Anda di halaman 1dari 19

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Pengkajian Tanggal: 8 Mei 2017

Pukul : 16.30 WIB

1. Data Umum
1. Nama KK : Tn. A
2. Usia : 54 Tahun
3. Pendidikan : Tidak Sekolah
4. Pekerjaan : Petani
5. Alamat : Parit Husein, RT 40, RW 12, Dusun 6 Desa Punggur Kecil
6. No HP/telepon :
7. Komposisi Keluarga :

No Nama JK Hub dg Umur Pendidikan Pekerjaan Status


KK Kes
1. Tn. A L Suami 54 thn Tidak Petani Sakit
sekolah
2. Ny. F P Istri 50 thn Tidak Ibu Sehat
sekolah Rumah
Tangga
3 Tn. Y L Menantu 23 thn SMA Buruh Sehat
4. Ny. M P Anak (Istri 20 thn SMP Ibu Sehat
Tn. S) Rumah
Tangga
5. An. A P Anak 2 bulan - - Sehat
Genogram :

Keterangan:

: Klien

: Lakilaki

: Perempuan

X : MeninggalDunia

------- : TinggalSerumah
8. Tipe Keluarga : Keluarga Inti ( Keluarga ini terdiri dari Tn. A sebagai
kepala keluarga, Ny. F sebagai Istri. Tn. Y dan Ny. M
memiliki seorang putri yang bernama An. A yang
nerumur 2 bulan)
9. Budaya
a. Kewarganegaraan : klien merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)
b. Suku dan bangsa : Bugis / Indonesia
c. Bahasa yang digunakan : bahasa yang digunakan dalam kegiatan sehari- hari
adalah daaerah
d. Kebiasaan DIIT : tidak ada
e. Pantangan : tidak ada
f. Aktivitas kebudayaan : klien biasa mengikuti kegiatan robo robo dan bauang
buang ke sungai
10. Agama : Islam
a. Riwayat penyakit yang menyebabkan klien merasa kurang nyaman saat beribadah:
 Tn. A jika menjalani kegiatan ibadah sedikit sesak, Ny. F mengatakan jika Tn.
A sudah memeriksakannya ke dokter, dokter mengatakan jika paru- paru
suaminya sebagian sudah rusak.
b. Kegiatan Rutin keagamaan dirumah: klien mengatakan menjalani sholat lima
waktu
11. Status social ekonomi keluarga
a. Penghasilan keluarga tiap bulan : Rp 500.000,- - Rp 1.000.000,-
b. Sumber dana untuk biaya perawatan kesehatan: klien tidak mendapatkan kartu
jaminan kesehatan yang didapatkan oleh pemerintah
c. Sumber pendapatan per bulan : Tn. Y bekerja sebagai tukang bangunan
d. Tabungan/ Asuransi: tidak ada
12. Aktivitas Keluarga/Rekreasi :
a. Rekreasi yang digunakan didalam rumah: keluarga mengatakan didalam rumah
biasanya klien menonton TV, berbicang bincang dan mengasuh An. A
b. Rekreasi yang digunakan diluar rumah: keluarga mengatakan menghabiskan waktu
rekrasi bermain dengan tetangganya dan lingkungan sekitar rumahnya
II. Riwayat Tahap Perkembangan

1. Tahap Perkembangan Keluarga : Keluarga berada pada tahap perkembangan keluarga


dengan anak dalam tahap perkembangan balita
2. Tahap Keluarga Yang Belum Terpenuhi : keluarga belum memenuhi tugas
perkembangan anaknya yang masih berusia 2 bulan
3. Riwayat Kesehatan Keluarga Inti : keluarga tidak mempunyai penyakit ataupun
riwayat penyakit. Tn. A tidak memiliki keluhan penyakit. Ny. F tidak memiliki riwayat
penyakit. Tn. Y sekarang mengeluh sesak nafas dan dicurigai paru- paru klien sudah
rusak sebagian
4. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya : keluarga tidak memiliki riwayat penyakit
kronis

