Anda di halaman 1dari 56

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN

BERKELANJUTAN DAN RE-


REGISTRASI PERAWAT
Oleh: Ns. Harmoko, S.Kep. MH.Kes.
Alamat Kantor DPP.PPNI: Wisma PPNI, Jl. Lenteng
Agung Raya No. 64 Jakarta Selatan 126210
Telp/Fax: (021) 22710272
Email: dppppni@gmail.com
Web: mail@inna-ppni.or.id; http://www.inna-ppni.or.id
OUTLINES
1. ISSUES DI INDONESIA
2. ORGANISASI PPNI
3. PKB
4. BAGAIMANA STRATEGI PENGEMBANGAN?
5. KESIMPULAN

 Berdiri 17 Maret 1974
 Hirarki Organisasi: DPP (Pusat) , DPW (Provinsi), DPD (Kabupaten/
Kota) , dan Komisariat
 Terbentuk 33 DPP, 2 PPNI Cabang di LN (Qatar, Belanda), 492 DPD , >
3500 Komisariat (tempat kerja)
 BERBADAN HUKUM INDONESIA
 MEJELIS KEHORMATAN ETIKA KEPERAWATAN PUSAT (MKEK PUSAT) DAN MKEK PROPINSI
 KOMITE PELATIHAN PENGEMBANGAN PERAWAT INDONESIA (KP3I) BADAN DIKLAT PROFESI
 TIM ADVOKASI HUKUM PERAWAT (PUSAT)
 BADAN BANTUAN HUKUM
VISI
PPNI sebagai organisasi profesi yang
disayangi anggota, dicintai pemerintah dan
diperhitungkan organisasi lainnya

Because the PPNI is in our hands –


They trust us to do the best for them
I’LL DO MY BEST 7
MISI

1. Penguatan kepengurusan pada setiap level termasuk badan


dan kelembagaan
2. Mengupayakan dan mengutamakan kepentingan anggota
dalam pelaksanaan praktik yang umum, profesional, beretika
dan bermanfaat selayaknya profesi
3. Membangun jejaring yang luas dan efektif dalam melaksanakan
peran
4. Bekerjasama dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam
kebijakan perawat
 T: TOGETHER
 E: EVERYONE
 A: ACCEPT / ACHIEVE
 M: MORE
SUDAH SAATNYA KITA BERSATU &
MEMBERDAYAKAN SEMUA POTENSI
PROPINSI -

Nursalam-preceptorship-2013 9
ORGANISASI PROFESI PERAWAT
(PPNI)
MENURUT PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

• UU No. 38 tahun 2014 tentang Keperawatan

• Wadah yang menghimpun Perawat secara Nasional dan


berbadan hukum sesuai dengan Peraturan perundang-
undangn yangberlaku

• OP PERAWAT BERTUJUAN
• Meningkatkan dan/atau mengembangkan pengetahuan
dan keterampilan, martabat dan etika profesi perawat
• Mempersatukan dan memberdayakan perawat dalam
rangka menunjang pembangunan nasional
ORGANISASI PROFESI PERAWAT
(PPNI)
UU No. 38 tahun 2014 tentang Keperawatan
OP PERAWAT BERFUNGSI

PEMERSATU PENGEMBANG

PEMBINA PENGAWAS
KEPERAWATAN
DI INDINESIA
PENGEMBANGAN PRAKTIK

PENDIDIKAN PEMRINTAH

FORMAL
LAINYA YG
NON OP/PPNI TERAKREDITA
FORMAL/
SI
CPD/PKB

STANDAR PROFESI, STANDAR PELAYANAN & SPO


UU Nomor 38 tahun 2014 tentang
Keperawatan  Pasal 53
(1) Pengembangan Praktik Keperawatan dilakukan melalui pendidikan formal dan
pendidikan nonformal atau pendidikan berkelanjutan.
(2) Pengembangan Praktik Keperawatan bertujuan untuk mempertahankan atau
meningkatkan keprofesionalan Perawat.
(3) Pendidikan nonformal atau pendidikan berkelanjutan sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan Keperawatan.
(4) Dalam hal meningkatkan keprofesionalan Perawat sebagaimana dimaksud pada
ayat (2) dan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan, pemilik atau pengelola
Fasilitas Pelayanan Kesehatan harus memfasilitasi Perawat untuk mengikuti
pendidikan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN
KEPROFESIAN
BERKELANJUTAN (PKB)
PERAWAT INDONESIA
CONTINUING PROFESSIONAL DEVELOPMENT (CPD)

