidak

terasa gatal dan tidak tercium bau yang tidak sedap ibu tidak perlu cemas. Jagalah

kebersihan alat kelamian dan gunakan selalu clana dallam yang bersih dan kering. Jika

keputihan berbau dan gatal segera perikasa ke tenaga kesehatan.

b. Nyeri pinggang

Untuk mengimbangkan berat tubuh maka inbu akan berusaha berdiri dengan

tubuh condong ke belakang. Oleh karena itu ibu merasakan nyeri di bagian pinggang.

Dapat diatasi dengan olah raga (senam hamil/jalan kaki) jika berdiri usahakan tegak
lurus dan condong kebelakang, tidur dengan miring kekiri agar aliran darah ke ari-ari

lancar, jangan berdiri twrlalu lama,

c. Kram kaki

Kram adalah kejang pada otot betis, biasanya menyerang pada malam hari 1-2

menit, tetapi dapat mengganggu tidur karena rasa sakitnya. Hal ini karena ketidak

seimbangan mineral pada tubuh ibu sehingga memicu gangguan pada sistem syaraf

oto-otot tubuh. Dapat juga karena kelelahan yang berkepanjangan dan tekanan rahim

pada beberapa titik persyarafan yang berhubungan dengan syaraf-syaraf kaki. Dapat

diatasi deengan : Meningkatkan konsumsi yang tinggi kalsium dan magnesium, senam

hamil secara teratur karena dapat memperlancar aliran darah pada tubuh, jika kram

menyerang pada malam hari berdiri selama beberapa saat, meski sakit, dapat juga

dilakukan pijatan meski terasa sakit dengan meluruskan kaki, minta suami untuk

menarik telapak kaki ke arah tubuh dan menekan lutut, tahan beberapa saat hingga

kram hilang.

d. Pembengkakan di kaki

Pembengkakan yaitu penimbunan cairan akibat kadar garam yang terlalu tinggi

dalam tubuh. Garam bersifat menahan air. Pembengkakan dapat terjadi di seluruh

tubuh tetapi yang sering terjadi di daerah tangan dan kaki. Pembengkakan dapat

merupakan gejala keracunan kehamilan (preeklamsi), dan timbulnya tekanan darah

tinggi. Dapat diatasi dengan mengurangi makan makan yang mengandung garam

(telur asin, ikan asin), sering angkat kaki agar air di bagian kaki mengalir ke tubuh

bagian atas, jangan menyilakan kaki ketika duduk tegak sebab akan menghambat

aliran darah di kaki, bagi ibu-ibu yang bekerja dikantor sering duduk lama gunakan

penopang kaki.

e. wasir alias ambein

Adalah pembengkakan dan peradangan yang terjadi pada pembuluh darah balik

(fena) di daerah sekitar dubur. Hal ini terjadi karena adanya sembelit sehingga

mengejan pada saat BAB, padahal hal ini mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di

sekitar dubur sehingga mengalami perdarahan. Wasir juga disebabkan karena


perubahan hormon dalam tubuh, Ukuran janin yang semakin membesar sehingga

mendesak sejumlah pembuluh darah di daerah perut dan pingul. Dapat di atasi

dengan : perbanyak konsumsi makanan berserat, minum cairan yang cukup banyak,

lakukan olahraga yang rutin, hindari mengejan pada saat BAB.

4. Apa saja yang perlu dilakukan ibu hamil ?

a. Periksa kehamilan secepatnya dan sesering mungkin sesuai anjuran petugas. Agar ibu

dan keluarga dapat mengetahui secepatnya jika ada masalah dalam kehamilannya.

b. Timbang berat badan setiap kali periksa hamil. Berat badan sesuai dengan

pertumbuhan bayi dalam kandungan.

c. Minum tablet penambah darah setiap hari sebelum tidur. Minum tablet penambah

darah akan mencegah ibu kekurangan darah dan tidak membahayakan bayi.

d. Minta imunisasi tetanus toksoid kepada petugas kesehatan. Imunisasi tetanus toksoid

untuk mencegah tetanus pada bayi baru lahir.

e. Minta nasehat kepada petugas kesehatan tentang makanan bergizi selama hamil.

Makan makanan bergizi yang cukup membuat ibu dan bayi sehat.

f. Sering mengajak bicara bayi sambil mengelus-elus perut setelah berumur 4 bulan.

g. Periksa ke bidan atau dokter jika sakit batuk lama, demam menggigil seperti malaria,

lemas,berdebar-debar, gatal-gatal pada kemaluan atau keluar keputihan dan berbau.

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERAWATAN KEHAMILAN
Pokok bahasan : Kehamilan

Sub pokok bahasan : Perawatan Kehanilan

Hari/ tanggal : Minggu, 27 Desember 2009

Tempat : Rumah Kadus Colok Tembelang

Waktu : 09.30 WIB

Sasaran : Ibu-ibu hamil

A. Tujuan

1. Tujuan umum

Tujuan umum dalam penyuluhan ini adalah setelah dilakukan penyuluhan ibu-ibu

peserta kelas ibu hamil dusun Colok Tembelang, mengerti dan memahami tentang

bagaimana perawatan dalam kehamilan.

