Anda di halaman 1dari 29

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
(Disusun Berdasarkan Permendikbud Nomor: 22 Tahun 2016)

Sekolah : SMP
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
Kelas/Semester : VII/Genap
Materi Pokok : Interaksi Mahluk Hidup dengan Lingkungan
Alokasi Waktu : 3 Minggu x 5 Jam Pelajaran @40 Menit (7 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti
 KI 1 dan KI 2: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya serta Menghargai dan
menghayati perilaku jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan bertanggung jawab dalam berinteraksi
secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan
lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, dan kawasan regional.
 KI 3: Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif pada
tingkat teknis dan spesifik sederhana berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
 KI 4: Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, dan komunikatif, dalam ranah konkret dan ranah abstrak sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.7 Menganalisis interaksi antara makhluk hidup dan 3.7.1 Menjelaskan konsep lingkungan dan
lingkungannya serta dinamika populasi akibat komponen- komponennya.
interaksi tersebut 3.7.2 Melakukan pengamatan lingkungan dan
mengidentifikasi komponen biotik dan
abiotik.
3.7.3 Menjelaskan pengertian interaksi.
3.7.4 Menjabarkan pola-pola interaksi.
3.7.5 Menjelaskan konsep bentuk saling
ketergantungan makhluk hidup.
3.7.6 Menyebutkan perbedaan antara rantai
makanan dengan jaring-jaring makanan, rantai
makanan de tritus dengan rantai makanan
perumput.
3.7.7 Memiliki keterampilan berbicara di depan
kelas melalui kegiatan presentasi hasil
eksplorasi.
4.7 Menyajikan hasil pengamatan terhadap interaksi 4.7.1 Peserta didik dapat melakukan pengamatan
makhluk hidup dengan lingkungan sekitarnya. lingkungan dan mengidentifikasi komponen
biotik dan abiotik.
4.7.2 Peserta didik mampu mempresentasikan hail
pengamatan mengenai konsep saling
kebergantungan antar makhluk hidup.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan konsep lingkungan
2. Menjelaskan komponen- komponennya penyusun lingkungan
3. Melakukan pengamatan lingkungan
4. Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik.
5. Menjelaskan pengertian interaksi
6. Menjabarkan pola-pola interaksi
7. Menjelaskan konsep bentuk saling ketergantungan makhluk hidup
8. Menyebutkan perbedaan antara rantai makanan dengan jaring-jaring makanan, rantai makanan de
tritus dengan rantai makanan perumput
9. Memiliki keterampilan berbicara di depan kelas melalui kegiatan presentasi hasil eksplorasi.
10. Peserta didik dapat melakukan pengamatan lingkungan dan mengidentifikasi komponen biotik dan
abiotik.
11. Peserta didik mampu mempresentasikan hail pengamatan mengenai konsep saling kebergantungan
antar makhluk hidup.

D. Materi Pembelajaran
Makhluk Hidup dan Lingkungan
• Interaksi antara makhluk hidup dan lingkungan

35
• Dinamika populasi
1. Materi pembelajaran regular
 Konsep Lingkungan
 Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan
 Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
 Bentuk-bentuk saling ketergantungan
 Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
 Tugas Projek
 Ayo Kita Latihan Dan Presentasi Tugas Kelompok
2. Materi pembelajaran remedial
 Peserta didik mengerjakan soal tugas sesuai sesuai buku siswa
3. Materi pembelajaran pengayaan
 Mempelajari energi dalam suatu sistem yang terdapat pada materi pengayaan buku siswa.

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific
2. Metode : Diskusi dan Eksperimen
3. Model : Discovery Learning

F. Media Pembelajaran
 Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 Laboratorium IPA sekolah
 Perpustakaan sekolah

 Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus
 Slide presentasi (ppt)

G. Sumber Belajar
 Buku IPA Kls VII Kemdikbud
a. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Siswa Mata Pelajaran IPA. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
b. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2016. Buku Guru Mata Pelajaran IPA. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 Buku lain yang menunjang
 Multimedia interaktif dan Internet

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pertemuan Ke-1 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Konsep Lingkungan

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung

36
● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Konsep Lingkungan dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Peserta didik diminta untuk mengamati penayangan gambar yang disajikan
oleh guru maupun mengamati gambar yang terdapat pada buku siswa seperti
gambar di bawah ini :

→ Mengamati
● Lembar kerja materi Konsep Lingkungan
● Pemberian contoh-contoh materi Konsep Lingkungan untuk dapat dikembangkan peserta
didik, dari media interaktif, dsb
 Peserta didik diminta mengamati gambar /foto yang yang terdapat pada buku
maupun melalui penayangan video yang disajikan oleh guru seperti gambar di
bawah ini :

 Berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar, peserta didik diminta untuk


mendiskusikan tentang hal-hal yangingin diketahui.

