Anda di halaman 1dari 4

CUCI TANGAN STERIL DAN BERSIH

Pentingnya mencuci tangan untuk menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakit. Sebaiknya
mengajarkan kebiasaan baik mencuci tangan kepada anak yang masih kecil, karna salah satu
penyakit pembunuh anak nomor 1 di Indonesia adalah diare, yang dapat dicegah dengan
mengajarkan anak untuk mencuci tangan.
Karna pentingnya kegiatan sehat mencuci tangan ini, setiap tanggal 15 Oktober dicanangkan
sebagai Hari Cuci Tangan Sedunia.
Berikut beberapa penyakit akibat tidak cuci tangan yang dapat dicegah dengan mencuci tangan
dengan benar dan bersih :
- diare,
- cacingan,
- Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),
- TBC,
- penyakit yang mematikan seperti SARS,
- flu burung (H5N1) dan flu babi (H1N1).

A. Pengertian
Yaitu membersihkan tangan dari segala kotoran dari ujung jari sampai siku dan lengan dengan
cara tertentu sesuai kebutuhan

B. Tujuan
Mencegah terjadinya infeksi yang melalui tangan
Menjaga kebersihan perorangan

C. Macam-macam cara mencuci tangan


1. Mencuci tangan bersih
2. Mencuci tangan seteril

1. Mencuci tangan bersih

Tujuan :
a. Membebaskan tangan dari kuman dan mencegah kontaminasi
b. Memindahkan angka maksimum kulit dari kemungkinan adanya organisme patogen.
c. Mencegah atau mengurangi peristiwa infeksi.
d. Memelihara tekstur dan integritas kulit tangan dengan cepat

Persiapan alat
a. Bak cuci dengan keran air hangat mengalir ( sesuaikan dengan kondisi yang ada)
b. Sabun atau disinfektan
c. Handuk kerja
d. Sikat kuku ( tidak menjadi suatu keharusan )
e. Tempat untuk handuk kotor

Prosedur pelaksanaan
a. Singsingkan lengan baju seragam yang panjang di atas pergelangan tangan, lepaskan perhiasan
dan jam tangan.
b. Pertahankan kuku jari pendek dan terkikir
c. Perhatikan permukaan tangan kanan dan jari-jari terhadap adanya luka goresan, atau potongan
pada kulit. Laporkan jika terdapat lesi ketika merawat pasien dengan kerentaan tinggi.
d. Berdiri didepan bak cuci, jaga agar tangan dan seragam tidak menyentuh permukaan bak cuci
e. Buka keran yang di operasikan dengan tangan
f. Hindari memercikan air ke seragam.
g. Atur aliran air sehingga suhunya hangat (sesuikan dengan kondisi yang ada)
h. Basahi tangan dan lengan bawah secara menyeluruh di bawah air mengalir. Jaga tangan dan
lengan bawah berada lebih rendah dari siku selama mencuci
i. Oleskan 1 ml sabun cair biasa atau 3 ml sabun cair anti septik pada tangan dan gosok sampai
berbusa.
j. Cuci tangan menggunakan banyak busa dan gosokan selama 10-15 sekon. Jalin jari-jari dan
gosok telapak dan punggung tangan dengan gerakan memutar.
k. Jika area di bawah jari-jari kotor, bersihkan dengan kuku jari tangan yang lain dan tambahkan
sabun atau di sikat. Jaga kulit dibawah ( disekitar ) kuku anda tidak mengalami luka atau
terpotong.
l. Bilas tangan dan pergelangan tangan secara menyeluruh, jaga tangan di atas dan siku bawah.
m. Ulangi langkah 9-11, tetapi lama mencuci tangan di perpanjang 1,2,3, menit.
n. Keringkan tangan secara menyeluruh, usap dari jari turun ke pergelangan tangan dan lengan
bawah
o. Letakan handuk dalam wadah yang telah di sediakan
p. Hentikan aliran air dengan siku.
q. Untuk menghentikan aliran keran tangan, gunakan tisu kertas bersih dan kering.
r. Pertahankan tangan tetap bersih.

