Anda di halaman 1dari 26

KIMIA

Pilihan ganda

1) Definisi analisis kuantitatif


2) Pengertian validasi
3) Ada struktur aromatis yang mengandung NH2. Tentukan sifat dari struktur tersebut (asam
atau basa, penarik electron atau penolak electron)

Isian singkat ( Benar Salah)

1) Semua mengenai analisis instrumen (prinsip dasar FTIR, spektro UV, AAS, IR, NMR, MS)

Esai
1) Akan dibuat HCl 0,5 M sebanyak 200 ml dari larutan HCl pekat 37% dengan kerapatan 1,19
g/l. hitung berapa ml HCl pekat yang ditambahkan?
2) Pembakuan Titran
a. NaOH ( Nt = Vt. e. massa/BM)
b. HCl ( Vt Nt = Vs Ns)
3) ASO. Hitung berapa kadar bahan aktif obat dalam tablet dengan berat 750 mg. jika dilakukan
preparasi sebagai berikut:
Ditimbang 100 mg sampel. Dilarutkan dalam 100ml aquadest. Dipipet 1 ml diaddkan 5 ml.
diketahui abs ……. Kemudian diketahui Kurva bakunya,

Tambahan : pelajari juga tentang stokiometri, redoks, persamaan ½ reaksi, Buffur, dan cara
menghitung pH campuran.

Bidang : Farmakokimia
1. Ketentuan Umum Farmakope
2. Identifikasi
2.1 Reaksi kimia
2.2 Parameter fisika (titik lebur, Rf, indeks bias, dll)
2.3 Parameter fisikokimia (spectrum UV- Vis, Infra Red)
3. Uji Kemurnian
3.1 Uji Batas (logam Berat, klorida, sulfat, dll)
3.2 Uji cemaran organic
3.3 Uji khiralitas
3.4 Kadar air, susut pengeringan, sisa pijar
4. Penetapan Kadar
4.1 Pemilihan metode analisis berdasarkan struktur kimia
4.2 Cara Kimia
4.2.1 Stoikiometri reaksi kimia
4.2.2 Titrasi asam basa dalam medium air
4.2.3 Titrasi asam basa dalam medium non air
4.2.4 Titrasi reduksi-oksidasi (redoks)
4.2.5 Titrasi kompleksometri
4.2.6 Titrasi pengendapan
4.3 Pemisahan Analitik dan Penanganan sampel
4.3.1 Ekstraksi
4.3.2 Pemisahan kromatografi
4.4 Cara fisikokimia
4.4.1 Spektrofotometri UV – Vis
4.4.2 Spektrofluorometri
4.4.3 KCKT
4.4.4 Potensiometri
4.5 Cara mikrobiologi
4.5.1 Angka Lempeng Total
4.5.2 Uji potensi antibiotic
4.5.3 Uji koefisien fenol

Farmakokimia
1. kandungan reagen karl fishcer?
2. penyetearaan persamaan reaksi dan mol
3. manakah reaksi berikut yang menghasilkan pH 5
asam kuat-basa kuat
asam kuat-basa kuat
garam-garam
4. [AgNO3-]x, x????
5. indikator kimia

 untuk bahan materi kimia, baca aja dari materi itb. Sebagian besar keluar dari sana. Soal kimia
tdd pilgan 20 soal, benar/salah 10 soal, dan essay 5 soal. Jawaban mungkin lebih dari satu dan
ada nilai minus.
 Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis:
a. panjang gelombang maksimum
b. sifat ionic
c. sifat elektronik
d. gugus kromofor
 rentang panjang gelombang spektrofotometri UV
essaynya hitung kadar nitrogen titrasi kjedahl, penyetaraan reaksi, hitung reaksi antara O2 dengan
CO

1. HKSA ditunjukkan oleh sifat fiskim


2. 6-acetil morfin lebih mudah menmbus sawar darah otak daripada morfin karena sifatnya
yang non polar
3. Beda analisis instrumen dan metode kimia. Kalau metode kimia tidak butuh pembanding
 Pilgan :
1. Validasi metode digunakan untuk....
2. Cara menghitung kadar obat,
3. Fase diam fase terbalik pada HPLC,
4. pengukuran kandungan minyak yang berbahaya pakai..
a. GC c. KLT
b. Susut pengeringan d. KKt
5. Pemisahan protein berdasarkan ukuran dan muatan (pilihan: elektroforesis, elektrokimia....)
6. Yang harus divalidasi :
a. Analit sama, matrik sama
b. Analit sama, matrik beda
c. Peneliti yg beda
d. Tdk ada jwbn
 Esai :
1. Perhitungan normalitas
0,812 g Kalium biftalat (BM= ...lupa...) dititrasi dengan NaOH ternyata butuh 41,3 ml. Hitung
Normalitas NaOH!
Kalau jawabanku dulu gini
 1 ml NaOH setara 20,42 mg K biftalat.
 NaOH 0,1 N yang seharusnya dibutuhkan adalah : 1ml/20,42mg = x/812 mg
X= 39,8 ml
 Jadi konsentrasi NaOH sebenarnya adalah
0,1 N/39,8 ml = x/41,3 ml
X = 0,103 N
(tapi kayaknya pakai rumus : mol K biftalat = VnaOH. NNaOH ) hasilnya kayak e sama saja.
2. Perhitungan pH
Berapa pH campuran larutan dg volume 900 ml yang mengandung 0,1 M NH3 dan 0,1 M
NH4Cl. Kb NH3=....
Pakai rumus : pOH = pKb- log basa/garam
3. Perhitungan angka asam
Bobot sampel 0,4 g dititrasi dengan KOH 0,5 N butuh 80 ml. Berapa angka asam? Apakah
memenuhi kriteria (syarat : 221-271)
Rumus: (N x ml KOH x Mr KOH)/gram sampel

 Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis:


a. panjang gelombang maksimum
b. sifat ionic
c. sifat elektronik
d. gugus kromofor
 rentang panjang gelombang spektrofotometri UV
essaynya hitung kadar nitrogen titrasi kjedahl, penyetaraan reaksi, hitung reaksi antara O2
dengan CO

1. kandungan reagen karl fishcer?


campuran iodium, belerang dioksida, piridin, dan metanol atau eter glikol
2. penyetearaan persamaan reaksi dan mol
3. manakah reaksi berikut yang menghasilkan pH 5
asam kuat-basa lemah
asam kuat-basa kuat
asam kuat-basa kuat
garam-garam
4. [AgNO3-]x, x???? x= 1 so larutan perak
5. indikator kimia
bahan kimia yang digunakan sebagai penanda akhir sebuah reaksi, biasanya ditunjukkan
dengan perubahan warna
Farmakokimia
1. kandungan reagen karl fishcer?
belerang dioksida pada larutan iod dalam suatu campuran piridina anhidrat dan metanol
anhidrat
2. penyetearaan persamaan reaksi dan mol
3. manakah reaksi berikut yang menghasilkan pH 5
asam kuat dan basa lemah
4. [AgNO3-]x, x=1
5. indikator kimia
bahan kimia yang digunakan sebagai penanda akhir sebuah reaksi, biasanya ditunjukkan
dengan perubahan warna
6. Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis:
panjang gelombang maksimum
sifat ionic
sifat elektronik
gugus kromofor
7. rentang panjang gelombang spektrofotometri UV
UV jauh : 100 – 190
UV dekat : 190 – 400
Visible : 400 – 800

8. hitung kadar nitrogen titrasi kjedahl, penyetaraan reaksi, hitung reaksi antara O2 dengan
CO

1. penyetetaraan persamaan reaksi dan mol (stoikiometri)


2. perhitungan redoks menghitung jumlah elektron
3. menghitung kadar CO2 dari reaksi antara O2 dengan CO.
4. hitung kadar C8 H19 NO2 BM (151) ada titrasi kjedahl diket jumlah NaOH, m NaOH ,
jumlah zat (mg) asam asetat
5. [AgNO3-]x, x=????? Dan[ Na SO4- ]y , y=???
6. Untuk membentuk larutan pH 5 maka perlu campuran senyawa (a garam-garam, b asam
kuat-asam kuat, c. basa lemah-basa lemah)
7. Untuk membuat dapar diperlukan (asam kuat dengan garamnya, basa kuat dengan
garamnya)
1. Contoh senyawa yang berikatan kovalen…
2. Pelarut titrasi bebas air untuk meningkatkan kebasaan dari suatu senyawa..
3. Alcohol sekunder kalo ngalami rx. oksidasi jadi apa..
4. Memutar bidang kearah kanan,,,(dekstro/levo)
5. Reagen2 bwt tahu jenis gugus fungsi
6. Rf KLT
7. Penetapan kadar kalo pake HPLC,,
8. Pompa isokratik bwt alat apa,,

9. Pereaksi karl fishcer


10. Kadar air untuk zat termolabil (gravimetric, karl fischer, azetrometri,…)
11. Spektroskopi uv (200-400,400-600,600-800,800-1000 nm)
12. Titrasi pake natrium Nitrit bwt penetapan kadar apa..
13. Bwt tahu gugus fungsi pake spektroskopi apa,,
14. Perubahan warna fenolftalein sbg TAT..
15. Pelarut yang digunakan bwt penetapan kadar air metode destilasi,,

ESSAY

1. penyetetaraan persamaan reaksi dan mol,,menghitung massa H2O dari reaksi antara H2
dengan O2
2. % N dari suatu molekul senyawa organik yang mgdx unsur N,,ada titrasi kjedahl diket
jumlah NaOH, M NaOH , jumlah zat (mg) asam asetat)

3. Untuk membentuk larutan pH 5 maka perlu campuran senyawa (a garam-garam, b asam


kuat-asam kuat, c. basa lemah-basa lemah) jelaskan kenapa,,
4. perhitungan redoks menghitung jumlah elektron
5. Perhitungan Stoikiometri
6. Yng dibutuhkan bwt mbakukan NaOH ma HCl
 Nitrimetri sesuai digunakan untuk analisis senyawa amin…………
a. Amin sekunder c. amin aromatik
b. Amin tersier d.
 Manakah yang merupakan titran untuk nitrimetri……
 Pelarut yang digunakan untuk titrasi bebas air yang memberikan sifat basa ……
 Indicator asam-basa pH 8,2-10,2…….
 Analisis dengan asilasi sesuai untuk senyawa amin……
 Hasil spektroskopi dari suatu senyawa dapat menggambarkan…
a. Sifat kimia c. sifat ionik
b. Sifat fisika d. sifat elektronik
 Kandungan reagen Karl Fishcer…
 Penentuan kadar air dengan metode destilasi dapat dilakukan dengan pelarut……
 Untuk mendapatkan pH dapar yang sama dengan pKA asam lemah yang digunakan
maka :
 Soal esai: 1. hitung titrasi kjedall; 2. penyetaraan reaksi kimia (setengah
reaksi redoks); 3. hitung muatan senyawa dan ion kompleks; 4. stoikiometri
dasar