2. Tujuan kusus

Tujuan khusus penyu;luhan ini adalah setelah dilakukannya penyuluhan ini ibu-ibu

hamil diharapkan :

a. Mengetahui kesiapan mental dalam menghadapi kehamilan

b. Memahami tentang senggama dalam kehamilan

c. Mengetahui obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi dalam

kehamilan

d. Mengetahui tanda-tanda bahaya kehamilan

e. Mengetahui persiapan menghadapi kelahiran

B. Metode

3. Ceramah

4. Tanya jawab

5. Diskusi

6. Curah pendapat

C. Media

7. Slide show
8. Lieflet

9. Lembar balik

D. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ny.N


1 Pendahuluan 3 menit a. Memberi salam Menjawab

b. Perkenalan salam dan

c. Menjelaskan memperhatikan

maksud dan tujuan

2 Penyajian 30 menit Menjelaskan tentang : Ibu

a. Kesiapan mental memperhatikan

dalamenghadapi

kehamilan

b. Tentang senggama

dalam kehamilan

Keluhan ibu hamil

dan cara

mengatasinya

c. Obat yang boleh dan

tidak boleh

dikonsumsi dalam

kehamilan

d. Tanda-tanda bahaya

kehamilan

e. Persiapan

menghadapi kelahiran

3 Penutup 15 menit a. Tanya Jawab Ibu

b. Follow up memperhatikan
c. Evaluasi dan merespon

d. Kesimpulan

e. Memberi salam

E. Evaluasi

- Soal evaluasi di lampiran

LAMPIRAN MATERI PERTEMUAN I

PERAWATAN KEHAMILAN
1. Kesiapan psikologis (mental) menghadapi kehamilan

Menurut penelitian, ibu-ibu yang mengalami problem emosional selama hamil,

misalnya depresi, mempengaruhi proses perkembangan otak janin dan membawa dampak

pada emosi serta perilaku anak setelah lahir. Kesiapan dan kesehatan psikologi sangat

penting bagi istri maupun suami, hal ini karena suami dan istri memiliki tanggung jawab

yang berat untuk dapat menjalani peranannya sebagai orang tua.

Dukungan dan peran serta suami dalam masa kehamilan terbukti meningkatkan

kesiapan ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan, bahkan juga memicu produksi

ASI keterlibatan suami sejak awal kehamilan, sudah pasti akan mempermudah dan

meringankan ibu dalam menjalani dan mengatasi berbagai perubahan yang terjadi pada

tubuhnya akibat hadirnya janin di dalam perut ibu.

2. Hubungan suami istri / senggama selama hamil

Kehamilan bukan penghalang aktifitas seksual. Senggama boleh dilakukan selama

kehamilan dalam keadaan sehat. Tidak ada batasan waktu kapan saat tepat untuk

bersenggama selama hamil. Asalkan kehamilan dinyatakan tidak memiliki resiko apa pun,

lakukan senggama kapapun menginginkannya, bahkan sampai menjelang persalinan.

Hubungan seksual selama kehamilan juga bermanfaat sebagai persiapan bagi otot-otot

panggul untuk menghadapi proses persalinan.Dengan tetap menikmati aktivitas yang satu

ini bersama suami, ibu dapat saling berbagi rasa takut maupun kekhawatiran, serta stres

yang mungkin muncul selama masa kehamilan. Jika kehamilan beresiko, misalnya letak

plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), lebih baik berkonsultasi dulu

dengan dokter. Begitu juga bila ibu mengalami flek-flek dan perdaraahan tunda dulu

dalam berhubungan intim.

3. Obat yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil.

Selama kehamilan, apa yang dikonsumsi oleh ibu akan dikonsumsi pula oleh janin,

sehingga jika salah dalam minum obat, akan mengganggu proses tumbuh kembang janin

di dalam rahim ibu. Sebelum kehamilan 8 minggu ibu sebaiknya tidak minum obat

apapun. Kalau terpaksa, perlu ekstra hati-hati. Hal yang wajib dilakukan sebelum menelan

suatu obat :
a. Biasakan untuk memberitahu tenaga kesehatan bahwa ibu sedang hamil

b. Jangan segan bertanya apakah obat yang diberikan benar-benar aman atau tidak untuk

ibu hamil

c. Jika mengkonsumsi obat bebas, seperti untuk flu, tanyakan dosis yuang tepat untuk

ibu hamil

d. Bila terpaksa minum obat untuk penyakit ibu, tanyakan efek sampingnya bagi janin.

e. Berkonsultasilah lebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat.

4. Tanda-tanda bahaya kehamilan

a. Perdarahan lewat jalan lahir yang terjadi pada kehamilan muda dapat menyebabkan

keguguran, sedangkan jika terjadi pada kehamilan tua dapat membahayakan

keselamatan ibu dan janin dalam kandungan.

b. Bengkak dikaki, tangan dan wajah, yang disertai sakit kepala hebat. Dapat disertai

kejang-kejang. Ini merupakan tanda dan gejala keracunan kehamilan (pre-eklamsi),

dapat membahayakan ibu dan janin yang dikandungnya.

c. Demam tinggi, biasanya akibat adanya infeksi malaria. Demam dapat membahayakan

jiwa ibu, terjadi keguguran atau bayi terlahir kurang bulan.

d. Keluar air ketuban sebelum waktunya, merupakan tanda adanya gangguan pada

kehamilan dan dapat membahayakan kehamilan. Ditandai dengan keluarnya cairan

dari kemaluan seperti berkemih namun tidak ingin berkemih.

e. Gerakan bayi berkurang atau tidak bergerak sama sekali hal ini merupakan tanda

bahaya dalam kehamilan. Gerakan janin diharapkan 10x dalam 12 jam saat ibu terjaga.

f. Muntah terus dan tidak mau makan. Keadaan ini berbahaya kesehatan ibu

g. Terjadi trauma atau cidera pada perut yang dapat terjadi karena terjatuh, kecelakaan

lalu lintas dan lain-lain.