→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Konsep Lingkungan
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Konsep Lingkungan
→ Mendengar
Pemberian materi Konsep Lingkungan oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :

37
Konsep Lingkungan

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Konsep Lingkungan
 Apa yang di maksud dengan Lingkungan?
 Apa saja kompenen lingkungan?
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Konsep Lingkungan yang sedang dipelajari dalam
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Konsep Lingkungan yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Konsep Lingkungan yang sedang dipelajari.
 Peserta didik melakukan aktivitas sesuai sesuai buku siswa seperti berikut ini :

→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber


Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Konsep Lingkungan yang telah
disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)

38
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Konsep Lingkungan
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Konsep Lingkungan yang telah diperoleh pada
buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan
benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Konsep Lingkungan sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Konsep Lingkungan

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Konsep Lingkungan

→ Mengolah informasi dari materi Konsep Lingkungan yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan
mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Konsep Lingkungan
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan,
kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Konsep Lingkungan

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Konsep Lingkungan berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Konsep Lingkungan

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Konsep


Lingkungan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Konsep Lingkungan yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :

39
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Konsep Lingkungan

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Konsep Lingkungan yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Konsep Lingkungan yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Konsep Lingkungan yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan secara individu
untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Konsep Lingkungan yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Konsep Lingkungan yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Konsep Lingkungan
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Konsep Lingkungan kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.
2. Pertemuan Ke-2 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 90 Menit )


Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi

40
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? dengan cara :
→ Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Peserta didik diminta untuk mengamati penayangan gambar yang disajikan
oleh guru maupun mengamati gambar yang terdapat pada buku siswa seperti
gambar dibawah

→ Mengamati
● Lembar kerja materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
● Pemberian contoh-contoh materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Peserta didik diminta mengamati gambar /foto yang yang terdapat pada buku
maupun melalui penayangan video yang disajikan oleh guru seperti gambar
dibawah ini :
pemberian
rangsangan)

 Berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar, peserta didik diminta untuk


mendiskusikan tentang hal-hal yangingin diketahui..

→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Apa
yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Apa yang kamu temukan dalam
suatu lingkungan ?
→ Mendengar
Pemberian materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
41
→ Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
Apa peran dari sel sebagai unit structural dan fungsional terkecil?
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
masalah) tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Apa
yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? yang sedang dipelajari.
Peserta didik melakukan aktivitas sesuai sesuai buku siswa seperti berikut ini :

→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber


Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Apa yang kamu temukan dalam suatu
lingkungan ? yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Apa yang kamu temukan dalam suatu
lingkungan ? yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang

42
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

→ Mengolah informasi dari materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Apa yang kamu temukan
dalam suatu lingkungan ?
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan,
kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Apa yang kamu temukan dalam suatu
lingkungan ? berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau
media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Apa yang
kamu temukan dalam suatu lingkungan ? dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan
? yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.

43
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Apa yang kamu temukan dalam suatu
lingkungan ? yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Apa yang kamu temukan dalam suatu
lingkungan ? yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang
telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ? yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan
? yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Apa yang kamu
temukan dalam suatu lingkungan ?
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Apa yang kamu temukan dalam suatu lingkungan ?
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
3. Pertemuan Ke-3 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Peserta didik diminta untuk mengamati penayangan gambar yang disajikan
oleh guru maupun mengamati gambar yang terdapat pada buku siswa seperti

44
gambar dibawah

→ Mengamati
● Lembar kerja materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
● Pemberian contoh-contoh materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Peserta didik diminta mengamati gambar /foto yang yang terdapat pada buku
maupun melalui penayangan video yang disajikan oleh guru seperti gambar
dibawah ini :

 Berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar, peserta didik diminta untuk


mendiskusikan tentang hal-hal yangingin diketahui..
→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Interaksi dalam Ekosistem
Membentuk Suatu Pola
→ Mendengar
Pemberian materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI

45
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola yang sedang dipelajari.
 Peserta didik melakukan aktivitas sesuai sesuai buku siswa seperti berikut ini

→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber

46
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk
Suatu Pola yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu
Pola yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan
bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

→ Mengolah informasi dari materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Interaksi dalam Ekosistem
Membentuk Suatu Pola
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan,
kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk
Suatu Pola berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Interaksi


dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola dan ditanggapi oleh kelompok yang

47
mempresentasikan.

