Anda di halaman 1dari 6

Q : Maksud dan tujuan thirt ini ?

A : Sejarah singkat thrit ini, pada awalanya Jendral Bokir (TS) kalau yang saya lihat berniat untuk
membagikan ilmunya (sungguh mulia jasa beliau, semoga di terima di sisi-Nya) dalam bisnis daur ulang
plastik, beliau juga mendampingi para pemula (lebih spesifiknya di bidang ini) dengan segala ilmu yang
beliau miliki (sekali lagi sunggu mulia jasanya)

Awal Pages :
pada awal pages begitu banyak orang berbagi ilmunya , terutama dari Jendral Bokir sendiri, bahkan
dia sampai2 rela mengorbankan uang dan waktunya untuk buat gathering dan kunjungan industri
bersama kaskuser agar menambah ilmu kaskuser yang lain (untuk terakhir kalinya sungguh mulia
jasanya)

Pertengahan Pages :
pada pertengahan Pages Jendral Bokir mulai menghilang, mungkin karena kesibukan Real Life beliau,
akhirnya thrit ini mulai kehilangan arah

Akhir Pages :
pada akhir2 pages yang ada hanya menjadi ajang jual / beli bahan, hasil olahan dll. (jadi lebih ke arah
FJB)

Spoiler for Pertanyaan 2 (cara kerja bisnis):


Q : Jelasin gan gimana caranya newbie kaya ane mau memulai bisnis ini, tapi masi buta ilmunya, dan ga
ada modal, dan ga kuat baca 40++ pages, dan ga tau harus nanya ke siapa dan kebetulan mouse ane
rusak jadi ga bisa pindah pages dan dan dan dan ?
A : heheh ane share secara singkat deh yah bisnis di bidang ini dari hasil semua yang ane baca di Trit
ini (ane baru di tahap pengumpulan informasi, belum menjadi pelaku atau akan segera jadi pelaku)

Ada 3 Tahapan dari proses bisnisnya (sebagai pengolah bahan baku sampah menjadi biji plastik)
dengan kendala masing masing

1. Tahap pengumpulan bahan baku,


di tahap ini agan harus mencari bahan baku plastik dari pengepul / pemulung langsung / kerja sama
dengan instansi2 spt rumah sakit dll.

Kendala Tahap 1
- bahan baku
plastik punya jenis2 yang beraneka ragam, atau senyawanya beda, bagi orang awam plastik ya plastik
... tapi ternyata plastik punya jenisnya, ada PP, PPT, HDE dll, bahkan itu juga masi di bagi lagi, ada PP
berwarna, bening dll (ane jg lupa apa ja, bener2 banyak loh!!) nah disini agan harus SANGAT
berhati2 dalam membeli bahan baku, jangan sampai agan beli jenis A, ternyata si penjual mencampur
dengan jenis B ... dan akhirnya agan yang rugi karena harga tidak sesuai

- supplier bahan baku,


ini juga kendala lain karena ternyata pemulung kebanyakan udah punya bos sendiri, jadi dia bukan
freelancer tapi ternyata pegawai yang sudah ada bos nya ... jadi rada susah klo beli langsung dari
pemulung, berarti beli dari bos nya (pengepul ?) ini juga kendala karena pengepul juga udah punya
langganan kemana dia jual (ke saingan senior agan)

- supplier bahan baku


ada share pengalaman kaskuser yang lain juga soal "kas bon" jadi ada pengepul yang minta2 kasbon
uang dan di janjikan barang di kemudian hari, disebut juga uang pengikat (agar bahan tidak di jual ke
orang lain) menurut kaskuser yang share pengalamnya, harus tegas dan jangan mau kalau di mintai
uang pengikat seperti ini (kalau ada yang minta kaya gini bilang aja "maaf gan kita HTI aja, alias
Hubungan Tanpa Ikatan)
2. Tahap Pengolahan bahan baku
Andaikan agan sudah melewati tahap 1 maka agan sudah siap di tahap 2 yaitu Pengolahan bahan baku,
ada beberapa tahapan yang harus dilakukan saat proses ini (maaf klo ane sok tahu, ane cm tau
teorinya saja)

yaitu :
- Mensortir / mengelompokan bahan baku yang sejenis (jenis senyawanya)
- lalu setelah itu disortir lagi berdasarkan warna
- setelah itu disortir lagi berdasarkan bersih / kotornya
- lalu penggilingan atau proses penghancuran menggunakan mesin
- pembersihan hasil yang sudah di hancurkan dengan air (pencucian)
- yang terakhir pengeringan

