Anda di halaman 1dari 2

MENJAHIT LUKA

No.Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/2
UPTD
Puskesmas dr. Kustiyah
Bojong
196903102003122005
1. Pengertian Melakukan penjahitan luka pada penderita yang mengalami luka robek
2. Tujuan 1. Mencegah terjadinya infeksi
2. Membantu proses penyembuhan luka
3. Kebijakan Memenuhi kebutuhan pengobatan dan membantu proses penyembuhan
4. Referensi

5. Prosedur A. Persiapan penderita


Penderita dan keluarga diberitahu tentang maksud dan tujuan tindakan
yang akan dilakukan
B. Persiapan alat
1. Anti septic : betadin,alcohol
2. Obat untuk anestesi sesuai ketentuan misal lidokain 2%
3. Benang jahit,sesuai kebutuhan
4. Bengkok
5. Gunting,plester
6. Tromol kasa,korentang steril
7. Sarung tangan
8. Cairan pembersih luka : pz,h2o2 3%,savlon
9. Spuit 2cc,5cc atau sesuai kebutuhan anestesi
10. Set jahit :
a. Nald voeder/pembawa jarum
b. Arteri klem lurus/bengkok
c. Pincet cirurgies
d. Gunting luka stetil
e. Penjepit kain
f. Jarum jahit untuk otot
g. Doek steril/kain penutup luka
h. Sarung tangan
11. Pembalut luka sesuai dengan kebutuhan
12. Sufratul
C. Pelaksanaan
1. Mencuci tangan
2. Membersihkan luka dengan cairan pz
3. Memberikan obat anestesi dengan injeksi disekitar luka
4. Membersihkan luka dengan h2o2 3%,pz saampai bersih
5. Mendesinfeksi luka dan sekitarnya dengan betadine
6. Menggunakan sarung tangan steril
7. Memasang doek lubang
8. Menjahit luka :
a. Ketepatan jenis/nomor benang
b. Ketepatan nomor jarum
c. Kerapihan dan ketepatan menjahit
9. Memberikan betadin dan sufratul sesuai instruksi dokter
10. Melakukan teknik aseptic selama bekerja
11. Membalut luka sesuai kebutuhan
12. Membereskan alat-alat
13. Mencuci tangan
14. Menuliskan pada status pasien : jenis benang,jumlah jahitan luar dan
dalam
15. Menjelaskan pada penderita tentang perawatan luka dirumah

Sikap yang harus diperhatikan : Hati-hati

6. Bagan Alir

7. Unit Terkait Semua petugas medis dan paramedic


8. Dokumen Rekam medis pasien
Terkait

Anda mungkin juga menyukai