9. Kandungan reagen karl fishcer adalah belerang dioksida pada larutan iod dalam suatu
campuran piridina anhidrat dan metanol anhidrat
10. penyetaraan persamaan reaksi dan mol (SMA)
11. manakah reaksi berikut yang menghasilkan pH 5 = asam kuat dan basa lemah
12. [AgNO3-]x, x????
13. Indikator kimia adalah bahan kimia yang digunakan sebagai penanda akhir sebuah reaksi,
biasanya ditunjukkan dengan perubahan warna
14. Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis:
a. panjang gelombang maksimum
b. sifat ionic
c. sifat elektronik
d. gugus kromofor
15. rentang panjang gelombang spektrofotometri UV
a. UV jauh : 100 – 190
b. UV dekat : 190 – 400
c. Visible : 400 – 800
16. Hitung kadar nitrogen titrasi kjedahl, penyetaraan reaksi, hitung reaksi antara O2 dengan CO
17. Nitrimetri sesuai digunakan untuk analisis senyawa amin aromatik
18. Manakah yang merupakan titran untuk nitrimetri
Penetapan kadar zat dengan jalan titrasi mengunakan natrium nitrit sebagai titran
dinamakan nitrimetri. Titrasi ini digunakan untuk penetapan kadar amina primer aromatik
berdasarkan reaksi pembentukan garam diazonium dengan asam nitrit pada suhu di
bawah 15oC. Dalam kondisi terkontrol, reaksi tersebut berlangsung secara kuantitatif. Oleh
karena reaksi tersebut tidak begitu cepat maka titrasi dilakukan perlahan-lahan. Untuk
menjaga suhu di bawah 15oC dapat digunakan pecahan es atau sirkulator. Di atas 15oC,
garam diazonium yang terbentuk akan terhidrolisa menjadi fenol (Khopkhar, 1990).
Akhir titrasi atau Titik akhir tercapai ditandai dengan terjadinya warna biru seketika dan
hal itu dapat ditunjukkan kembali setelah dibiarkan selama 1 menit. Reaksi yang terjadi pada
titik akhir dapat ditulis sebagai berikut:
NaNO2 + HCl NaCl + HNO2
KI + HCl HI + KCl
HI + 2 HNO2 I2 + 2 NO + 2 H2O
I2 + amilum iod-amilum (biru)
Titik akhir titrasi ditentukan secara visual dengan menggunakan kertas kanji iodida P atau
pasta kanji iodida P
19. Pelarut yang digunakan untuk titrasi bebas air yang memberikan sifat basa adalah amoniak
20. Indicator asam-basa pH 8,2-10,2 = fenolftalein
21. Analisis dengan asilasi sesuai untuk senyawa amin primer dan sekunder
22. Hasil spektroskopi dari suatu senyawa dapat menggambarkan…
c. Sifat kimia c. sifat ionik
d. Sifat fisika d. sifat elektronik
23. Penentuan kadar air dengan metode destilasi dapat dilakukan dengan pelarut toluena
24. Untuk mendapatkan pH dapar yang sama dengan pKA asam lemah yang digunakan maka :
25. hitung kadar nitrogen titrasi kjedall;
26. penyetaraan reaksi kimia (setengah reaksi redoks);
27. hitung muatan senyawa dan ion kompleks;
28. stoikiometri dasar
29. hitung reaksi antara O2 dengan CO

1. Ketentuan umum farmakope


2. Identifikasi
2.1 Reaksi kimia
2.2 Parameter fisika (titik lebur, Rf, indeks bias)
2.3 Parameter fisikokimia (spektrum UV-Vis, infra merah)

3. Uji kemurnian
3.1 Uji batas (logam berat, klorida, sulfat, dll)
3.2 Uji cemaran organik
3.3 Uji khiralitas
3.4 Kadar air, susut pengeringan, sisa pijar
4. Penetapan kadar
4.1 Pemilihan metode analisis berdasarkan struktur kimia
4.2 Cara kimia
4.2.1 Stoikiometri reaksi kimia
4.2.2 Titrasi asam basa dalam medium air
4.2.3 Titrasi asam basa dalam medium non-air
4.2.4 Titrasi reduksi-oksidasi
4.2.5 Titrasi kompleksometri
4.2.6 Titrasi pengendapan
4.3 Pemisahan analitik dan penanganan sampel
4.3.1 Ekstraksi
4.3.2 Pemisahan kromatografi
4.4 Cara fisikokimia
4.4.1 Spektrofotometri UV Visibel
4.4.2 Spektrofluorometri
4.4.3 KCKT
4.4.4 Potensiometri
4.5 Cara mikrobiologi
4.5.1 Angka lempeng total
4.5.2 Uji potensi antibiotik
4.5.3 Uji koefisien fenol
5. Ketentuan Umum Farmakope
6. Identifikasi
2.4 Reaksi kimia
2.5 Parameter fisika (titik lebur, Rf, indeks bias, dll)
2.6 Parameter fisikokimia (spectrum UV- Vis, Infra Red)
7. Uji Kemurnian
3.5 Uji Batas (logam Berat, klorida, sulfat, dll)
3.6 Uji cemaran organic
3.7 Uji khiralitas
3.8 Kadar air, susut pengeringan, sisa pijar
8. Penetapan Kadar
4.6 Pemilihan metode analisis berdasarkan struktur kimia
4.7 Cara Kimia
4.7.1 Stoikiometri reaksi kimia
4.7.2 Titrasi asam basa dalam medium air
4.7.3 Titrasi asam basa dalam medium non air
4.7.4 Titrasi reduksi-oksidasi (redoks)
4.7.5 Titrasi kompleksometri
4.7.6 Titrasi pengendapan
4.8 Pemisahan Analitik dan Penanganan sampel
4.8.1 Ekstraksi
4.8.2 Pemisahan kromatografi

4.9 Cara fisikokimia


4.9.1 Spektrofotometri UV – Vis
4.9.2 Spektrofluorometri
4.9.3 KCKT
4.9.4 Potensiometri
4.10 Cara mikrobiologi
4.10.1 Angka Lempeng Total
4.10.2 Uji potensi antibiotic
4.10.3 Uji koefisien fenol

