Anda di halaman 1dari 2

Heni Oktavianti – 1010106516 – SAX 2

Tugas 3 – Metodologi Penelitian

1. Definisi Operasional Variabel

Penelitian ini melibatkan empat variabel yang terdiri atas satu variabel terikat (dependen) dan
tiga variabel bebas (independen).
Variabel bebas (independen) tersebut adalah pola konsumsi BBM, meliputi:
1. perubahan iklim,
2. momentum (weekend/weekdays),
3. metode pembayaran.
Sedangkan variabel terikat (dependen) dalam penelitian ini akan menggunakan Return On
Assets (ROA) sebagai alat ukur dalam menghitung profitabilitas perusahaan.

Return On Assets (Y)


Return On Asset (ROA) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari
aktiva yang digunakan. Return On Asset (ROA) merupakan rasio yang terpenting di antara
rasio profitabilitas yang ada (Ang, 1997). Return On Asset (ROA) atau yang sering disebut
juga Return On Investment (ROI) diperoleh dengan cara membandingkan laba bersih setelah
pajak terhadap total aktiva.

Perubahan Iklim - X1

Dalam penelitian ini, perubahan iklim merupakan dampak dari faktor alam yang secara tidak
langsung memberikan pengaruh dalam keputusan pembelian BBM yang dilakukan oleh
konsumen.
Momentum (weekend/weekdays) - X2

Dalam penelitian ini, momentum merupakan pergantian hari/kejadian yang juga


mempengaruhi aktifitas yang dilakukan oleh konsumen, sehingga merupakan salah satu
pertimbangan konsumen dalam melakukan pembelian BBM.

Metode Pembayaran - X3

Dalam penelitian ini, metode pembayaran merupakan upaya yang dilakukan perusahaan
dalam hal pelayanan guna mempermudah konsumen dalam menentukan pilihan pembayaran
atas transaksi pembelian BBM yang telah dilakukan.

1
Heni Oktavianti – 1010106516 – SAX 2

2. Pengukuran Variabel
Pola Konsumsi BBM
Dalam penelitian ini, variabel diukur dengan metode kuisioner. Kuisioner menggunakan
daftar pertanyaan tertutup dibuat dengan menggunakan skala 1-5 untuk mendapatkan data
bersifat interval dan diberi skor atau nilai. Misal untuk kategori pertanyaan dengan jawaban
“sangat tidak setuju/sangat setuju”.
Profitabilitas
Penelitian ini menggunakan Return On Asset (ROA) sebagai alat ukur dalam menghitung
profitabilitas perusahaan. Return On Asset (ROA) adalah rasio antara total aktiva perusahaan
dengan perolehan laba bersih setelah pajak dengan cara mengumpulkan, mencatat, dan
mengkaji data sekunder yang berupa laporan keuangan perusahaan serta dari berbagai buku
pendukung dan sumber-sumber lainnya yang berhubungan dengan profitabilitas.
Hal tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :

Laba Bersih Setelah Pajak


Return On Aset :
Total Aktiva