III. Keadaan Lingkungan

1. Karakterisitik rumah :
a. Luas Rumah:
Luas rumah dengan lebar 9 meter, panjang 15 meter, terdiri dari ruang tamu, 2
kamar tidur, 1 ruang keluarga, 1 WC, 1 dapur, Wc terdapat septic tank
b. Type Bangunan :
Semi permanen, lantai papan, dinding papan, atap seng
c. Ventilasi :
Ventelasi terdapat diatas jendela kamar dan diatas jendela ruang tamu. Serta
terdapat ventelasi di atas pintu masuk didepan dan dibelakang.
d. Kebersihan Ruang :
Ruangan tampak bersih, perabot rumah tersusun rapi, dan masak menggunakan
kompor gas
e. Sumber Air :
Untuk masak menggunakan air hujan, air sungai untuk mandi dan mencuci
f. Denah Rumah

Sungai

Jalan

Halaman

Teras

Ruang Tamu

Kamar

Ruang
keluarga
Kamar

WC Dapur

g. Sistem pembuangan
 Pembuangan sampah: pembuangan sampah berada dibelakang rumah,
setelah sampah bertumpuk maka baru dibakar
 Pembuangan limbah: pembuangan limbah terdapat septic tank dan aliran air
lancar
h. Penggunaan jamban: rumah klien menggunakan WC leher angsa dan terdapat
septic tank dengan jarak septic tank dengan rumah kurnag lebih 5 meter
i. Pengetahuan keluarga mengenal masalah kesehatan berkaitan dengan lingkungan
Ketika ditanya tentang masalah penampungan air hujan, klien mengatakan ahrus
ditutup rapat karena dapat membuat nyamuk demam berdarah bertelur dan
berkembang biak
2. Karakteristik komunitas:
Keluarga Tn. A mengatakan jika ada abangnya yang tinggal didepan rumah, serta
samping rumahnya merupakan sepupunya yang tinggal dalam satu gang dengan ibu
bapaknya
3. Interaksi dengan komunitas:
Hubungan dengan keluarga baik baik saja, biasanya pada sore hari klien bercakap
cakap dengan tetangganya. Ketika hari besar agama selalu bersilaturahmi dengan
tetangganya
4. Sistem pendukung keluarga:
Yang merawat ketika masuk rumah sakit adalah orang yang tinggal serumah dengan

IV. Struktur Keluarga

1. Pola Komunikasi Keluarga:


Keluarga Tn. A dan Ny. F melakukan komunikasi secara terbuka, sehingga anak-
anaknya dapat memberikan masukan tentang suatu hal kepada anak maupun sesama
pasangannya tanpa mengurangi rasa hormat terhadap orang tua.
2. Struktur Peran Peran masing – masing anggota keluarga
 Tn. A sebagai kepala keluarga bertanggung jawab dalam mengatur rumah tangga
 Ny. F sebagai istri, tetap merasa sebagai ibu rumah tangga yang mengurus rumah,
pengasuh dan pendidik,serta pelindung bagi anak-anaknya dan cucunya
 Tn. A sebagai seorang ayah dari Ny. M dan seorang kakek dari An. A
 Ny. F sebagai seorang ibu dari Ny. M dan seorang nenek dari An. A
 Tn. Y sebagai menantu dari Tn. A dan Ny. F
 An. A adalah anak pertama yang berjenis kelamin perempuan berusia 2 bulan
3. Norma Keluarga
Sesuai dengan nilai agama yang dianut dan norma yang ada, Ny.M percaya bahwa
penyakitnya yang dialaminya bisa di obati, dan penyakitnya tidak ada hubungannya
dengan guna-guna, klien percaya penyakit yang dialaminya akan sembuh dengan
kehendak Allah Swt.
V. Fungsi Keluarga

1. Fungsi Afektif :
Tn. A dan Ny. F menganggap anaknya sudah tumbuh menjadi anak-anak yang
baik,anak pertama tidak pernah merasa iri terhadap saudara nya
2. Fungsi Sosial :
Keluarga beragama muslim sehingga Tn. A keluarga mendidik dan mengajarkan agar
keluarga berperilaku yang baik dengan tetangga dan lingkungan sekitar agar tercipta
hubungan yang baik dan aman.
3. Fungsi Keperawatan Kesehatan :
Tentang kesehatannya Tn. A selalu memeperhatikan kesehatannya serta keluarganya.
Ny. M mengatakan sekarang memiliki bayi yang berumur 2 bulan dan belum
mendapatkan imunisasi lanjutan setelah mendapatkan imunisasi BCG dan hepatitis B
ketika lahir. Ny. M mengatakan tidak mengetahui imunisasi dasar lengkap
4. Fungsi reproduksi :
Tn. Y dan Ny. M mengatakan ingin memiliki anak lagi, namun Ny. M belum
menggunakan alat kontrasepsi
5. Fungsi Ekonomi :
Keluarga mengatakan kondisi keluarga mereka kurang stabil

