Anda di halaman 1dari 3

Tabel 2.

2 Diagnosis Banding Sindroma Stevens-Johnson


Sindroma Stevens Nekrolisis Staphylococcal Fixed Drug
Johnson (SSJ) Epidermal Toksik Scalded Skin Eruption
(NET) Syndrome (SSSS)
Definisi SSJ merupakan reaksi NET merupakan SSSS adalah FDE adalah reaksi
mukokutan akut yang reaksi mukokutan infeksi kulit oleh hipersensitivitas
mengancam nyawa, akut yang Staphylococus terhadap obat
ditandai dengan mengancam nyawa, aureus tipe dengan
nekrosis epidermis ditandai dengan tertentu dengan manifestasi pada
yang luas sehingga nekrosis epidermis ciri khas ialah kulit yang dapat
terlepas. SSJ termasuk yang luas sehingga terdapatnya disertai maupun
penyakit kulit dan terlepas. NET atau epidermiolisis. tidak keterlibatan
mukosa yang akut dan sindroma Lyell mukosa.
berat, yang merupakan
diakibatkan oleh reaksi penyakit yang akut
intolerans terhadap dan berat ditandai
pbat dan infeksi. eritem, vesikel,
bula, erosi, purpura,
dan epidermolisis
yang luas.
Etiologi Penyebab SSJ banyak, Obat: Sulfonamide, Staphylococus Obat penyebab
tetapi obat merupakan fenilbutazone, aureus grup II yang sering
penyebab utama. Di piroxicam, faga 52,55, dan menyebabkan
samping itu infeksi, hydantoin, atau faga 71. FDE adalah
vaksinasi, kadang- allopurinol, aspirin, tetrasiklin,
kadang menyebabkan carbamazepin, naproxen,
timbulnya SSJ. antibiotik metamizol.
Beberapa obat sebagai (penicilin,
penyebab antara lain tetrasiklin,
preparat sulfa terutama rifampicine),
long acting antitoksin tetanus.
sulfonamide, beberapa Virus: varisela,
antibiotik herrpes, vaksinasi
(tetracycline, polio
penicilin), allopurinol, Keganasan:
dan anti konvulsi. limfoma, leukemia.
Gejala Terdapat gejala Terdapat gejala Demam tinggi Lesi berupa
prodormal dan prodormal dan disertai infeksi makula atau plak
Klinis
nikolsky sign positif. nikolsky sign saluran nafas atas. eritema-keunguan
Erupsi timbul positif. Erupsi Kelainan kulit dan kadang
mendadak. Gejala timbul mendadak. yang pertama disertai
bermula di mukosa Gejala bermula di timbul adalah vesikel/bula pada
mulut berupa lesi mukosa mulut eritema yang bagian tengah lesi
bulosa atau erosi, berupa lesi bulosa timbul mendadak sehingga sering
eritema, disusul atau erosi, eritema, pada wajah, leher, menyerupai
mukosa mata, genetlia disusul mukosa aksila, dan lipat eritema
sehingga terbentuk mata, genetlia paha, kemudian multiforme.
trias: stomatitis, sehingga terbentuk menyeluruh Predileksi
konjungtivitis, trias: stomatitis, dalam waktu 24 tersering di
urethritis. Gejala konjungtivitis, jam. Dalam waktu daerah bibir,
prodormal tak spesifik, urethritis. Gejala 24-48 jam akan tangan, dan
dapat berlangsung prodormal tak timbul bula besar genitalia.
hingga 2 minggu. spesifik, dapat berdinding Kemudian bercak
Keadaan ini dapat berlangsung hingga kendur. Nikolsky meninggalkan
menyembuh dalam 3-4 2 minggu. Keadaan positif. Dalam 2-3 hiperpigmentasi
minggu tanpa sisa, ini dapat hari tampak yang lama
beberapa penderita menyembuh dalam daerah erosif. menghilang.ciri
mengalami kerusakan 3-4 minggu tanpa Daerah tersebut khas FDE
mata permanen. sisa, beberapa akan mengering berulang pada
Keterlibatan organ penderita dalam beberapa predileksi yang
dalam juga dapat mengalami hari dan terjadi sama setelah
terjadi, namun jarang, kerusakan mata deskuamasi. pajanan obat
misalnya paru, saluran permanen. Meskipun bibir penyebab.
cerna, dan ginjal. Pada Keterlibatan organ sering dikenai,
SSJ terdapat dalam juga dapat tetapi mukosa
epidermolisis < 10% terjadi, namun jarang diserang.
LPB. jarang, misalnya Penyembuhan
paru, saluran cerna, akan terjadi dalam
dan ginjal. Pada 10-14 hari tanpa
NET terdapat disertai sikatriks.
epidermolisis >30%
LPB.
Penatala Melakukan deteksi Melakukan deteksi Kortikosteroid Menghentikan
dini dan penghentian dini dsn tidak perlu obat penyebab.
ksanaan
obat segera, serta penghentisn obst diberikan. Terapi sistemik:
perawatan suportif segera, serta Pengobatannya Kortikosteroid,
mencangkup perawatan suportif ialah antibiotik antihistamin, dan
mempertahankan mencangkup misalnya pemberian terapi
keseimbangan cairan, mempertahankan kloksasilin 3x 250 sistemik lain
elektrolit, suhu keseimbangan mg untuk dewasa penggunaan
lingkungan yang cairan, elektrolit, sehari per oral. siklosporin,
optimal 28-30 derajat suhu lingkungan Obat lain yang plasmafaresis, dan
celsius, nutrisi sesuai yang optimal 28-30 dapat diberikan imunoglobulin
dengan kebutuhan dan derajat celsius, ialah klindamisisn intravena.
kemampuan asupan nutrisi sesuai dan sefalosporin
makanan, perawatan dengan kebutuhan gen I. Topikal
mata dan mukosa dan kemampuan dapat diberikan
mulut. Penggunaan asupan makanan, sofratulle atau
kortikosteroid perawatan mata dan krim antibiotik.
sistemik. mukosa mulut.
IVIg, siklosporin A, Penggunaan
siklofosfamid, kortikosteroid
plasmaferesis, dan sistemik.
hemodialisis juga telah IVIg, siklosporin
digunakan di berbagai A,
negara dengan hasil siklofosfamid,nplas
yang bervariasi. maferesis, dan
hemodialisis juga
telah digunakan di
berbagai negara
dengan hasil yang
bervariasi.