1. Struktur kimia umum dari lemak adalah…


a. mempunyai 3 gugus OH c. merpakan ikatan tak jenuh
b. merupakan trigliserida d. merupakan ikatan jenuh
2. Pereaksi khas untuk identifikasi efedrin adalah…
a. Marquis c. CONS
b. Zwikker d. Mandelin
3. Pereaksi khas untuk identifikasi papaverin adalah…
a. Marquis c. CONS
b. Zwikker d. Mandelin
4. Pereaksi khas untuk identifikasi barbital adalah…
a. Marquis c. CONS
b. Zwikker d. Mandelin
5. konsep asam-basa, yang menyatakan bahwa asam adalah donor proton dalam air dan basa adalah
donor OH dalam air adalah konsep..
a. Arhenssius c. Lewis
b. Brownsted-lowry d. Rutherford
6. senyawa yang dapat diidentifikasi dengan menggunakan titrasi nitrometri adalah…..
a. Sulfonamida c. Parasetamol
b. Kloramfenikol d. Lidokain
7. berikut adalah ion yang dapat diukur dengan metode potensiometri adalah…
a. Cl- c. BR-
-
b. F d. I-
8. contoh pelarut yang bersifat protofilik adalah…
a. Butilamin c. eter
b. piridin d. benzena
9. contoh pelarut yang bersifat Aprotik adalah…
c. Butilamin c. eter
d. piridin d. benzena
10. metode yang digunakan untuk mengukur kadar air adalah….
a. Gravimetri
b. karl-fischer
c. Arhenssius
d. brownsted-lowry
11. sifat-sifat fisikokimia yang mempengaruhi bioaktivitas obat adalah…
a. kelarutan c. derajat ionisasi
b. koefesien partisi d. Resonansi
12. reaksi untuk pembedaan alcohol adalah..
a. uji lucas c. derivatisasi
b. oksidasi d. uji turbidimetri
13. kolom dari HPLC yang bersifat reverse phase adalah
a. C8 c. Ultrasil-Si
b. C18 d. SiO2
14. Kegunaan dari MS adalah…
a. Untuk mengetahui kadar suatu cuplikan
b. Untuk mengetahui berat molekul suatu senyawa
c. untuk menganalisis gugus fungsi suatu senyawa
d. untuk mengetahui fragmentasi suatu senyawa
15. kegunaan dari FT-IR adalah…
a. identifikasi fragmen molekul
b. identifikasi berat molekul
c. identifikasi gugus fungsi
d. analisis kadar senyawa
16. rentang panjang gelombang dari spektrofotometer UV adalah…..
a. 180-320 nm c. 380-800 nm
b. 200- 400 nm d. 200-420 nm
17. antimikroba golongan kuinolon adalah…
a. penicillin c. ciprofloksasin
b. tertasiklin d. ofloksasin
18. dalam titrasi asam-basa, titik akhir dapat ditentukan jika terjadi perubahan warna…
a. putih-merah pink c. kuning-biru
b. merah pink-putih d.biru-kuning
19. dalam titrasi kompleksometri, titik akhir dapat ditentukan jika terjadi perubahan warna…
a. biru-merah c. kuning-biru
b. merah -biru d.biru-kuning
20. dalam titrasi bebas air, titik akhir dapat ditentukan jika terjadi perubahan warna…
a. ungu-biru c. kuning-biru
b. biru-ungu d.biru-kuning
21. indicator yang dapat digunakan dalam titrasi kompleksometri adalah…
a. Metil merah c. Kristal Violet
b. Bromtimol blue (BB) d. Kalkon-NaoH
22. indicator yang dapat digunakan dalam titrasi bebas air adalah…
a. Metil merah c. Kristal Violet
b. Bromtimol blue (BB) d. Kalkon-NaoH
23. suatu cara singkat dan mudah untuk memaparkan molekul kiralitas dapat dilakukan dengan cara…
a. Resonansi c. Rotasi terpolarisasi
b. proyeksi Fischer d. kiralitas objek dan molekul
24. metode yang dilakukan untuk uji penetapan potensi antibiotic adalah…
a. uji keasaman c. uji batas
b. uji lempeng-silinder d. uji turbidimetri
25. dalam ketetapan farmakope Indonesia, larutan baku dalam uji batas logam berat adalah…
a. larutan baku raksa c. larutan baku perak
b. larutan baku besi d. larutan baku timbal

ESSAY !!!!

1. berapa bilangan oksidasi dari logam berikut :


a. AgNO3

b. Al2(SO4)3
c. Al(SO4)3-

2. Gambarkan dan jelaskan dengan singkat metode titrasi kjehdal, dan senyawa apa sajakah yang
dihasilkan dalam reaksi tersebut?

3. setarakan reaksi berikut ini :


a. aC6H14 + bO2  cCO2 + dH2O

b. aC2H2 + bO2  cCO2 + dH2O

4. sebanyak 5,8 gram basa M(OH)2 tepat bereaksi dengan 200 ml HCl 1M menurut persamaan :

M(OH)2 + 2HCL  MCl2 + 2H2O

Berat molekul atom M adalah?

5. bagaimana cara membuat kurva titrasi asam-basa, dan sebutkan 2 contoh pasangan senyawa yang
apabila direaksikan akan menghasilkan pH netral?
6. Sebutkan antibiotik yang merupakan golongan Makrolid?
7. Pahamin tentang struktur-struktur inti dari berbagai antibiotik dari penicillin-betalaktam, makrolid,
kuinolon, dan sefalosporin..ada gthu yang ditanyain..agak lupa soalnya..:-)

8. Cari contoh senyawa reaksi antara :


- Asam kuat dengan basa kuat
- Garam dengan garam
Yang diprediksikan akan bisa menghasilkan pH 5, alasan dan penyebab kedua senyawa tersebut bisa
menghasilkan pH 5?

9. Kandungan reagen karl-fischer adalah?

1. Reaksi untuk pembedaan alcohol adalah...


a.derivatisasi b.oksidasi
c.uji turbidimetri d.uji lucas

2. Sifat – sifat fisikokimia yang mempengaruhi bioaktivitas obat adalah..

a. kelarutan b.resonansi

c.derajat ionisasi d. Koefisien partisi

3. Kegunaan dari MS adalah....

a. mengetahui berat molekul suatu senyawa dan struktur

b. mengetahui fragmentasi suatu senyawa

c.mengetahui kadar suatu cuplikan

d.menganalisis gugus fungsi suatu senyawa

4. Kegunaan FT-IR adalah.....

a.identifikasi fragmen molekul b.identifikasi gugus fungsi

c. analisis kadar senyawa d.identifikasi berat molekul

5. Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis:


e. panjang gelombang maksimum
f. sifat ionic
g. sifat elektronik
h. gugus kromofor
6. Nitrimetri sesuai digunakan untuk analisis senyawa amin…………

a. Amin sekunder c. amin romatic

b. Amin tersier d.