 Menetapkan kebijakan CPD


 Menetapkan Standar Pelatihan Kompetensi

 Memberi Pengakuan / Kredit terhadap keikut sertaan


kegiatan mencapai kompetensi.
 Sendiri-sendiri atau bersama pihak lain yg sesuai
persyaratan menyelenggarakan kegitan pencapaian
Kompetensi (pelatihan, workshop dll)

15
SATUAN KREDIT PROFESI

Satuan Kredit Profesi hanya dikeluarkan oleh


Dewan Pengurus Pusat PPNI dan
Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi
BENTUK PKB PERAWAT DI
INDONESIA
1. Kegiatan Praktik Profesional

2. Kegiatan Ilmiah

3. Pengembangan Ilmu Pengetahuan

4. Pengabdian Masyarakat
1) KEGIATAN PRAKTIK
PROFESIONAL
1. Pengalaman kerja mengelola pasien secara langsung
selama 1 tahun = 1 SKP
2. Pengalaman sebagai dosen pembimbing klinik : 1 tahun = 1
SKP
3. Pengalaman sebagai pengelola pelayanan keperawatan: 1
tahun = 1 SKP
4. Pengalaman sebagai praktisi mandiri keperawatan : 1
tahun = 1 SKP.
2) KEGIATAN ILMIAH

A.Materi dalam kegiatan tersebut (harus relevan


dengan kompetensi keperawatan)

B. Penyaji materi/ narasumber (narasumber/


fasilitator adalah perawat yang memiliki kepakaran di
bidang yang diampunya atau orang yang mempunyai
keahlian terkait materi
2) KEGIATAN ILMIAH

Kegiatan dihargai pada tingkat LOKAL apabila:


1. Peserta berasal dari 1 (satu) atau 2 (dua) provinsi.
2. SKP diberikan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPNI
Provinsi melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) DPW PPNI
Provinsi
3. Sertifikat ditandatangani oleh DPW PPNI Provinsi / Ketua
Badan Kelengkapan PPNI atau ditandatangani oleh
Penyelenggara atas izin DPW PPNI.
2) KEGIATAN ILMIAH

Kegiatan dihargai pada tingkat NASIONAL apabila:


1. Peserta berasal dari lebih ≥ 3 provinsi
2. Pembicara diakui oleh PPNI kompeten sesuai bidangnya dan
diakui secara nasional
3. SKP diberikan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) melalui
usulan DPW
4. Sertifikat ditandatangani oleh DPP PPNI / Ketua Badan
Kelengkapan PPNI atau ditandatangani oleh Penyelenggara
atas izin DPW PPNI.
2) KEGIATAN ILMIAH

Kegiatan dihargai pada tingkat INTERNASIONAL apabila:


1. Peserta dari dalam negeri dan minimal 2 peserta luar negeri
2. Pembicara yang merupakan pakar dari negara lain, minimal 2 orang (2
Negara) dari jumlah pembicara yang di undang,
3. Bahasa pengantar: disamping bahasa Indonesia, juga bahasa asing
lainnya
4. Materi issue kesehatan atau keperawatan secara internasional atau
Pelatihan sesuai standar internasional
2) JENIS KEGIATAN ILMIAH

SKP PERAN KEPESERTAAN


PERAN Lokal / Internasional
Nasional
Nara sumber / Instruktur 3 SKP 4 SKP
Moderator 2 SKP 3 SKP

