Anda di halaman 1dari 12

MODUL 2

PEMBUATAN JADWAL BLOK


METODE PEMBELAJARAN TEACHING FACTORY

1. DESKRIPSI DAN TUJUAN


Modul PEMBUATAN JADWAL BLOK ini digunakan untuk kegiatan
pelatihan implementasi metode pembelajaran Teaching Factory. Dalam
modul ini akan disajikan bagaimana menyusun jadwal blok dan membuat
daftar kebutuhan peralatan, guru serta ketercapaian jam pembelajaran.
Pengetahuan : memahami konsep jadwal blok analisa jam pada strutur
kurikulum, pembuatan jadwla blok.
Ketrampilan : mampu menbuat jadwal blok

2. MATERI
A. Definisi Jadwal Blok
Jadwal dalam konteks Teaching Factory adalah pengaturan kegiatan
belajar mengajar. Dalam pendidikan menengah kejuruan yang akan
menerapkan metode pembelajaran Teaching Factory, bentuk
penjadwalannya berbeda dengan jadwal belajar yang ada pada sekolah
umum. Dalam Teaching Factory digunakan bentuk penjadwalan yang
disebut block schedule atau sistem penjadwalan blok.

Jadwal blok dimaknai sebagai upaya untuk fokus pada optimalisasi sumber
daya (kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta
anggaran) agar menjadi lebih efisien, yang diatur melalui sistem rotasi
dalam penyelenggaraan kegiatan teori dan praktik. Utamanya dalam hal
penggunaan peralatan praktik dan dalam proses pembelajaran yang
berlangsung secara terus menerus.

“Jadwal blok yang terus menerus” (continuous) tersebut merupakan salah


satu elemen utama dari metode pembelajaran Teaching Factory. Melalui
pengaturan jadwal blok maka kegiatan teori dan praktik dilaksanakan
dalam waktu yang cukup untuk memenuhi ketuntasan kompetensi,

Page 1 of 12
contohnya: 1 – 2 minggu praktik dan 1 minggu teori (disesuaikan dengan
program keahlian). Sedangkan “terus-menerus” berarti adanya
penjadwalan di mana kegiatan praktik dilakukan secara kontinyu, sehingga
peserta didik mendapatkan manfaat yang maksimal, dengan demikian
diharapkan peserta didik menjadi kompeten (memiliki keterampilan,
pengetahuan, dan sikap yang diharapkan). Fasilitas praktik yang dimaksud
adalah laboratorium sesuai dengan paket keahlian masing-masing, seperti:
bengkel, labolatorium, studio, dapur, kebun, kolam, ruang simulasi, dll.

B. Penyusunan Jadwal Blok


Penyusunan jadwal blok harus dapat mengantarkan pencapaian corporate
culture sebagai salah satu tujuan dalam metode pembelajaran Teaching
Factory, diantaranya: kejujuran, percaya diri, disiplin, tanggung jawab,
toleransi, kerjasama, dll.

Komponen yang tercakup dalam jadwal blok terdiri dari:


a. Waktu pembelajaran, berkaitan dengan fokus kedalaman belajar;
b. Mata pelajaran, yaitu materi yang dipelajari peserta didik dalam
kurun waktu tertentu;
c. Perputaran / rotasi belajar, yaitu pengaturan waktu belajar peserta
didik secara bergantian (berkelompok, bergulir, beberapa
kegiatan);
d. Sarana dan prasarana, berkaitan dengan optimalisasi dan utilitas;
e. Pendampingan, dilakukan oleh pendidik terutama dalam
penyelesaian / penuntasan hasil produk.

