Anda di halaman 1dari 17

ARRAY

ARRAY - TUJUAN : - UNTUK MENYIMPAN SEJUMLAH DATA YANG BERTIPE SAMA Mata Kuliah Oleh :
- TUJUAN : - UNTUK MENYIMPAN SEJUMLAH DATA YANG BERTIPE SAMA Mata Kuliah Oleh :
- TUJUAN
:
- UNTUK MENYIMPAN SEJUMLAH DATA YANG BERTIPE
SAMA
Mata Kuliah
Oleh
: Pemrograman Geodesi
: Jasmani, Ir., M.Kom

Bagian yang menyusun array disebut elemen

array(isi), yang masing-masing elemen dapat

diakses tersendiri melalui indeks array :

a.

Antara satu Variabel dengan variabel lain di dalam array dibedakan berdasarkan Subscript

b.

Sebuah subscript berupa bilangan di dalam

Kurung siku […]

c.

Melalui subscript inilah masing-masing elemen array dapat diakses.

MISALKAN TERDAPAT ARRAY A YANG MEMILIKI 10 BUAH ELEMEN NILAI YANG BERTIPE INTEGER, MAKA KITA DAPAT MEREPRENTASIKANNYA DENGAN GAMBAR BERIKUT :

A YANG MEMILIKI 10 BUAH ELEMEN NILAI YANG BERTIPE INTEGER, MAKA KITA DAPAT MEREPRENTASIKANNYA DENGAN GAMBAR
A YANG MEMILIKI 10 BUAH ELEMEN NILAI YANG BERTIPE INTEGER, MAKA KITA DAPAT MEREPRENTASIKANNYA DENGAN GAMBAR
A YANG MEMILIKI 10 BUAH ELEMEN NILAI YANG BERTIPE INTEGER, MAKA KITA DAPAT MEREPRENTASIKANNYA DENGAN GAMBAR
A YANG MEMILIKI 10 BUAH ELEMEN NILAI YANG BERTIPE INTEGER, MAKA KITA DAPAT MEREPRENTASIKANNYA DENGAN GAMBAR

Perbedaan Array dengan Variabel Biasa

 Perbedaan Array dengan Variabel Biasa

Deklarasi variabel array :

Bentuk umum dalam mendeklarasikan suatu

variabel array adalah sebagai berikut : int

nilai[6];

Untuk mendeklarasikan suatu variabel array,

komponen yang dibutuhkan adalah :

1.

Tipe data elemen array

2.

Nama array

Terdapat dua cara umum dalam

mendeklarasikan variabel array :

1.

Mendeklarasikan variabel array, tanpa

memasukkan nilai ke dalam variabel tersebut:

int nomor [6] ;

2.

Mendeklarasikan variabel array, dengan memasukkan nilanya sekaligus ke dalam variabel tersebut:

int nomor [6] = { 10, 14, 28, 20, 23, 9 } ;

Macam macam array dapat dibedakan

menjadi :

1. Array berdimensi satu Yaitu data-data akan disimpan dalam satu

baris array, sehingga hanya dibutuhkan satu

pernomoran indeks.

Misalkan kita ingin membuat program untuk

mencari nilai rata-rata dari 5 buah data nilai

yang diinputkan oleh user. Tanpa

menggunakan array, maka programnya adalah

sebagai berikut :

void main() {

float nilai1, nilai2, nilai3, nilai4, nilai5;

float jumlah, rata2;

cout<<“Program Menghitung Nilai Rata-rata”<<endl;

cout<<“Masukkan nilai ke 1 : “;

cin>>nilai1;

cout<<“Masukkan nilai ke 2 : “;

cin>>nilai2;

cout<<“Masukkan nilai ke 3 : “;

cin>>nilai3;

cout<<“Masukkan nilai ke 4 : “;

cin>>nilai4;

cout<<“Masukkan nilai ke 5 : “;

cin>>nilai5;

jumlah = nilai1 + nilai2 + nilai3 + nilai4 + nilai5;

rata2 = jumlah / 5;

cout<<“Nilai rata-rata adalah “<<rata2<<endl;

getch();

}

PADA PROGRAM DI ATAS KITA MEMERLUKAN 5 BUAH VARIABEL YANG BERBEDA-BEDA UNTUK MENYIMPAN 5 BUAH NILAI. DENGAN MENGGUNAKAN ARRAY, BERUBAH SEPERTI BERIKUT PROGRAMNYA :

MENGGUNAKAN ARRAY, BERUBAH SEPERTI BERIKUT PROGRAMNYA : void main() { float nilai[5]; float jumlah, rata2; cout
MENGGUNAKAN ARRAY, BERUBAH SEPERTI BERIKUT PROGRAMNYA : void main() { float nilai[5]; float jumlah, rata2; cout
MENGGUNAKAN ARRAY, BERUBAH SEPERTI BERIKUT PROGRAMNYA : void main() { float nilai[5]; float jumlah, rata2; cout
MENGGUNAKAN ARRAY, BERUBAH SEPERTI BERIKUT PROGRAMNYA : void main() { float nilai[5]; float jumlah, rata2; cout

void main()

{

float nilai[5]; float jumlah, rata2; cout<<“Program Menghitung Nilai Rata-rata”<<endl;

for(int i=0; i<5; i++)

{

cout<<“Masukkan nilai ke “<<(i+1)<<” : “;

cin>>nilai[i];

}

jumlah = 0; for(int i=0; i<5; i++)

{

jumlah = jumlah + nilai[i];

}

rata2 = jumlah / 5;

cout<<“Nilai rata-rata adalah “<<rata2<<endl; getch();

}

2. Array berdimensi dua

Array dua dimensi sering digambarkan sebagai

sebuah matriks.

