Anda di halaman 1dari 14

24/09/2013

BAB I Kenyamanan termal


Sistem Tata Udara • Secara alamiah, manusia akan berusaha untuk
mempertahankan dirinya pada temperatur normal
Tujuan Pembelajaran Umum : tubuh manusia, yakni antara 36 sampai 37 0C
Dapat memahami konsep dasar dalam • Tubuh manusia merupakan mesin ajaib yang berusaha
pengkondisian udara menjaga kenyamanan jika menghadapi perubahan
parameter lingkungan. Manusia akan menghasilkan
Tujuan Pembelajaran Khusus : panas pada saat melakukan suatu aktivitas.
•Memahami mengapa sistem tata udara dibutuhkan • Tubuh akan mempertahankan kenyamanan dengan
•Memahami bagaimana suatu sistem tata udara bekerja cara membuang panas ke lingkungan sesuai dengan
•Dapat menjelaskan jenis-jenis sistem tata udara yang umum besarnya panas yang dihasilkan. Jadi, suhu tubuh
ditemui pada aplikasi kenyamanan termal cenderung konstan.

Kenyamanan termal • Kebutuhan akan kenyamanan termal manusia


tidak terlepas dari adanya sumber-sumber
Faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan
kalor dalam ruangan yang dapat
manusia antara lain adalah:
meningkatkan temperatur maupun
• Temperatur (Dry bulb temperature) kandungan uap air udara dalam ruangan.
• Kelembaban relatif (Relative humidity)
• Kebersihan udara (Air cleanliness) Jenis Beban Kalor ada 2 macam :
• Bau (Odor level) • Kalor Sensibel
• Temperatur radian rata-rata (mean radiant • Kalor Laten
temperature).

Sumber-sumber Kalor Konduksi


atap

• Sumber-sumber kalor dapat berasal dari luar Lampu Lampu Radiasi


matahari
Peralatan
maupun dalam ruangan.
• Dari luar ruangan, sumber kalor dapat berasal dari SUMBER Konduksi
melalui kaca
Konduksi BEBAN
konduksi panas melalui dinding, atap, jendela, lantai, partisi
Penghuni/
dan dinding partisi. Selain itu, ada pula sumber kalor orang Infiltrasi

dari radiasi matahari melaui permukaan eksterior Peralatan


Konduksi
melalui
Konduksi dinding
yang tembus cahaya. lantai

• Sumber-sumber kalor dari dalam ruangan dapat


berasal dari manusia, lampu, peralatan ruangan, dan
mesin-mesin. Sumber-sumber kalor pada ruangan.

1
24/09/2013

Kalor yang dikeluarkan oleh manusia Kenyamanan Termal


dipengaruhi oleh keadaan sekelilingnya. (Thermal Comfort)
• Kondisi lingkungan akan berpengaruh pada laju Faktor yang mempengaruhi kenyamanan
konduksi kalor. termal:
• Kelembaban relatif berpengaruh pada laju pengeluaran • Tingkat aktivitas
kalor dengan cara evaporasi atau penguapan.
• Pergerakan udara lingkungan (atau kecepatan udara)
• Pakaian
akan mempengaruhi baik laju penguapan maupun •Temperatur udara
pembuangan panas dengan cara konveksi. • Temperatur radian
• Selanjutnya, temperatur permukaan di sekeliling
• Kelembaban
manusia (dinding, lantai, dsb.) akan berpengaruh pada
pelepasan kalor secara radiasi dari tubuh manusia.

Tingkat Aktivitas Pakaian


• Tubuh manusia secara terus-menerus • Pada ruangan hunian, pakaian berfungsi
menghasilkan kalor melalui suatu aktivitas sebagai insulator yang memperlambat
yang disebut metabolisme. pembuangan panas dari tubuh.
• Kalor harus dibuang dari tubuh manusia • Jika seseorang menggunakan pakaian yang
untuk mempertahankan temperatur tubuh bersifat sebagai insulator yang efektif, maka
pada harga yang relatif konstan. ia akan merasa cukup nyaman pada
• Manusia akan menghasilkan panas dalam temperatur yang relatif rendah.
tingkat minimum pada saat tidur.
• Jika aktivitas meningkat, maka kalor yang
dihasilkan tubuh juga meningkat.