Page 2 of 12
Rotasi

Pendampingan Durasi

Sarana dan
Pembelajaran
Prasarana

Gambar: Komponen Jadwal Blok

Disamping itu penyusunan jadwal blok perlu mempertimbangkan beberapa


aspek, antara lain:
 Analisis waktu efektif, dengan memperhatikan kalender pendidikan
dan struktur kurikulum yang ditetapkan setiap tahun oleh
pemerintah. Analisis ini dilakukan dengan menghitung jumlah
minggu pembelajaran efektif dalam kurun satu tahun pelajaran
untuk keseluruhan tingkatan kelas (kelas X, kelas XI, dan kelas XII)
dengan mempertimbangkan agenda kegiatan sekolah;
 Jumlah mata pelajaran dan distribusi beban jam pelajaran. Beban
belajar merupakan keseluruhan kegiatan yang harus diikuti oleh
peserta didik dalam satu minggu, satu semester, dan satu tahun
pembelajaran. Dalam jadwal blok, pendistribusian beban jam
pelajaran juga ditentukan untuk setiap tingkatan kelas, yang
meliputi beban belajar setiap mata pelajaran. Beban belajar juga
dihitung dalam dua bagian, beban teori kelas dan beban praktik.
Dengan perhitungan yang disusun dalam analisis waktu efektif,
maka dalam satu tahun ajaran diperoleh beban belajar mengacu
pada perbandingan kelompok mata pelajaran pada struktur
kurikulum yang ditetapkan pemerintah;
 Analisis kebutuhan sarana dan prasarana, untuk jenis, jumlah serta
optimalisasi penggunaan sarana dan prasarana. Setiap Paket
Keahlian harus memetakan jenis dan jumlah sarana dan prasarana

Page 3 of 12
baku yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran teaching factory
ini.
 Kebutuhan biaya. Alokasi biaya yang diperhitungkan untuk
pelaksanaan pembelajaran.

Langkah dalam penyusunan jadwal blok dapat dilihat pada gambar berikut:

Pemahaman
Langkah 1:
Struktur Menghitung jumlah
Kurikulum Pembuatan Kalender minggu efektif
Paket Pendidikan
Keahlian

Perhitungan jam
Langkah 2:
pelajaran
Analisis Struktur Kurikulum berdasarkan jadwal
dan Jam Pelajaran blok

Langkah 3: Jadwal umum mata


pelajaran per minggu
Penyusunan Jadwal Umum
per Minggu

Langkah 4:
Pembagian jumlah
Pembagian Jumlah kelompok praktik
Kelompok Praktik

Langkah 5: Jadwal praktik setiap


peserta didik/
Jadwal Praktik per
kelompok per
Semester per Tahun
semester per tahun

Langkah 6:
Kesesuaian jadwal
Analisis Kesesuaian Jadwal blok dengan
Blok dengan Kurikulum kurikulum

Langkah 7: Kebutuhan peralatan


utama dan
Analisis Kebutuhan ruang/area praktik
Peralatan Utama dan
Ruang/Area Praktik
Penjabaran total jam
Langkah 8: praktik ke dalam
Kompetensi Dasar
Penjabaran Total Jam
dan hasil praktik
Praktik Ke Dala Jam Setiap
KD

Page 4 of 12
Berikut adalah Contoh penyusunan jadwla Blok untuk Kelas XI Jurusan
Teknik Mesin, Paket Keahalian Teknik Pemesinan dengan jumlah
Rombongan belajar 2 (A dan B) dan jumlah siswa 32 orang setiap
Rombongan Belajar.

- Struktur kurikulum

STRUKTUR KURIKULUM (K13)


Nama Mata Pelajaran Jam/mg Nama Mata Pelajaran Jam/mg
Kelompok A (wajib) C1. Dsr Bid. Keahlian
1 Pend Agama 3 11 Fisika 2
2 PPKn 2 12 Kimia 2
3 B. Indonesia 4 13 Gambar Teknik 2
4 Matematika 4 C2. Dsr Prog. Keahlian
5 Sejarah Ind 2
6 B. Inggris 2
Kelompok B (wajib)
7 Seni Budaya 2
8 Kewirausahaan 2 C3. Paket Keahlian
9 Penjaskes 3 18 Gbr Manufaktur 3
10 Mulok 0 19 Bubut 9
20 Frais 6
Jumlah 24 Jumlah 24

- Menghitung minggu efektif (kalender pendidikan)


Sekolah harus menentukan jumlah minggu efektik dalam satu tahun
dengan melihat semua kegiatan yang ada, termasuk kapan Ujian
Semester, Prakerin, Ujian Nasional. Dalam penyusunan kalender
pendidikan ini, sekolah bisa mereferensi kepada kalender
pendidikan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
Biasanya jumlah minggu efektif dalam 1 tahun antara 36 – 38
Minggu (untuk kelas X dan XI).