VI. Stress Dan Koping Keluarga

1. Stressor yang dimilik: Ny. M mengakui belum dapat membedakan macam- macam
fungsi dari imunisasi yang lebih spesifik dan mengapa ada beberapa imunisasi harus
dilakukan berulang kali. Ny. M mengatakan tidak mengetahui imunisasi dasar lengkap
2. Kemampuan keluarga Berespon terhadap stressor : Ny. M ingin mengetahui lebih
detail tentang macam- macam imunisasi dan mengapa harus diberi berulang- ulang
dalam beberapa vaksin serta alat kontrasepsi
3. Strategi Koping yang dilakukan : keluarga selalu menerima keadaan apapun dan selalu
berusyawarah dalam mengambil keputusan
4. Strategi adaptasi yang disfungsi:
Tidak pernah terdapat perselisihan antar anggota keluarga dalam mengambil suatu
keputusan.
VII. Pemeriksaan fisik

Tabel pengkajian fisik keluarga Tn. A

No Komponen Tn. A Ny. M An.A Ny. F Tn. Y


1 Kepala Simetris, Rambut Simetris,Rambut sebahu, Simetris, rambut Simetris, Rambut sebahu, Simetris, Rambut
pendek, lurus lurus berwarna hitam tidak lurus sebahu, lurus
ada ketombe

2 Mata Konjungtiva tidak Konjungtiva tidak terlihat Konjungtiva tidak Konjungtiva tidak terlihat Konjungtiva tidak
terlihat anemis, tidak anemis, tidak ada katarak, terlihat anemis, tidak anemis, tidak ada katarak, terlihat anemis, tidak
ada katarak, penglihatan jelas ada katarak, penglihatan penglihatan jelas ada katarak,
penglihatan jelas jelas penglihatan jelas
3 Telinga Bersih, tidak ada Bersih, tidak ada serum Bersih, tidak ada serum Bersih, tidak ada serum Bersih, tidak ada
serum dan tidak ada dan tidak ada luka. dan tidak ada luka. dan tidak ada luka. serum dan tidak ada
luka. luka.

4 Hidung Bentuk simetris, Bentuk semetris, Bersih Bentuk semetris, Bersih Bentuk semetris, Bersih Bentuk semetris,
Bersih tidak ada, tidak ada secret, tidak ada tidak ada secret, tidak tidak ada secret, tidak ada Bersih tidak ada
secret tidak ada kelainan ( polip ) ada kelainan ( polip ) kelainan ( polip ) secret, tidak ada
kelainan ( polip ) kelainan ( polip )
5 Mulut Mukosa mulut Mukosa mulut lembab, Mukosa mulut lembab, Mukosa mulut lembab, Mukosa mulut
lembab, keadaan keadaan bersih, Tidak ada keadaan bersih, Tidak keadaan bersih, Tidak ada lembab, keadaan
bersih,Tidak ada kelainan ada kelainan kelainan bersih, Tidak ada
kelainan . kelainan
.
6 Leherdanten Nyeri tekan ( -), Nyeri tekan ( -), Nyeri tekan ( -), Nyeri tekan ( -), Nyeri tekan ( -),
ggorokan Tidak ada Tidak ada pembesaran Tidak ada pembesaran Tidak ada pembesaran Tidak ada
pembesaran kelenjar kelenjar limfe dan tiroid, kelenjar limfe dan kelenjar limfe dan tiroid, pembesaran kelenjar
limfe dan tiroid, kesulitan menelan tidak tiroid, kesulitan kesulitan menelan tidak limfe dan tiroid,
kesulitan menelan ada. menelan tidak ada. ada. kesulitan menelan
tidak ada. tidak ada.