7. Kandungan reagen karl fishcer?

8. Apa yang dimaksud dengan indikator kimia?

9. Manakah yang merupakan titran untuk nitrimetri……

10. Pelarut yang digunakan untuk titrasi bebas air yang memberikan sifat basa ……

11. Indicator asam-basa pH 8,2-10,2…….

12. Analisis dengan asilasi sesuai untuk senyawa amin……

13. Penentuan kadar air dengan metode destilasi dapat dilakukan dengan
pelarut……

14. Manakah dibawah ini yang merupakan reaksi asam dan basa yang dapat
membuat pH menjadi 5? Serta berikan alasannya...
KOH + NH3
H2SO4 + HNO3
NaCl + KCl

15. Setarakan reaksi dibawah ini..


aBrO3 + bH+ +ce- → dBr2 + H2O

16. Satu liter cairan H2SO4 (P)yang ada di gudang beratnya 1,8 Kg, mengandung
H2SO4 sebanyak 90%.
(a).Berapa berat H2SO4 yang terkandung dalam 1 liter cairan tersebut?
(b). Hitung kadar H2SO4 tersebut dalam molar?

17. Berapa gram CO2 akan terbentuk jika 14 gram CO direaksikan dengan 200
gram oksigen? Terlebih dahulu setarakan reaksi dibawah ini..

aCO +bO2→ cCO2

17. Ada hitungan metode Kjeldal...adah lupa detail soalnya ky gimana tapi soalnya
mirip ama soal dibawah ini...(pelajari rumus dan itungannya aja...)
0,2304 gram sampel ditentukan kadarnya dengan cara Kjeldhal.NH3 yang
terbentuk ditampung pada 25 ml H2SO4 0,1 N.kelebihan asam membutuhkan
11,2 ml NaOH 0,1 N.Berapa % kadar N dalam sampel?
18. 1 liter HCl beratnya 1,16 kg ,mengandung HCl sebanyak 30 %, Hitung kadar
HCl dalam molar?

19. 1 liter larutan amoniak pekat beratnya 0,9 kg mengandung 25 % NH3 , Hitung
kadar NH3 dalam molar?

20. Tentukan harga x dan y pada senyawa


a. [Co(NO2)x] 3- yang mengandung Co 3+
dan NO2 –

b. [Ag(CN)y]- yang mengandung Ag+ dab CN-


21. Ada soal tentang pereaksi lucas, uji Fehling,sama perbedaan antara alkohol
primer, alkohol sekunder, aldehida, dan keton.

22. Pada penetapan kadar air, dapat menggunakan metode destilasi


azeotropik.Prinsipnya seperti apa? Dan pelarut yang dapat digunakan apa
saja?

23. Apa itu pelarut protogenik,protofilik,amfiprotik,dan aprotik, serta contoh


dari pelarut tersebut..
8. penyetetaraan persamaan reaksi dan mol (stoikiometri)
Cara Setengah Reaksi
MnO4- + Cl- –> Mn2+ + Cl2 (Asam)
1. Menuliskan setengah reaksi kedua zat yang akan direaksikan :
MnO4- –> Mn2+
Cl- –> Cl2
2. Menyetarakan jumlah atom unsur yang terlibat
MnO4- –> Mn2+
2Cl- –> Cl2
3. Menambah H2O pada suasana Asam (pada yg kurang O) dan pada suasana Basa
(pada yg kelebihan O)
MnO4- –> Mn2+ + 4H2O
2Cl- –> Cl2
4. Menyetarakan atom Hidrogen (H) dengan menambah H+ pada suasana Asam dan
OH- pada susana basa
MnO4- + 8H+ –> Mn2+ + 4H2O
2Cl- –> Cl2
5. Menyetarakan muatan dengan menambah elektron
MnO4 + 8H + 5e –> Mn + 4H2O
- + 2+
(-1+8 = 2+)
2Cl –> Cl2 + 2e
-
(-2=0)
6. Menyamakan jumlah elektron yang diterima dengan yang dilepas dengan perkalian
silang antar elektron (didapat dari penambahan jumlah elektron)
MnO4 + 8H + 5e –> Mn + 4H2O
- + 2+
|x2
2Cl –> Cl2 + 2e
-
|x5
Hasilnya menjadi :
2MnO4- + 16H+ + 10e –> 2Mn2+ + 8H2O
10Cl- –> 5Cl2 + 10e
————————————————————
2MnO4- + 10Cl- + 16H+ –> 2Mn2+ + 5Cl2 + 8H2O

9. perhitungan redoks menghitung jumlah electron


1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 4d10 4f14
 Dalam persamaan reaksi redoks yang sudah setara, jumlah elektron yang dilepas
pada oksidasinya sama banyaknya jumlah elektron yang diterima pada reduksi.
H2(g) bilangan oksidasi 0
Br(l) bilangan oksidasi 0
NaCl bilangan oksidasi Na = + 1 ; bilangan oksidasi Cl = - 1
 jumlah bilangan oksidasi = 0
KMnO4 bilangan oksidasi K = + 1 ; bilangan oksidasi Mn = +7
4 x bilangan oksidasi O = - 8
AlCl3, Cl bilangan oksidasi – 1 ; Al bilangan oksidasi O = +3

10. menghitung kadar CO2 dari reaksi antara O2 dengan CO.


