Anda di halaman 1dari 20

ANALISIS TERHADAP PENANGGULANGAN

KECELAKAAN LALU LINTAS MELALUI RAZIA


BALI PENGEMUDI KENDARAAN BERMOTOR
(Studi di Kepolisian Sektor Kedaton Bandar Lampung)

Oleh
Irawan Wijaya

Skripsi
Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Hukum

pada

Jurusan llmu Hukum


Fakultas Hukum Universitas Saburai

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SANG BUMI RUWA JURAI
BANDAR LAMPUNG
2016
ABSTRAK

ANALISIS TERHADAP PENANGGULANGAN KECELAKAAN


LALU LINTAS MELALUI RAZIA BALI PENGEMUDI
KENDARAAN BERMOTOR
(Studi DI Kepolisian Sektor Kedaton Bandar Lampung)

Oleh :
Irawan Wijaya

Lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran yang sangat strategic dalam
mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya
memajukan kesejahteraan umum. Hal ini sejalan dengan salah satu misi Polri
adalah memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada
masyarakat meliputi aspek security, surety, safety dan peace.

Wilayah hukum Kepolisian Sektor Kedaton yang merupakan wilayah lintas


sumatera sering terjadi kecelakaan, angka kecelakaan lalulintas di daerah ini
menunjukkan peningkatan. Akibat kecelakaan itu sendiri dapat mengakibatkan
kerusakan kendaraan, luka ringan, luka berat bahkan ada korban meninggal dunia.
Adapun yang menjadi permasalah: Bagaimanakah pelaksanaan penanggulangan
kecelakaan lalu lintas melalui razia bagi pengemudi kendaraan bermotor. Apakah
faktor penghambat dalam penanggulangan kecelakaan lalu lintas melalui razia
bagi pengemudi kendaraan bermotor?

Metode penelitian terdiri dari : pendekatan masalah secara normatif dan


empiris.Sumber data yaitu, data sekunder dan data primer. Prosedur pengumpulan
data sekunder dengan cara membaca, mencatat, mengutip bahan-bahan dari buku-
buku, literatur dan peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan
permasalahan. Prosedur pengumpulan data primer dengan menggunakan cara
observasi dan wawancara secara terstruktur terhadap Kanit Lantas dan dua orang
penyidik di unit Lantas Polsekta Kedaton, yang pada akhirnya dianalisis secara
kualitatif untuk mengambil suatu kesimpulan dan saran.

Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:


Pelaksanaan penanggulangan kecelakaan lalu lintas melalui razia bagi pengemudi
kendaraan bermotor adalah melakukan razia secara berkala dan incidental
melibatkan personil unit lantas, unit patroli dan unit reskrim, dilengkapi Surat
Perintah Tugas dari atasan Kapolsek, Berta memasang tanda pemeriksaan. Faktor
Irawan Wijaya

penghambat dalam penanggulangan kecelakaan lalu lintas melalui razia bagi


pengemudi kendaraan bermotor, yaitu; kurangnya kesadaran hukum pengemudi,
kurangnya koordinasi penegak hukum, terbatasnya jumlah personil petugas lalu
lintas dan penerapan peraturan lalu lintas belum maksimal.

Adapun saran: Hendaknya perlu sosialisasi bagi masyarakat untuk mewujudkan


kesadaran hukum berlalu lintas dengan sasaran anak-anak pelajar mengenai
rambu-rambu lalu lintas. Hendaknya perlu bagi pihak kepolisian dalam
melaksanakan razia gabungan tidak hanya PPNS tapi jugs dengan melibatkan TNI
untuk mewujudkan kamtibmas dan pencegahan kriminalitas dan penyakit
masyarakat.
Judul Skripsi : ANALISIS TERHADAP PENGGULANGAN
KECELAKAAN LALU LINTAS MELALUI RAZIA
BAGI PENGEMUDI KENDARAAN BERMOTOR
(Studi di Kepolisian Sektor Kedaton
Bandar Lampung)