Panitia / Fasilitator 2 SKP 3 SKP


2) JENIS KEGIATAN ILMIAH
(PESERTA)
A. Seminar
Item Lokal Internasional
/Nasional
100% Profesi Perawat 2 SKP 3 SKP
50% pembicara perawat dan 50% 1 SKP 2 SKP
tenaga kesehatan lain

100% dilaksanakan profesi lain ( 1 SKP 1 SKP


profesi serumpun)
Cont’ KEGIATAN ILMIAH

B. Workshop, Loka karya/ Semi loka,


SKP Peserta Kegiatan
Jumlah Jam Lokal / Nasional Internasional
5- 10 jam 1 3
> 10 - 30 jam 2 4
> 30 - 60 jam 3 5
> 60 - 90 jam 4 6
> 90 - 120 jam 5 7
> 120 - 150 jam 6 8
Cont’ KEGIATAN ILMIAH

C. Pelatihan
1. Pemberian SKP pelatihan oleh DPP PPNI berupa sertifikat Pelatihan
(khusus bagi mahasiswa: BTCLS, PPGD dikeluarkan oleh DPW)
2. Sertifikat Keahlian tertentu (kekhususan) sebagai hasil dari Proses
pelatihan dikeluarkan oleh DPP dan Ikatan / Himpunan
Cont’ KEGIATAN ILMIAH

C. Pelatihan
1). Kegiatan Pelatihan

SKP Peserta Kegiatan


Jumlah Jam Lokal / Nasional Internasional
5 - 10 jam 2 4
. > 10 - 30 jam 3 5
> 30 - 60 jam 4 6
> 60 - 90 jam 5 7
PELATIHAN – SERTIFIKAT
DPP PPNI
1). Emergency Nursing/BTCLS 13). Keperawatan NICUPICU
2). Keperawatan Kamar Bedah Dasar 14). Maternity Vcare Advance
3). Hemodialisis nursing 15). Keperawatan Urologi Dasar
4). Critical Care Nursing 16). Keperawatan Mata Dasar
5). Manajemen Bangsal dan Manajemen 17). Pelatihan IPCN
Asuhan Keperawatan Profesional 18). Keperawatan Endoskopi
6). Perawatan Luka & Stoma 19). Pelatihan Penilai Kompetensi
7). Keperawatan Kardiologi Dasar Klinik
9). Orthopedi nsg advance & Velo 20)….....Lainnya menyusul
10). Keperawatan Bronkkoskopi
11). Psychiatric Intensive care
12) Flight Nursing
Bentuk SKP  sertifikat

Sertifikat keahlian

Sertifikat kehadiran
SERTIFIKAT
• Sertifikat Pelatihan/Sertifikat kehadiran
• DIKELUARKAN (tanda tangan) OLEH PENYELENGGARA
• MENDAPATKAN SKP SESUAI PEDOMAN PKB
• Sertifikat Keahlian
• DIDAPAT SETELAH DILAKUKAN EVALUASI/UJI NASIONAL
• DIKELUARKAN OLEH DPP (diupayakan 2 bahasa)
• TANDA TANGAN KETUM DAN KETUA IKATAN/HIMPUNAN PUSAT/BP3I
• SERTIFIKAT TEREGISTRASI DI DPP DAN IKATAN HIMPUNAN PUSAT
3) Pengembangan Ilmu Pengetahuan
Kegiatan Peran SKP
a) Meneliti (kuantitatif & kualitatif (BATAS 1) Peneliti utama 3 SKP / penelitian
KEPATUTAN MAKS 2 PER TAHUN) 2) Anggota 1 SKP / penelitian
b) Publikasi ilmiah:
• Jurnal Internasional (1x pertahun) - Penulis utama 5 SKP
- Penulis anggota 2 SKP

• Jurnal Nasional Terakreditasin(1x per - Penulis utama 3 SKP


tahun) - Penulis anggota 1 SKP

Jurnal Nasional tidak terakreditas (2x per Penilus utama 2 SKP


Tahun) Penulis anggota 1 SKP
c) Menulis Buku, menerjemahkan, dan Penulis, Penerjemah, dan
menyunting penyuntung: 2 SKP
a. Nasional 5 SKP
b. Internasional
d) Presentasi Oral - Nasional 2 SKP
-Internasional 3 SKP
4) Pengabdian kepada masyarakat