Kendala Tahap 2
- Mensortir,
ternyata dalam mensortir ini tidak sembarangan loh, butuh karyawan yang memang ahli dan
berpengalaman di bidangnya , jadi klo agan liat orang yang ga pake baju dan dia ngambil plastik satu
per satu lalu melemparnya ke kanan atau ke kiri ... jangan salah orang itu jabatanya QA Mgr. (Quality
Control Manager) dan di bayar rada mahal biasanya sekitar Rp.350/Kg .Nah kendalanya susah dapet
QA Mgr. susah di cari pegawai ini ... udah ketemu pegawai yang kaya gini juga risikonya masi tinggi ....
bayangkan bila QA Mgr. ini tidak teliti dan dia mencampur Jenis A dan Jenis B ... lalu masuk
penggilingan, matilah sudah ; karena hasil produksinya dihargai sangat jatuh bisa sampai 50% di
bawah harga normal

(kebetulan ada orang yang di nulis di trit ini pengalaman dia kecampur bahan, dan bertanya2
bagaimana caranya memisahkan biji2 plastik, menurut ane sih cara misahinya tanya tukang onde onde
toh mereka nempelin kacang wijen ke onde juga satu per satu)

- Penggilingan
rasanya tidak ada kendala yang berarti (se yang ane baca di trit ini) dalam proses penggilinga,
memang ada beberapa orang mendiskusikan tentang kendala disini, tapi rasanya tidak begitu besar,
kendalanya adalah suara mesin yang keras (kecuali pake listrik, tp klo listrik kendalanya lebih mahal
tagihan listriknya)

oiya kelupaan satu lagi, pada proses penggilingan tentu saja yang jadi kendala adalah modal kan ?
ternyata mesin itu bermacam2 ada yang mesin second mulai dari 3jt sampai dengan 50jt, belum lagi
tempatnya, lalu mesin pengering dan lain lain ... jadi kalau soal harga mesin jangan nanya disini,
sebaiknya survey langsung di lapangan, toh banyak yang jual mesin

- Pengeringan
Nah disini kendala pengeringan adalah saat musim hujan, jadi agan butuh juga mesin dry blower (ada
beberapa jeniis mesin pengeringan tapi menurut ane ini yang paling murah dan efektif) agan butuh
ini, apalagi saat musim hujan

3. Tahap Pemasaran
Andaikan agan sudah melewati tahap 1 dan 2 yang terakhir adalah tahap pemasaran, yaitu menjual
hasil produksi olahan agan ke orang (biasanya ke pabrik)

Kendala Tahap 3
- Berdasarkan pemantauan ane, menurut Jendral Bokir dan kaskuser yang lain, penjualan itu tahap
yang mudah karena selalu saja ada yang nerima, baik itu perorangan atau pabrik, bahkan ada yang
berani kasi kita duit duluan (pinjaman) sebelum barang (menurut Jendral Bokir setelah 5-10
transaksi) yang sedikit menjadi masalah adalah harus pintar2 memilih pembeli karena ada jg pembeli
nakal yang bilang "oh ini harga turun jadi murah sekarang" padahal dia bohong, nah itu kan masalah,
barang sudah di angkut ternyata di hargai murah , rugi ongkos transport
Spoiler for Posting Bermanfaat 1:

Jika mau bagus hasil maksimal barang yg didapat dari pengepul/supplier dipilh
Ini Flow Ane untuk proses sampai ke Buyer(bicara PP dan HDPE)
-Beli barang ke lapak.
-Pisahkan PP-HDPE-PET-NASO-impak,PET,PVC dan etc Besi,
-Pisahkan Warna
(Warna merah, Warna Hijau, Warna Kuning.Hitam,putih)

Lebih maksimal keuntungan.


=====================
- Psahkan warna diatas di pilih lagi warna buram dan warna terang.
Buram : adalah warna yg sudah beberapa kali proses injection.
Terang : Masih pertama jadi kalo warna kuning yg jelas kuning banget nggak gelap.

Proses Pencucian.
- Kalo Bisa bak nya ada 3
- Masukan Bak 1 (bak sirkulasi) Soda Api,Texapone, jgn kasih rinso apalagi molto
- Bilas di Bak ke 2
- Bilas di Bak ke 3
semua giling terpisah untuk golongan warna buram dan terang jangan di gabungkan.
Masukin karung kumpul semua sampai selesai setelah sudah selesai.
musim Panas atau pakai blower Jemur.

Untuk yg buram setelah kering langsung jual.


Untuk yg terang di butuhkan sortir lagi yaitu partikel kecil seperti debu harus disaring.setelah
selesai yg buram biasanya jual ke calo/pabrik yg warna terang ke pabrik.

Selesih harga Rp1500-Rp2000 (untuk Warna terang)

NOTE;
itu produksi ane dulu.