Nama Mahasiswa : Irawan Wijaya

No. Pokok Mahasiswa : 12742010076. P

Program Sutdi : Ilmu Hukum

Fakultas : Hukum

MENYETUJUI
1. Komisi Pembimbing
Pembimbing Utama, Pembimbing,

Ino Susanti, S.H., M.H Yuli Purwanti, S.H., M.H


NIDN 022202680 NIDN. 020078001

2. Ketua Program Studi

Yonnawati, S.H., M.H


NIK 21123314142
MENGESHAKAN

1. Tim Penguji

Ketua : Ino Susanti, S.H., M.H. ..................................

Penguji Utama : Ria Delta, S.H., M.H. ..................................

Anggota Penguji : Yuli Purwanti, S.H., M.H ..................................

2. Sekretaris : Widjarnako, S.Pd. ..................................

3. Dekan Fakultas Hukum Universias Saburai ..................................

Lina Maulidiana, S.H., M.H.


NIK 21123397012

Tanggal Lulus Ujian Skripsi : 30 September 2016


PERSEMBAHAN

Dengan rasa kasih sayang, skripsi ini kupersembahkan kepada :

1. Kedua orang tuaku Ayahanda Supratman BS, Amd dengan Salamah,

S.Pdi. yang telah mendidik, membesarkan dan selalu berdo'a untuk

keberhasilanku.

2. Kakakku tercinta Selvi Rostiani, S.Pdi, dan Neni Evaliansi, A.md yang

senantiasa memberi dorongan dan berdo'a untuk keberhasilanku.

3. I Bapak dan Ibu Dosen, karyawan dan civitas akademika Fakultas Hukum

Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai.

4. Rekan-rekan, Almamaterku Program Studi Ilmu Hukum pada Fakultas

Hukum Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai.


RIWAYAT HIDUP

Peneliti bernama. Irawan Wijaya, lahir di Bandar Lampung pada


tanggal 1 April 1987, jenis kelamin laki-laki, beragama Islam
sebagai anak ke 3 dari 3 bersaudara dari pernikahan Ayahanda
Supratman BS, A.Md dan Ibunda Salamah S, S.Pd.I.

Peneliti sekarang bertempat tinggal di Perumahan Gelora Persada. Blok. F Nomor


6 Jalan H. Qomarudin Kelurahan Rajabasa Raya LK2 RT.14 Kecamatan
Rajabasa, Bandar Lampung.

Pendidikan yang diikuti Peneliti yaitu SD Muhammadiyah 1 di Bandar Lampung


tamat tahun 1999, SMP Negeri 22 di Bandar Lampung tamat tahun 2002, SMA
Negeri 9 di Bandar Lampung tamat tahun 2005. Pada tahun 2005 sampai dengan
tahun 2007 mengikuti kuliah di Fakultas Pertanian Unila. Lalu pindah ke Fakultas
Hukum. Unila pada. tahun 2007 sampai dengan. tahun 2010. Peneliti terdaftar
menjadi Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas, Sang Bumi Ruwa Jurai
(USBRJ) sebagai mahasiswa pindahan tahun 2012.

Bandar Lampung, 23 September 2016

Penulis,

(Irawan Wijaya)
MOTTO

Allah tidak akan membebani seseorang melainkan

Sesuai dengan kesanggupannya

(Q.S. Al-Baqarah : 284-286))


KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karma
berkat rahmat dan hidayah-Nya yang dilimpahkan kepada penulis, sehingga dapat
menyelesaikan skripsi ini dengan judul : "Analisis Terhadap Penanggulangan
Kecelakaan Lalu Lintas Melalui Razia bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor".
(Studi di Kepolisian Sektor Kedaton Bandar lampung).