Temperatur Udara Kelembaban


• Temperatur nyaman bukanlah harga tunggal,
melainkan suatu kisaran antara 210C sampai
• Kisaran kelembaban untuk kenyamanan
240C (untuk musim dingin) dan 230C sampai adalah 25% sampai dengan 65%. Namun,
dengan 270C (untuk musim panas). jika diambil titik tengah, kelembaban
• Artinya, pada musim dingin masih ada manusia
nyaman bagi sebagian besar manusia
yang merasa cukup nyaman pada temperatur berkisar pada 50%.
210C, sedangkan pada musim panas masih ada • Dengan demikian, kombinasi temperatur
manusia yang merasa nyaman pada 270C. dan kelembaban nyaman untuk hunian yang
• Namun demikian, kriteria nyaman yang umum dapat diterima oleh kebanyakan orang
diterima oleh kebanyakan orang Indonesia adalah 24-250C dan kelembaban relatif 50%.
adalah temperatur 24-250C.

2
24/09/2013

Beban Pendinginan
• Sumber beban dapat berasal dari luar
ruangan (external loads), dari dalam
ruangan (internal load), atau
• Dapat juga berasal dari udara ventilasi yang
sengaja dimasukkan untuk menjaga
kesegaran udara ruangan dan mengurangi
bau.

Zone nyaman untuk musim dingin dan musim panas dari ASHRAE

External Internal
Beban pendinginan dari luar ruangan meliputi:
Beban pendinginan dari dalam ruangan
• Konduksi kalor melalui atap, dinding, pintu,
meliputi
jendela, lantai, dan partisi.
• Beban dari radiasi matahari melalui kaca • Penghuni/orang
jendela atau bahan transparan yang • Peralatan ruangan/komputer
dipasang pada atap atau dinding eksternal. • Mesin
• Infiltrasi udara yang masuk melalui celah • Lampu/penerangan
atau retakan pada dinding, pintu, dan
jendela • Dll.
• Dll.

Jenis sistem tata udara, yaitu:

• all-air system
• all-water system
• air-water system
• direct refrigerant system

Ilustrasi sumber-sumber beban pendinginan ruangan

3
24/09/2013

All-Air System All-Air System


• Pada all-air system, fluida yang akan menuju • Penyerapan kalor oleh udara catu dalam
ke ruangan yang dikondisikan adalah udara, kondisi dan jumlah yang tepat dapat
tanpa ada fluida lain. mempertahankan temperatur dan
• Dasar dari konsep all-air system adalah kelembaban ruangan pada harga yang
mencatu atau menyuplai udara ke dalam diinginkan.
ruangan pada kondisi tertentu sehingga beban
pendinginan sensibel dan laten yang ada di • Karena beban pendinginan ruangan selalu
dalam ruangan dapat diserap oleh udara catu berubah-ubah setiap saat, maka energi yang
tersebut diserap oleh udara catu juga berubah-ubah.

Perubahan ini dapat dilakukan dengan


All-Air System
dua cara:
• Mengubah-ubah debit udara suplai sesuai • Pada saat diperlukan pendinginan, sistem all-air akan
mengirimkan udara yang telah mengalami pendinginan
dengan besarnya beban pendinginan dan dehumidifikasi untuk menyerap kalor dan
• Mengubah-ubah temperatur udara catu sesuai kelembaban udara.
dengan besarnya beban pendinginan. • Ruangan umumnya diinginkan pada temperatur 240C
dan kelembaban relatif 50%.
• Udara yang disuplaikan ke dalam ruangan umumnya
lebih kering atau memiliki kandungan uap air yang
lebih rendah dibandingkan dengan udara ruangan.
• Udara catu biasanya bertemperatur antara 10 sampai
130C.

All-Air System All-Air System


• Udara dingin dihasilkan dari proses
pendinginan udara oleh koil pendingin.
• Temperatur koil lebih rendah daripada
apparatus dewpoint udara ruangan.
• Udara yang lewat koil akan mendingin dan
sebagian uap airnya mengembun.

