Anda di halaman 1dari 14

SMK TUNAS PELITA

BINJAI

Situs : http://smktunaspelita.com
Email : info@smktunaspelita.com
Sejarah Singkat
• SMK Tunas Pelita menerima siswa baru mulai tahun pelajaran
1985/1986 dengan nama STM dan SMEA Tunas Pelita.
• Pada tahun 1995 STM Tunas Pelita di berikan “STATUS
DISAMAKAN”
• Pada tahun 1999 STM dan SMEA Tunas Pelita Bergabung menajdi
SMK Tunas Pelita dengan 6 Program Keahlian.
• Pada tahun 2002 SMK Tunas Pelita Dinominasikan sebagai “SMK
BERSTANDAR NASIONAL” Oleh Direktorat Pembinaan SMK.
• Pada Tahun 2006 - 2012 SMK Tunas Pelita Binjai Menjadi “SMK
RINTISAN BERTARAF INTERNASIONAL” dengan memiliki 10
Program Keahlian.
• Pada Tahun 2013, di tunjuk Oleh DitPSMK menjadi “SMK
Berprestasi” apiliasi program SMK SBI/RSBI
• Pada Tahun 2014, oleh PT. Toyota Astra Motor Jakarta di pilih
menjadi SMK T-Tep (Toyota-Technician Eductions Program) dan
SMK Potensi Rujukan oleh DitPSMK s.d Sekarang
• Pada Tahun 2017, SMK Induk Kluster K13 SMK Binjai
• Pada Tahun 2017, SMK Model SPMI
Kompetensi Keahlian TI :
Kompetensi Keahlian BM :
Pengumpulan Data Mutu Sekolah:

Proses pengumpulan data mutu


sekolah identik dengan Pemetaan
Mutu sekolah melalui Evaluasi diri
sekolah berkaitan dengan Sistem
Penjaminan Mutu Pendidikan
(Sekolah).
Penjaminan Mutu
Suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan
bahwa seluruh proses pendidikan sesuai dengan standar mutu dan aturan yang
ditetapkan.

PEMETAAN PERENCANAAN
MUTU PENINGKATAN
MUTU

ANALISIS IMPLEMENTASI
MUTU PENINGKATAN
PENDIDIKAN MUTU

MONITORING
DAN EVALUASI
SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN DASAR DAN
MENENGAH
TPMPS
Manfaat Pengumpulan data mutu
sekolah:
Bagi Satuan Pendidikan (Sekolah) Dalam Hal ini SMK Tunas Pelita Binjai, Manfaat
Pengumpulan Data mutu sekolah adalah :
1. Membantu untuk mengidentifikasi masalah, penilaian program dan
pencapaian sasaran. Sekolah dapat mengidentifikasikan kelebihan serta
kekurangannya sendiri dan merencanakan pengembangan kedepan.
2. Memperkuat budaya evaluasi kelembagaan (institusional evaluation) dan
analisis-diri.
3. Mendorong sekolah untuk meninjau kembali kebijakan yang telah usang.
4. Memberi informasi tentang status sekolah dibandingkan dengan sekolah
lain.
5. Sekolah dapat memiliki data dasar yang akurat sebagai dasar untuk
pengembangan dan peningkatan di masa mendatang
6. Sekolah dapat mengidentifikasikan peluang dan tantangan untuk
meningkatkan mutu pendidikan
Lanjutan...Manfaat
7. Hasil pengumpulan data pemetaan mutu dapat dimanfaatkan untuk
membuat program peningkatan mutu pendidikan melalui BOS dalam
rangka penjaminan mutu pendidikan.
8. Hasil pengumpulan data pemetaan mutu dapat dimanfaatkan untuk
mendorong sekolah guna meningkatkan mutu sebagai persiapan
menghadapi akreditasi atau sistem penjaminan mutu eksternal;
9. Sekolah dapat memberikan laporan formal kepada pemangku
kepentingan demi meningkatkan akuntabilitas sekolah. Hasil EDS dapat
dimanfaatkan sebagai ukuran jaminan mutu layanan pendidikan
sebagai bentuk akuntabilitas bagi masyarakat;
10. Hasil pengumpulan data pemetaan mutu dapat dimanfaatkan untuk
menciptakan budaya peningkatan mutu pendidikan di sekolah secara
berkelanjutan.
Kendala dan Permasalahan
1. Pengumpulan data mutu sekolah dianggap hanya sebagai pemenuhan
kewajiban sekolah dalam pengisian Dapodik.
2. Keterbatasan Waktu yang dimiliki sekolah dalam pengisian instrumen
pengumpulan data dikarenakan kesibukan dalam pengeloalaan
pembelajaran.
3. Warga sekolah belum memiliki persepsi yang sama terhadap berbagai
aspek dan indikator penilaian SNP sebagai acuan mutu pendidikan dalam
Instrumen PMP;
4. Pemahaman sekolah (kepala sekolah, guru, PTK, siswa dan operator). Pada
umumnya masih belum mengetahui secara jelas apa dan bagaimana
kegunaan pengumpulan data mutu yang di laksanakan.
Kendala...lanjutan
5. Instrumen pengumpulan data mutu yang di pergunakan di
rasakan memberatkan oleh sekolah karena terlalu banyaknya
butir pertanyaan yang di ajukan.
6. Pengumpulan data mutu masih dalam bentuk pendataan
pencapaian mutu pendidikan yang belum terpadu dari berbagai
penyelenggara pendidikan;
7. Tindak lanjut hasil pendataan mutu pendidikan yang belum
dimanfaatkan untuk keperluan peningkatan mutu berkelanjutan,
8. Pelaksanaan pengumpulan Data Mutu sebagai bentuk Evaluasi
Diri Sekolah (EDS) dan instrumen penilaiannya belum dipahami
secara utuh sebagai kebutuhan sekolah
Solusi
• Sosialisasi yang lebih intensif tentang Penjaminan
Mutu Pendidikan (PMP) Ke satuan Pendidikan dan
warga sekolah
• Pengembangan SMK Model SPMI dan
pendampingan / Pengimbasan yang lebih kongkret
dan tersistem.
• Pemenuhan SDM pengelolaan pendidikan dalam
mensukseskan pengembangan Mutu Pendidikan di
Satuan Pendidikan
Thanks for Watching...