Kepada pars pihak yang telah memberikan bantuan, bimbingan kepada penulis
baik dalam mengikuti pendidikan maupun dalam penyelesaian skripsi ini,
perkenankanlah untuk menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-
dalamnya kepada yang terhormat :
1. Bapak Dr. Marsanuddin, S.H.,M.H. selaku Rektor Universitas Sang Bumi
Ruwa Jurai yang telah memberikan kesempatan, bimbingan, arahan dan
ilmu pengetahuan selama studi di Fakultas Hukum;
2. Lina Maulidiana, S.H., M.H. selaku Dekan Fakultas Hukum Universitas
Sang Bumi Ruwa Jurai, yang telah banyak memberikan pengarahan,
petunjuk dan dorongan selama menjalani studi;
3. Ibu Suherniyati, S.H. selaku Wakil Dekan II yang telah memberikan
motivasi selama menjalani studi;
4. Ibu Martina Male, S.H., M.H. selaku Wakil Dekan I/Bidang Akademik
yang telah memberikan bimbingan, motivasi selama menjalani studi;
5. lbu Ino Susanti, S.H., M.H. Wakil Dekan III/ Bidang Kemahasiswaan
selaku Pembahas 1, Pembimbing I dan Ketua Penguji yang telah banyak
memberikan kritikan, saran/petunjuk dan dorongan selama menjalani studi
dan dalam menyelesaikan skripsi;
6. Ibu Yuli Purwanti, S.H.,M.H. selaku Pembimbing Kedua sekaligus
sebagai Anggota Penguji yang telah meluangkan waktu, memberikan
tenaga dan pikiran dalam penyelesaian skripsi ini;
7. Bapak Widjanarko, S.Pd selaku Moderator dan Sekretaris yang telah
meluangkan waktu, saran/petunjuk dan dorongan selama menjalani studi
dan dalam menyelesaikan skripsi;
8. Seluruh Bapak, lbu Dosen, Staf Administrasi Fakultas Hukum, Almamater
dan civitas akademika Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai yang telah
membantu penulis selama studi telah membekali penulis dengan ilmu
pengetahuan di Fakultas Hukum;
9. Bapak AIPTU Sugiman selaku Kanit Lantas, Bapak AIPDA Isman Yunus
dan BRIPKA Gustomi Dendi selaku Penyidik pada unit lantas Polsekta
Kedaton Bandar Lampung yang telah bersedia meluangkan waktu,
membantu selama, penelitian untuk memperoleh data dalam penyelesaian
skripsi ini;
10. Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penulisan skripsi ini
yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Penulis menyadari masih banyak kekurangan-kekurangan, baik materi yang


terkandung di dalamnya maupun teknik penulisan yang dikarenakan keterbatasan
kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki. Untuk kesempurnaan skripsi ini,
dengan kerendahan hati kritik dan saran yang positif sangat diharapkan. Akhirnya
penulis mengharapkan skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi kits semua.

Bandar Lampung, 23 September 2016.


Penyusun,

(Irawan Wijaya)
LEMBAR PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan dengan sebenarnya bahwa :

1. Skripsi dengan judul :


"Analisis Terhadap Penanggulangan Kecelakaan Lalu Lintas Melalui
Razia Bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor". (Studi di Kepolisian Sektor
Kedaton Bandar lampung) adalah karya saya sendiri dan saya tidak
melakukan penjiplakan atau pengutipan atas karya penulis lain dengan
cars yang tidak sesuai dengan tats etika ilmiah yang berlaku dalam
masyarakat akademik atau yang disebut plagiarisms.

2. Hak inteklektual atas karya ilmiah ini diserahkan sepenuhnya kepada


Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai.

Atas pernyataan ini apabila dikemudian hari ternyata ditemukan adanya


ketidakbenaran, saya bersedia menanggung akibat dan sanksi yang diberikan
kepada saya, dan saya bersedia dan sanggup dituntut sesuai dengan hukum yang
berlaku.

Bandar Lampung, 23 September 2016.