5. Persiapan menghadapi persalinan

Ibu beserta suami dan anggota keluarga yang lain harus sudah melakukan

perencanaan persalinan dengan :

a. Menanyakan kepada bidan kapan tanggal perkiraan persalinan


b. Menentukan persalinan ini ditolong bidan atau dokter

c. Suami/keluarga perlu menabung untuk biaya persalinan

d. Menyiapkan kendaraan jika sewaktu-waktu ibu dan bayi perlu segera dirujuk ke RS

e. Siapkan calon pendonor darah jika sewaktu-waktu diperlukan ibu

f. Menyiapkan kebutuhan persalinan.


EVALUASI POST TEST

PERTEMUA I KELAS IBU HAMIL


Terimakasih atas kehadiran ibu pada palaksanaan kelas ibu hamil hari ini. Evaluasi ini
bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh ibu memahami materi yang disampaikan.

Lengkapi data dibawah ini :

Nama :

Umur :

Usia kehamilan :

Hamil ke berapa :

Alamat tempat tinggal :

Jawablah soal-soal dibawah ini menurut pengetahuan ibu .


Soal :

1. Apa tanda-tanda perubahan tubuh selama masa kehamilan

2. Jika hamil, kemana sebaiknya Ibu segera memeriksakan kehamilan

3. Apa yang sebaiknya ibu lakukan selama masa kehamilan?

4. Apa yang dilakukan suami atau keluarga untuk meningkatkan kesiapan mental ibu
dalam proses persalinan?

5. Melakukan hubungan suami istri (senggama) selama hamil menurut kesehatan:

6. Apa yang sebaliknya ibu lakukan jika mengalami sakit pada masa kehamilan?

7. .Yang merupakan tanda-tanda bahaya kehamilan adalah :

8. Apakah menurut pendapat ibu merencanakan persalinan itu penting?

9. Apa yang perlu dipersiapkan suami/keluarga untuk menghadapi persalinan?

10. Jika ibu hamil sudah merasa akan melahirkan kemana ibu akan pergi?
KUNCI JAWABAN PRE/POS TES

KELAS IBU HAMIL PERTEMUAN I

Jawaban yang benar :

1. A,B,C

2. A,B,C

3. A,C

4. A,C

5. C

6. A,C

7. A,B,C,D

8. B

9. A,B,C
10. A,B,C,D

SATUAN ACARA PENYULUHAN

IBU BERSALIN

Pokok bahasan : Ibu Bersalin

Sub pokok bahasan : Persalinan

Hari/ tanggal : Selasa, 3 April 2012

Tempat : Balai Desa Kelurahan Cangkrep Lor

Waktu : 09.00 WIB

Sasaran : Ibu-ibu hamil

A. TUJUAN
1. Tujuan umum

Tujuan umum dalam penyuluhan ini adalah setelah dilakukan penyuluhan ibu-ibu

peserta kelas ibu hamil dusun Colok Tembelang, memperoleh gambaran, mengerti

dan memahami tentang persalinan.

2. Tujuan kusus

Tujuan khusus penyu;luhan ini adalah setelah dilakukannya penyuluhan ini ibu-ibu

hamil diharapkan :

a. Mengetahui tanda-tanda persalinan

b. Memahami tanda bahaya dalam persalinan

c. Mengetahui proses persalinan

d. Mengetahui inisiasi menyusui dini

F. Metode

1. Ceramah

2. Tanya jawab

3. Diskusi

G. Media

1. Slide show

2. Lieflet

3. Lembar balik

H. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ny.N


1 Pendahuluan 3 menit a. Memberi salam Menjawab

b. Perkenalan salam dan

c. Menjelaskan maksud memperhatikan

dan tujuan
2 Penyajian 10 menit Menjelaskan tentang : Ibu
a. Tanda- memperhatikan

tanda persalinan

b. Tanda

bahaya dalam

persalinan

c. Proses

persalinan

d. inisiasi

menyusui dini
3 Penutup 5 menit a. Tanya Jawab Ibu

b. Follow up memperhatikan

c. Evaluasi dan merespon

d. Kesimpulan

e. Memberi salam

I. Evaluasi

- Soal evaluasi di lampiran

LAMPIRAN MATERI PERTEMUAN II


PERSALINAN

1. Tanda-tanda persalinan

a. Adanya kontaksi yang semakin lama semakin kuat, sering dan lama

b. Keluarnya lendir bercampur darah dari jalan lahir

c. Keluar cairan ketuban dari jalan lahir

2. Tanda bahaya pada persalinan

Proses persalinan diduga mengalami gangguan jika didapatkan hal-hal sbb :

a. Perdaraha dari jalan lahir

b. Tali pusat atau tangan keluar dari jalan lahir

c. Ibu tidak kuat mengejan

d. Mengalami kejang

e. Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat

f. Air ketiban keruh dan berbau

3. Proses persalinan

Ibu berhak memilih proses persalinan yang sesuai keinginannya. Tetapi,kondisi janin

maupun kehamilan yang seringkali tak terduga, akan membuat ibu menjalani penanganan

persalinan dengan proses tertentu. Siapapun ingin memp[unyai anak yang sehat, lahir

lancar, kalau tanpa rasasakit.