Spoiler for Posting bermanfaat 2:


beberapa kendala yang sudah ane rasakan :
1. menjaga hubungan dgn supplier itu gampang2 susah.beberapa supplier tdk peduli dgn harga tinggi
yg agan2 tawarkan, krn mereka lebih melihat karakter agan (jujur, rendah hati, dll) so baik2 jaga
sikap gan...
2. musim hujan = BAHAYAAAAA, terutama utk agan2 di daerah2 yang masih ada sawahnya, musim
hujan = musim tanam padi = pemulung tanam padi = bahan baku sulit. selain itu, kalau musim hujan,
agan2 jadi sulit utk jemur hasil gilingan (kecuali kalau beli mesin pengering)
3. agan2 harus pinter jaga cash flow, karena usaha ini cash basis...supplier2 agan pasti minta utk
dibayar cash utk setiap pembelian, namun proses produksi agan memakan waktu 1-7 hari (tergantung
jenis barang dan mesin yang agan punya)..artinya agan2 hrs siap2 utk kekurangan cash kalau
produksinya mampet..

sekian..nanti ane tambahin lagi kalo ada yang ane inget..hihihi...

eniwei, usaha ini kalo udah jalan enak kok, banyak juga pelaku bisnisnya yang sudah sukses dan
berhasil mengembangkan usahanya ke proses lebih lanjut (buat produk siap pakai), banyak yang mulai
dari kecil (bikin gilingan/press), sekarang sudah jadi pemain besar di indonesia..tapi gak sedkit juga
yang sudah tutp krn gak bisa bertahan..so agan2 harus pelajari lbh banyak lagi sebelum memulai &
hati2 dalam mengambil keputusan..

simulasi sederhana untuk olahan PET Press (diluar aset mesin, gudang, dan truk) :

qty 3000kg (3Ton)


bahan baku : Bodong atau PET @Rp.5000/kg*3000kg = Rp. 15.000.000

Transport pengambilang (tergantung biaya perjalanan dan jumlah muatan bahan dalam truck) asumsi
Rp.150/kg * 3000 = 450.000

penyusutan timbangan+waste (minimum) 3% (3000-3%=2910kg)

biaya produksi :

sortir dan press 300/kg*2910 = 873.000

penjualan 2910kg * 6500 = 18.915.000

biaya produksi : 873.000


transport : 450.000
penyusutan : 3000kg-3% = 90 * 5000 = 450.000

Sub total = 1.773.000

pembelian bahan baku = 3000kg*rp.5000 = 15.000.000

baiaya : 15.000.000 + 1.773.000 = 16.773.000

penjualan : 2910kg*Rp.6500 = Rp.18.915.000

profit = 18.915.000 - 16.773.000 = 2.142.000

*kerugian atau bahkan keuntungan jumlahnya bisa bertambah tergantung dari disiplin atau tidaknya
pembelian bahan baku atau kontrol produksi, serta harga jual ke pabrik, semakin banayk penyusutan
transport dan produksi semakin membuat profit margin menipis

*asumsi yg saya buat sederhana dan standart minim waste dan susut, pada prakteknya mungkin bisa
lebih gila lagi kalo kita tidak cermat

tapi percayalah pembukuan yg baik saat buka lapak daur ulang ilmunya kurang kepake

anne kasih contoh berdasar merek produk minuman ringan yang beredar di pasaran aja ya gan biar
gampang carinya (warung sampai minimart ada kok)

PP Gelas A :: kemasan air mineral gelas merek apapun yg berwarna putih ( akan jadi super grade A
jika potong label atas/leher kemasan) Aqua, Vit, ADES DLL

PP Gelas B :: kemasan air mineral teh atau minuman kopi susu (macam Arinda, Granula DLL) Akan Naik
jadi grade A jika potong label atas kemasan

PP Putihan (PK) :: Kemasan minuman bermerek MONTEA atau ALE ALE wings food saat digiling hanya
boleh di campur dengan kemasan bekas bayclean atau susu milkuat

PP hitam :: sebaiknya jgn main yg ini dulu ini PP kelem


Spoiler for Posting bermanfaat 3:
pp ember = plastik pp emberan yang berwarna selain warna hitam dan putih
pp pk = plastik pp emberan yang warnanya putih saja
pp gelas A = plastik pp minuman kemasan cup gelas bening
pp gelas B = plastik pp minuman cup gelas yang bening tetapi ada sablon atau warnanya, contoh: gelas
plastik starbucks
pp injek = plastik pp yang warnanya bening tetapi lebih keras dari pp gelas, contoh: plastik mangkuk
salad apabila agan pernah beli di mall, ane bingung gan cari contohnya
pp montea = plastik minuman cup gelas yang berwarna putih dan ada sablonnya, contoh: cup gelas
montea, ale2
pp hitam = plastik pp emberan yang berwarna hitam

