Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

DINAS KESEHATAN
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JATI PADANG
Jalan Raya Ragunan Nomor 16-17, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu
Telepon: 021-22784448 Faksimile: 021-22784446
Email: rsudjatipadang@gmail.com
Kode Pos 12520
JAKARTA

Form Laporan Diklat/Magang/Seminar/Workshop

Nama MAGANG
Kegiatan
JAKARTA SELATAN
Muhammad Alfin Rachmadhan (Farmasi)
Tanggal: 26 Februari 2018 – 03 Maret Waktu: 07:30 – 14:00
2018

Tempat RSUD TEBET

Isi Kegiatan 1. Pelayanan resep di instalasi Farmasi RSUD Tebet, terbagi menjadi 2, yaitu:
1 untuk pelayanan resep pasien BPJS dan 1 untuk pelayanan resep pasien
Umum.
2. Untuk sistem peresepan obat terbagi menjadi 2 yaitu sistem online dan
sistem manual.
3. Alur Pelayanan resep RSUD Tebet untuk pasien BPJS :
a. Petugas farmasi menerima resep dari pasien atau mencetak resep (resep
online) lalu melakukan pengkajian kelengkapan resep. Resep BPJS
terdiri dari 3 rangkap yaitu putih, merah, dan biru, pasien harus
melampirkan hasil laboratorium untuk pasien dengan riwayat penyakit
kolesterol.
b. kemudian memberikan nomor antrian kepada pasien. Setiap pasien
BPJS dengan diagnosa penyakit kronis (kolesterol, diabetes, hipertensi)
harus membawa SEP dan kartu kontrol penyakit kronik untuk
memantau riwayat restriksi obat yang di terima pasien dan untuk
menjadwalkan waktu kontrol ke rumah sakit.
c. Pengkajian resep dan menyiapkan obat
d. Sebelum diserahkan petugas melakukan double check antara resep
dengan obat yang telah disiapkan
e. Memanggil nomor antrian, dan menyesuaikan identitas pasien dengan
yang ada di resep
f. Memberikan informasi obat dan memberi tahu informasi jadwal kontrol
selanjutnya
4. Alur Pelayanan resep RSUD Tebet untuk pasien UMUM :
a. Petugas farmasi menerima resep dari pasien atau mencetak resep (resep
online) lalu melakukan pengkajian kelengkapan resep, untuk resep
pasien umum hanya terdiri dari satu rangkap,
b. kemudian menghitung harga perbekalan farmasi (obat dan alkes)
dengan cara manual (tidak memakai sistem komputer),
c. kemudian petugas memanggil pasien dan meminta persetujuan terhadap
nominal harga.
d. Setelah setuju petugas menyiapkan obat/alkes sesuai resep
e. Petugas melakukan penyerahan disertai dengan pemberian informasi
obat.
5. Standar untuk resep racikan dilayani dalam waktu maksimal 60 menit dan
non-racikan dilayani dalam waktu maksimal 30 menit dihitung dan
penerimaan resep hingga obat diberikan kepada pasien.
6. Untuk setiap resep yang terdapat obat narkotika/psikotropika diberi tanda
garis bawah merah di bawah nama obat tersebut.
7. Untuk obat yang memiliki lebih dari satu sediaan dan mempunyai kemiripan
nama dan bentuk, diberikan stiker LASA dan letaknya diberikan satu jarak
agar tidak salah saat mengambil obat. Untuk penyimpanan obat
narkotik/psikotropik masih menggunakan lemari kayu dengan double pintu
dan kunci. Obat high alert dipisahkan dengan obat lain dan diberi sticker
HIGH ALERT.
8. Untuk resep racikan di RSUD Tebet terdapat juru racik, jadi asisten apoteker
hanya membantu untuk menyiapkan obat.
9. Pengelolaan Resep RSUD Tebet
a. Setiap depo pelayanan mendokumentasikan resep
b. Resep asli dikumpulkan berdasarkan tanggal yang sama dan diurutkan
sesuai nomor resep dan sumber resep.
c. Resep narkotika/psikotropika di pisahkan dan digaris bawah dengan
tinta merah.
d. Resep dibendel sesuai asal resep itu datang (ex: poli umum, poli anak,
dll) setiap hari dan dibendel perbulan.
e. Pengelompokan resep yaitu pasien BPJS, UMUM, ARB, ARV,
Narkotika/psikotropika.
f. Bendel resep diberi tanggal, bulan dan tahun yang mudah dibaca
10. RSUD Tebet mempunyai obat program pemerintah yaitu:
a. Obat-obatan untuk penyakit Hepatitis
b. Obat-obatan untuk penyakit HIV
c. Obat-obatan untuk penyakit TBC anak dan dewasa.
11. Unit farmasi melakukan amprahan ke gudang setiap hari dan melakukan
pelaporan setiap perbulannya.
12. Letak obat-obatan di farmasi RSUD Tebet sudah tertata sesuai jenis
sediaan, generik/branded, khasiat, dan alfabetis.
13. Untuk kartu stok obat dan alkes di farmasi RSUD Tebet belum berjalan
dengan baik terutama untuk kartu stock obat narkotika /psikotropika.
14. Melakukan pelaporan tiap bulan,yaitu:
a. Stock Opname dan LPLPO
b. Pelaporan penggunan obat ARV
c. Narkotik dan Psikotropik
d. Laporan waktu tunggu pada pelayanan resep rawat jalan di depo
Farmasi
e. Suhu Ruangan.
15. Untuk floor stock, semua obat dan alkes diambil atau diamprah dari
gudang, untuk penggantian pemakaian obat dan alkes nya diambil atau
diganti dari depo farmasi, untuk pelaporannya dilakukan oleh penanggung
jawab dari masing-masing unit yang mempunyai floor stock tersebut lalu
dilaporkan ke farmasi. Kecuali untuk ruang OK, laporan floor stock ruang
OK dikerjakan oleh petugas farmasi.