4
24/09/2013

All-Air System All-Air System


• Agar udara dapat terarah ke ruangan, perlu • Return grill digunakan untuk mengambil
dipasang saluran udara catu/suplai. udara ruangan agar tekanan udara tidak
• Kipas juga perlu dipasang untuk mendorong meningkat akibat adanya suplai udara terus-
udara ke ruangan
menerus.
• Agar distribusi udara catu merata di dalam
ruangan, dipasanglah terminal udara catu atau • Saluran udara balik (return air duct)
difuser. digunakan untuk mengembalikan udara
• Pergerakan udara yang baik dan merata dalam ruangan ke koil. Udara tersebut selanjutnya
ruangan akan mempercepat penyerapan beban didinginkan lagi oleh koil.
pendinginan ruangan.

All-Air System All-Air System


• Jika saluran udara balik cukup panjang, maka • Penanganan bau dapat dilakukan dengan
diperlukan return air fan untuk membantu mengirimkan udara segar dari lingkungan melalui
menghisap udara ruangan menuju koil pendingin. AHU.
• Return air fan diperlukan untuk mengatasi rugi • Jumlah udara luar yang dikirim sebanding dengan
gesek sepanjang return duct. jumlah penghuni dan dipengaruhi oleh aktivitas
• Filter udara dipasang untuk menyaring partikel- penghuni.
partikel debu yang dapat mengurangi • Jumlah udara luar yang dikirim ke ruangan sama
kenyamanan dan mengganggu kesehatan dengan jumlah udara ruangan yang dibuang.
manusia. • Pengaturan debit dilakukan dengan damper.

All-Air System
• Sumber dingin pada koil pendingin pada AHU
dapat berasal dari berbagai macam mesin
pendingin/refrigerasi, Salah satunya adalah dari
chiller
• Dengan demikian, kalor atau panas mengalir dari
koil menuju ke sistem refrigerasi pada chiller
• Panas dari sistem refrigerasi dibuang ke
lingkungan dengan menggunakan alat pembuang
panas (heat rejection equipment) berupa:
- water cooled condenser dengan cooling tower,
- evaporative condenser, atau
- air cooled condenser.

5
24/09/2013

Dengan demikian siklus pendinginan Sistem all-air diklasifikasikan menjadi 2


kini telah lengkap. kategori, single duct dan dual duct.
• Dalam kasus ini, panas atau kalor mengalir dari • Sistem saluran tunggal atau single duct system,
sumber di luar dan dalam ruangan. yang memiliki koil pendingin dan koil pemanas
• Udara dingin yang dikirim ke ruangan mengambil dalam susunan seri, satu lajur saluran udara yang
kalor tersebut dan memindahkannya ke koil mengirimkan udara dengan temperatur yang sama.
pendingin di AHU.
• Pengaturan kapasitas dilakukan dengan mengubah-
• Air dingin yang mengalir di koil memindahkan ubah temperatur udara atau debit udara.
kalor ke mesin refrigerasi pada water chiller.
• Selanjutnya, cooling tower menarik kalor dari • Sistem single duct dapat digunakan untuk
mesin refrigerasi dan membuangnya ke pendinginan dan pemanasan pada duct yang sama
lingkungan. tetapi tidak dapat dilakukan secara bersamaan.

All-air system memiliki keunggulan


dual duct System sebagai berikut:
• Sistem saluran udara ganda/dual duct system, • Lokasi mesin sentral di ruang khusus (mechanical room)
memiliki koil pendingin dan koil pemanas memungkinkan operasi dan perawatan mesin dilakukan
dalam susunan seri atau paralel. pada ruangan yang tidak dihuni. Selain itu, pemilihan
alat penyaring udara, peredam kebisingan, dan
• Sistem ini dapat menggunakan sistem saluran peredam getaran dapat dilakukan dengan leluasa sesuai
yang terpisah antara udara dingin dan udara dengan kebutuhan.
hangat yang akan dicampur pada terminal • Penempatan sistem pemipaan, kabel, filter, mesin-
• Sistem dual duct dapat menjalankan fungsi mesin pada tempat yang jauh dari area hunian akan
pendinginan dan pemanasan sekaligus. lebih melindungi peralatan dari kerusakan dan
mengurangi bahaya bagi penghuni dan peralatan yang
ada di dalam gedung.

