Anda di halaman 1dari 18

PURNAMA DEWI, ST.

MT

MEKANIKA REKAYASA 4
- RSI. 113
DEFINISI PORTAL BERGOYANG

Ad. Suatu Struktur Portal Dimana Tekuk Goyangan Dicegah Oleh Portal
Itu Sendiri.

Ciri-ciri Suatu portal dikatakan begoyang :


• Beban yang tidak simetris yang bekerja pada portal yang simetris
atau tidak simetris.
• Beban simetris yang bekerja pada portal yang tidak simetris.
• Portal yang tidak mempunyai kaitan dengan kontruksi lain sehingga
dapat bergoyang
• Memiliki Nilai Kekakuan yang tidak sama.
• Tinggi portal tidak simetris / tidak sama.
ANALISIS PORTAL BERGOYANG
Peratikan Struktur Portal sederana dibawah ini :
1. Beban Luar P , Menimbulkan Momen Internal Di Titik B & C yg Tidak Sama
Besar.
2. Akibat Momen ygTerjadi, Menimbulkan Perpindahan Horizontal Sebesar 
Ke Arah Kanan.

Pertanyaan :
Digunakan
Bagaimana Cara Menentukan Besarnya
Perpindahan Horizontal ‘’’’ Dan Besar Momen
METODE
– Momen Internal Yang Terjadi SUPERPOSISI
Tahapan Perhitungan utk Analisa Portal Bergoyang

1. Pisahkan Portal sesuai dengan Balok dan kolom penyusunnya, Joint tengah merupakan
Tumpuan Jepit.
2. Hitung nilai kekakuan lentur (faktor kekakuan) setiap balok dan kolom.
3. Hitung Koefisien Distribusi Balok dan Kolom Pada Setiap Titik Kumpul
4. Tahap I (Akibat Portal Tidak Bergoyang)
• Hitung Momen Primer Akibat Beban Luar Yang Terjadi.
• Buat Tabel Cross Dan Lakukan Distribusi Momen Akibat Beban Luar Sehingga
Diperoleh Momen-momen Ujung.
5. Tahap II. (Akibat Portal Bergoyang)
• Hitung Momen Primer Pada Kolom Akibat Pergoyangan.
• Buat Tabel Cross Dan Lakukan Distribusi Momen Akibat Pengaruh Pergoyangan
Sehingga Diperoleh Momen-momen Ujung.
• Hasil Momen Ujung Akibat Pergoyangan Merupakan Nilai Momen Dalam Suatu
Konstanta “K”
6. Dari tahap I dan II dicari besar reaksi pendelnya/Tumpuannya, kemudian kedua reaksi pendel ini
dijumlahkan dan disamakan dengan nol dan akan didapatkan suatu angka konstanta.

ΣH = 0 → ΣFH + ΣRH1 + k.(ΣRH2 ) = 0


Dimana : ƩF = Jumlah beban luar searah horisontal
ƩRH1 = Jumalh reaksi perletakan searah horisontal akibat beban luar
ƩRH2 = Jumlah reaksi perletakan searah horisontal akibat pergoyangan

7. Selesaikanpersamaan pada langkah 6, untuk mendapatkan nilai k.


8. Substitusi nilai tersebut pada Tabel Cross II untuk mendapatkan momen ujung akibat
perpindahan sesungguhnya.
9. Jumlahkan momen ujung akibat beban luar (Tabel I) dan momen ujung akibat perpindahan
(Tabel II) untuk mendapatkan momen ujung akhir

Mi akhir = Mi1 + k. Mi2


Dimana : MiAkhir = Momen ujung dititik i
Mi1 = Momen ujung dititik i akibat beban luar
Mi2 = Momen ujung dititik i akibar pergoyangan
MOMEN PRIMER AKIBAT GOYANGAN

Besar Momen Primer akibat Goyangan yang terjadi, dibagi menurut Jenis Tumpuan
yang terjadi pada struktur portal, yaitu :

I. TUMPUAN JEPIT - JEPIT

II. TUMPUAN JEPIT - SENDI


Analisis Free Body Diagram

Analisis Free Body Dilakukan Untuk Menghitung Reaksi Perletakan Akibat


Beban Luar Dan Momen Ujung Pada Setiap Balok.
1. Nyatakan struktur dalam bentuk batang-batang yang bebas (free body)
dengan beban dan momen yang bekerja pada batang tersebut
2. Hitung besarya reaksi perletakan setiap ujung balok akibat beban luar dan
momen ujung yang telah diperoleh.
3. Jumlahkan semua hasil perhitungan langkah 2 untuk memperoleh
besarnya reaksi perletakan total.
Gambar Bidang Momen, Lintang
dan Normal

1. Dengan menggunakan data-data yang telah diperoleh, hitung


momen maksimum yang terjadi pada setiap balok.
2. Gambar bidang momen (M), bidang lintang (D) dan
gaya Normal (N).
Contoh Soal 1 :
Diketahui struktur seperti tampak pada gambar di bawah ini , diberikan suatu
Perpindahan sebesar 100 kNm3/EI pada balok

Diminta :
1. Hitung dan gambar bidang M dan D dengan metode Cross !
2. Hitung pula reaksi perletakan struktur tersebut !
PENYELESAIAN :
I. Analisis Struktur pada Portal Tidak Bergoyang
1. Menghitung Momen Primer akibat Beban Luar
MDC = - MEF = - (400 x 1,5) = - 600 kgm
MDE = - MED = - (1/12) (q.L2) = - (150.62)/12 = - 450 kgm

2. Menghitung Kekakuan Balok


Joint D : Joint E :
3. Menghitung Faktor Distribusi
4. Tabel Cross I (Akibat Beban Luar )
5. Translasi Struktur (Portal akibat Goyangan)
Perpindahan sebesar 100 kNm3/EI dikerjakan pada balok seperti pada gambar
berikut :

Sehingga momen primer akibat perpindahan tersebut adalah :


6. Tabel Cross II (Akibat Goyangan)
7. Persamaan keseimbagan akibat beban luar dan akibat perpindahan

a. Reaksi akibat beban luar b. Reaksi akibat goyangan

Mencari Nilai Konstanta (Nilai besar perpindahannya)


ΣH = 0 → ΣFH + ΣRH1 + k.(ΣRH2 ) = 0
 (HA1 + HB1) + k (HA2 + HB2) = 0
(-38,976 + 32,689) + k (-5,376 - 5,711) = 0
-11,087 k = 6,287
k = -0,567
Maka Momen Ujung Akhir Pada Struktur Portal Di Atas Adalah :
Mi akhir = Mi1 + k. Mi2

MAD = MAD1 + k MAD2


= (- 64,959) + [(- 0,567) x (-16,959)] = - 55,343 kgm
Untuk nilai momen ujung yang lain dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
8. Fee Body Diagram
Dari hasil perhitungan momen-momen ujung yang tela didapat diatas, maka dapat
dihitung nilai2 reaksi pada struktur portal tersebut dengan membuat Free body
diagram-nya
Kontrol Reaksi Perletakan :
9. Menggambar Bidang Momen, Lintang dan Normal