Anda di halaman 1dari 29

PERKUATAN LERENG

Geoteknik Tambang Terbuka


 Perkuatan lereng merupakan tindakan yang pada
prinsipnya bertujuan untuk memperbesar kekuatan
(strength) tanah / batuan, sehingga lereng lebih
mantap.
 Adapun maksud dari perkuatan lereng adalah:
 Membantu massa batuan untuk menyangga dirinya sendiri.
 Memasang struktur luar (lain) yang nantinya tidak
merupakan bagian lain dari massa batuan, tetapi akan
menyangga dari sisi luar.

PERKUATAN LERENG
 Tindakan perkuatan harus memperhatikan :
 Jenis material yang dihadapi. Dalam hal ini material lereng
yang dihadapi adalah lereng tanah dan lereng batuan.
 Jenis keruntuhan yang berpotensi untuk timbul.
 Faktor-faktor yang dapat menyebabkan keruntuhan
lereng.

PERKUATAN LERENG
 Untuk menanggulangi longsoran tanah dapat
dilakukan dengan menggunakan bangunan
penguat antara lain:
 Bronjong
 Tembok Penahan
 Sumuran
 Tanah Bertulang
 Dinding Penopang Isian Batu

PERKUATAN LERENG TANAH


 Ciri:
Struktur berupa anyaman kawat yang diisi batu
belah.

 Manfaat:
Dapat menahan gerakan vertikal dan horisontal,
memiliki sifat lulus air sehingga tidak akan
menyebabkan terbendungnya air permukaan.

BRONJONG
BRONJONG
 Ciri:
Terbuat dari pasangan batu, beton, atau beton
bertulang.
 Manfaat:
Untuk menahan gerakan tanah dan melindungi
bangunan dari runtuhan.

TEMBOK PENAHAN
TEMBOK PENAHAN
 Ciri:

Terbentuk dari cincin-cincin beton pracetak,


dimasukkan hingga dibawah bidang longsorannya,
kemudian cincin ini diisi dengan beton tumbuk.
 Manfaat:

Untuk menahan gerakan tanah dari tipe longsoran


yang tidak aktif.

SUMURAN
SUMURAN
 Ciri:
Terdiri dari timbunan tanah berbutir yang diberi
tulangan berupa pelat-pelat baja strip dan panel
untuk menahan material berbutir.
 Manfaat:
Untuk menambah tahanan geser, prinsipnya mirip
dengan bronjong.

TANAH BERTULANG
TANAH BERTULANG
 Ciri:
Terdiri dari penimbunan pada bagian kaki
longsoran dengan material berbutir kasar yang
dipadatkan dan yang berfungsi untuk menahan
tahanan geser.
 Manfaat:
Digunakan untuk longsoran translasi dan rotasi.

DINDING PENOPANG ISIAN BATU


DINDING PENOPANG ISIAN BATU
 Untukmenanggulangi longsoran batuan dapat
dilakukan dengan menggunakan bangunan
penguat antara lain:
 Tumpuan Beton
 Jangkar Batuan
 Jala Kawat
 Tanah Penahan Batu
 Beton Tembak

PERKUATAN LERENG BATUAN


 Ciri:
Memasang penumpu beton pada batuan yang
berpotensi untuk runtuh.
 Manfaat:
Menahan potensi runtuhan batuan yang
menggantung.

TUMPUAN BETON
TUMPUAN BETON
 Ciri:
Dipasang menembus bidang yang berpotensi untuk
longsor sehingga mengikat bidang longsor.
 Manfaat:
Sebagai penguat dan pengikat batuan.

JANGKAR BATUAN
JANGKAR BATUAN
 Ciri:
Dipasang pada bidang tegak atau miring dari
lereng.
 Manfaat:
Menjaga dan menahan agar tidak terjadi runtuhan
batu atau bongkah.

JALA KAWAT (WIREMESH)


JALA KAWAT (WIREMESH)
 Ciri:
Dipasang pada bagian kaki lereng.
 Manfaat:
Untuk menahan fragmen batuan yang meluncur
atau runtuh dari atas.

TEMBOK PENAHAN BATU


TEMBOK PENAHAN BATU
 Ciri:
Dipasang bersama-sama dengan anyaman
kawat baja.
 Manfaat:
Untuk memperkuat permukaan batu yang
berkekar dan batuan lapuk, serta batuan yang
bersifat meluruh..

BETON TEMBAK
BETON TEMBAK
Kekurangan Beton Tembak
 Biaya Pembuatan cukup mahal
 Tidak bisa digunakan lagi bila mengalami pecah atau
runtuhan
 Tidak ada tanda-tanda ketika mau runtuh
 Tidak dapat diaplikasikan untuk lereng tanah dan struktur
batuan berupa pasir

BETON TEMBAK
 Tindakan proteksi lereng yang bertujuan untuk
melindungi lereng serta menjamin kelestarian
lingkungan antara lain :
 Kontrol pada saat penggalian
 Penanaman rumput
 Pemasangan dinding tipis (shotcrete)
 Penirisan
 Proteksi terhadap jatuhnya batu

PROTEKSI LERENG
PROTEKSI LERENG