56gram CO bereaksi dengan 192gram O2 membentuk CO2. Apakah CO dan O2 habis
bereaksi??? Berapa gram H2O???
CO = 56 gram/28g/mol = 2 mol
O2 = 192 gram/32g/mol = 6 mol
2CO + O2  2CO2
2 mol 1mol 2mol
O2 = 6mol – 1 mol = 5 mol, masih bersisa
Massa CO2 = 2 molx 44 g/mol = 88 gram
O2 = 5 mol x 32g/mol = 160 gram
11. hitung kadar C8 H19 NO2 BM (151) ada titrasi kjedahl diket jumlah NaOH, m
NaOH , jumlah zat (mg) asam asetat
perhitungan Kjedahl
 jika yg di wadah destilat HCl maka dititrasi dg NaOH dan ind phenoftalein 
merah
%NaOH = mL (blanko-sampel) x N NaOH x 14,008 x 100%
Mg sampel x 1000
 jika yg diwadah destilat asam borat maka dititrasi dengan HCl dan ind
(BCG+MR)  merah muda
%HCl = mL (blanko-sampel) x HCl x 14,008 x 100%
Mg sampel x 1000
12. [AgNO3-]x, x=????? Dan[ Na SO4- ]y , y=???
[AgNO3-]x, x= 1 so larutan perak
Na SO4- ]y , y=
13. Untuk membentuk larutan pH 5 maka perlu campuran senyawa
Asam kuat vs basa lemah
14. Untuk membuat dapar diperlukan
Asam lemah vs basa konjugasinya (garamnya) atau basa lemah vs asam konjugasinya
(garamnya)
15. Pereaksi karl fishcer
63gram Yodium dalam 100 mL piridina mutlak P didinginkan dan dialirkan belerang
dioksida sampai beratnya ber+ 32,3 gram, kemudian ad 500 mL metanol mutlak P.
16. Ikatan rangkap dapat mengalami (adisi, reduksi, oksidasi,…)
 Reaksi subtitusi, atom atau gugus atom yang terdapat dalam suatu molekul
digantikan oleh atom atau gugus atom yang lain. sebagai contoh :

 Reaksi adisi, adalah reaksi pemutusan ikatan rangkap


 Reaksi Eliminasi, adalah reaksi pembentukan ikatan rangkap. reaksi ini
merupakan reaksi kebalikan dari reaski adisi.

17. Kadar air untuk zat termolabil (gravimetric, karl fischer, azetrometri,…)
 metode titrimetri
metode ini berdasarkan atas reaksi secra kuantitatif air dengan larutan anhidrat
belerang dioksida dan iodium dengan adanya dapar yang bereaksi dengan ion
hidrogen.Kelemahan metode ini adalah stoikiometri reaksi tidak tepat dan
reprodusibilitas bergantung pada beberapa faktor seperti kadar relatif komponen
pereaksi, sifat pelarut inert yang digunakan untuk melarutkan zat dan teknik yang
digunakan pada penetapan tertentu. Metode ini juga perlu pengamatan titik akhir
titrasi yang bersifat relatif dan diperlukan sistem yang terbebas dari kelembaban
udara
 metode azeotropi ( destilasi toluena )
metode ini efektif untuk penetapan kadar air karena terjadi penyulingan berulang kali
di dalam labu dan menggunakan pendingin balik untuk mencegah adanya penguapan
berlebih. Sistem yang digunakan tertutup dan tidak dipengaruhi oleh kelembaban.
kadar air ( v/b) = volume air yang terukur / bobot awal simplisia x 100%
 metode gravimetri
Dengan menghitung susut pengeringan hingga tercapai bobot tetap(Anonim, 1995).
18. Spektroskopi uv (200-400,400-600,600-800,800-1000 nm)
Radiasi UV dapat dibagi menjadi hampir UV (panjang gelombang: 380–200 nm) dan
UV vakum (200–10 nm).
 UVA (380–315 nm), yang juga disebut "Gelombang Panjang" atau "blacklight";
 UVB (315–280 nm), yang juga disebut "Gelombang Medium" (Medium Wave);
 UVC (280-10 nm), juga disebut "Gelombang Pendek" (Short Wave).
19. Nitrimetri
 Untuk menetapkan kadar sulfonamid dan anastetik lokal seperti golongan asam
amino benzoat.
 Larutan baku Natrium nitrit.
 Prinsip : reaksi antara amina aromatik primer dengan asam nitrit pada suasana
asam membentuk garam diazonium.
 TAT : ind luar (pasta kanji iodida  biru), ind dalam (trepeolin  merah jd biru
dan metilen blue  ungu jd biru), potensiometri (elektroda kolomel platina
dicelupkan pada titrat  depolarisasi elektroda)
20. Larutan baku NaOH
Asam Klorida (Liad reaksi Kjedahl Nitrogen )
21. Untuk mengetahui bobot molekul senyawa, digunakan spektroskopi
 Metode spektroskopi massa
 untuk menentukan berat molekul suatu senyawa. Spektroskopi massa
dapat juga memberi informasi kualitatif dan kuantitatif tentang susunan
atom dan molekul zat-zat organik dan anorganik. Bersama dengan data
spektrum IR, UV dan NMR, spektroskopi massa dapat digunakan untuk
menentukan bangun molekul senyawa organik.
 molekul-molekul ditembak dengan berkas elektron berenergi tinggi dan
hasilnya direkam sebagai spektrum dari pecahan-pecahan ion bermuatan
positif.
 Pada spektro IR
untuk mengidentifikasi gugus fungsi pada suatu senyawa, terutama senyawa
organik. Setiap serapan pada panjang gelombang tertentu menggambarkan adanya
suatu gugus fungsi spesifik. untuk mengetahui gugus fungsional suatu senyawa,
juga untuk mengidentifikasi senyawa, menentukan struktur molekul, mengetahui
kemurnian, dan mempelajari reaksi yang sedang berjalan.
 spektroskopi fluoresensi
Analisis senyawa anorganik dengan sangat spesifik dan sensitif
 spektro UV-vis
menentukan panjang gelombang dan absorbansi
 spekto atom
untuk menentukan konsentrasi unsur
 Teknik spektroskopi resonansi magnet inti (NMR)
memberikan keterangan tentang jumlah proton, dan tipe proton dalam suatu
senyawa. NMR dengan spektrum infra merah digunakan untuk menentukan struktur
suatu senyawa yang belum diketahui.
22. Memutar bidang ke kanan (levo,dekstro, polarimetri, potensiometri)
 Dekstrorotari/+/d/R  memutar bidang ke kanan
 Levorotari/-/l/S  memutar bidang ke kiri
 Polarimetri adalah suatu cara/metoda untuk menganalisa gejala yang timbul
akibat interaksi senyawa tertentu dengan cahaya terpolarisasi.
 Potensiometri adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari pengukuran potensial
dari elektroda.
23. indikator kimia
bahan kimia yang digunakan sebagai penanda akhir sebuah reaksi, biasanya ditunjukkan
dengan perubahan warna
24. Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis:
panjang gelombang maksimum
sifat ionic
sifat elektronik
gugus kromofor