Array berdimensi dua memberikan kita

kesempatan untuk menyimpan data baik

dalam bentuk baris maupun dalam bentuk

kolom. Oleh karena itu dibutuhkan dua buah nilai indeks.

Bentuk umum dalam mendeklarasikan array

berdimensi dua adalah sebagai berikut :

tipe data namaVariabel [jumlah_baris]

[jumlah_kolom]

CONTOH ARRAY DIMENSI DUA :

CONTOH ARRAY DIMENSI DUA :
CONTOH ARRAY DIMENSI DUA :

BENTUK TABEL DIATAS DAPAT DITUANGKAN

BENTUK TABEL DIATAS DAPAT DITUANGKAN DALAM BENTUK ARRAY BERDIMENSI DUA DENGAN PENDEFINISIAN SEBAGAI BERIKUT : Pada

DALAM BENTUK ARRAY BERDIMENSI DUA

DIATAS DAPAT DITUANGKAN DALAM BENTUK ARRAY BERDIMENSI DUA DENGAN PENDEFINISIAN SEBAGAI BERIKUT : Pada pendefinisian

DENGAN PENDEFINISIAN SEBAGAI BERIKUT :

ARRAY BERDIMENSI DUA DENGAN PENDEFINISIAN SEBAGAI BERIKUT : Pada pendefinisian diatas : 1. 3 menyatakan jumlah
ARRAY BERDIMENSI DUA DENGAN PENDEFINISIAN SEBAGAI BERIKUT : Pada pendefinisian diatas : 1. 3 menyatakan jumlah

Pada pendefinisian diatas :

1.

3 menyatakan jumlah baris (mewakili jurusan)

2.

4 menyatakan jumlah kolom (mewakili tahun

kelulusan)

CONTOH PENGAKSESAN :

CONTOH PENGAKSESAN : data_lulus[1][2] = 5; Artinya, memberikan nilai 5 ke baris 1 kolom 2 (baris

data_lulus[1][2] = 5;

Artinya, memberikan nilai 5 ke baris 1 kolom 2

(baris dan kolom dimulai dari 0).

cout<<data_lulus[1][2];

Artinya, menampilkan elemen data_lulus

dengan subscript pertama (baris) berupa 1 dan

subscript kedua (kolom) berupa 2.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARRAY

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN ARRAY Kelebihan Array : 1. Merupakan struktur penyimpanan data yang paling mudah. 2.

Kelebihan Array :

1. Merupakan struktur penyimpanan data yang paling mudah.

2. Tipe data yang mampu menampung lebih dari satu data.

3. Memori ekonomis, bisa semua elemen terisi.

4. Waktu akses sama setiap elemen.

5. Dapat diakses secara random

Kekurangan Array :

1. Boros memory jika banyak elemen yang tidak digunakan.

2. Merupakan struktur penyimpanan data yang statis.

3. Kebanyakan bahasa pemrograman mengimplementasikan

array statis yang sulit diubah ukurannya di pada waktu

eksekusi. Bila penambahan dan pengurangan terjadi terus-

menerus, maka representasi statis

BUATLAH PROGRAM ARRAY OPERASI MATRIKS

BUATLAH PROGRAM ARRAY OPERASI MATRIKS PENJUMLAHAN . 1. Untuk menjumlahkan kedua matriks, dibutuhkan matriks yang memiliki

PENJUMLAHAN .

BUATLAH PROGRAM ARRAY OPERASI MATRIKS PENJUMLAHAN . 1. Untuk menjumlahkan kedua matriks, dibutuhkan matriks yang memiliki
BUATLAH PROGRAM ARRAY OPERASI MATRIKS PENJUMLAHAN . 1. Untuk menjumlahkan kedua matriks, dibutuhkan matriks yang memiliki

1. Untuk menjumlahkan kedua matriks, dibutuhkan

matriks yang memiliki ordo yang sama. Ordo

adalah ukuran baris dan kolom. Apabila kita

memiliki suatu matriks berukuran 2×3, maka

kita memerlukan matriks lain yang berukuran

2×3 juga untuk dapat dijumlahkan

2. Proses yang terjadi adalah setiap elemen pada matriks pertama dijumlahkan dengan elemen pada matriks kedua sesuai dengan alamat baris dan kolomnya.

TAMPILAN OUTPUT SEPERTI DIBAWAH INI :

TAMPILAN OUTPUT SEPERTI DIBAWAH INI :
TAMPILAN OUTPUT SEPERTI DIBAWAH INI :