2. Mencuci tangan steril (pra bedah)

Definisi
Mencuci tangan steril adalah mencuci tangan secara steril khususnya jika akan melakukan
tindakan steril

Tujuan
a. Mencegah infeksi silang
b. Membebaskan kuman dan mencegah kontaminasi tangan

Konsep dasar cuci tangan


a. Perawat yang bekerja dalam area steril seperti ruang operasi, ruang bersalin harus melakukan
cuci tangan persiapan bedah.
b. Tekniknya memerlukan upaya lebih dari mencuci tangan rutin.
c. Selama penyikatan atau scrub bedah, perawat mencuci area yang lebih luas, dari ujung jari ke
siku.
d. Biasanya lama penyikatan 5-10 menit untuk memastikan bahwa semua permukaan kulit
dibersihkan dengan menyeluruh.
Untuk pembersihan maksimal dan menghilangkan bakteri, perawat melepaskan semua perhiasan
dari jarinya dan tangan serta mempertahankan agar kukunya tetap pendek, bersih dan bebas dari
pewarna kuku.

Alat dan bahan


Alat dan bahan yang dibutuhkan :
a. Bak cuci tangan dengan kran air mengalir
b. Sabun antimikrobial
c. Sikat tangan
d. Handuk steril

Prosedur pelaksanaan
a. Lepaskan perhiasan
b. Kenakan masker wajah, pastikan bahwa masker menutupi hidung dan mulut dengan baik
c. Bila memungkinkan atur aliran air pada suhu hangat
d. Alirkan air. Hidupkan kran dengan siku atau tangan dengan sebelumnya bagian atas kran
ditutupi handuk atau tisu
e. Hindari memercikan air keseragam atau baju
f. Basahi tangan dan lengan bawah secara menyeluruh dibawah air mengalir. Pertahankan tangan
atas berada setinggi siku selama seluruh prosedur. Pertahankan baju atau seragam dalam keadaan
kering.
g. Alirkan 2-5 ml sabun cair ke tangan dan gosok tangan serta lengan sampai 5 cm di atas siku.
h. Besihkan kuku dibawah air mengalir dengan pengikir, selanjutnya tempatkan pengikir pada
tempatnya
i. Basahi sikat dan oleskan sabun antimikrobial. Sikat ujung jari, tangan, lengan dengan cara
sebagai berikut :
• Sikat kuku tangan 15 kali gosokan
• Lakukan gerakan sirkular, sikat telapak tangan dan permukaan anterior jari, 10 kali gosokan.
• Sikat bagian samping ibu jari 10 kali gosokan dan bagian posterior ibu jari, 10 kali
• Sikat bagian samping dan belakang tiap jari, 10 gosokan tiap area.
• Sikat punggung tangan 10 kali gosokan.
j. Cuci sikat, oleskan sabun kembali
k. Bayangkan anda membagi lengan menjadi 3 bagian. Sikat setiap pemukaan bagian bawah
lengan dengan gerakan sirkular selama 10 kali gosokan, sikat bagian tengah dan atas lengan
bawah dengan cara yang sama. Letakan sikat pada tempatnya.
l. Keringkan tangan secara menyeluruh, usap dari jari turun kepergelangan tangan dan lengan
bawah
m. Letakan handuk ke dalam wadah yang telah disediakan
n. Hentikan aliran air menggunakan siku atau pedal kran dari kaki atau gunakan handuk bersih
dan kering atau tisu bersih kering untuk menutup kran tersebut.

Mengeringkan dengan tissue lebih baik dibandingkan mengeringkan tangan menggunakan mesin
pengering tangan yang umum ada di Mall. Karena mesin pengering tangan yang dipakai secara
umum menampung banyak bakteri yang dapat menularkan ke orang lain.

Mencuci tangan umumnya dilakukan :


- saat sebelum makan,
- sebelum menyiapkan makanan,
- setelah memegang daging mentah,
- sebelum dan setelah menyentuh orang sakit,
- sesudah menggunakan kamar mandi,
- setelah batuk atau bersin atau membuang ingus,
- setelah mengganti popok atau pembalut,
- sebelum dan setelah mengobati luka,
- setelah membersihkan atau membuang sampah,
- setelah menyentuh hewan atau kotoran hewan,
- dll.

Walaupun banyak yang meremahkan dan mengganggap kebiasaan cuci tangan itu tidak penting,
mulailah dari sekarang membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan dengan baik dan benar
agar hidup Anda dan keluarga dapat lebih sehat.