Plastik HD:
mainan (ini nama slang plastik HD di jakarta) = plastik blowing berwarna, contoh: botol shampo
berwarna
mainan pk (putih susu dop) = plastik blowing berwarna putih, contoh: botol shampo berwarna putih
hd naso (putih butek kemasan susu botol) = plastik blowing berwarna putih butek, contoh: botol
kemasan susu bendera yang kecil, dsb
hd tutup = tutup dari botol pet

Plastik PET:
pet = aqua botol dan sejenisnya (bening dan warna berbeda harga, yg warna lebih murah)

Plastik LD:
ld tutup = tutup gallon aqua
ld corr = ember corr bangunan yang warnanya hitam dan hijau

Plastik PVC:
pvc = toples astor, plastik laminating, botol baygon, dan sejenisnya
paralon = pipa paralon

Spoiler for Posting bermanfaat 4:


gak usah pake proposal gan untutuk jual atau mau bangun tempat pengolahan, hanya ijin usaha aja
dari kecamatan

range harga mesin cacah di kisaran 35jt - 50jta (standart kapasitas) tergantung kemampuan
produksi perharinya

sedang untuk mesin press, ukuran dimensi ball press PET 80-90 ada dikisaran 40-60jta menggunakan
tenaga listrik, jika ingin menggunakan mesin penggerak dong feng kapasitas lebih kecil dan tonase
juga berpengaruh

untuk harga bahan, fluktuatif dan tergantung kualitas, itu kenapa saya ytidka pernah mencantumkan
jawaban mengenai pertanyaan harga bahan baku, takut menyersatkan karena di masig2 area dan
beda kualitas serta kapasitas dangat membedakan

untuk pemula disarankan untuk bermain PRESS, jenis yang aman PRESS jenis PET dan Olahan jenis
gelasan PP, selain minim susut waste harga jual cenderung stabil

SELAMAT BERJUANG
Spoiler for Posting bermanfaat 5 (postingan terakhir Jendral Bokir a.k.a TS , gan ane merindukan
agan, tolonglah agan kembali, kita semua butuh pengarahan agan):
saya akan coba menjelaskan kembali apa yg sudah pernah saya bahas sebelumnya mengenai daur
ulang, namun sangat amat sederhana karena untuk lebih detailnya saya lebih suka menjelaskan secara
langsung atau diskusi dengan contoh materialnya

1. langkah pertama untuk memulai kita harus mempelajari secara detail tentang jenis2 material
plastik pada khususnya yg bisa dan klasifikasi berdasar nilainya. mengingat hal ini sangat mendasar
dan salah satu faktor besar penentu keberhailan

--> beberapa jenis plastik & Kode yang umum di daur ulang oleh sebagian besar pemain :

A. PET (Polietilena tereftalat). Umumnya terdapat pada botol minuman atau bahan konsumsi lainnya
yang cair.

B. HDPE (High Density Polyethylene, Polietilena berdensitas tinggi) biasanya terdapat pada botol
deterjen.

C. PVC (polivinil klorida) yang biasa terdapat pada pipa, rnitur, dan sebagainya.

D. LDPE (Low Density Polyethylene, Polietilena berdensitas rendah) biasa terdapat pada pembungkus
makanan.

E. PP (polipropilena) umumnya terdapat pada tutup botol minuman, sedotan, dan beberapa jenis
mainan.

E.2. PP GELAS : air mineral kemasan gelasan baik A maupun B

F. PS (polistirena) umum terdapat pada kotak makan, kotak pembungkus daging, cangkir, dan
peralatan dapur lainnya.

untuk pemula saya sarankan untuk bermain pada 2 - 3 jenis dulu dilihat dari resiko material dan
kemudahan pengolannya untuk jenis PET, PP GELAS, atau HDPE (kemasan OLI, atau sejenis)

1.a. PET :
PET kita klasifikasikan lagi berdasar warnanya, PET A (khusus warna Natural) dan PET B (Khusus
WARNA yg sesuai dgn warnanya masing2 dalam setiap Ball)

2.b. PP gelas A
2.c. PP Gelas B kemasan air mineral gelas dengan leher berwarna namun badan natural (bening)

3.a. HDPE : klasifikasikan berdasar warna kemasan, jika bersablon kemasan pisah berdasar warna
dominan sablonnya

2. Tahapan selanjutnya juga sangatlah penting, yakni Link suplier bahan baku. sebelum kita buka atau
operasi, tentukan wilayah berdasar dari jumlah rata2 suplier yg bisa kita andalkan untuk mensuplie
bahan baku produksi kita. bangun link terlebih dahulu di area kita beroperasi, atau geser radius jika
wilayah kita tidak memungkinkan untuk suplie bahan selqama 1 bulan operasi produksi.