Pembuat Pernyataan,

Irawan Wijaya,
NPM : 12742010076.P
DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul .............................................................................................. i


Abstrak ........................................................................................................... ii
Halaman Persetujuan .................................................................................... iv
Halaman Pengesahan .................................................................................... v
Persembahan ................................................................................................. vi
Riwayat Hidup ............................................................................................... vii
Motto .............................................................................................................. viii
Kata Pengantar ............................................................................................. ix
Lembar Pernyataan ...................................................................................... xi
Daftar Isi ........................................................................................................ xii

BABI :PENDAHULUAN............................................................................... 1
A. Latar Belakang .............................................................................. 1
B. Permasalahan dan Ruang Lingkup Penelitian ............................... 7
C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian .................................................. 7
D. Kerangka Konsepsional ................................................................ 8

BAB II : TINJAUAN PUSTAKA ................................................................. 12

A. A. Pengertian Istilah Polisi ............................................................ 12


B. Fungsi Kepolisian ......................................................................... 14
C. Perbuatan Melanggar Hukum lalu Lintas ...................................... 22

BAB III : METODE PENELITIAN ............................................................ 28

A. Pendekatan Masalah ...................................................................... 28


B. Jenis dan Sumber Data .................................................................. 29
C. Prosedur Pengumpulan dan Pengolahan Data .............................. 31
D. Analisis Data ................................................................................. 32
BAB IV : EIASIIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ......................... 33

A. Gambaran Umum Kepolisian Sektor Kedaton ............................... 33


B. Karakteristik Responder ................................................................ 45
C. Temuan/Hasil Penelitian ............................................................... 45
D. Pembahasan .................................................................................... 51
1. Pelaksanaan Penanggulangan Kecelakaan Lalu Lintas
Melalui Razia Bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor ............ 51
2. Faktor Penghambat Dalam Penanggulangan Kecelakaan
Lalu Lintas Melalui Razia Bagi Pengemudi Kendaraan
Bermotor ................................................................................. 52

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN ....................................................... 57

A. Kesimpulan .................................................................................... 57
B. Saran .............................................................................................. 58

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................


LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................................................................
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Lalu lintas dan angkutan jalan mempunyai peran yang sangat strategis dalam

mendukung pembangunan dan integrasi nasional sebagai bagian dari upaya

memajukan kesejahteraan umum. Berlakunya Undang-Undang Republik

Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai

pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1992 yang tidak

sesuai lagi dengan kondisi, perubahan lingkungan yang strategis, dan kebutuhan

penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada saat ini.

Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sebagai bagian sistem transportasi nasional harus

dikembangkan potensi dan perannya untuk mewujudkan keamanan, keselamatan,

ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas dan angkutan jalan dalam rangka

pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah. Ini berarti tujuan sistem

transportasi nasional sejalan dengan tujuan hukum itu sendiri yaitu terwujudnya;

keamanan, keselamatan, ketertiban, keadilan dan kesejahteraan.

Pembangunan di bidang transportasi secara umum berfungsi sebagai katalisator

dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan pemersatu

wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu


pembangunan transportasi diarahkan untuk meningkatkan pelayanan jasa

transportasi secara efisien, andal, berkualitas, aman dan dengan harga ter angkau.

Salah satu penyelenggaraan transportasi dalam hal ini adalah kendaraan bermotor

perseorangan yang banyak dimiliki dan dipergunakan oleh masyarakat, ditambah

lagi kondisi sekarang ini jumlah kendaraan bermotor roda dua ini terus meningkat

pertambahannya. Bila dilakukan penelitian justru yang banyak menimbulkan

kecelakaan lalu lintas itu disebabkan oleh kendaraan bermotor roda dua terus

meningkat. Bahkan raealitanya banyak anak-anak, pelajar, bahkan termasuk orang

dewasapun yang menggunakan kendaraan bermotor perseorangan maupun

kendaraan umum itu tidak memiliki Surat Izin Mengemudi atau ditulis dengan

singkatan SIM.