→ Bertanya atas presentasi tentang materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu
Pola yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk
Suatu Pola yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang
telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu
Pola yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Interaksi dalam
Ekosistem Membentuk Suatu Pola
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Interaksi dalam Ekosistem Membentuk Suatu Pola
kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

4. Pertemuan Ke-4 (3 x 40 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan

48
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Peserta didik diminta untuk mengamati penayangan gambar yang disajikan
oleh guru maupun mengamati gambar yang terdapat pada buku siswa seperti
gambar dibawah

→ Mengamati
● Lembar kerja materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan
● Pemberian contoh-contoh materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan untuk dapat
dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Peserta didik diminta mengamati gambar /foto yang yang terdapat pada buku
maupun melalui penayangan video yang disajikan oleh guru seperti gambar
dibawah ini

 Berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar, peserta didik diminta untuk


mendiskusikan tentang hal-hal yangingin diketahui..

→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Bentuk-bentuk Saling
Ketergantungan
→ Mendengar
Pemberian materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
49
pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
belajar, contohnya :
→ Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan
Apa yang di maksud dengan rantai makanan perumpt dan rantai makanan detritus?
(pertanyaan/
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
identifikasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
masalah)
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang sedang
dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang sedang dipelajari.
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan
yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan sesuai dengan pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

→ Mengolah informasi dari materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang sudah


dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung dengan
bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

50
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Bentuk-bentuk Saling
Ketergantungan
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan,
kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Bentuk-


bentuk Saling Ketergantungan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang
dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang


terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang akan
selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah disediakan
secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang baru dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan yang baru
diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Bentuk-bentuk Saling
Ketergantungan
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Bentuk-bentuk Saling Ketergantungan kepada kelompok
yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.
5. Pertemuan Ke-5 (3 x 40 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
51
Orientasi
● Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa
untuk memulai pembelajaran
● Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
● Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
● Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik
dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
● Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
● Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
● Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan
sehari-hari.
● Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka
peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

● Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung


● Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
● Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
● Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang
berlangsung
● Pembagian kelompok belajar
● Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 90 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi
pemberian Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem dengan cara :
rangsangan) → Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Peserta didik diminta untuk mengamati penayangan gambar yang disajikan
oleh guru maupun mengamati gambar yang terdapat pada buku siswa seperti
gambar dibawah

→ Mengamati
● Lembar kerja materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
● Pemberian contoh-contoh materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem untuk
dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Peserta didik diminta mengamati gambar /foto yang yang terdapat pada buku
maupun melalui penayangan video yang disajikan oleh guru seperti gambar
dibawah ini

52
 Berdasarkan hasil pengamatan terhadap gambar, peserta didik diminta untuk
mendiskusikan tentang hal-hal yangingin diketahui..

→ Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan membaca materi dari buku
paket atau buku-buku penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan dengan Pola
Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
→ Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Pola Interaksi Manusia
Mempengaruhi Ekosistem
→ Mendengar
Pemberian materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem oleh guru.
→ Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang materi pelajaran
mengenai materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
(pertanyaan/ pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan
identifikasi belajar, contohnya :
masalah) → Mengajukan pertanyaan tentang materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi
tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan
yang bersifat hipotetik) untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan
belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah
(pengumpulan diidentifikasi melalui kegiatan:
data) → Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
→ Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan membaca berbagai
referensi dari berbagai sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman tentang
materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem yang sedang dipelajari.
→ Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami dari kegiatan
mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Pola
Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem yang sedang dipelajari.

53
→ Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi
Ekosistem yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
→ Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam buku paket
mengenai materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
→ Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi
Ekosistem yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
→ Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau mempresentasikan materi dengan rasa
percaya diri Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem sesuai dengan
pemahamannya.
→ Saling tukar informasi tentang materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya sehingga diperoleh sebuah
pengetahuan baru yang dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan
menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan,
menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan
belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING (BERPIKIR
processing KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil pengamatan dengan cara :
Data) → Berdiskusi tentang data dari Materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

→ Mengolah informasi dari materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung
dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.
→ Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Pola Interaksi Manusia
Mempengaruhi Ekosistem
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi hasil pengamatannya
dengan data-data atau teori pada buku sumber melalui kegiatan :

54
→ Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan informasi yang bersifat
mencari solusi dari berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda sampai
kepada yang bertentangan untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan,
kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta
deduktif dalam membuktikan tentang materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas jawaban soal-
soal yang telah dikerjakan oleh peserta didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)
→ Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi
Ekosistem berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
→ Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

→ Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag materi Pola Interaksi
Manusia Mempengaruhi Ekosistem dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
→ Bertanya atas presentasi tentang materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi
Ekosistem yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
→ Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran
yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem

→ Menjawab pertanyaan tentang materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem


yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
→ Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan beberapa pertanyaan
kepada siswa berkaitan dengan materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
yang akan selesai dipelajari
→ Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi
Ekosistem yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang
telah disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa terhadap materi
pelajaran.

