Anda di halaman 1dari 1

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kulit adalah organ tubuh yang terletak paling luar dan membatasinya dari

lingkungan hidup manusia. Kulit merupakan organ yang esensial dan vital serta

merupakan cermin kesehatan dan kehidupan. Kulit juga sangat kompleks, elastik

dan sensitif, bervariasi pada keadaan iklim, umur, jenis kelamin, ras dan juga

sangat bergantung pada lokasi tubuh.

Salah satu penyakit kulit yang akhir-akhir ini insidennya semakin meningkat

adalah sindrom steven johnson karena salah satu penyebabnya adalah alergi obat

dan sekarang semua obat dapat diperoleh secara bebas (Djuanda & hamzah,

2013).

Sindrom Stevens-Johnson (SSJ) merupakan suatu kegawatdaruratan kulit

yang ditandai dengan adanya nekrosis dan pengelupasan epidermis yang luas dan

dapat menyebabkan kematian. Diawali dengan makula eritema terutama di batang

tubuh dan ekstremitas superior, kemudian meluas dengan cepat menjadi bula

kendur diikuti pengelupasan epidermis (Mochtar, Negara, Murasmita, 2015).

Angka kematian SSJ dan NET cukup tinggi, dari data yang ada, angka

kematian pada kasus SSJ sekitar 1-5%. Berkaitan dengan tingginya angka

kematian kasus SSJ, dibutuhkan penatalaksanaan yang komprehensif yakni

diagnosis yang cepat, identifikasi obat penyebab yang cepat, perawatan di ruang

perawatan intesif, dan evaluasi terhadap prognosis (Rahmawati & Indramaya,

2016).