No Kegiatan Ketua Anggota/Pelaksana


1 Kegiatan Sosial Masyarakat (RT RW, 2 1
Lurah, Camat dll); kegiatan
kemasyarakan lainnya …. Ada SK
2 Penanggulangan Bencana 2 1
3 Pokja Keprofesian 2 1
(kolegium,Ikatan/himpunan)
cont ... Pengabdian kepada masyarakat

No Kepengurusan Jabatan
Pengurus Inti Pengurus Bidang Anggota
(Pimpinan) Pengurus
1 DPP PPNI 5 4 3
2 DPW. PPNI 4 3 2
3 DPD PPNI 3 2 2
4 DPK. PPNI 2 2 2
5 DPL. PPNI 2 2 2
6 IKATAN/HIM PST 4 3 2
7 IKATAN/HIM PROP 3 2 2
Monitoring dan Evaluasi
•Monev: dilakukan berjenjang dari DPW PPNI
Propinsi, DPD PPNI Kabupaten dan Kota, DPLN
sesuai dengan kegiatan yang dilaksanakan
•Pelaporan ke DPP.PPNI
KREDENSIALING
KREDENSIALING

1. SERTIFIKASI (SERKOM)
2. REGISTRASI DAN RE REGISTRASI
(STR)
3. LISENSI (SIPP)
4. AKREDITASI
I. SERTIFIKASI
AWAL :
o Sebelum 1 Agustus 2013  Pemutihan
o Setelah 1 Agustus 2013  Uji Kompetensi Nasional
Dalam Proses Pendidikan
Vokasi : Sertifikat Kompetensi
Profesi : Sertifikat Profesi
LANJUT/KEKHUSUSAN
o Dalam Kerangka Pendidikan Keperawatan Berkelanjutan (Pkb/Cpd)
o Tanggung Jawab Organisasi Profesi (Ppni)
o Disertai Dengan Pengakuan Satuan Kredit Profesi
o Sertifikat Pelatihan/Kehadiran dan/Atau Sertifikat Keahlian
o Sertifikat Keahlian Bersifat Nasional : Oleh Dpp Ppni Dan Ikatan/Himpunan
Pusat/Bp3i
II. Registrasi dan Re registrasi
PERSYARATAN :
-Ijazah
-Serkom/SerProf
Perawat Praktik -Keterangan sehat fisik dan mental
wajib STR -Pernyataan Telah ucap sumpah/janji
Profesi
-pernyataan mematuhi Etika Profesi
STR DIBERIKAN OEH
KONSIL KEPERAWATAN
RE-REGISTRASI DITAMBAH :
BERLAKU 5 TAHUN DAN -STR lama
DAPAT DI REGISTRASI -Telah mengabdi sbg perawat P
ULANG SETIAP 5 TAHUN vokasi/profesi K
-Kecukupan kegiatan pelayanan , B
diklat atau ilmiah lainnya
Perkonsil
Surat edaran DPP PPNI ke Ketua DPW PPNI se
Indonesia tentang edaran MTKI yaitu
perpanjangan STR nomor TU.08.01/MTKI/0579
tertanggal 31 Maret 2016
• Perawat yang akan melakukan registrasi ulang pada tahun 2016 agar
memenuhi kewajibannya dalam pemenuhan SKP sesuai dengan
ketentuan PPNI.
• Pemenuhan SKP sebanyak 25 SKP dalam 5 tahun bagi perawat,
diperlukan untuk registrasi ulang dan tidak ada pemutihan
• Bagi perawat yang akan melakukan registrasi ulang pada tahun 2016,
harap memperhatikan tanggal dan bulan kelahiran yang
bersangkutan.
• Apabila melampaui waktu tanggal dan bulan kelahiran diberikan
kesempatan untuk mempenpanjang STR di MTKI maksimal sampai
dengan 31 Desember 2016.
Surat ALUR MEKANISME RE REGISTRASI SKP
Rekomendasi PPNI PUSAT
MTKI SKP 25 SKP
(5Th)