7 Dada dan Pergerakan dada Pergerakan dada terlihat Pergerakan dada terlihat Pergerakan dada terlihat Pergerakan dada
paru terlihat simetris, simetris, suara jantung S1 simetris, suara jantung simetris, suara jantung S1 terlihat simetris,
suara jantung S1 dan dan S2 tunggal,tidak S1 dan S2 tunggal,tidak dan S2 tunggal,tidak suara jantung S1 dan
S2 tunggal,tidak terdapat palpitasi, suara terdapat palpitasi, suara terdapat palpitasi, suara S2 tunggal,tidak
terdapat palpitasi, mur-mur (-), ronchi (-), mur-mur (-), ronchi (-), mur-mur (-), ronchi (-), terdapat palpitasi,
suara mur-mur (-), wheezing (-) wheezing (-) wheezing (-) suara mur-mur (-),
ronchi (-), wheezing ronchi (-), wheezing
(-) (-)
8 Abdomen Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan Pada pemeriksaan
abdomen tidak abdomen tidak abdomen tidak abdomen tidak abdomen tidak
didapatkan adanya didapatkan adanya didapatkan adanya didapatkan adanya didapatkan adanya
pembesaran hepar, pembesaran hepar, tidak pembesaran hepar, tidak pembesaran hepar, tidak pembesaran hepar,
tidak kembung, kembung, pergerakan kembung, pergerakan kembung, pergerakan tidak kembung,
pergerakan peristaltik usus 35x/mnt, peristaltik usus peristaltik usus 35x/mnt, pergerakan
peristaltik usus tidak ada bekas luka 35x/mnt, tidak ada tidak ada bekas luka peristaltik usus
35x/mnt, tidak ada operasi bekas luka operasi operasi 35x/mnt, tidak ada
bekas luka operasi bekas luka operasi
10 Ekstremitas Ekstermitas atas dan Ekstermitas atas dan Ekstermitas atas dan Ekstermitas atas dan Ekstermitas atas dan
bawah bebas edema bawah bebas edema (- ), bawah bebas edema (- ), bawah bebas edema (- ), bawah bebas edema
(- ), keluhan nyeri (-). keluhan nyeri (-). keluhan nyeri (-). keluhan nyeri (-). (- ), keluhan nyeri (-).
11 Tanda vital TD : 100/80mmhg TD:110/70 mmhg TD:130/90 mmhg TD:110/70 mmhg
Nadi : 80x/menit Nadi : 84x/menit Nadi : 88x/menit Nadi : 78x/menit
Suhu : 36,4 ̊ C Suhu : 36,7 ̊ C Suhu : 36,7 ̊ C Suhu : 36,5 ̊ C
RR : 18x/menit RR : 20x/menit RR : 16x/menit RR : 20x/menit

16 Kesimpulan Saat di kaji bapak Saat dikaji ibu dalam Saat di kaji anak dalam Saat di kaji anak dalam Saat di kaji anak
dalam keadaan baik. keadaan baik keadaan baik. keadaan baik. dalam keadaan baik.
VIII. HarapanKeluarga

Keluarga berharap Tn. A dapat sembuh dan petugas kesehatan dapat memberi pelayanan kesehatan dengan baik.
IX. Perencanaan

Untuk menentukan skala prioritas pemecahan masalah dalam rencana perawatan


keluarga Tn. A terlebih dahulu dibuat sistem skoring masalah kesehatan sebagai berikut
1. Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. A
menggunakan fasilitas kesehatan yang ada dimasyarakat masalah imunisasi An. A
No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran

1 Sifat masalah (bobot 1) 3/3 x 3 3 Ada beberapa imunisasi


1. Actual (3) yang belum dilakukan
2. Resiko tinggi (2)
3. Potensial (1)
2 Kemungkinan masalah 1/2 x 2 1 membawa An. A ke
dapat diubah (bobot2) pelayanan kesehatan untuk
1. Tinggi (2) mendapatkan imunisasi
2. Sedang (1) yang lengkap dan teratur
3. Rendah (0)
3 Potensi untuk mencegah 2/3 x 1 2/3 Pencegahan biasa dilakukan
masalah(bobot 1) denganpergi ke pelayanan
1. Mudah (3) kesehatan terdekat seperti
2. Cukup (2) posyandu
3. Tidak dapat (1)
4 Menonjolnya 2/2 x 1 1 Tn. Y dan Ny. M bisa
masalah(bobot 1) menerima keadaan mereka
1Masalah dirasakan dan perlu saat ini.
penanganan segera (2)
2. Masalah dirasakan, tidak
perlu di tangani segera (1)
3. Masalah tidak di rasakan (0)
TOTAL SKOR 5 2/3
2. Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. A
menggunakan fasilitas kesehatan yang ada dimasyarakat masalah alat kontrasepsi
Ny.M