Keunggulan All-air system Kelemahan All-air system


• Sistem ini dapat dengan leluasa memanfaatkan udara • Memerlukan tempat atau ruang untuk menempatkan
luar yang dingin (pada tanggal dan jam-jam tertentu) saluran udara, sehingga mengurangi pemanfaatan
untuk menghemat energi. ruangan secara optimal.
• Perubahan dari siklus pendinginan ke pemanasan • Pada gedung-gedung bertingkat diperlukan adanya
(pada negara subtropis) dapat dilakukan dengan shaft (lubang antar lantai) untuk menempatkan saluran
mudah. udara agar mampu mengirim udara dari satu lantai ke
• Pengaturan temperatur dan kelembaban dapat lantai lainnya.
dilakukan dengan mudah. • Untuk mendapatkan distribusi udara yang baik,
• Heat recovery untuk penghematan energi mudah diperlukan kerjasama yang baik antara arsitek,
dilakukan. perancang struktur, dan perancang mekanik/HVAC.
• Sistem ini memungkinkan pemberian tekanan positif • Penyeimbangan (balancing) aliran udara, terutama
atau negatif pada ruangan-ruangan dalam bangunan. pada sistem-sistem besar lebih sulit dilakukan.

6
24/09/2013

All-Water System • All-water system hemat tempat, cocok untuk


gedung bertingkat banyak dan gedung yang
All-water system memiliki ciri sebagai berikut: sebelumnya tak dikondisikan.
• Ruangan dilengkapi dengan unit terminal yang
disuplai dengan air dingin (atau air panas)
yang dilewatkan pada pemipaan air.
• Pemipaan mentransfer energi antara plant
sentral (sistem refrigerasi atau pemanas)
dengan unit terminal.
• Semua energi yang digunakan untuk
mendinginkan ruangan dibawa oleh air.

Terminal unit untuk all-water system.

All-Water System All-Water System


• Udara ruangan dihisap ke dalam terminal unit • Grill pada bagian atas unit berfungsi
oleh sebuah kipas. mengarahkan aliran udara dingin ke ruangan
• Udara ini disaring oleh filter dan berjalan menuju dan menghasilkan pergerakan udara yang
ke sisi hisap kipas.
baik.
• Selanjutnya kipas akan mendorong udara
melintasi koil pendingin yang dialiri oleh air • Udara dingin yang keluar dari grill akan
dingin. bercampur dengan udara ruangan dan
• Air umumnya bertemperatur antara 4.50C sampai menyerap kalor yang ada di dalamnya.
dengan 70C. Saat melewati koil pendingin, udara
akan mengalami pendinginan dan dehumidifikasi

All-Water System
• Sumber air dingin pada all-water system
umumnya berasal dari chiller.
• Air dingin yang dihasilkan oleh chiller
dipompakan ke unit-unit terminal yang ada di
tiap-tiap ruangan.
• Setelah menyerap kalor ruangan, air ini akan
mengalami kenaikan temperatur.
• Selanjutnya, air akan dikembalikan ke chiller
untuk didinginkan lagi
• Demikianlah siklus pendinginan air berulang.

7
24/09/2013

All-Water System All-Water System


• Satu unit chiller dapat melayani hingga • Pada gedung yang membutuhkan pendinginan
bebarapa terminal unit pada beberapa dan pemanasan, dapat digunakan dengan cara
ruangan sekaligus. menggilir aliran air dingin atau air panas
• Sistem ini cocok untuk gedung dengan sesuai dengan kebutuhan.
ruangan-ruangan yang mirip dimensi dan • Sistem tersebut dikenal dengan sistem dua
penggunaannya seperti kantor, hotel, dsb. pipa/Two-pipe System.

All-Water System
• Jika ruangan-ruangan pada suatu gedung
memiliki fungsi dan penggunaan yang berbeda-
beda dan kebutuhan pendinginan dan
pemanasan yang berbeda-beda, maka sistem all-
water dengan empat pipa lebih sesuai.
• Model ini dikenal dengan sistem Four-pipe System
Fan Coil Unit dan dapat melayani pendinginan di
suatu ruangan dan pemanasan di ruangan lainnya
dalam waktu yang sama.
All-water system dengan two-pipe system yang melayani beberapa ruangan sekaligus.

All-Water System
• Unit ini memiliki dua koil: koil air dingin dua-
pipa dan koil pemanas dengan dua pipa.
• Pada operasi konvensional, koil air dingin
dihubungkan dengan chiller untuk keperluan
pendinginan, dan
• Pada saat diperlukan pemanasan, koil
pemanas dihubungkan dengan sumber air
panas
All-water system dengan four-pipe system yang melayani beberapa ruangan sekaligus.