SIM-K
Delegasi Laporan
Rekomendasi NASIONAL
DPW PPNI PROVINSI
Surat SKP ON-LINE PPNI
Tugas :
MTKP Rekomendasi PPNI
•Menerbitkan rekomendasi (bertahap)
25 SKP PROVINSI
•Mengintervensi jika SKP kurang dari 25
SKP, melalui:
-Pelatihan
-Modul atau online

Permohonan
Rekomendasi

TIM VERIFIKASI (VERIFIKATOR)


Kriteria Verifikator:
PPNI •SK DPP PPNI
Tidak KAB/KOTA •Berprofesi Perawat
•Pengurus atau perawat yang diusulkan dari DPD kepada DPW
•Telah mengikuti pelatihan verifikator
Tugas :
•Menilai & memverifikasi usulan SKP
Memiliki PPNI PPNI •Menghitung SKP yang diusulkan
Komisariat Ya KOMISARIAT •Memasukan hasil verifikasi ke SIM-K secara bertahap

PERAWAT WNI/INNA
•Anggota PPNI (NIRA)
•Form Permohonan Verifikasi (SimK bertahap)
•Form Evaluasi diri (SimK bertahap)
•Bukti-bukti pendukung
PENGUSUL (LAMA)
• NIRA aktif, membawa bukti pembayaran
•Formulir isian Permohonan Verifikasi
•Formulir isian Evaluasi diri Bukti-bukti pendukung
• Sertifikat kompetensi dan Sertifikat profesi
• Surat keterangan sehat
• Surat pernyataan telah mengucapkan sumpah/janji profesi
• Surat pernyataan mematuhi dan melaksanakan ketentuan
etika profesi
• Memenuhi kecukupan 25 SKP
1. Kegiatan praktik professional
No. Item Bentuk SKP
1. Pengalaman kerja mengelola pasien Surat keterangan atasan yang 1 tahun = 1
berwenang SKP
2. Pengalaman sebagai dosen Surat keterangan sebagai 1 tahun = 1
pembimbing klinik pembimbing klinik SKP
3. Pengalaman sebagai pengelola Surat keterangan atasan yang 1 tahun = 1
pelayanan keperawatan berwenang SKP
4. Pengalaman sebagai praktisi mandiri Surat Keterangan Kepala 1 tahun = 1
keperawatan Puskesmas atau Kepala Dinas SKP
Kesehatan Kabupaten/Kota
wilayah tempat perawat
berpraktik
2. Kegiatan ilmiah

Workshop,
Seminar lokakarya,
semiloka

sertifikat
yang Pelatihan
dikeluarkan
PPNI
3. Pengembangan Ilmu Pengetahuan
No. Kegiatan Peran Bentuk
1. Meneliti (pengembangan Laporan penelitian
pelayanan/penyelesaian
masalah di pelayanan)
2. Publikasi jurnal internasional, jurnal Manuskrip yang terdapat
nasional terakreditasi, jurnal dalam jurnal
nasional tidak terakreditasi
3. Menulis buku, Penulis, penerjemah, Buku
menerjemahkan dan penyunting: nasional dan
menyunting internasional
4. Presentasi Oral nasional dan internasional - Surat atau undangan
presentasi oral
- Jadual atau susunan
acara
- Sertifikat
4. Pengabdian masyarakat
A. Partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui bentuk-bentuk kegiatan sosial,
penanggulangan bencana dan anggota pokja kegiatan keprofesian
Bukti:
1. Surat keputusan atau surat tugas dari atasan/pihak yang berwenang
2. Laporan kegiatan yang disahkan oleh penanggung jawab kegiatan