Walaupun pada saat hamil tidak terjadi kelainan dan normal saja tetapi ada

kemungkinan pada saat persalinan akan terjadi masalah, misalnya saja tidak ada kontraksi,

atau ibu tidak kuat mengejan atau kelainan lainnya.

4. Inisiasi menyusui dini

Penting sekali bayi disusui segera ½-1jam setelah lahir, dengan cara bayi dikeringkan

terlebih dahulu kemudian letakan bayi didada ibu agar bayi berusaha mencari puting susu

ibunya. Upaya menyusui dalam 30 menit ssampai 1 jam pertama kelahiran. Keberhasilan

menyusui untuk kelancaran produksi ASI, serta memperkuat reflex menghisap bayi.

SATUAN ACARA PENYULUHAN


IBU NIFAS

Pokok bahasan : Ibu Nifas

Sub pokok bahasan : Perawatan Nifas

Hari/ tanggal : Selasa, 3 April 2012

Tempat : Balai Desa Kelurahan Cangkrep Lor

Waktu : 09.00 WIB

Sasaran : Ibu-ibu hamil

A. Tujuan

1. Tujuan umum

Tujuan umum dalam penyuluhan ini adalah setelah dilakukan penyuluhan ibu-ibu

peserta kelas ibu hamil dusun Colok Tembelang, mengerti dan memahami tentang

perawatan pada masa nifas.

2. Tujuan kusus

Tujuan khusus penyu;luhan ini adalah setelah dilakukannya penyuluhan ini ibu-ibu

hamil diharapkan :

a. Mengetahui apa yang harus dilakukanpada masa nifas

b. Memahami tanda bahaya dalam masa nifas

c. Mengetahui KB setelah persalinan

B. Metode

1. Ceramah

2. Tanya jawab

3. Diskusi

C. Media

1. Slide show

2. Lieflet

3. Lembar balik
D. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ny.N


1 Pendahuluan 3 menit a. Memberi salam Menjawab

b. Perkenalan salam dan

c. Menjelaskan maksud memperhatikan

dan tujuan
2 Penyajian 10 menit Menjelaskan tentang : Ibu

a. Apa yang harus memperhatikan

dilakukanpada masa

nifas

b. Tanda bahaya dalam

masa nifas

c. KB setelah persalinan
3 Penutup 5 menit a. Tanya Jawab Ibu

b. Follow up memperhatikan

c. Evaluasi dan merespon

d. Kesimpulan

e. Memberi salam

E. Evaluasi

- Soal evaluasi di lampiran


PERAWATAN NIFAS

1. Hal yang dilakukan ibu pada masa nifas


a. Makan makanan dengan pola gizi simbang

b. Istirahat cukup supaya ibu sehat dan ASI keluar banyak

c. Minum kapsul vitamin A dosis tinggi

d. Minum 1 tablet penambah darah setiap hari selama nifas

e. Jaga kebersihan alat kelamin, ganti pembalut setiap kali kain basah.

2. Tanda-tanda bahaya dan penyakit pada ibu nifas

a. Suhu tubuh melebihi 37,5 C

b. Menggigil, pusing dan mual

c. Keputihan berwarna dan berbau

d. Keluar cairan seperti nanah dari jalan lahir

e. Cairan yang keluar disertai bau yang menyengat

f. Keluarnya cairan disertai dengan rasa nyeri

g. Terasa nyeri perut

h. Perdarahan kembali banyak padahal sebelumnya sudah sedikit.

Bila tanda-tanda seperti di atas, segera periksakan diri ke bidan/dokter.

3. KB pasca persalinan

Ibu melakukan KB pada masa nifas atau 40 hari setelah persalinan. Pemilihan

jenis KB yang ideal dalam arti aman dan tidak berbahaya, dapat diandalkan,

sederhana,murah dan dapat diterima dan dalam waktu lama secara efektif. Tanyakan

kepada bidan/dokter dalam memilih cara KB yang paling sesuai dengan kondisi suami

istri, dan bagi ibu menyusui. Pemilihan alat kontrasepsi ini sebaiknya juga telah disetujui

oleh suami dan istri, agar dapat saling mendukung program KB.
EVALUASI POST TES

PERTEMUAN II KELAS IBU HAMIL


Terimakasih atas kehadiran ibu pada palaksanaan kelas ibu hamil hari ini. Evaluasi ini

bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh ibu memahami materi yang disampaikan.

Lengkapi data dibawah ini :

Nama :

Umur :

Usia kehamilan :

Hamil ke berapa :

Alamat tempat tinggal :

Jawablah soal-soal dibawah ini menurut pengetahuan ibu

Soal :

1. Apa sajakah tanda-tanda persalinan akan berlangsung?

2. Dukungan suami dan keluarga pada saat persalinan adalah :

3. Apa tanda-tanda bahaya pada persalinan?

4. Ibu berhak untuk memilih persalinan ditolong siapa saja, tetapi tidak benar jika persalinan
ditolong

5. Apa yang dilakukan ibu setelah nifas untuk menjaga kesehatannya?

6. Apa kegiatan yang baik dilakukan ibu setelah nifas?

7. Kapan waktu yang benar ibu menyusui bayinya setalah melahirkan?

8. Apabila ibu nifas mengalami tanda-tanda seperti : kepala pusing, mual, keputihan, keluar
cairan seperti nanah dari jalan lahir. Apa yang harus dilakukan?