No Kriteria Perhitungan Skor Pembenaran


1 Sifat masalah (bobot 1) 2/3 x 1 2/3 Belum mengguakan alat
1. Actual (3) kontrasepsi
2. Resiko tinggi (2)
Potensial (1)
2 Kemungkinan masalah ½x2 1 Masalah dapat teratasi keluarga
dapat diubah (bobot 2) dapat membawa klien kepusat
1. Tinggi (2) pelayanan kesehatan
2. Sedang (1)
Rendah (0)
3 Potensi untuk mencegah 2/3 x 1 2/3 Masalah dapat diubah dengan
masalah (bobot 1) mengetahui fungsi alat
1. Mudah (3) kontrasepsi
2. Cukup (2)
Tidak dapat (1)
4 Menonjolnya 1/2 x 1 1/2 Keluarga tidak menyadari jika
masalah(bobot 1) jarak kehamilan yang begitu
1Masalah dirasakan dan rapat resiko tinggi pada ibu
perlu penanganan segera hamil
(2)
2. Masalah dirasakan, tidak
perlu di tangani segera (1)
Masalah tidak di rasakan
(0)
TOTAL SKOR 2 5/6
c. Analisa Data
No Data Etiologi Masalah
1 DS: ketidakmampuan Defisiensi
keluarga mengenal pengetahuan
 Ny. M mengatakan belum
dapat macam- macam
membedakan fungsi dari imunisasi yang imunisasi dan
lebih spesifik dan mengapa ada beberapa pemberian yang lebih
imunisasi yang harus dilakukan secara dari satu kali
berulang
 Ny. M mengatakan anaknya baru
mendapatkan imunisasi BCG dan
Hepatitis B
 Ny. M mengatakan ingin mengetahui
tentang apa saja imunisasi
DO:
 An. A merupakan anak pertama Ny. M
 Pendidikan terakhir Ny. M adalah SMP
 Umur Ny. M 20 tahun

2. DS: Ketidakmmapuan Defisiensi


 Ny. M mengatakan belum menggunakan keluarga mengenal pengetahuan
alat kontrasepsi macam macam alat
 Ny. M mengatakan tidak tahu tentang alat kontrasepsi
kontrsepsi
DO:
 Pendidikan terakhir Ny. M adalah SMP
 Umur Ny. M 20 tahun
d. Diagnosa
1. Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. A menggunakan fasilitas kesehatan yang ada dimasyarakat
masalah imunisasi An. A
2. Defisiensi pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga Tn. A menggunakan fasilitas kesehatan yang ada dimasyarakat
masalah alat kontrasepsi Ny. M
Intervensi
No Diagnosa Tujuan Kriteria Standard Intervensi
keperawatan Umum Khusus
1. Defisiensi Setelah Setelah dilakukan Verbal  Menyebutkan 2 a. Jelaskan pengertian imunisasi
pengetahuan diberikan penyuluhan klien Pasien dapat dari 2 macam b. Jelaskan keberhasilan vaksinasi
berhubungan penyuluhan penyuluhan mampu: menyebutkan macam dalam profilaksis imun
dengan diharapkan  Menjelaskan dengan jelas pemberian c. Jelaskan macam- macam rute
ketidakmampua peserta pengertian dan benar imunisasi pemberian imunisasi
n keluarga penyuluhan imunisasi Verbal  Menyebutkan 2 d. Jelaskan dosis imunisasi yang
menggunakan dapat  Menjelaskan Pasien dari 6 diberikan
fasilitas mengerti keberhasilan memperhatik kontraindikasi e. Jelaskan macam- macam imunisasi
kesehatan yang tentang vaksinasi dalam an dengan imunisasi f. Jelaskan jadwal imunisasi pada
ada imunisasi profilaksis imun baik  Menyebutkan 1 anak
dimasyarakat  Menjelaskan dari 2 vaksin g. Jelaskan kontraindikasi imunisasi
Perilaku
masalah macam- macam yang diberikan
Pasien
imunisasi ketika bayi lahir
melaksanakn
rute pemberian apa yang h. Berikan bimbingan ilustrasi
imunisasi sudah di menggunakan flipchart dan
 Menjelaskan ajarkan pamflet
dosis imunisasi dengan baik i. Dengarkan dengan seksama
yang diberikan sanggahan yang diajukan keluarga
 Menjelaskan j. Menanggapi pertanyaan dengan
macam- macam sabar
imunisasi k. Bimbing keluarga untuk
 Menjelaskan mengulangi penjelasan yang sudah
jadwal imunisasi diberikan
pada anak l. Berikan pujian bila keluarga
 Menjelaskan hal- mampu menjawab dengan baik dan
hal yang perlu benar
diperhatikan
dalam imunisasi
 Menjelaskan
kontraindikasi
imunisasi
2. Defisiensi Setelah Setelah dilakukan Verbal  Menyebutkan 2 1. Jelaskan pengertian alat kontrasepsi
pengetahuan dilakukan kunjungan 1 hari Pasien dapat dari macam alat 2. Jelaskan tujuan penggunaan alat
berhubungan kunjungan selama 10 menit menyebutkan kontrasepsi kontrasepsi
dengan keperawatan Keluarga dapat dengan jelas  Menyebutkan 2 3. Jelaskan macam macam alat
ketidakmampua Ny. M dapat mengenal alat dan benar efek samping alat kontrasepsi
n keluarga mengetahui kontrasepsi Verbal kontrasepsi 4. Jelaskan efek samping alat
mengenal tentang alat Pasien kontrasepsi
macam macam kontrasepsi memperhatik
alat kontrasepsi an dengan
baik
Perilaku
Pasien
melaksanakn
apa yang
sudah di
ajarkan
dengan baik
IMPLEMANTASI dan EVALUASI KEPERAWATAN