8
24/09/2013

All-Water System
(FCU)
• Jenis fan-coil lain yang dapat digunakan untuk
pendinginan dan pemanasan sekaligus adalah
two-pipe, two-wire fan coil unit.
• Unit ini memiliki dua koil: koil air dingin dua-pipa
dan koil pemanas elektrik dengan dua kabel.
• Pada operasi konvensional, koil air dingin
dihubungkan dengan chiller untuk keperluan
pendinginan.
• Tak ada rangkaian pemipaan air panas di sini All-water system dengan two–pipe, two-wire fan coil unit
karena pemanasan ruangan dilakukan oleh koil yang melayani beberapa ruangan sekaligus.

pemanas elektrik

Air-water System
• Sistem ini merupakan “gabungan” antara all-air
system dengan all-water system,
• Dimaksudkan untuk melengkapi all-water
system dengan udara segar dari luar ruangan
dengan jumlah atau debit yang tertentu sesuai
dengan kebutuhan
• Sistem air-water diciptakan untuk menutupi
kelemahan all-water system yang memiliki
keterbatasan dalam hal suplai udara segar.
Air-water system, merupakan kombinasi antara all-water system dan all-air system

• AHU pad air-water system berukuran lebih kecil karena Sistem Refrigeran Langsung/
hanya digunakan untuk mengirim udara luar. Direct Refrigerant System
• Pada sistem ini, udara langsung didinginkan
oleh refrigeran dingin yang mengalir di dalam
evaporator dari mesin refrigerasi.
• Aplikasi paling populer dari sistem ini:
- AC window dan
- AC split

Pengkondisian udara dengan air-water system.


Pendinginan udara dilakukan oleh koil AHU dan fan-coil unit

9
24/09/2013

Window-unit
• Biasanya digunakan untuk mendinginkan
satu ruangan tunggal.
Evaporator

Kondenser
Komprresor • Sistem terangkai menjadi satu paket
utuh. Dipasang menerobos dinding

K
• Kondenser menghadap keluar dan
evaporator menghadap ke dalam.
• Kipas kondenser biasanya aksial dan
kipas evaporator biasanya sentrifugal-
AC window yang memanfaatkan prinsip direct refrigerant system.
radial

Window-unit Window-unit
• Keunggulan: • Kelemahan:
– Instalasi mudah
– Pengontrolan temperatur ON-OFF sehingga
– Tidak memerlukan ruang khusus untuk
menyimpan unit
kemungkinan temperatur ruangan berubah-
ubah
– Murah
– Kebisingan relatif tinggi
• Kelemahan: – Penyaringan udara terbatas
- Umur pakai relatif pendek ~ 10 th – Kontrol distribusi udara terbatas
- Pemakaian energi relatif boros – Bentuk kurang disukai
- Perlu penanganan untuk kondensat

AC Split-unit AC Split-unit
• Kondenser dan kompresor dipasang dalam
satu wadah/casing dan dikenal sebagai
outdoor unit atau condensing unit.
• Condensing unit dipasang di luar ruangan,
• Evaporator/indoor unit atau fan coil unit
dipasang di dalam ruangan.
• Indoor unit dengan model peletakan di
dinding, di lantai, di langit-langit. Indoor unit
terdiri atas unit tunggal atau multi

10
24/09/2013

Split-unit

Rooftop AC
• Rooftop AC = AC yang dipasang di lantai
atap
• Secara konsep, AC rooftop dibagi menjadi
dua bagian terpisah:
- Unit pengolah udara/air handling,
- Pendinginan dan pemanasan/cooling and
heating.
Bagian-bagian AC rooftop

Komponen
Boks pencampuran
Ciri/Kemampuan
Dimungkinkan pendinginan bebas (free
Rooftop AC
udara segar/resirkulasi cooling) • AC paket rooftop awalnya didesain untuk
Penyaringan udara Penyaringan udara efisiensi rendah untuk


udara luar bangunan publik komersial besar, di mana


 Penyaringan udara efiensi menengah pada debit udara segar dari luar ruangan dapat
udara campuran diatur-atur sesuai dengan jumlah penghuni.
Koil pendingin ekspansi Dapat diubah menjadi koil pemanas (dengan
langsung membalik siklus seperti pada pompa kalor) • Mixing box atau kotak pencampuran udara,
Koil pemanas atau Air panas tempat bercampurnya udara balik ruangan
pemanas gas
Elektrik dengan udara segar, umumnya dilengkapi
Pemanas berbahan bakar gas dengan damper yang digerakkan oleh motor
Motor kipas sentrifugal Udara bergerak vertikal melalui bagian bawah sehingga jumlah udara segar yang dimasukkan
unit
Motor kipas aksial Ekstraksi udara dalam udara catu dapat diatur.