9. Waktu yang paling tepat untuk ber KB adalah?

10. Siapakah yang sebaiknya memilih alat konrasepsi, jika ibu akan ber-KB?
KUNCI JAWABAN PRE/POS TES

KELAS IBU HAMIL PERTEMUAN II

Jawaban yang benar :

1. A,B,C

2. A,B,C

3. A,B.C.D

4. B

5. A,B,C

6. D

7. C

8. A

9. A

10. D
SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERAWATAN BAYI DAN KESPRO

Pokok bahasan : Perawatan bayi dan Kespro

Sub pokok bahasan : BBL, Asi ekslusif, HIV/AIDS. Akte Kelahiran

Hari/ tanggal : Selasa, 8 Mei 2012

Tempat : Balai Desa Kelurahan Cangkrep Lor

Waktu : 09.00 WIB

Sasaran : Ibu-ibu hamil

A. Tujuan

1. Tujuan umum

Tujuan umum dalam penyuluhan ini adalah setelah dilakukan penyuluhan ibu-ibu

peserta kelas ibu hamil dusun Colok Tembelang, mengerti dan memahami tentang

perawatan bayi baru lahir dan pengetahuan umum tentang kespro.

2. Tujuan kusus

Tujuan khusus penyu;luhan ini adalah setelah dilakukannya penyuluhan ini ibu-ibu

hamil diharapkan :

a. Mengetahui tanda-tanda bayi lahir sehat

b. Memahami ASI ekslusif

c. Mengetahui pemberian K1 injeksi pada bayi baru lahir

d. Mengetahui tanda bahaya bayi baru lahir


e. Mengetahui pemberian imunisasi pada bayi baru lahir

f. Mengetahui mitos dan fakta kesehatan

g. Mengetahui Informasi penyakit menular HIV/AIDS

h. Mengetahui pentingnya Akta kelahiran

F. Metode

1. Ceramah

2. Tanya jawab

3. Diskusi

G. Media

1. Slide show

2. Lieflet

3. Lembar balik

H. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ny.N


1 Pendahuluan 3 menit a. Memberi salam Menjawab

b. Perkenalan salam dan

c. Menjelaskan maksud memperhatikan

dan tujuan
2 Penyajian 30 menit Menjelaskan tentang : Ibu

a. Tanda-tanda bayi memperhatikan

lahir sehat

b. ASI ekslusif

c. Pemberian K1

injeksi pada bayi

baru lahir

d. Tanda bahaya bayi

baru lahir

e. Pemberian
imunisasi pada bayi

baru lahir

f. Mitos dan fakta

kesehatan

g. Pentingnya Akta

kelahiran
3 Penutup 10 menit a. Tanya Jawab Ibu

b. Follow up memperhatikan

c. Evaluasi dan merespon

d. Kesimpulan

e. Memberi salam

I. Evaluasi

- Soal evaluasi di lampiran

LAMPIRAN MATERI
1. Tanda-tanda bayi lahir sehat :

a. Bayi lahir segera menangis

b. Seluruh tubuh bayi kemerahan

c.Bayi bergerak aktif

d. Bayi dapat menghisap puting susu dengan kuat

e.Berat lahir 2500-4000 gram

2. Asi Ekslusif

Menyusui ekslusif berarti ibu hanya membnerikan ASI saja kepada bayi dan tidak

memberikan makanan atau minuman lain termasuk air putih, kecuali obat-obatan dan

vitamin atau mineral tetesan selama 6 bulan sejak kelahirannya.

Bagaimana agar sukses dalam menyusui :

a. Menyusui sesering mungkin termasuk malam hari

b. Makan makan bergizi dan seimbang

c. Istirahat cukup

d. Membangun kepercayaan diri dan dukungan keluarga

e. Membantu ibu secara psikologis dengan meminta seorang juru pijat memmijat

punggung ibu untuk merangsang refleksi oksitosin agar ASI keluar.

Rekomendasi WHO untuk pemberian makanan bayi dan anak :

a. Mulai menyusui ½-1jam setelah persalinan (IMD)

b. Susui secara ekslusif sampai 6 bulan

c. Berikan makanan pendamping Asi (MP-ASI) pada semua anak setelah usia 6 bulan

d. Teruskan menyusui sampai usia anak 2 tahun atau lebih.

3. Pemberian Vitamin K1 injeksi pada bayi baru lahir


Pemberian Vitamin K1 bertujuan untuk mencegah terjadinya perdarahan akibat

kekurangan vitamin K1. Gejala-gejala yang biasanya menunjukan bahwa bayi kekurangan

vitmin K1 adalah perdarahan, pucat, dan pembesaran liver/hati ringan. Perdarahan dapat

terjadi akibat trauma pada saat persalinan biasanya di kulit, mata, hidung, dan saluran

cerna. Kekurangan vitamin K1 dapat mengakibatkan komplikasi perdarahan dalam otak

sang bayi ditandai dengan bayi menangis terus menerus, muntah, ubun-ubun menonjol,

pucat hingga kejang.

4. Tanda bahaya bayi baru lahir

a. Adanya kejang dengan atau tanpa kesadaran menurun, bayi menangis melengking

tiba-tiba, ada gerakan tidak terkendali di daerah mulut, ,mata atau anggota gerak,

mulut mecucu, kaku seluruh tubuh dengan tanpa rangsangan.

b. Adanya gangguan pernafasan

c. Penurunan suhu tubuh kurang dari 36 C

d. Adanya infeksi, bau busuk, nanah

e. Bayi kuning pada hari pertama setelah lahir

f. Adanya gangguan saluran pencernaan

g. Diare

Jika ditemukan suatu tanda diatas, bapak dan ibu harus segera membawanya ke

bidan/dokter.

