Anda di halaman 1dari 4

(/)

(http://www.pom.go.id)
Main menu

Beranda (/) Artikel (/artikel) Obat Baru (/cari/obat-baru) IONI (/ioni) Info BPOM (/info-bpom)

Situs Terkait (/situs-terkait) Website POM (http://www.pom.go.id)

Cari

Depan (/) » IONI (/ioni) » BAB 5 INFEKSI (/ioni/bab-5-infeksi) » 5.1 Antibakteri (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri) »
5.1.8 Antibiotik Lain (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain) » 5.1.8.4 Spektinomisin

5.1.8.4 Spektinomisin
Spektinomisin aktif terhadap berbagai kuman Gram negatif, termasuk Neisseria gonnorhoeae. Obat ini hanya
diindikasikan untuk pengobatan gonorhoe yang disebabkan oleh organisme yang resisten terhadap penisilin atau pada
pasien alergi terhadap penisilin.

Monogra : 

SPEKTINOMISIN
(/monogra /spektinomisin)
Indikasi: 
lihat keterangan di atas.

Peringatan: 
wanita hamil dan menyusui.

Interaksi: 
lihat Lampiran 1 (spektinomisin).
Efek Samping: 
mual, mengantuk, pusing, urtikaria, demam.

Dosis: 
injeksi intramuskular dalam 2 g, pada kasus yang sulit diobati dan di wilayah geogra s yang resisten dosis dapat
ditingkatkan hingga 4 g. Untuk ANAK di atas 2 tahun, jika tidak ada pengobatan alternatif 40 mg/kg bb.

‹ 5.1.8.3 Vankomisin dan Teikoplanin (/ioni/bab- ke 5.1.8.5 Polimiksin › (/ioni/bab-5-infeksi/51-


5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5183- atas antibakteri/518-antibiotik-lain/5185-polimiksin)
vankomisin-dan-teikoplanin) (/ioni/bab-
5-
infeksi/51-
antibakteri/518-
antibiotik-
lain)

DAFTAR ISI
IONI (/ioni)
PEDOMAN UMUM (/ioni/pedoman-umum)
BAB 1 SISTEM SALURAN CERNA (/ioni/bab-1-sistem-saluran-cerna-0)
BAB 2 SISTEM KARDIOVASKULER (/ioni/bab-2-sistem-kardiovaskuler-0)
BAB 3 SISTEM SALURAN NAPAS (/ioni/bab-3-sistem-saluran-napas-0)
BAB 4 SISTEM SARAF PUSAT (/ioni/bab-4-sistem-saraf-pusat)
BAB 5 INFEKSI (/ioni/bab-5-infeksi)
5.1 Antibakteri (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri)
5.1.1 Penisilin (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/511-penisilin)
5.1.2 Sefalosporin dan Antibiotik Beta-laktam Lainnya (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/512-sefalosporin-
dan-antibiotik-beta-laktam-lainnya)
5.1.3 Tetrasiklin (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/513-tetrasiklin)
5.1.4 Aminoglikosida (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/514-aminoglikosida)
5.1.5 Makrolida (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/515-makrolida)
5.1.6 Kuinolon (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/516-kuinolon)
5.1.7 Sulfonamid dan Trimetoprim (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/517-sulfonamid-dan-trimetoprim)
5.1.8 Antibiotik Lain (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain)
5.1.8.1 Kloramfenikol (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5181-kloramfenikol)
5.1.8.2 Klindamisin (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5182-klindamisin)
5.1.8.3 Vankomisin dan Teikoplanin (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5183-
vankomisin-dan-teikoplanin)
5.1.8.4 Spektinomisin (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5184-spektinomisin)
5.1.8.5 Polimiksin (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5185-polimiksin)
5.1.8.6 Linezolid (/ioni/bab-5-infeksi/51-antibakteri/518-antibiotik-lain/5186-linezolid)
5.2 Tuberkulosis dan Leprosi (/ioni/bab-5-infeksi/52-tuberkulosis-dan-leprosi)
5.3 Anti Jamur (/ioni/bab-5-infeksi/53-anti-jamur)
5.4 Infeksi Virus (/ioni/bab-5-infeksi/54-infeksi-virus)
5.5 Infeksi Protozoa (/ioni/bab-5-infeksi/55-infeksi-protozoa)
5.6 Infeksi Cacing (/ioni/bab-5-infeksi/56-infeksi-cacing)
BAB 6 SISTEM ENDOKRIN (/ioni/bab-6-sistem-endokrin)
BAB 7 OBSTETRIK, GINEKOLOGIK, DAN SALURAN KEMIH (/ioni/bab-7-obstetrik-ginekologik-dan-saluran-kemih)
BAB 8 KEGANASAN DAN IMUNOSUPRESI (/ioni/bab-8-keganasan-dan-imunosupresi)
BAB 9 GIZI DAN DARAH (/ioni/bab-9-gizi-dan-darah)
BAB 10 OTOT SKELET DAN SENDI (/ioni/bab-10-otot-skelet-dan-sendi)
BAB 11 MATA (/ioni/bab-11-mata)
BAB 12 TELINGA, HIDUNG DAN TENGGOROK (/ioni/bab-12-telinga-hidung-dan-tenggorok)
BAB 13 KULIT (/ioni/bab-13-kulit)
BAB 14 PRODUK IMUNOLOGIS DAN VAKSIN (/ioni/bab-14-produk-imunologis-dan-vaksin)
BAB 15 ANESTESIA (/ioni/bab-15-anestesia)
BAB 16 PENANGANAN DARURAT PADA KERACUNAN (/ioni/bab-16-penanganan-darurat-pada-keracunan)
BAB 17 MEDIA KONTRAS (/ioni/bab-17-media-kontras)
BAB 18 RADIOFARMAKA (/ioni/bab-18-radiofarmaka)
LAMPIRAN 1 : INTERAKSI OBAT (/ioni/lampiran-1-interaksi-obat-0)
LAMPIRAN 2 : GAGAL HATI (/ioni/lampiran-2-gagal-hati-0)
LAMPIRAN 3 : GAGAL GINJAL (/ioni/lampiran-3-gagal-ginjal)
LAMPIRAN 4 : KEHAMILAN (/ioni/lampiran-4-kehamilan)
LAMPIRAN 5 : MENYUSUI (/ioni/lampiran-5-menyusui)
LAMPIRAN 6 : PETUNJUK PRAKTIS PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR (/ioni/lampiran-6-petunjuk-praktis-
penggunaan-obat-yang-benar)

PENCARIAN
IONI (/ioni/search)
Monogra (/ioni/search/monogra )
Interaksi Obat (/ioni/search/interaksi)
Gagal Hati (/ioni/search/gagal-hati)
Gagal Ginjal (/ioni/search/gagal-ginjal)
Kehamilan (/ioni/search/kehamilan)
Menyusui (/ioni/search/menyusui)
Copyright © 2015, Pusat Informasi Obat Nasional, Badan POM RI