Bagi pengemudi kendaraan bermotor memiliki arti penting dan strategic, jugs

sebagai salah satu faktor yang dapat menunjang dan mendorong kegiatan

perekonomian, memudahkan untuk pergi ke, suatu tempat dengan cepat serta,

mempelancar kegiatan pemerintahan. Dengan memperhatikan peranan dan arti

penting kendaraan bermotor dapat digunakan sebagai angkutan umum bagi

masyarakat.

Untuk menciptakan lalu lintas kendaraan bermotor di jalanan tertib, aman dan

lancar pihak kepolisian yang mempunyai tugas dan kewenangan secara hukum

mengatur, memeriksa kendaraan bermotor di jalan. Hal ini sejalan dengan salah

satu misi Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan

kepada masyarakat meliputi aspek security, surety, safety dan peace sehingga

masyarakat bebas dari gangguan fisik maupun psikis. Berdasarkan Undang-


Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia Pasal 14

dinyatakan bahwa dalam melaksanakan tugas pokoknya, Kepolisian. Negara

Republik Indonesia bertugas :

a. Melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli terhadap

kegiatan masyarakat dan pemerintah sesuai dengan kebutuhan;

b. Menyelenggarakan segala kegiatan dalam menjamin keamanan, ketertiban,

dan kelancaran lalulintas;

Wilayah hukum Kepolisian Sektor Kedaton yang merupakan wilayah lintas

sumatera sering terjadi kecelakaan, angka kecelakaan lalulintas di daerah ini

menunjukkan peningkatan. Akibat kecelakaan itu sendiri dapat mengakibatkan

kerusakan kendaraan, luka ringan, luka berat bahkan ada korban meninggal dunia.

Berdasarkan. Pasal 310 Ayat (1), (2), (3) dan Ayat (4) Undang-Undang Lalu

Lintas dan Angkutan Jalan, Setiap orang yang mengemudikan kendaraan

bermotor karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan

korban menderita kerusakan kendaraan atau barang, luka ringan, luka berat dan

meninggal dunia , dengan ancaman hukuman dapat dipidana selama 6 (enam)

bulan dan atau denda paling banyak Rp.1.000.000,00. (satu juta rupiah) bahkan

dapat dipidana selama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak

Rp.12.000.000,00. (dua belas juta rupiah).

Berdasarkan Pasal 311 Ayat (1), (2), (3) dan Ayat (4) Undang-Undang Lalu

Lintas dan Angkutan Jalan, Setiap orang yang mengemudikan kendaraan

bermotor karena dengan sengaja mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan

korban menderita kerusakan kendaraan atau barang, luka ringan, luka berat dan
meninggal dunia , dengan ancaman hukuman dapat dipidana, selama 1(satu) tahun

dan atau denda paling banyak Rp.3.000.000,00. (tiga juta rupiah) bahkan dapat

dipidana, selama 12 (dua belas) tahun dan atau denda paling banyak

Rp.24.000.000,00. (dua puluh empat juta rupiah).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan

Angkutan Jalan dalam Pasal 106 ayat (5) dinyatakan bahwa, Pada saat diadakan

pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan setiap orang yang mengemudikan

kendaraan bermotor wajib menunjukkan :

a. Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba

Kendaraan Bermotor;

b. Surat Izin Mengemudi;

c. Bukti lulus uji berkala;

d. Tanda bukti lain yang sah.

Ini berarti bagi pengemudi kendaraan bermotor wajib memiliki Surat-Surat,

STNK, SIM dan menggunakan helm dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas

supaya terciptanya berlalu lintas yang tertib, aman, nyaman dan terkendali. Untuk

itu pihak kepolisian perlu melakukan razia baik itu secara insendentil maupun

ditempat-tempat rawan kejahatan terhadap kendaraan bermotor.