Page 5 of 12
- Penentuan Rasio Pembelajaran Produktif (C) dan Normatif &
Adaptif (A dan B)
Dari data kurikulum tersebut di atas dan dengan jumlah rombel 2,
maka ditentukan rasio pembelajaran A & B : pembelajaran C, yaitu
1:1 atau dengan kata lain 1 minggu pembelajaran A & B dan 1
minggu pembelajaran C. Maka jadwal dalam satu tahun akan
seperti di bawah ini :

Semester Pertama
Putaran ke - 1 2 4 5 6 7 8 9
Minggu ke - 1 2 3 4 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
US
A C AB C AB C AB C AB C AB C AB C AB C AB
XI
B AB C AB C AB C AB C AB C AB C AB C AB C

Keterangan :
o AB : pembelajaran kelompok A dan B
o C : pembelajaran kelompok C

- Jam Pembelajaran Struktur Kurikulum Implementasi


Yang dimaksud jam pembelajaran stuktur implementasi yaitu,
jumlah jam belajar yang akan digunakan sebagai acuan untuk
pembuatan jadwal. Dalam konteks ini, dikarenakan dalam 2 minggu
siswa akan dikelompokkan belajar A & B selama satu minggu dan
C satu minggu, maka jumlah jam pelajaran harus dikalikan 2.

Page 6 of 12
STRUKTUR KURIKULUM (K13)
Realisasi Realisasi
Kurikul Kurikul
Nama Mata Pelajaran (dikalikan Nama Mata Pelajaran (dikalikan
um um
2) 2)
Kelompok A (wajib) C1. Dsr Bid. Keahlian
1 Pend Agama 3 6 11 Fisika 2 4
2 PPKn 2 4 12 Kimia 2 4
3 B. Indonesia 4 8 13 Gambar Teknik 2 4
4 Matematika 4 8 C2. Dsr Prog. Keahlian
5 Sejarah Ind 2 4 0
6 B. Inggris 2 4 0
Kelompok B (wajib) 0
7 Seni Budaya 2 4 0
8 Kewirausahaan 2 4 C3. Paket Keahlian
9 Penjaskes 3 6 18 Gbr Manufaktur 3 6
10 Mulok 0 0 19 Bubut 9 18
20 Frais 6 12
Jumlah 24 48 Jumlah 24 48

- Penentuan kelompok atau section per mata pelajaran praktik


Dasar dari penentuan kelompok yaitu, lama waktu yang diperlukan
untuk mengajarkan sampai dengan siswa kompeten dan jumlah
fasilitas.

Page 7 of 12
No. Mata Pelajaran Jam
1 Fisika 4
2 Kimia 4
3 Gambar Teknik 4
4 Gbr Manufaktur 6
5 Bubut 18
6 Frais 12

Didstribusikan menjadi
seperti dibawah ini

Diajarkan di Diajarakn pada


No. Mata Pelajaran Jam kelas praktikum di
(klasikal) Bengkel

1 Fisika 4 4 0
2 Kimia 4 4 0
3 Gambar Teknik 4 0 4
4 Gbr Manufakture 6 2 4
5 Bubut 18 2 16
6 Frais 12 4 8
48 16 32

Page 8 of 12
Maka pengelompokan siswa belajar praktik akan tampak seperti di
bawah ini:

Diajarkan pada
Jumlah
NO Mata Pelajaran praktikum di
Siswa
Bengkel

3 Gambar Teknik 4 4
4 Gbr Manufakture 6 4
5 Bubut 14 16
6 Frais 8 8
32 32

- Jumlah fasilitas yang dibutuhkan (asumsi hanya 1 shift) :


o Fasilitas untuk Gambar Teknik (meja gbr) : 4 unit
o Gbr Manufaktur (Komputer untuk CAD) : 4 unit
o Mesin bubut : 16 unit
o Mesin Frais : 8 unit