5. Pemberian imunisasi pada bayi baru lahir

Imunisasi merupakan upaya untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit

menular. Bayi harusmendapatkan imunisasi dasar lengkap sebelum usia 1 tahun (hepatitis,

TBC, polio, DPT, Campak). Bayi pada saat akan di imunisasi harus dalam keadaan sehat,

namun batuk pilek ringan bukan merupakan pnghalang untuk mendapat imunisasi. Jadwal

pemberian sudah ada dalam buku KIA.

6. Mitos dan fakta kesehatan


Mitos : pada saat hamil jangan makan buah-buahan yang menggantung, karena ari-ari

akan pindah posisi atau pada saat kelahiran bayi rahim akan ikut turun dan

keluar.

Fakta : Buah-buahan merupakan sumber vitamin dan serat agar ibu hamil tidak

sembelit.

Mitos : Setelah melahirkan ibu tidak boleh makan ikan, nanti akan gatal atau darah yang

bau amis.

Fakta : darah yang keluar memang bau amis, jika berbau busuk baru kemungkinan ada

infeksi

Mitos : Minum air es akan membuat bayi besar dan sulit dilahirkan

Fakta : air es tidak mengakibatkan bayi besar, unsur gula yang biasanya diminum bersama

es yang membuat janin membesar.

7. Informasi penyakit menular HIV/AIDS

HIV adalah virus penyebab AIDS, dapat menular dari ibu yang mengidap AIDS ke

bayinya. Meminum ASI dari ibu yang mengidap AIDS pasitif juga dapat mengakibatkan

infeksi pada bayinya.

Bagaimana seseorang bisa terkena AIDS?

a. Berhubungan seks dengan orang yang terkena infeksi

b. Menggunakan jarum suntik secara bergantian dengan orang yang terinfeksi

c. Terlahir dari ibu yang terinfeksi, atau minum air susu ibu yang terinfeksi

Mencegah terjadinya penuluran HIV/AIDS :

A = (Abstinance), artinya absen seks bebas ataupun tidak melakukan hubungan seks

bagi orang yang belum menikah

B = (be faithul), Bersikap saling setia

C = (Condom), cegah penularan dengan kondom

D = (Drug No), Dilarang menggunakan narkoba.

8. Akta kelahiran
Menurut UU No.23/2002 : Perlindungan anak pasal 5 dijelaskan bahwa setiap anak

berhak atas suatu nama sebagai identitas diri dan status kewarga negaraan. Akte kelahiran

menjadi penting bagi seseorang karena akan menentukan status hukum seseorang sebagai

syarat untuk :

a. Masuk sekolah TK sampai PT

b. Melamar pekerjaan menjadi anggota TNI/POLRI

c. Pembuatan KTP/KK/NIK

d. Pelayanan kesehatan

e. Pengurusan bea siswa

f. Pengurusan hak waris

g. Pencatatan perkawinan
EVALUASI POST TES
PERTEMUAN III KELAS IBU HAMIL

Terimakasih atas kehadiran ibu pada palaksanaan kelas ibu hamil hari ini. Evaluasi ini
bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh ibu memahami materi yang disampaikan.

Lengkapi data dibawah ini :

Nama :
Umur :

Usia kehamilan :
Hamil ke berapa :
Alamat tempat tinggal :

Jawaban soal-soal dibawah ini menurut pengetahuan ibu


Soal :

1. Bayi lahir segera menangis, seluruh tubuh bayi kemerahan, tangan dan kaki bergerak
aktif,ini merupakan :

2. Pemberian ASI eksklusif pada bayi diberikan sampai umur berapa bulan?

3. Apa yang dilakukan untuk mencegah perdarahan pada bayi karena kekurangan vitamin
K1?

4. Apabila ada tanda-tanda pada bayi ibu, tidak mau menyusu, kejang, badan bayi terlihat
kuning maka segeralah bawa ke :

5. Untuk menjaga kekebalan tubuh pada bayi ibu sehingga tidak mudah kena penyakit
polio, maka bayi ibu harus diberikan imunisasi apa?

6. Apakah Hepatitis B, polio, DPT, TBC dan Campak adalah jenis imunisasi yang harus
diberikan pada bayi ibu?
7. Makan buah yang menggantung, makan ikan laut. Minum air es selama hamil menurut
ilmu kesehatan adalah :

8. Mengapa kita harus waspada dan menghindari penyakit menular seksual?

9. HIV/AIDS adalah penyakit menular berbahaya yang dapat menular, kegiatan dibawah
ini mana yang tidak menular?

10. Apa manfaat pembuatan akte kelahiran untuk bayi ibu?

KUNCI JAWABAN PRE/POS TES

KELAS IBU HAMIL PERTEMUAN III

Jawaban yang benar :

1. A

2. A

3. C

4. C
5. B

6. A

7. C

8. A, C

9. B, D

10. A

SATUAN ACARA PENYULUHAN

SENAM HAMIL

Pokok bahasan : Senam hamil

Sub pokok bahasan : Pendahuluan Senam Hamil

Hari/ tanggal : Selasa 8 Mei 2010

Tempat : Balai Desa Kelurahan Cangkrep Lor

Waktu : 09.00 WIB


Sasaran : Ibu-ibu hamil

A. Tujuan

1. Tujuan umum

Tujuan umum dalam penyuluhan ini adalah setelah dilakukan penyuluhan ibu-ibu

peserta kelas ibu hamil dusun Colok Tembelang, mengerti dan memahami tentang

senam ibu hamil.

