Anda di halaman 1dari 1

DEFINISI FUNGSI MANFAAT KOMPONEN CONYOH NYATA

1. Kultur jaringan Kultur jaringan merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian Kultur jaringan merupakan salah satu cara Pengadaan bibit tidak tergantung musim; 1) Pembuatan media: Media merupakan faktor penentu dalam perbanyakan dengan kultur HIDROPONIK,
tanaman seperti daun, mata tunas, serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalam perbanyakan tanaman secara vegetatif. • Bibit dapat diproduksi dalam jumlah banyak dengan waktu yang relatif jaringan. Komposisi media tergantung dengan jenis tanaman yang akan diperbanyak. AEROPONIK,
media buatan secara aseptik yang kaya nutrisi dan zat pengatur tumbuh, dalam wadah lebih cepat (dari satu mata tunas yang sudah respon dalam 1 tahun dapat 2) Inisiasi : Inisiasi adalah pengambilan eksplan dari bagian tanaman yang akan dikulturkan. REKAYASA PRODUKSI GAHARU,
tertutup yang tembus cahaya sehingga bagian tanaman dapat memperbanyak diri dan dihasilkan minimal 10.000 planlet/bibit); Bagian tanaman yang sering digunakan untuk kegiatan kultur jaringan adalah tunas. Penanaman refugia bagian dari pengelolaan hama terpadu (PHT) melalui pendekatan penyelama
bergenerasi menjadi tanaman lengkap. • Bibit yang dihasilkan seragam; 3) Sterilisasi : bahwa segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di tempat yang Pengendalian Hama Terpadu (PHT) : Srategi pengendalian hama (Burung Hantu pengendalian ha
• Bibit yang dihasilkan bebas penyakit (menggunakan organ tertentu); steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga steril. Kelapa Sawit)
• Biaya pengangkutan bibit relatif lebih murah dan mudah; 4) Multiplikasi : kegiatan memperbanyak calon tanaman dengan menanam eksplan pada media.
• Dalam proses pembibitan bebas dari gangguan hama, penyakit, dan deraan 5) Pengakaran : fase dimana eksplan akan menunjukkan adanya pertumbuhan akar yang
lingkungan lainnya. menandai bahwa proses kultur jaringan yang dilakukan mulai berjalan dengan baik.
6) Aklimatisasi : adalah kegiatan memindahkan eksplan keluar dari ruangan aseptic ke bedeng.

2. Moral dan paten Merupakan etika mengenai kehidupan hingga mencegah pengambilan keputusan yang Untuk melindungi sumber daya keragaman hayati termasuk juga dari • Mencegah dan menghindari kerugian dan keuntungan hasil penelitian 1. Tahun 1995, negara bagian Oregon USA mengubah undang‐ undang kepemilikan kode gen ole
dapat menimbulkan dilema negatif. manusianya. Hal ini untuk menghindari kebocoran rahasia genetik yang bisa terhadap genom manusia undang‐undang proteksi pada kerahasiaan kode genetik.
dimanfaatkan pihak ketiga. • Membina dan membangun kemampuan negara‐negara berkembang untuk
Berisi jaminan perusahaan genetik bahwa individu‐ individu atau mereka yang dapat ikut serta dalam penelitian biologi manusia dan genetika guna 2. Jadi, sebelum menggunakan informasi genetik, perusahaan harus menjamin bahwa individu‐in
mewakilinya telah membuat reserved informed consent dan akan menyimpan kepentingan memecahkan permasalahan yang mereka punya. mewakilinya membuat “blanket consent”
DNA dari pihak ketiga. • Negara‐negara berkembang dapat mengambil keuntungan dari
Berisi jaminan tidak akan melakukan DNA sequencing dari setiap jaringan keberhasilan ilmuwan dan penelitian teknologi sehingga mereka dapat 3. Setiap peneliti yang secara illegal mendapat atau membuka rahasia genetik, akan didenda 250
/makhluk hidup tanpa seijin Depkes, serta tidak akan membuat plasmid dan menggunakannya guna kepentingan ekonomi dan kemajuan sosial secara
produknya. keseluruhan.
• Mendukung kebebasan pertukaran ilmu pengetahuan dan informasi dalam
cakupan biologi, genetika dan kesehatan.
Paten Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil 1. Memberikan Perlindungan Hukum atas setiap karya intelektual di bidang 1. Hak ekslusif • Virus flu burung di Indonesia memiliki genom yang berbeda dengan genom virus flu burung da
Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri teknologi, sehingga terjamin hak kepemilikan pemegang paten. 2. Mewujudkan 2. Kepastian hukum itu pula merupakan virus yang paling ganas. Hal ini sangat menarik untuk diteliti serta dibuat vak
Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk iklim yang lebih baik bagi kegiatan invensi di bidang teknologi, sebab teknologi 3. Insentif terhadap suatu kreasi teknologi dikembangkan dan dikomersialkan, akan menjadi mesin uang. • Virus flu burung yang dikirim ke
melaksanakannya. (UU 14 tahun 2001, pasal 1, ayat 1) memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan nasional secara 4. Posisi pasar yang kuat pengujian dan konfirmasi, ternyata telah didistribusikan oleh WHO kepada perusahaan farmaseu
umum dan khususnya di sektor industri, 5. Meningkatkan daya saing dikirim digunakan sebagai bibit virus untuk mendapatkan vaksin, sehingga perusahaan farmaseu
3. Memberikan insentif bagi para inventor dalam melakukan inovasi baru 6. Kesempatan lisensi vaksin H5N1 berdasarkan virus yang dikirim. • Indonesia harus membeli produk vaksin dengan h
melalui hak eksklusif atas invensi yang dihasilkannya. 7. Mendorong investasi (FDI) Mengapa ? • Tidak ada MTA (Matrial Transfer Agreement ) yang jelas antara Indonesia dan WHO
4. Sarana pengungkapan terbuka mengenai informasi teknologi terkini yang 8. Katalis transfer teknologi berhak untuk menyerahkan pada pihak ketiga untuk tujuan komersialisasi.
dipatenkan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk 9. Strategi perencanaan perdagangan dan industry
penyempurnaan dan pengembangan teknologi lebih lanjut.