Kegiatan Penutup (15 Menit)


Peserta didik :
● Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem yang baru
dilakukan.
● Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem
yang baru diselesaikan.
● Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus mempelajarai pada
pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
● Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran Pola Interaksi
Manusia Mempengaruhi Ekosistem
● Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi
paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
● Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pola Interaksi Manusia Mempengaruhi Ekosistem kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik terkait
dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan oleh guru.
Berikut contoh instrumen penilaian sikap
55
N Aspek Perilaku yang Dinilai Jumlah Skor Kode
Nama Siswa
o BS JJ TJ DS Skor Sikap Nilai
1 … 75 75 50 75 275 68,75 C
2 … ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta didik
diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat
objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini,
menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang akan
digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format penilaiannya disiapkan
oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format penilaian :
N Jumlah Skor Kode
Pernyataan Ya Tidak
o Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut serta
1 50
mengusulkan ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi, setiap
2 anggota mendapatkan kesempatan 50
250 62,50 C
untuk berbicara.
Saya ikut serta dalam membuat
3 50
kesimpulan hasil diskusi kelompok.
4 ... 100

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan keterampilan

- Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya
dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria
penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya
:

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

N Jumlah Skor Kode


Pernyataan Ya Tidak
o Skor Sikap Nilai
1 Mau menerima pendapat teman. 100 450 90,00 SB
2 Memberikan solusi terhadap 100
permasalahan.

56
Memaksakan pendapat sendiri
3 100
kepada anggota kelompok.
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

- Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala
N Jumlah Skor Kode
Aspek yang Dinilai 10
o 25 50 75 Skor Sikap Nilai
0
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

- Penugasan (Lihat Lampiran)


Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka telah mengerjakan
tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah dikerjakan untuk
mendapatkan penilaian.

c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan
berbicara sebagai berikut:

Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
N Baik
Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
o (75)
(100) (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan

Kriteria penilaian (skor)


100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor
ideal (100)

Instrumen Penilaian Diskusi


No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan

57
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik

- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)


- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan, PR, dll

Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Instrumen Penilaian (terlampir)


a. Pertemuan Pertama
b. Pertemuan Kedua
c. Pertemuan Ketiga

3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa
memberikan soal tambahan misalnya sebagai berikut :
 Remidial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM maupun kepada peserta
didik yang sudah melampui KKM. Remidial terdiri atas dua bagian : remedial karena belum
mencapai KKM dan remedial karena belum mencapai Kompetensi Dasar
 Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan
Minimal). Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum mencapai KKM (Kriterian
Ketuntasan Minimal), misalnya sebagai berikut.

CONTOH PROGRAM REMIDI

Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..

Nama Bentuk
N Nilai Indikator yang Nilai Setelah Keteranga
Peserta Tindakan
o Ulangan Belum Dikuasai Remedial n
Didik Remedial
1
2
3
4
5
6
dst

b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan
Minimal). Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
 Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai materi pembelajaran yang
dapat diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai KKM atau mencapai Kompetensi
Dasar.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan peserta didik.

58
 Direncanakan berdasarkan IPK atau materi pembelajaran yang membutuhkan pengembangan lebih
luas.

Bojonegoro,

Mengetahui
Kepala SMP Guru Mata Pelajaran IPA

______________________ ______________________
NIP. NIP.

Catatan Kepala Sekolah


...........................................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................................................

A. Penilaian Produk

RUBRIK PENILAIAN PSIKOMOTOR


MODEL JARING-JARING MAKANAN

Nama Kelompok : ……………………………….


Anggota : 1. ……………………… 4. …………………………
2. ……………………… 5. …………………………
3. ………………………

Laporan / Hasil karya

KRITERI SKOR SKO


A 5 4 3 2 R
Desain Gambar baik, Gambar baik, Gambar tidak Gambar tidak
ada keterangan tidak ada baik, ada baik, tidak ada
keterangan ketearngan keterangan
Kerapian Model benar, Model benar, Model tidak Model tidak
letak letak tidak benar, letak benar, letak
proporsional proporsional proporsional tidak
proporsional
Fungsi Berfungsi Berfungsi baik Berfungsi Tidak
sempurna kurang baik berfungsi
Jumlah Skor
Keterangan : Skor Maksimum = 15

Jumlah skor Jumlah skor


x100 x100
Nilai = Skor Maksimum = 15 = ………………….