2. Tujuan kusus

Tujuan khusus penyu;luhan ini adalah setelah dilakukannya penyuluhan ini ibu-ibu

hamil diharapkan :

a. Memahami definisi senam hamil

b. Mengetahui tujuan senam hamil

c. Mengetahui manfaat senam hamil

d. Mengetahui syarat mengikuti

e. Mengetahui waktu pelaksanaan senam hamil

f. Mengetahui tanda dan gejala senam hamil harus di hentikan

g. Mengetahui kontara indikasi

h. Mengetahui tempat latihan senam

B. Metode

a. Ceramah

b. Tanya jawab

c. Diskusi

C. Media

a. Slide show

b. Lieflet

D. Kegiatan penyuluhan

No Tahap Waktu Kegiatan Penyuluhan Respon Ny.N


1 Pendahuluan 3 menit a. Memberi salam Menjawab

b. Perkenalan salam dan

c. Menjelaskan maksud memperhatikan

dan tujuan
2 Penyajian 30 menit Menjelaskan tentang : Ibu
a. Definisi senam memperhatikan

hamil

b. Tujuan

senam hamil

c. manfaat senam

hamil

d. syarat

mengikuti

e. waktu pelaksanaan

senam hamil

f. tanda dan gejala

senam hamil harus di

hentikan

g. kontara

indikasi
3 Penutup 10 menit a. Tanya Jawab Ibu

b. Follow up memperhatikan

c. Evaluasi dan merespon

d. Kesimpulan

e. Memberi salam

E. Evaluasi

- Soal evaluasi di lampiran


LAMPIRAN MATERI

SENAM HAMIL

A. Definisi Senam Hamil

Senam hamil ialah suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan

elastisitas otot-otot dinding perut, ligament-ligament, otot dasar panggul yang

berhubungan dengan proses persalinan (FK Unpad, 1998).

B. Tujuan Senam Hamil

Mochtar (1998) membagi tujuan dari senam hamil menjadi tujuan secara umum dan

khusus, tujuan tersebut dijabarkan sebagai berikut:

1. Tujuan Umum:

a. Melalui latihan senam hamil yang teratur dapat dijaga kondisi otot-otot dan

persendian yang berperan dalam proses mekanisme persalinan.

b. Mempertinggi kesehatan fisik dan psikis serta kepercayaan pada diri sendiri dan

penolong dalam menghadapi persalinan.

c. Membimbing wanita menuju suatu persalinan yang fisiologis.

2. Tujuan Khusus:
a. Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, otot-otot

dasar panggul, ligamen dan jaringan serta fasia yang berperan dalam mekanisme

persalinan.

b. Melonggarkan persendian—persendian yang berhubungan dengan proses

persalinan.

c. Membentuk sikap tubuh yang prima, sehingga dapat membantu mengatasi

keluhan-keluhan, letak janin dan mengurangi sesak nafas.

d. Menguasai teknik-teknik pernafasan dalam persalinan.

e. Dapat mengatur diri kepada ketenangan.

C. Manfaat Senam Hamil

Eisenberg (1996), membagi senam hamil menjadi 4 tahap dimana setiap tahapnya

mempunyai manfaat tersendiri bagi ibu hamil. Tahap dan manfaat dari senam hamil

tersebut, yaitu:

1. Senam Aerobik

Merupakan aktivitas senam berirama, berulang dan cukup melelahkan, dan

gerakan yang disarankan untuk ibu hamil adalah jalan-jalan.

Manfaat :

a. Meningkatkan kebutuhan oksigen dalam otot

b. Merangsang paru-paru dan jantung juga kegiatan otot dan sendi

c. Secara umum menghasilkan perubahan pada keseluruhan tubuh terutama

kemampuan untuk memproses dan menggunakan oksigen.

d. Meningkatkan peredaran darah.

e. Meningkatkan kebugaran dun kekuatan otot.

f. Meredakan sakit punggung dan sembelit

g. Memperlancar persalinan.

h. Membakar kalori (membuat ibu dapat lebih banyak makan makanan sehat).

i. Mengurangi keletihan.
j. Menjanjikan bentuk tubuh yang baik setelah melahirkan.

2. Kalistenik

Latihan berupa gerakan-gerakan senam ringan berirama yang dapat

membugarkan dan mengembangkan otot-otot serta dapat memperbaiki bentuk postur

tubuh.

Manfaat:

a. Meredakan sakit punggung.

b. Meningkatkan kesiapan fisik dan mental terutama mempersiapkan tubuh dalam

menghadapi masa persalinan.

3. Relaksasi

Merupakan latihan pernafasan dan pemusatan perhatian. Latihan ini bisa

dikombinasikan dengan latihan kalistenik.

Manfaat:

a. Menenangkan pikiran dan tubuh.

b. Membantu ibu menyimpan energi untuk ibu siap menghadapi persalinan.

4. Kebugaran Panggul (biasa disebut latihan kegel)

Manfaat:

c. Menguatkan otot-otot vagina dan sekitarnya (perineal) sebagai persiapan untuk

persalinan.

d. Mempersiapkan diri baik fisik maupun mental.

