Anda di halaman 1dari 1

Evolusi berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu

generasi ke generasi berikutnya.Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses

utama: variasi, reproduksi, dan seleksi.

Suatu individu tidak dapat mengalami evolusi , hanyalah suatu populasi yang dapat mengalami

hal tersebut . komposisi genetik dari suatu individu sudah ditentukan semenjak terjadinya

fertilisasi, yakni persatuan antara spermatozoid dengan sel sel telur. Kebanyakan dari perubahan

sepanjang hidupnya ialah suatu perubahan dialam eksperesi dari potensi pertumbuahan yang

terkandung didalam gen. Didalam populasi , baik komposisi genetik maupun dari potensi

pertumbuhan dapat berubah. Perubahan komposisis genetik populasi adalah evolusi.

Keanekaragaman merupakan faktor utama dari evolusi. Meskipun prosesnya diketahui pada masa

dikemukan oleh lamarck dan darwin, tanpa ada variasi (kenanekaragaman), evolusi tiadak akan

terjadi , dialam ada faktor yang bekerja untuk memepertahankan keutuhan suatu jenis . bila ada

secara sendiri maka kedu faktor tersebut seakan-akan bertentangan dengan kedua faktor

tersebut bekerja secara harmonis.

Variasi genetik dalam populasi yang merupakan gambar dari adanya perbedaan respon individu-
individu terhadap lingkungan adalah bahan dasar dari perubahan adaptif. Suatu populasi terdiri dari
suatu sejumlah individu. Dengan suatu kekecualian , maka, tidak ada dua individu yang serupa, pada
populasi manusia dapat kita lihat dengan muda adanya perbedaan- perbedaan individu : misalnya
dipunyainya ciri-ciri anatomi, fisiologi dan kelakuan yang khusus. Hal ini dapat kita lihat pada kucing
dan anjing dan kuda., variasi individu pada cacing, burung jalak, bajing atau bayam sukar sekali kita
dapatkan meskipun hal itu ada. Meskipun variasi individu ini terdapat dan hali ini mungkin tidak dapat
kita lihat oleh mata kita, hal ini terjadi pada binatang bersel satu sampai dengan ikan paus. Dengan
demikian, populasi terdiri dari sejumlah individu yang memiliki sifat penting tetapi berbeda satu sama
lain didalam berbagai hal.

Variasi berasal dari mutasi bahan genetika, migrasi antar populasi (aliran gen), dan perubahan
susunan gen melalui reproduksi seksual. Variasi juga datang dari tukar ganti gen antara spesies
yang berbeda: contohnya melalui transfer gen horizontal pada bakteria dan hibridisasi pada
tanaman.Walaupun terdapat variasi yang terjadi secara terus menerus melalui proses-proses ini,
kebanyakan genom spesies adalah identik pada seluruh individu spesies tersebut. Namun, bahkan
perubahan kecil pada genotipe dapat mengakibatkan perubahan yang dramatis pada fenotipenya.
Misalnya simpanse dan manusia hanya berbeda pada 5% genomnya.