Maka jadwal praktik akan seperti berikut ini:

Jam Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu


Teori Teori Teori
1 Fisika
Bubut Bubut Bubut Teori Gbr
Teori Teori Teori Manufaktur
2 Fisika
Milling Milling Milling
Teori
3 Kimia
Bubut
Istirahat
Praktik
Teori
4 di Kimia
Milling
Praktik Praktik Praktik bengkel
5 di di di Fisika Kimia
6 bengkel bengkel bengkel Fisika Kimia
Istrirahat
7
8
9

Page 9 of 12
Jadwal Praktik Bengkel akan menjadi seperti berikut untuk
ROMBEL A

Smt Semester 1
Siswa
/Minggu 1 3 5 7 13 15 17 19
Ke
1-4 GT GTM LW LW LW LW MILL MILL
4-8 GTM LW LW LW LW MILL MILL GT
9-12 LW LW LW LW MILL MILL GT GTM
13-16 LW LW LW MILL MILL GT GTM LW
17-20 LW LW MILL MILL GT GTM LW LW
21-24 LW MILL MILL GT GTM LW LW LW
24-28 MILL MILL GT GTM LW LW LW LW
29-32 MILL GT GTM LW LW LW LW MILL

GT : Gambar Teknik
GTM : Gambar Teknik Manufaktur
LW : Bubut
Mill : Frais

Untuk Rombel B dan semester 2 mengikuti pola yang sama.

Page 10 of 12
Supaya penyusunam jadwal blok bisa dilaksanakan dengan baik, maka
tahapan dan peran tergambarkan seperti bagan di bawah ini:

•Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum ditugaskan oleh


1. Pembentukan Tim Kepala sekolah untuk memimpin proses penyusunsn
Jadwal blok;

•Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum bersama Ketua


Paket Keahlian menganalisis kurikulum dari pemerintah,
2. Analisis Kurikulum
dan menentukan blocking waktu untuk kelompok mata
pelajaran Adaptif, Normatif dan Produktif;

•Ketua Paket Keahlian menyusun Jadwal blok untuk


3. Penyusunan Jadwal blok
kelompok mata pelajaran produktif;

•Ketua Paket Keahlian menyerahkan hasil penyusunan


4. Penyerahan Jadwal blok Jadwal blok untuk mata pelajaran Produktif kepada Wakil
Kepala Sekolah Bidang Kurikulum;

• Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum mengkonsolidasi


jadwal kelompok pelajaran Normatif dan Adaptif dengan
5. Konsolidasi Jadwal blok Blok Schedule kelompok pelajaran Produktif yang disusun
Ketua Paket Keahlian dan menyerahkan hasilnya kepada
Kepala Sekolah;

• Kepala Sekolah bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang


6. Analisis Akhir Kurikulum dan Ketua Paket Keahlian melakukan finalisasi
analisis atas ketercapaian jadwal;

• Kepala Sekolah melakukan analisis akhir dan mengesahkan


7. Pengesahan Jadwal blok tersebut, dan menyerahkan kepada Wakil
Kepala Sekolah Bidang Kurikulum;

• Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum membagikan


8. Tindak Lanjut jadwal kepada Ketua Paket Keahlian, untuk selanjutnya
dibuatkan RPP dan Jobsheet-nya.

Page 11 of 12
3. TUGAS
- Tugas I
Membuat jadwal blok kelas XI untuk masing jurusan dengan asumsi
2 Rombel.
- Tugas II
Membuat Jadwal blok kelas X, XI dan XII dengan 2 rombel, lengkap
dengan jadwal Pelajaran kelompok A dan C.
- Tugas III
Membuat jadwal blok kelas X, XI, XII masing-masing jurusan sesuai
dengan kondisi yang ada di masing-masing jurusan.

4. INDIKATOR

Pencapaian
No Ketrampilan/ Pengetahuan yang diharapkan
1 2 3 4

1 Memahami cara pembuatan kaldik

2 Mampu membuat struktur kurikulum implementasi

3 Mempu membuat pengelompokan jam


4 Mampu membuat hitung sarana

5 Mampu membuat jadwl blok

Page 12 of 12