Anda di halaman 1dari 2

KONSELING HIV

No. Dokumen :

No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 02-01-2016

Halaman : 1/2

UPT PUSKESMAS Santoso


HARAPAN NIP. 19621010 198501 1 003

1. Pengertian Kegiatan memberikan Konseling pada klien HIV pada pasien yang
berkunjung di Unit layanan VCT
2. Tujuan Prosedur ini sebagai acuan dalam menjelaskan cara konseling pada
setiap pasien yang akan melakukan pemeriksaan HIV
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPT Puskesmas Harapan Nomor : 1678 /
PKM.T / TU-01/12.2015 Tentang Jenis Pelayanan Yang Ada di
Puskesmas Harapan
4. Referensi  Buku Pegangan Konselor HIV/AIDS, Edisi 2, MacFarlane Burnet
for Medical Research, Limited, 2005
 Family Health International, Kemenkes dan FHI Indonesia, 2007
5. Alat dan Bahan a. Lembar balik IMS
b. Kondom
c. Dildo
d. Pelicin
e. Lembar Status pasien
f. Lembar Permintaan Pemeriksaan laboratorium
6. Prosedur Intruksi Kerja :
1. Konseling Pre Test HIV
a. Periksa ulang nomor kode dalam formulir ALL sesuai kode
klien
b. Introduksi dan orientasi
 Nama, pekerjaan dan peran
 Kerahasiaan
 Kerangka proses VCT- sesi, durasi, prosedur tes
 Catatan Medik di tangan konselor
c. Data demografik dan pengumpulan data
d. Alasan kunjungan
e. Fakta dasar tentang HIV dan AIDS
f. Kombinasikan edukasi tentang resiko dan penilaian resiko
diri sendiri.
g. Komunikasikan dengan pasangan
h. Pengurangan resiko

2. TES HIV
a. Ketika klien belum siap tes, katakan tes merupakan pilihan
b. Nilai riwayat tes dan hasilnya
c. Terangkan tentang HIV dan hasil tes yang dimungkinkan.
d. Diskusikan arti reaktif dan non reaktif.
e. Diskusikan bagaimana klien bereaksi atas segala hasil.
f. Diskusikan apa harapan klien akan tes hari ini.
g. Nilailah ide bunuh diri.
h. Diskusikan keuntungan dan kerugian melakukan tes HIV
i. Implikasi hasil tes pada sendiri, pasangan dan keluarga.
j. Ketika klien menginginkan tes, upayakan untuk mengetahui
bagaimana perasaan klien jika hasil tesnya diterima.
k. Klien menandatangi informed consent bila menginginkan
tes. Bantu klien memahami isi informed consent.
l. Berikan pemahaman adanya optional out.
m. Jika klien tak mau diberitahukan hasil tesnya dan
simpulkan.

3. KONSELING PASCA TES HIV


a. Membantu klien memahami dan menyesuaikan diri dengan
hasil tes
b. Mempersiapkan klien untuk menerima hasil tes.
c. Memberikan hasil tesnya.
d. Menyediakan informasi selanjutnya, jika perlu merujuk
klien ke fasilitas lainnya.
e. Mengajak klien mendiskusikan strategi menurunkan
transmisi HIV.
f. Kunci utama dalam menyampaikan hasil
g. Periksa ulang seluruh hasil klien dalam Catatan Medik
h. Sampaikan hasil hanya kepada klien secara tatap muka.
i. Berhati-hati dalam memanggil klien dalam ruang tunggu.
j. Hasil tes tertulis.

4. Unit Terkait Poli umum (Dokter Puskesmas)

5. Rekaman historis perubahan


No Yang dirubah Isi Perubahan Tgl.mulai diberlakukan