Kesimpulan 1. Terdapat 2 loket pelayanan resep yaitu untuk resep BPJS dan umum
2. Kartu stock belum berjalan dengan baik terutama untuk kartu stock obat
narokotik/psikotropik
3. Belum mempunyai sistem untuk menghargai obat masih menghargai secara
manual
4. Pelayanan resep BPJS dan umum dilakukan secara terpisah
5. Hanya poli penyakit dalam, poli jiwa, dan poli bedah yang menggunakan
resep online, sisanya masih menggunakan resep tulis
6. Floor stock unit diambil dari gudang dan dilaporkan oleh PJ unit, kecuali
untuk laporan floor stock ruang OK
7. RSUD Tebet mempunyai 3 obat-obatan program pemerintah
8. Penataan letak obat sudah sesuai jenis sediaan, khasiat, generik/branded,
dan alfabetis.
Rekomendasi 1. Perlunya dibuat 2 loket untuk pelayanan resep yaitu untuk resep BPJS dan
umum
2. Membuat copy resep untuk obat yang tidak tersedia di depo farmasi dan di
resep terdapat pengkajian 7B pemberian obat
3. Dibuat buku kontrol obat terutama untuk obat-obat kronik seperti diabetes,
hipertensi dan koleterol
4. Perlunya penyimpanan terpisah obat-obat sesuai dengan khasiat dan
gererik/branded terutama untuk obat OTT.
5. Dilakukannya pelatihan untuk pelayanan BPJS
Tidak Lanjut 1. Utnuk pemisahan obat baru untuk jenis sediaan dan antibiotik.
2. Copy tembusan resep untuk perawat rawat inap sudah berjalan

Daftar Hadir (Terlampir)

Jakarta, 19 Maret 2018

Mengetahui, Pelapor,
Penanggung Jawab Diklat
Rumah Sakit Umum Daerah Jati Padang

Widya Putri Ramadhianti, S.Psi Muhammad Alfin Rachmadhan, Amd. Far


NIP. 199402192017080101 NIP. 199703122018010156

Menyetujui,
Direktur
Rumah Sakit Umum Daerah Jati Padang

dr. Rismasari
NIP. 197204102006042033