B. Berpartisipasi sebagai pengabdian profesi per tahun


Bukti:
1. Kartu anggota yang masih aktif dan telah melunasi iuran anggota PPNI
2. Mengikuti satu kali rapat kerja, munas, muswil dan atau daerah yang diselenggarakan
oleh PPNI

C. Bekerja di Daerah Terpencil


Bukti:
1. Surat keputusan atau surat tugas dari atasan/pihak yang berwenang
BAGAIMANA JIKA TIDAK MEMENUHI 25 SKP
BAGI PERAWAT YG KURANG DARI 25 SKP
1. Tugas mengerjakan modul
2. Kredensialing (Performance Assessment)
oleh Komite Kep Daerah
3. Evaluasi penilaian
5 thn = 15 skp; kurang 10 skp: modul

 Pengisian modul-modul yang telah disiapkan  manual dan on


line
 Kebutuhan kekurangan SKP dan penilaian SKP oleh verifikator
 Modul terdiri dari:
1. Kegiatan praktik profesional
2. Kegiatan ilmiah
3. Pengembangan ilmu pengetahuan
4. Pengabdian masyarakat
KRITERIA DAN
VERIFIKATOR
TUGAS

• Kriteria Verifikator:
• SK DPP PPNI
• Berprofesi Perawat
• Pengurus atau perawat yang diusulkan dari
DPD kepada DPW
• Telah mengikuti pelatihan verifikator
TUGAS VERIFIKATOR

MENILAI DAN MEMVERIFIKASI USULAN SKP

MENGHITUNG SKP YANG DIUSULKAN

MEMASUKKAN HASIL VERIFIKASI KE SIM K SECARA BERTAHAP


III. LISENSI: IZIN PRAKTIK
(SURAT IZIN PRAKTIK PERAWAT : SIPP)

PERAWAT PRAKTIK WAJIB IZIN : PERSYARATAN SIPP :


bentuk izin SIPP oSalinan STR yg masih berlaku
oRekomendasi OP (Perawat)
SIPP DIKELLUARKAN OLEH PEMDA oPernyataan Memiliki tempat
KAB/KOTA
praktik atau keterangan
1 SIPP UNTUK 1 TEMPAT,
Pimpinan fasyankes
MAKSIMAL BOLEH 2 TEMPAT

PRAKTIK MANDIRI WAJIB PASANG


PAPAN NAMA

Permenkes
IV. AKREDITASI: LEMBAGA
PENYELENGGARA
• PPNI
• IKATAN/HIMPUNAN
• BADAN DIKLAT PPNI
• BADAN KELENGKPAN LAIN
• NON PPNI
• PEMERINTAH
• LEMBAGA PELATIHAN BERBADAN HUKUM *)
• ASOSIASI PROFESI LAINNYA *)

*) Kelembagaan melalui Penilaian oleh TIM DPP PPNI


PENYELENGGARA BADAN DIKLAT

UU 38/2014 (PASAL 53 AYAT 5


ADALAH ….
PEMERINTAH, PEMERINTAH DAERAH, DAN PPNI

52
PENINGKATAN DALAM PKB
• PPNI (TERMASUK BADAN KELENGKAPAN) SEMUA TINGKAT HARUS MEMBUKA
AKSES ANGGOTA UNTUK MELAKSANAKAN PKB
• SOSIALISASI PEDOMAN PKB KEPADA SELURUH ANGGOTA DAN STAKE HOLDER
TERKAIT
• MENINGKATKAN STANDARKOMPETENSI SESUAI DENGAN KEBUTUHAN GLOBAL
• MENGEMBANGKAN SISTEM PELATIHAN DAN SERTIFIKASI PERAWAT LEBIH BAIK &
BERSTANDAR INTERNASIONAL
KESIMPULAN

•TIDAK ADA KEMENANGAN, TANPA MEMULAI


•TIDAK ADA KESUKSESAN, TANPA MENCOBA
•TIDAK ADA KEDODOHAN, TANPA MAU
BELAJAR

“You don’t have to be great to get started, but you have to


get started to be great”
--------- Les Brown ----------