25. rentang panjang gelombang spektrofotometri UV


UV jauh : 100 – 190
UV dekat : 190 – 400
Visible : 400 – 800
26. Contoh senyawa yang berikatan kovalen…
H2, O2
27. Pelarut titrasi bebas air untuk meningkatkan kebasaan dari suatu senyawa..
Pereaksi yang masih mengandung air, mengakibatkan fungsi pereaksi untuk
meningkatkan kebasaan senyawa dan menentukan kadar senyawa tidak dapar berjalan
dengan baik. Bila titrasi berlangsung dengan pelarut yang masih mengandung air, maka
akan mempengaruhi tingkat kebasaan senyawa dalam pelarut menjadi lebih rendah dari
seharusnya (bila ditambahkan pelarut bebas air). Selain itu, kadar senyawa organik yang
ditentukan juga akan berkurang dari kadar seharusnya karena tidak semua senyawa dapat
bereaksi, masih terdapat kandungan air yang akan mempengaruhi reaksi. Semua pereaksi
yang dibuat mengandung air sehingga pada titrasi bebas air, jumlah kelebihan air dari
peniter, pelarut serta indikator tersebut akan mempengaruhi titik akhir titrasi, perubahan
warna dapat terjadi di luar titik akhir titrasi seharusnya, titrasi menjadi tidak presisi dan
akurat.
28. Alcohol sekunder kalo ngalami rx. oksidasi jadi apa..
Reaksi oksidasi/pembakaran Alkohol
semua senyawa karbon yang bereaksi dengan oksigen dengan jumlah yang
mencukupi sering dikenal dengan reaksi pembakaran sempurna akan menghasilkan hasil
akhir berupa CO2 dan H2O. sedangkan pada reaksi pembakaran tidak sempurna
(kekurangan oksigen) CO2 tidak akan terbentuk namun akan terbentuk CO. sehingga
reaksi oksidasi alkohol juga menghasilkan hasil akhir CO2 dan H2O, sebagai contoh :

reaksi oksidasi ini sebenarnya terdiri dari beberapa tahapan yang hasilnya
berbeda-beda. Hal ini dapat digunakan untuk membedakan jenis2 alkohol. reaksi yang
terjadi...
 Alkohol primer akan melalui 2 tahapan pada tahap pertamaakan menghasilkan
aldehida/alkanal, kemudai apabila dioksidasi lagi akan menghasilkan asam
karbosilat.
 Alkohol sekunder akan melalui 1 tahapan menghasilkan keton/alkanon

