Anda di halaman 1dari 5

BAB III

ASUHAN KEPERAWATAN KOMUNITAS

No Hari/Tanggal Kegiatan Keterangan


1 Senin, 19 September  Upacara pembukaan di  Semua mahasiswa PSIK 2013 mengikuti upacara
2016 SDN 01 Mulyo Agung  Pembagian RT/RW dusun Krajan sesuai kelompok
 Diskusi pengarahan  di RT.15 / RW.03 dan RT.05 / RW.02 dsn.Krajan, Tegalweru
 Pelaksanaan sensus  Perekapan data penataan hasil sensus pengkajian keluarga sehat PSIK 2013
pengkajian keluarga
sehat
 Perekapan hari 1
 Perekapan agregat
remaja

2. Selasa, 20  persiapan pengkajian  Menyusun strategi pembagian agregat remaja dusun Krajan oleh kelompok 3A dan
September 2016 fokus agregat 3B
 melakukan pengkajian  Pengkajian kelompok 3A : remaja RT 5, 15, 3, 6, 1, 7, 12, 4 dengan jumlah remaja
agregat remaja total 24
 Merekap hasil kuisoner  Perekapan dilakukan oleh kelompok 3A hingga malam di PUSTU
agregat remaja
 Membuat persiapan
presentasi besok
3. Rabu, 21 September  Presentasi Kelas  Pembagian fokus pengkajian Kelompok 3A : fokus ke remaja putri
2016  Pengurusan surat untuk  Surat undangan agregat remaja di PUSTU
intervensi
4. Kamis, 22  Pengkajian keluarga  Pembagian kelompok dusun Kraguman kelompok 2B, 3A, 5A mengkaji RT 19
Sepetember 2016 sehat dusun Kraguman  Pembagian undangan berkerjasama dengan kelompok 3B sesuai pengkajian
 Penyebaran undangan agregat awal.
agregat remaja  Mencari hadiah, mencari konsumsi, dan persiapan leaflet serta SAP
 Persiapan intervensi
besok

5. Jum’at, 23  Konsul materi intervensi  Sebelum intervensi dilakukan revisi perbaikan leaflet dan menyiapkan leaflet
September 2013 dengan Bu Anissa sebanyak 30 lembar
 Melakukan intervensi di  Dari 21 undangan yang disebar peserta yang hadi sebanyak 15 remaja putri di
Pustu PUSTU
 Melakukan evaluasi
kinerja
 Perekapan lembar
pretest – posttest
Evaluasi
a. Evaluasi Formatif
 Struktur :

Kelengkapan tata cara pengkajian dan sekeliling tempat intervensi

- Pengkajian dilakukan secara baik dan benar sesuai target dan instrument pengkajian yang telah dibuat oleh kelompok
- Remaja cukup sulit ditemui pada pagi hari sehingga pengkajian dimulai pada siang hari hingga malam hari.
- Penyebaran undangan yang tidak merata secara keseluruhan target karena banyaknya data yang menggunakan inisial. Dari 26
undangan hanya tersebar 21 undangan. Dari 21 undangan peserta yang hadir 15 undangan.
- Metode sudah cukup menarik namun masih kurangnya keaktifan remaja usia 17 tahun ke atas.
- Dari segi sarana prasarana : Perlengkapan didukung dengan media leaflet, poster dan demo atau praktik cara senam. Semua
perlengkapan disiapkan dengan baik
- Dari segi waktu : kurang efektif karena dari rencana awal mulai pukul 15.00 molor menjadi pukul 16.00 untuk menunggu
kedatangan agregat remaja.
- Dari segi tempat : sudah kondusif di PUSTU

 Proses :
- Dari 21 undangan yang disebar peserta yang hadir sebanyak 15 remaja putri.
- Mahasiswa melakukan intervensi sesuai dengan SAP dan POA yang telah dibuat sebelumnya.
- Validasi dari perumusan diagnosa keperawatan :
Rencana dalam POA dapat diimplementasikan pada fokus reproduksi sesuai dengan target dan tersampaikan secara baik
mengenai penyuluhan kesehatan dan praktek senam nyeri haid.
b. Evaluasi Sumatif

Evaluasi jangka pendek/ impact didapatkan kemajuan pengetahuan mengenai fungsi reproduksi dilihat dari kuisioner dari 15 remaja
putri yang mengikuti penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, saat dilakukan intervensi didapatkan data :

Nama Nilai Pre- test Nilai Post -test


An 1
An 2
An 3
An 4
An 5
An 6
An 7
An 8
An 9
An 10
An 11
An 12
An 13
An 14
An 15
Rata - rata

Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan agregat remaja mengenai fungsi reproduksi dan
cara mengatasi nyeri haid. Selain itu peserta juga mampu mempraktekan dan mengulang materi serta gerakan senam nyeri
haid.