Anda di halaman 1dari 6

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN PERTAMEDIKA

(STIKes PERTAMEDIKA)
Inka Tri Astuti/21117102/2018
Program Profesi/Ners S1 Keperawatan

LAPORAN RENCANA HARIAN KEPALA RUANGAN


RUANG STROKE UNIT RS. PUSAT PERTAMINA

Nama KaRu : Inka Tri Astuti


Nama KaTim : Agus Wahyudin (A), Maimunah (B)
Nama PP : Fuzi Azyyati (A), Anis Rusli (B)
Tanggal : 3 Juli 2018
Jumlah Perawat : 2 orang
Jumlah pasien : 2 orang

No. Waktu Rencana kegiatan Keterangan


1. 14.00 Mengikuti operan Jumlah pasien yang dirawat diruang Stroke Unit
berjumlah 2 orang.
2. 14.30 Mengidentifikasi Total pasien hari ini adalah 2 orang dengan tingkat
tingkat ketergantungan total care.
ketergantungan
klien
3. 15.00 Menghitung Total care = 0,30 x2 = 0,60
jumlah Parsial care = 0,27 x 0 = 0
ketenagaan Minimal care = 0,17 x 0 = 0 +
0,60
Jadi, hanya membutuhkan 1 orang perawat
pelaksana. Jumlah ketua katim di ruangan adalah 2
dan jumlah perawat pelaksana di ruangan adalah 2.
Ketenagaan yang ada sudah lebih dari mencukupi.
Jika ruangan lain membutuhkan, 1 perawat pelaksana
akan dipindahkan ke ruangan tersebut
4. 15.30 Merumuskan Analisa SWOT:
SWOT dan POA 1. Strength
a. Kepala ruangan di ruang stroke unit lantai 3
berpendidikan Ners
b. Ruang stroke unit lantai 3 RS Pusat
Pertamina menggunakan visi, misi, dan motto
RS Pusat Pertamina
c. Sistem penugasan di ruang stroke unit lantai 3
RS Pusat Pertamina menggunakan model
asuhan keperawatan metode tim dimana
memungkinkan perawat memberikan
pelayanan secara komprehensif

2. Weakness:
a. Dalam sistem penugasan tim, komunikasi
antar anggota tim terbentuk terutama dalam
konferensi tim, hal ini biasanya
membutuhkan waktu yang agak lama untuk
ronde keperawatan. Metode tim yang ada di
ruangan pun belum berjalan dengan baik.
b. Komunikasi selama operan sudah dilakukan
dengan baik namun secara teknik belum
menerapkan SBAR secara lengkap seperti
menambahkan diagnosa yang sudah teratasi
dan belum teratasi.
c. Dalam melakukan hand hygiene perawat
masih kurang mematuhi dalam melaksanakan
five moment
d. Alat-alat kesehatan yang menunjang
kesehatan pasien masih kurang memadai
3. Opportunity
a. Ruang stroke unit lantai 3 adalah ruang
dengan fasilitas BPJS, sehingga klien tidak
perlu membayar mahal untuk mendapatkan
pelayanan kesehatan yang profesional.
b. Letak RS Pusat Pertamina sangat strategis
sehingga memudahkan akses untuk ke RS
Pusat Pertamina

4. Threat
a. Adanya tuntutan masyarakat akan pelayanan
yang profesional.
b. Makin tinggi kesadaran masyarakat akan
pentingnya kesehatan.
c. Banyak persaingan rumah sakit lain dengan
peralatan yang lebih canggih.

Menjelaskan POA:
1. Planning
Menjelaskan peran dari masing-masing tugas.
a. Ketua tim
- Bersama karu mengadakan serah terima
tugas.
- Bersama karu melakukan pembagian
tugas.
- Menyusun rencana asuhan keperawatan
mulai dari pengkajian, menentukan
diagnosa keperawatan, sampai menyusun
intervensi keperawatan.
- Melakukan ronde keperawatan bersama
karu.
b. Perawat pelaksana
- Bersama katim mengikuti overan.
- Melaksanakan pembagian tugas yang
diberikan oleh katim.
- Melaksanakan rencana asuhan keperawatan.
- Mengidentifikasi tindakan yang akan
dilakukan.
- Mengidentifikasi alat yang akan digunakan
untuk menjalankan intervensi keperawatan.
- Mengikuti ronde keperawatan bersama karu
dan katim.

2. Organizing
Menentukan dan menerapkan metode penugasan
yang sesuai.
a. Ruang stroke unit mempunyai 2 orang pasien
dengan kasus Stroke Hemoragic dan Acute
Lung Oedema (ALO) yang akan dikelola oleh
1 orang katim dan 2 orang perawat pelaksana.
b. Penugasan yang akan diberikan untuk katim
adalah mengawasi setiap tindakan yang akan
dilakukan oleh perawat pelaksana.
c. Penugasan yang akan diberikan untuk perawat
pelaksana adalah menjalankan rencana asuhan
keperawatan yang telah dibuat oleh katim
sampai menuliskan hasil evaluasi
Struktur organisasi:
Inka Tri Astuti (Karu)

Agus Wahyudin (Katim A) Maimunah (Katim B)

Fuzi Azyyati (PP) Anis Rusli (PP)


3. Actuating
Penggerakan penugasan.
a. Mengevaluasi kinerja katim.
b. Memberikan pujian atas kinerja katim dan
perawat pelaksana.
c. Mengatasi masalah di ruang stroke unit dan
menerapkan RTL.
d. Melakukan pelaporan dan pendokumentasian.
5. 16.00 Melakukan Karu menunjuk yang bertugas sebagai katim adalah
pembagian tugas Agus dan Maimunah. Yang bertugas sebagai perawat
pelaksana adalah Fuzi dan Anis.
6. 16.30 Menentukan BOR BOR pasien saat ini:
dan ALOS Bed yang tersedia 4, bed yang terisi 2.
Jumlah TT yang dipakai
x 100%
Total TT
= 2 x 100% / 4 = 50%

ALOS pasien 1 bulan terakhir:


Jumlah hari lama dirawat
Jumlah pasien keluar
= (Tidak terkaji)

7. 17.00 Menentukan Fasilitas penunjang ruang stroke unit lantai 3 RS


fasilitas Pusat Pertamina:
penunjang 1. Handrub dan sabun cuci tangan sudah disiapkan
dengan lengkap, tissue untuk cuci tangan, kamar
mandi dalam kondisi lengkap, alkohol sudah
lengkap beserta alkesnya tersedia pada tempatnya.
2. Ruangan sudah tertata bersih, rapi dan tenang.
3. Trolly emergencypun sudah tertata dan tersedia
pada tempatnya.
8. 17.30 Melakukan Supervisi dan evaluasi:
supervisidan Katim sudah melaksanakan tugasnya dengan baik,
evaluasi membuat rencana asuhan keperawatan sudah sesuai.
Perawat pelaksana pun sudah melaksanakan tugasnya
dengan baik.