11
24/09/2013

• Pada saat temperatur lingkungan sedang tinggi,


kontrol udara segar minimum atau minimum fresh Rooftop AC
air control bekerja untuk membatasi jumlah udara
luar yang masuk ke ruangan. • Unit rooftop juga dapat dilengkapi dengan
penghemat energi (economizer). Pada saat
temperatur lingkungan lebih rendah dibanding
temperatur ruangan yang diinginkan. Namun,
beban kalor dari dalam ruangan bisa saja tinggi,
sehingga tetap diperlukan pendinginan.
• Pada kasus ini, lebih banyak udara luar yang
dapat dikirimkan langsung ke ruangan tanpa
didinginkan lebih dahulu (free cooling atau
pendinginan bebas). Kompresor dimatikan
AC rooftop untuk musim panas dan musim dingin dengan
minimum fresh air control

Konfigurasi dari unit rooftop yang


umum ditemui adalah:
• Tanpa pembuang udara (without air
extraction)
Pada jenis ini, udara balik dan udara catu
dialirkan di bagian bawah unit rooftop dan
saling bercampur untuk
- Resirkulasi udara dengan minimum fresh air.
- Operasi economizer.
AC rooftop dengan economizer.

• Dengan pembuang udara (with air extraction)


Pada jenis ini, sebagian udara balik dibuang
dengan bantuan kipas exhaust (umumnya
berjenis kipas aksial).

Unit rooftop tanpa pembuang udara

12
24/09/2013

Unit rooftop dirancang untuk melayani debit AC Paket


udara yang besar dan beban pendinginan
yang besar dengan variasi beban yang tidak • AC Paket adalah AC dengan Condensing
terlalu fluktuatif. Unit dan Evaporating Unit berada dalam
Sistem ini cocok untuk gedung-gedung satu wadah
dengan beban internal yang dominan
dibandingkan dengan beban eksternal,
• AC jenis ini terbagi atas dua jenis:
seperti: - Water version (dengan water-cooled
•superstores (hyper- and supermarkets), condenser)
•speciality stores, - Air version (dengan air-cooled condenser)
•workshops.

• AC vertikal dengan water-cooled condenser


memiliki unit pengolah udara dan sistem
refrigerasi dalam satu wadah.
• Ruang atau kabinet berisi water-cooled
condenser yang terletak di antara komponen-
komponen lainnya.
• Kipas pada unit ini memungkinkan mesin
dihubungkan dengan saluran udara dengan rugi
tekanan salurang antara 100 sampai 150 Pa.
• Pada negara empat musim, unit ini dapat
dilengkapi pula dengan koil pemanas dengan Vertical self-contained air conditioning unit (dengan water-cooled condenser).

sumber daya elektrik atau air panas.

Mesin tata udara mandiri


• AC vertikal dengan air-cooled condenser atau (Self-contained air conditioners)
air version memiliki dua bagian, indoor dan • Mesin tata udara mandiri/self-contained air
outdoor. conditioner adalah mesin refrigerasi yang terdiri
• Pada sisi indoor terdapat evaporator dan fan. atas dua set peralatan:
• Pada sisi outdoor terdapat kompresor yang - Peralatan refrigerasi terdiri atas kompresor,
kondenser berpendingin udara (atau kadang-
dilengkapi dengan kipas aksial yang dirancang kadang juga berpendingin air), dan peralatan
untuk tahan pada perubahan cuaca udara luar. kontrol dan automasi.
- Peralatan distribusi udara terdiri atas filter udara,
kipas distribusi, koil evaporator, dan katup
ekspansi.

13
24/09/2013

Kedua set peralatan dapat ditempatkan pada


satu casing yang sama, dapat juga terpisah
seperti halnya AC split.
Untuk keperluan pemanasan, AC jenis ini dapat
juga dilengkapi dengan koil pemanas listik atau
koil air panas.

AC mandiri/self-contained air conditioner.

14