Anda di halaman 1dari 1

STOMATITIS atau SARIAWAN

Penyebab dan perawatannya

Stomatitis merupakan suatu lesi atau kelainan yang berbentuk ulser (borok) yang terdapat
di dalam rongga mulut. Orang awam sering menyebutnya sebagai sariawan atau gomen.

Penyebab Stomatitis:
Lesi sariawan biasanya terdapat pada mukosa bibir, pipi, lidah, langit-langit lunak, dan
gusi. Penyebab dari sariawan masih belum jelas, namun banyak teori yang menyebutkan bahwa
sariawan berhubungan dengan masalah kekebalan tubuh.
Beberapa jenis penyakit, misal kurang asupan nutrisi (khususnya zat besi dan vitamin B12),
alergi, trauma (misalnya tergigit), stres, dan perubahan hormonal (siklus menstruasi) juga dapat
menjadi pemicu timbulnya sariawan.

Gejala Sariawan:
Sariawan dapat muncul dalam bentuk lesi dengan berbagai variasi ukuran dan jumlah, yaitu
ada yang kecil, besar, ataupun dalam jumlah yang banyak. Lesi sariawan juga dapat muncul
berulang kali atau istilahnya disebut rekuren. Sebelum terbentuk lesi ulser, daerah yang
meradang biasanya terasa perih seperti tertusuk ataupun terbakar. Setelah 2 atau 3 hari, baru
terbentuklah lesi ulser pada daerah yang meradang tadi. Rasa sakit akibat sariawan yang
berukuran kecil biasanya akan hilang antara 7 sampai 10 hari, dan lesi ini akan sembuh secara
sempurna dalam waktu 1 sampai 2 minggu. Namun, apabila ukuran lesi sariawan cukup besar
biasanya lesi membutuhkan waktu mulai dari beberapa minggu sampai beberapa bulan untuk
sembuh.

Perawatan Sariawan:
Perawatan sariawan lebih terfokus kepada pengurangan gejala rasa sakitnya. Berkumur
dengan air hangat dan makan makanan yang lunak dapat mengurangi rasa tidak nyaman akibat
sariawan.
Beberapa obat yang dioleskan pada lesi juga bisa melindungi lesi dari iritasi, misalnya
orabase albothil, dll. Berkumur dengan obat kumur yang bersifat antimikroba juga dapat
dilakukan untuk menghindarkan lesi dari infeksi, sehingga proses penyembuhannyapun akan
lebih cepat.
Untuk mempercepat masa penyembuhan sariawan dapat mengkonsumsi vitamin C yang
berperan dalam perbaikan jaringan.
Untuk sariawan yang berukuran cukup besar, biasanya lesi diobati dengan cara
mengaplikasikan obat-obatan steroid. Obat-obatan ini dapat mempercepat proses penyembuhan
dan mencegah lesi agar tidak bertambah besar.