NO Tanggal Diagnosa Implementasi Evaluasi Tanda


Keperawatan tangan
1 Defisiensi a. Menjelaskan pengertian imunisasi S: Ny. M mengatakan paham dengan
pengetahuan Hasil: klien paham dengan pengertian imunisasi imunisasi serta kegunaannya
berhubungan b. Menjelaskan keberhasilan vaksinasi dalam O: Ny. M akan membawa anaknya
dengan profilaksis imun untuk melakukan imunisasi lanjutan
ketidakmampuan Hasil: klien paham dengan keberhasilan dalam di Posyandu terdekat pada hari senin
keluarga imunisasi untuk melindungi beberapa penyakit ini
menggunakan c. Menjelaskan macam- macam rute pemberian A: Tujuan menjelaskan fungsi
fasilitas kesehatan imunisasi imunisasi dapat tercapai
yang ada Hasil: klien dapat menyebutkan kembali rute P: ulangi intervensi, yakinkan untuk
dimasyarakat pemberian imunisasi melakukan imunisasi secara rutin
masalah imunisasi d. Menjelaskan macam- macam imunisasi khususnya untuk imunisasi dasar
Hasil: klien dapat menyebutkan kembai macam
macam imunisasi dasar
e. Menjelaskan jadwal imunisasi pada anak
Hasil: klien dapat paham tentang jadwal
imunisasi dasar
f. Memberikan bimbingan ilustrasi menggunakan
flipchart dan pamflet
Hasil: klien dapat mengerti penkes menggunakan
flipchart dan leaflet
g. Mendengarkan dengan seksama sanggahan yang
diajukan keluarga
Hasil: klien kooperatif dan aktif dalam bertanya
tentang imunisasi
2 Defisiensi a. Menjelaskan pengertian alat kontrasepsi S: Ny. M mengatakan bahawa paham
pengetahuan Hasil: klien paham dengan pengertian alat dengan penjelasan alat kontrasepsi
berhubungan kontrasepsi O: Ny. M akan menggunakan alat
dengan b. Menjelaskan tujuan penggunaan alat kontrasepsi kontrasepsi namun masih
ketidakmampuan Hasil : klien paham dengan tujuan penggunaan didiskusikan lagi degan suaminya
keluarga mengenal alat kontrasepsi A: Tujuan menjelaskan alat
macam macam c. Menjelaskan macam macam alat kontrasepsi kontrasepsi dapat tercapai sebagian
alat kontrasepsi Hasil: klien dapat menyebutkan 4 macam macam P: Lanjutkan intervensi, yakinkan
alat kontrasepsi untuk menggunakan alat kontrasepsi
d. Menjelaskan efek samping alat kontrasepsi
Hasil: klien dapat menyebutkan 2 efek samping
dari beberapa alat kontrasepsi