3. Industri bioproses teknologi bioproses merupakan suatu teknologi yang didasari pada pemanfaatan produk industri bioteknologi memiliki dampak yang menguntungkan, baik dari sisi Menghasilkan bahan / produk berkualitas tinggi pada industri obat-obatan, 1. Identifikasi produk, substrat, produk antara (tujuan : rendemen maksimum, bahan baku
yang dihasilkan dari mikroba, hewan, sel tanaman, serta komponen sel seperti enzim lingkungan maupun ekonomi. Efisiensi energi dapat ditingkatkan, konsumsi bioteknologi pangan, energi dan industri pengolahan air (baik bersih maupun minimal, produk antara bermanfaat)
yang bertujuan untuk menghasilkan produk baru yang lebih berfaedah serta mengurangi bahan baku menurun, emisi gas CO2 berkurang secara nyata, dan ongkos air limbah). 2. Stoikiometri proses
produk sisa. produksi umumnya lebih rendah. 3. Kinetika reaksi bioproses
4. Rancang bangun bioreaktor
MOCAF (Modified cassava flour) adalah produk tepung dari ubi kayu yang diproses menggunaka
kayu secara fermentasi.

4. Enzim dan industri enzim Enzim adalah protein yang berfungsi sebagai katalisator (protein katalitik) untuk reaksi- FUNGSI ENZIM Meningkatkan pengembangan bioproduk lingkungan. Bahan-bahan yang • Skrining: Memilih mikroorganisme 1. Industri tekstil
reaksi kimia di dalam sistem biologi Sebagai katalisator yang mengkatalisis reaksi-reaksi kimia yang terjadi dalam dikembangkan secara spefisik dari organisme, seperti enzim yang selektif • Modifikasi: Aplikasi rekayasa genetik pada strain mikroba Selulase umumnya digunakan untuk biostoning bahan jeans dan biopolishing kapas dan fabrik se
sistem biologis. atau populasi biomasa yang dirancang khusus dapat menjadi produk yang • Formulasi media: Menentukan nutrisi dan kondisi optimum untuk mikroorganisme 2. Industri deterjen
Enzim berfungi untuk mempercepat dan mengoptimalkan proses reaksi di menguntungkan bagi aplikasi proses lingkungan. • Proses produksi: Metode: Solid state fermentation, dan Submerged state fermentation Selulase di dalam deterjen dapat membantu menjaga bahan kapas dan paduannya terlihat baru
dalam sebuah reaksi yang bersifat kimia. • Recovery dan purifikasi enzim: Enzim ekstraseluler dan intraseluler
• Pengeringan dan pengemasan: Dengan evaporator, liophilizer.

5. Biofarmasetikal Biopharmaceutical merupakan ilmu yang mempelajari penggunaan protein atau terciptanya produk obat yang efektif,aman dan berkualitas tinggi dalam Mendapatkan vaksin yang berasal dari isolat lokal yang mampu memberikan Terapi Obat, Terapi Sel, Enzim, Antibiotik, Sitokin, Obat Antisense, Hormon, Antibiotik 1. Antibodi monoklonal murine (full mouse) Antibodi murni yg didapatkan dari tikus dapat meny
molekul lainnya dalam mekanisme terapi penyakit pengobatan. kekebalan tubuh yang lebih baik. Monoklanal, Vaksin, antibodies (HAMA). biasanya anitibodi ini memiliki akhiran dengan nama “momab”. Contohya : I

6. Bioenergi Energi terbarukan yaitu sumber energi yang cepat dipulihkan kembali secara alami, dan Manfaat Biogas Biodiesel Bioenergi yang diperoleh dari hasil fermentasi bahan baku pertanian. Contohnya bioethanol yan
prosesnya berkelanjutan. Mengurangi penggunaan bahan bakar lain (minyak tanah, kayu, dsb) oleh Biogas (singkong, bagase, dan jagung)
Bioenergi adalah energi yang berasal dari biomassa, sebagai alternatif dari pemakaian rumah tangga atau komunitas Bioethanol Bioenergi berupa biodiesel yang diproduksi dari minyak tumbuhan (minyak kedelai, rapeseed, da
energi bahan fosil. Menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi sebagai hasil sampingan pongamia) ataupun hewani
Biomassa adalah bahan2 organik berumur relatif muda dan berasal dari Bioenergi berperan penting pada : Pencapaian target dalam menggantikan Menjadi metode pengolahan sampah (raw waste) yang baik dan mengurangi
tumbuhan/hewan; produk & limbah industri budidaya (pertanian, perkebunan, petroleum dengan bahan bakar alternatif pereduksian emisi karbon dioksida pembuangan sampah ke lingkungan (aliran air/sungai)
kehutanan, peternakan, perikanan)]. dalam jangka panjang Meningkatkan kualitas udara karena mengurangi asap dan jumlah
karbodioksida akibat pembakaran bahan bakar minyak/kayu bakar
Secara ekonomi, murah dalam instalasi serta menjadi investasi yang
menguntungkan dalam jangka panjang.

7. Pengolahan limbah industri.

8. Kompos.