D. Syarat Mengikuti Senam Hamil

Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan oleh ibu hamil sebelum mengikuti

senam hamil. Menurut Mochtar (1998), syarat tersebut antara lain:

a. Telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan kehamilan oleh dokter atau bidan.

b. Latihan dilakukan setelah kehamilan mencapai 22 minggu.

c. Latihan dilakukan secara teratur dan disiplin, dalam batas kemampuan fisik ibu.
d. Sebaiknya latihan dilakukan di rumah sakit atau klinik bersalin dibawah pimpinan

instruktur senam hamil.

E. Waktu Pelaksanaan Senam Hamil

Senam hamil dianjurkan dilakukan ketika janin dalam kandungan telah berusia lebih

dari 3 bulan, karena sebelum usia kandungan menginjak 3 bulan penlekatan janin di dalam

uterus belum terlalu kuat. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari resiko abortus

(Kushartanti dkk, 2004).

F. Tanda dan Gejala Senam Hamil Harus Dihentikan

Menurut Hening (1992), ada beberapa tanda dan gejala senam hamil harus

dihentikan, antara lain:

a. Timbul rasa nyeri, terutama nyeri dada, nyeri kepala dan nyeri pada persendian.

b. Kontraksi rahim yang lebih sering (interval <20 menit).

c. Perdarahan pervaginam, keluarnya cairan ketuban.

d. Nafas pendek yang berlebihan.

e. Denyut jantung yang meningkat (> 140 x/menit).

f. Mual dan muntah yang menetap.

g. Kesulitan jalan.

h. Pembengkakan yang menyeluruh.

i. Aktifitas janin yang berkurang.

G. Kontra Indikasi Senam Hamil

Ada beberapa kontra indikasi senam hamil yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Kontra Indikasi Absolute atau Mutlak

Bila seorang wanita hamil mempunyai penyakit jantung, penyakit paru, serviks

inkompeten, kehamilan kembar, riwayat perdarahan, pervaginam pada trimester II

dan III, kelainan letak plasenta, seperti plasenta previa, preeklamsi maupun

hipertensi.

2. Kontra Indikasi Relative


Bila seorang ibu hamil menderita anemia berat, irama jantung tidak teratur,

paru bronchitis kronis, riwayat DM, obesitas, terlalu kurus, penyakit dengan riwayat

operasi tulang ortopedi, dan perokok berat.

3. Segera menghentikan senam hamil

Bila terjadi gejala perdarahan pervaginam, sesak saat senam, sakit kepala,

nyeri dada, nyeri otot, gejala kelahiran premature, penurunan gerakan bayi intra

uterin (Adi Wiyono, 2004).

H.Tempat Dan Latihan Senam Hamil

Dalam melakukan senam hamil menurut Hening (1992) memerlukan tempat untuk

melakukan latihan tersebut, adapun syarat dari tempat senam hamil tersebut adalah:

a. Ruangan cukup luas, udara segar, terang dan bersih.

b. Lantai ditutup karpet supaya aman, tidak lembab dan cukup hangat.

c. Dinding ruangan dalam dilapis cermin secukupnya agar membantu ibu untuk

konsentrasi dan memberi kesempatan untuk mengkoreksi gerakannya sendini.

d. Alat dan perkakas di dalam ruangan dipilih yang berwarna muda untuk memberi

suasana tenang.

e. Ada iningan/alunan musik lembut untuk mengurangi ketegangan emosi


DAFTAR HADIR KELAS IBU HAMIL

DUSUN COLOK TEMBELANG TAHUN 2009

PERTEMUAN KE I

NO NAMA TANDA TANGAN

1. ........................................................... .................................................

2. ........................................................... ..................................................

3. ........................................................... ..................................................

4. .......................................................... ..................................................

5. ........................................................... ..................................................

6. ........................................................... ..................................................

7. .......................................................... ..................................................

8. ............................................................ ..................................................

9. ............................................................. ..................................................

10. .......................................................... ..................................................

DAFTAR HADIR KELAS IBU HAMIL


DESA COLOK TEMBELANG TAHUN 2009

PERTEMUAN KE II

NO NAMA TANDA TANGAN

1. ........................................................... .................................................

2. ........................................................... ..................................................

3. ........................................................... ..................................................

4. .......................................................... ..................................................

5. ........................................................... ..................................................

6. ........................................................... ..................................................

7. .......................................................... ..................................................

8. ............................................................ ..................................................

9. ............................................................. ..................................................

10. ............................................................. ..................................................

DAFTAR HADIR KELAS IBU HAMIL

DESA COLOK TEMBELANG TAHUN 2009

PERTEMUAN KE III

NO NAMA TANDA TANGAN

1. ........................................................... .................................................

2. ........................................................... ..................................................
3. ........................................................... ..................................................

4. .......................................................... ..................................................

5. ........................................................... ..................................................

6. ........................................................... ..................................................

7. .......................................................... ..................................................

8. ............................................................ ..................................................

9. ............................................................. ..................................................

10. ............................................................. ..................................................

11. ........................................................... .................................................

12. ........................................................... ..................................................

13. ........................................................... ..................................................

14. .......................................................... ..................................................

15. ........................................................... ..................................................

16. ........................................................... ..................................................

17. .......................................................... ..................................................

18. ............................................................ ..................................................

19. ............................................................. ..................................................

20. ............................................................ ..................................................


Hari/tanggal : ......................., ...... Desember 2009

Mengetahui

Kepala Desa Kader

(..................................) (..................................)