59
B. PENILAIAN PENGETAHUAN
Soal Uraian:
1. Jelaskan pengertian lingkungan dan sebutkan komponen penyusunnya!
2. Disajikan data sebagai berikut :
a. rumput b. plastik c. semut d. cahaya matahari e. tanah
f. udara g. belalang h. tanaman padi.
Dari data diatas manakah yang termasuk komponen biotik dan komponen abiotic?
3. Jelaskan pengertian interaksi mahkluk hidup!
4. Jelaskan macam-macam interaksi!
5. Apa yang terjadi jika populasi katak berkurang, karena banyak diburu manusia?
elang
Padi ayam
Ulat katak
belalang
ular
6. Jelaskan perbedaan jarring-jaring makanan dengan rantai makanan, jelaskan pula
perbedaan antara rantai makanan detrifus dengan rantai makanan perumput!
7. Lihat pada diagram rantai makanan dibawah ini.

60
Padi Belalang katak ular elang bakteri
Apa yang terjadi jika ular dalam rantai makanan punah?
8. Keuntungan apakah yang diperoleh oleh kupu-kupu dan bunga pada proses penyerbukan.
9. Buatkan rantai makanan pada ekosistem sawah
10. Buatkan jaring- jaring makanan yang terdiri dari 5 rantai makanan!

Kunci jawaban:
1. populasi katak akan bertambah ,sedangkn populasi elang akan mati karena kekurangan
makan.
2. Keuntungan bunga cepat terjadi proses penyerbukan,sedangkan kupu-kupu
mendapatkan nectar sebagai makanannya.
3. Kedelai ulat katak ular elang bakteri

Rubrik penilaian uraian

NO URAIAN SKOR
1 Jika jawaban benar 10
2 Jika jawaban benar 10
3 Jika jawaban benar 10
4 Jika jawaban benar 10
5 Jika jawaban benar 10
6 Jika jawaban benar 10
7 Jika jawaban benar 10
8 Jika jawaban benar 10
9 Jika jawaban benar 10
10 Jika 1 membuat rantai makanan 2
Jika 2 membuat rantai makanan 4
Jika 3 membuat rantai makanan 6
Jika 4 membuat rantai makanan 8
Jika membuat 5 rantai makanan 10

C. Lembar pengamatan
Tujuan : Memahami konsep rantai makanan dan jarring –jaring makanan

Alat dan Bahan : Ekosistem sawah,gambar rantai makanan

Cara kerja :

1.Amati lah gambar berikut

Padi tikus ular elang bakteri

1. Gambar tersebut nenunjukan satu kemungkinan rantai makanan yang ada


dalam ekosistem sawah ! Berdiskusilah dengan teman sekelompokmu untuk
mencari kemungkinan rantai makanan yang lain dalam ekosistem sawah!
2. Berdiskusilah dengan teman satu kelompok untuk mencari
beberapakemungkinan jaring – jaring makanan dalam ekosistem sawah.!
61
3. Diskusikan dengan teman sekelompok untuk membuat piramida makanan
( secara teoritis dan ideal ) lengkap dengan jumlah masing –masing komponen
dalam ekosistem sawah
4. Buatlah laporan hasil kegiatan dan presentasikan didepan kelas !

D. INSTRUMEN PENILAIAN PROYEK

Mata Pelajaran :
Nama Proyek :
Alokasi Waktu :
Nama Peserta Didik :
NIS :
Kelas :

SKOR (1 - 5)
No ASPEK
1 2 3 4 5
1 PERENCANAAN :
a. Persiapan
b. Pemilihan Tugas Proyek
2 PELAKSANAAN :
a. Alat dan Bahan
b. Langkah-Langkah Pembuatan
c. Keakuratan Hasil Terhadap Informasi
3 LAPORAN PROYEK :
a. Performance
b. Presentasi / Penguasaan
TOTAL SKOR

62
KELOMPOK 7
1. SRI RUMIYATI, S.Pd (SMPN 6 BOJONEGORO)
2. TASLIM, S.Pd (SMPN 4 BOJONEGORO)
3. RR.INDAH WR (SMPN 2 KALITIDU)
4. SRI ANA RIVANINGSIH, S.Pd (SMPN SUMBERREJO)

63