Anda di halaman 1dari 2

ISOLASI BAKTERI SISTEM PADAT

Oleh Romone Hasna pada 28 April 2015 pukul 10:26

Bakteri ada di mana saja ? Dimana mana ada ,bahkan cairan liquid magma lava gunung
berapi sekalipun ada bakteri. Hampir di semua tempat ada koloni bakteri, bahkan meski di
kotoran feces hewan dan manusia. Dan ragam jenis bakteri dan genus sangat banyak sekali,
baik bakteri jahat atau baik. Bumi ini pada dasarnya adalah rumah dari segala macam bakteri.

Metode untuk mendapatkan bakteri ada 2 sistem yaitu :1. Sistem padat 2. Sistem cairIni garis
besarnya saja, sebab metode yang lain merupakan pengembangan dari metode padat dan cair.

Sementara ini nanti yang kita bahas yang system padat terlebih dahulu, satu per satu
mbahasnya agar mudah di pahami. Media yang sering kali di pakai buat isolasi adalah
karbohidrat, bisa mengunakan jagung, nasi, gandum, sorgum, singkong dll.

Ada satu lagi media terbagus yaitu MS Murashige dan Skooge, MRS agar DE MAN,
ROGOSA, SHARPE, media yang sangat cocok untuk menumbuhkan bakteri juga bisa
buat kultur jaringan. Tapi yang ini kapan kapan saja di bahasnya, soale harganya
mahal 15 juta, jika praktek buat sendiri. Tapi saya sudah ada versi alternative, dengan
100 ribu sudah bisa bikin media ini, hohoho. Kita bahas yang system padat versi
karbohidrat yang murah meriah dan mudah di praktekan<p> </p>IMO Indigenous
Microorganisme atau Bakteri Indigen, nama ini biasanya di gunakan untuk penyebutan
bakteri mikroorganisme local atau setempat Dan memiliki keunggulan, karena tidak di
datangkan dari tempat lain, maka tidak perlu proses adaftasi lagi dan mengurangi mati
suri atau mati sungguhan karena resiko perjalanan jauhBakteri pada tanaman bamboo
terdiri dari Genus Lactobacillus, Saccharomyces cerrevisiae, Leuconostoc, Streptococcus,
Lactococcus, dengan variatif dari species masing masing Genus, yang tidak saya sebutkan
satu persatu.

ISOLASI BAKTERI PADA DAUN BAMBU1. Ambil daun bamboo segar dan daun
bamboo yang sudah jatuh ke tanah, tata daun ini pada tempat besek atau kardus, hingga
menutupi semua permukaan.2. Nasi matang 0,25 kg sudah dingin ratakan pada seluruh
permukaan daun, lalu bagian atas juga di tutupi dengan daun bamboo keseluruhannya, lalu
tutup besek, ikat dengan tali raffia.3. Letakkan pada suhu kamar, tidak boleh kena air, setelah
7 hari, buka ikatan, akan di dapatkan nasi yang sudah mencair lembek.4. Ambil nasi yg sudah
mencari masukan dalam toples, beri gula atau tetes seberat nasi 0,25 kg ,beri air biasa atau air
leri 1 liter, peram selama 14 hari.

Ini sudah menjadi isolate stater bakteri daun bamboo, yang bisa di fungsikan sebagai
decomposer atau semacam stater EM4 tapi hanya berisi bakteri daun bamboo saja.

ISOLASI BAKTERI PADA SERESAH BAMBU1. Ambil bamboo sepanjang 1 ruas, belah
bagian atas 1/3 bagian, jangan di bersihkan glugut bagian dalam bamboo.2. Kedalam bamboo
ini di masukan nasi dingin hingga penuh lalu tutup dengan kertas manila atau plastic yang di
beri lubang sangat banyak sebesar jarum, rekatkan jangan sampai lepas.3. Gali tanah di
bawah rumpun bamboo sedalam 0,5 meter, letakan bamboo berisi nasi, bisa 1 atau 10 bambu
sekaligus juga ndak papa. Jika lebih dari 1, caranya dasar lubang beri seresah daun bamboo,
lalu letakan bamboo berjajar, beri seresah bamboo lagi, beri bamboo lagi lalu tutup atau
timbun seluruh lubang dengan daun bamboo, beri terpal atau kardus atau sak pakan lalu
timbun tanah ratakan.4. Setelah 7-14 hari, buka timbunan, angkat bamboo , buka tutup kertas
atau plastic, akan di dapatkan permukaan bamboo di tumbuhi hipa putih lembut jika di
pegang, kalau hitam gagal. Ambil semua nasi,masukan toples, beri gula atau tetes seberat
nasi lalu beri air leri atau segar perbandingan 4 air : 1 nasi+gula/tetes.5. Peram dengan
tertutup rapat, selama 14 hari, sudah menjadi stater isolate bakteri akar dan seresah daun
bamboo.

Gampang kan buat isolate ?silahkan berkreasi pada media dan bahan yang lain
metodologinya sama seperti di atas. Yang bikin pusing biasanya letak dari rumah bakteri ini
pada bahan apa, benar begitu kan ?

Saya ada beberapa referensi bahkan sampai warna dan bentuk bakteri di jelaskan, kan tidak
sama pada setiap bakteri. Ayo kembangkan inovasi otak anda untuk berkarya. Jangan seperti
bayi yang minta di suapi terus menerus.. BUMITERNAK KLATEN

Anda mungkin juga menyukai