R dan R' adalah rantai C


 Alkohol tersier ridak dapat terjadi reaksi oksidasi
29. Reagen2 bwt tahu jenis gugus fungsi
 Inti aromatis  HNO3
 Fenol  warna AZO, FeCl3, paugnet
 Alkohol  lucas
30. Rf KLT
Data yang diperoleh dari KLT adalah nilai Rf yang berguna untuk identifikasi senyawa.
Nilai Rf untuk senyawa murni dapat dibandingkan dengan nilai Rf dari senyawa standar.
Nilai Rf dapat didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh oleh senyawa dari titik asal
dibagi dengan jarak yang ditempuh oleh pelarut dari titik asal. Oleh karena itu bilangan
Rf selalu lebih kecil dari 1,0
31. Penetapan kadar kalo pake HPLC,,
 Prinsip dasar dari HPLC, dan semua metode kromatografi adalah memisahkan setiap
komponen dalam sample untuk selanjutnya diidentifikasi (kualitatif) dan dihitung
berapa konsentrasi dari masing-masing komponen tersebut (kuantitatif). Tujuan
penggunaan alat ini adalah mengetahui kadar asam organik.
32. Pompa isokratik bwt alat apa,,
 Isokratik : Proses elusi yang eluennya menggunakan perbandingan komponen yang
tetap dari awal sampai dengan akhir pemeriksaan
 Gradien : Proses elusi yang eluennya menggunakan perbandingan komponen yang
diubah-ubah secara bertahap selama analisa
33. Kadar air untuk zat termolabil (gravimetric, karl fischer, azetrometri,…)
 Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran berat suatu unsure atau senyawa
tertentu. Bagian terbesar dari penentuan secara analisis gravimetric meliputi transformasi
unsure atau radikal senyawa murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang
dapat ditimbang dengan teliti. Sehingga dapat diketahui massa tetapnya .TGA digunakan
untuk melakukan analisa proximate seperti kadar air, kadar senyawa volatil dan kadar
abu dalam bahan.
 Instrumen akurat pengukur kandungan air pada berbagai sampel dengan metode titrasi
standar Karl-Fischer. Karl-Fischer Titrator adalah peralatan uji standar lab pada
pengukuran kandungan air dalam berbagai bentuk. Dilengkapi sistim pemanas yang
berfungsi menyerap kandungan uap air dan kelembaban dari sampel.
34. Perubahan warna fenolftalein sbg TAT..
merah
35. Pelarut yang digunakan bwt penetapan kadar air metode destilasi,,
Toluena
36. penyetetaraan persamaan reaksi dan mol,,menghitung massa H2O dari reaksi
antara H2 dengan O2
20gram H2 bereaksi dengan 192,0gram O2, membentuk H2O. Apakah H2 dan O2 tepat
habis bereaksi? Berapa gram H2O??
H2  20gram/2g/mol = 10 mol
O2  192gram/32g/mol = 6 mol
2H2 + O2  2H2O
10mol
2H2 butuh 10mol, O2 butuh 5mol, 2H2O butuh 10 mol
 O2 = 6mol – 5 mol = 1 mol (ada sisa 1 mol, tidak tepat habis bereaksi)
 Massa H2O = 10mol x 18g/mol = 180 gram
 Massa O2 = 1mol x 32 g/mol = 32gram
 Total 212 gram
37. Yng dibutuhkan bwt mbakukan NaOH ma HCl
 Pembakuan larutan baku NaOH
 Pembuatan NaOH 0,1 N  sejumlah NaOH dilarutkan dalam air bebas CO2
secukupnya hingga tiap 1000mL larutan mengandung 4,001gram NaOH.
 Pembakuan  kurang lebih 400 mg kalium biftalat secara seksama yg
sebelumnya sudah dikeringkan, masukan dalam erlenmeyer tambah 75 mL air
bebas CO2, tutup erlenmeyer kocok sampai larut. Titrasi dengan larutan NaOH
menggunakan indikator fenolftalein hingga warna berubah jadi merah. Tiap 1mL
NaOH 0,1 N setara dengan 20,42 mg kalium biftalat.
 Pembakuan larutan baku HCl
 Pembuatan asam klorida 0,1N  Sejumlah asam klorida diketahui kadarnya
diencerkan dengan air hingga tiap 1000ml larutan mengandung 3,647 gram asam
klorida
 Pembakuan  kurang lebih 50 mg natrium karbonat anhidrat ditimbang
seksama, yang sebelumnya telah dikeringkan pada suhu 260’-270’ selama 1 jam.
Larutkan dalam 15 ml air. titrasi dengan larutan asam klorida 0,1n menggunakan
indikator jingga metil hingga warna kuning menjadi merah. tiap 1 ml as.klorida
setara 5,299 mg natrium karbonat
38. Pelarut yang digunakan untuk titrasi bebas air yang memberikan sifat basa ……
Tipe pelarut dalam titrasi bebas air
 Pelarut amfiprotik, pelarut yang memiliki sifat asam atau basa
Contoh : Metanol, Etanol, Asam asetat, ammonia, air dll
 Pelarut aprotik, pelarut tidak memiliki sifat asam atau basa (inert)Contoh : Benzena,
karbon tetraklorida dan kloroform.
 Pelarut protofilik, pelarut yang mempunyai affinitas yang tinggi terhadap
protonContoh : eter, ammonia, keton dll.
 Pelarut protogenik, proton donorContoh : asam florida dan asam sulfat
Titran dalam titrasi bebas air
 yang bersifat asam Contoh :asam perklorat; asam p-toluensulfonat; asam 2,4-
dinitrobenzensulfonat.
 yang bersifat basaContoh :tetra butilamonium hidroksida, natrium asetat, kalium
metoksida, dan natrium aminoetoksida.
Indikator :
 Asam : kristal violet, metil violet, metil merah
 Basa : Fenolftalein, timol biru, violet azo

39. Indikator asam-basa pH 8,2-10,2…….


Fenofltalein  8,3 – 10,5
Biru bromtimol  3,0 – 4,6
Bromtimol blue  6,0 – 7,6
Biru fenol  1,2 – 2,8
Biru timol  8,0 – 9,6
Jingga metal  3,1 – 4,4
Lakmus  6,0 – 8,0
Merah fenol  6,8 – 8,4
Merah metal  4,2 -6,3
40. Analisis dengan asilasi sesuai untuk senyawa amin……
Asilasi terjadi pada amin primer dan sekunder.
41. Untuk mendapatkan pH dapar yang sama dengan pKA asam lemah yang
digunakan maka :
Dititrasi dengan basa kuat (NaOH)

Kimia essai: 1. Diket Pka 4,6,,ph usus 6 ph lmbung 1,, hitung cu ci & mana tmpat absorbsinye
2. Dikasih struktur,tntukan asam or basa,mana ggus pnyumbang n pnerima elektron,,n bisa dianalisis
pke apa ae kuali n kuanti maupun cara konvensional

MCK kimia : 1. Tentang analisis kuali n kuanti 2. Syarat titrasi 3. Pda Analisis anion sampel dibuat dlm
bentuk ekstrak.....
Soal Bener salah kimia,,
 Petunjuk :
 Soal terdiri dari 3 model, 5 soal essay; 5 soal tipe benar-salah tanpa alasan; 3 soal essay dengan
2 soal perhitungan
 Baca perintah dengan teliti
 Pilgan
 Reseptor komplementer dengan apa (pilihan jawaban obat, enzim, ligan, protein)
 Jika obat yg lipofil mudah menembus membran, obat yang sangat larut air (pilihan jawaban :
mudah menembus sawar otak, sangat mudah menembus sawar otak, hidrofil, semua jawaban
salah)
 Non steroid, steroid, beta laktam itu penggolongan obat berdasarkan apa

 Benar-Salah
 Tentang identifikasi. Kemarin soalnya mendeteksi suatu senyawa tertentu termasuk analisis
kuantitatif, benar/salah)
 Tentang susut pengeringan
 Tentang sisa pijar
 Essay
 instrumen. Kemarin soalnya membedakan antara KLT, HPLC, GC. Perbedaan meliputi prinsip,
instrumentasi, kondisi analisis, jenis sampel). Pelajari tentang instrumen. Jawaban ditulis dalam
tabel.
 Perhitungan stoikiometri, bagaimana cara membuat larutan baku 0,1 N sebanyak 300 mL
 Penetapan kadar menggunakan metode titrasi, ada data pembakuan dan data ekivalensi

Anda mungkin juga menyukai