Jadi razia yang digelar pihak kepolisian berlaku bagi pengemudi kendaraan

bermotor pribadi maupun pengemudi angkutan umum yang biasa dipakai sebagai

alai transportasi bagi masyarakat berupa ; mobil bus, mobil penumpang, mobil

barang, taksi. Angkutan umum ini dapat saja dioperasikan di jalan asalkan secara

yuridis harus sesuai peruntukannya, memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan
serta sesuai dengan kelas jalan yang dilalui. Pengertian sesuai dengan

peruntukkanya adalah setiap kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan harus

sesuai dengan rancangan peruntukannya. Pengertian persyaratan teknis adalah

persyaratan tentang susunan, peralatan, perlengkapan, ukuran, bentuk, karoseri,

permuatan, rancangan teknis kendaraan sesuai dengan peruntukannya, emisi gas

buang, penggunaan, penggandengan, dan penempelan kendaraan bermotor.

Sedangkan pengertian laik jalan adalah persyaratan minimum kondisi suatu

kendaraan yang harus dipenuhi agar tedaminnya keselamatan dan mencegah

tedadinya pencemaran udara dan kebisingan lingkungan pada waktu dioperasikan

di jalan.

Namun realita pada masyarakat pelanggaran pengemudi kendaraan bermotor

perseorangan maupun umum seperti, pengemudi yang menjalankan kendaraannya

tidak sesuai peruntukkan trayek, izin trayeknya sendiri sudah habis masa

berlakunya, atau bahkan tidak memiliki izin trayek yang sering dikenal oleh

masyarakat yaitu, taksi gelap, dan yang banyak terjadi pengemudi yang tidak

memiliki SIM dan melakukan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas. Tindakan

yang dilakukan oleh masyarakat ini bila tidak diantisipasi dapat menimbulkan

terhambatnya penegakan hukum dalam berlalu lintas, apalagi perbuatan

pelanggaran hukum itu dapat merugikan pihak penumpang seperti terjadinya

kecelakaan lalu lintas atau kejahatan lalu lintas.

Kecelakaan lalu lintas dapat saja ter adi tabrakan antar kendaraan yang melaju di

jalan, pengemudi menabrak kendaraan atau orang yang menggunakan jalan, atau

kecelakaan akibat kelalaian atau kecerobohan pengemudi yang melanggar rambu-


rambu lalu lintas. Untuk kecelakaan ini tugas unit Polisi Lalu Lintas atau Polantas

untuk melakukan pemeriksaan atau penyidikan apabila ada korban kecalakaan lalu

lintas tersebut yang mengakibatkan kerusakan kendaraan, adanya korban orang

yang luka ringan, luka berat dan bahkan meninggal dunia

Berdasarkan uraian yang dikemukakan tersebut di atas maka penulis tertarik untuk

membahasnya dalam bentuk skripsi dengan judul : Analisis Terhadap

Penanggulangan Kecelakaan Lalu Lintas Melalui Razia Bagi Pengemudi

Kendaraan Bermotor (Studi di Kepolisian Sektor Kedaton Bandar Lampung).

B. Permasalahan dan Ruang Lingkup Penelitian

1. Permasalahan

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan dalam Tatar belakang di atas, maka

permasalahan adalah :

a. Bagaimanakah pelaksanaan penanggulangan kecelakaan lalu lintas melalui

razia bagi pengemudi kendaraan bermotor ?;

b. Apakah faktor penghambat dalam penanggulangan kecelakaan lalu lintas

melalui razia bagi pengemudi kendaraan bermotor?

2. Ruang Lingkup Penelitian

a. Ruang lingkup materi penelitian hanya terbatas pada bidang ilmu hukum

khususnya hukum pidana yang berhubungan analisis terhadap

penanggulangan kecelakaan lalu lintas melalui razia bagi pengemudi

kendaraan bermotor;
b. Ruang lingkup lokasi penelitian hanya terbatas pada wilayah hukum

Kepolisian Sektor Kedaton Bandar Lampung.

C. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

1. Tujuan Penelitian

a. Untuk mengetahui pelaksanaan penanggulangan kecelakaan lalu lintas

melalui razia bagi pengemudi kendaraan bermotor;

b. Untuk mengetahui faktor penghambat dalam penanggulangan kecelakaan

lalu lintas melalui razia bagi pengemudi kendaraan bermotor.