Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN STASE KOMUNITAS

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

MENGENAI TUBERCULOSIS (TBC)

DI PONDOK PUCUNG RW 01

DISUSUN OLEH :

1. Agustinus Awiro
2. Eko Winarnyo
3. Eni Nuraeni
4. Fitri Hasanah
5. Irna Setiawaty
6. Joni Purwanto
7. Lilin Asiyah
8. M. A Mochtar
9. Rismawati
10. Sheni Chriestiani
11. Wiwi Hardiani

PROGRAM PROFESI NERS


2018
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Pokok Bahasan : TB Paru


Sub Pokok Bahasan :Gambaran Tentang Penyakit Tuberculosis
Sasaran : Warga Pondok Pucung RW 01
Hari/Tanggal : Minggu, 3 Juni 2018
WAKTU : 45 menit
Penyuluh : Kelompok Stase Komunitas
Tempat : Masjid Baiturrahman Pondok Pucung

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 45 menit maka warga pondok
pucung mampu mengetahui dan memahami tentang penyakit tuberculosis
(TB).

2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan selama 45 menit maka warga pondok
pucung mampu :
1. menjelaskan pengertian TB Paru
2. menjelaskan penyebab TB Paru
3. Mennyebutkan tanda dan gejala TB Paru
4. Menjelaskan cara penularan TB Paru
5. Mengetahui akibat TB Paru bila tidak diobati
6. Mengetahui cara pengeluaran dahak
7. Mengetahui pencegahan penularan TB Paru
8. Mengetahui tentang penatalaksanaan pada pasien TB Paru

B. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab

C. Media
1. Slide/PPT
2. Laptop
3. Infocus
4. Leaflet

D. Susunan Acara

Tahap Waktu Penyuluh Audience Media


Kegiatan
Pembukaan 10 Menit  Mengucapkan  Menjawab Salam  Kata-Kata/
Salam  Mendengarkan dan kalimat
 Memperkenalkan menyimak
Diri  Bertanya mengenai
 Menyampaikan perkenalan dan
tentang tujuan tujuan jika ada yang
pokok materi kurang jelas
 Menyampaikan
pokok bahasan
 Kontrak waktu
Pelaksanaan 25 menit 1. 1. Penyampaian materi  Mendengarkan dan  Slide/PPT

 Menjelaskan menyimak  Infocus

pengertian TBC  Bertanya mengenai  Leaflet

 Menjelaskan hal-hal yang belum

penyebab TBC jelas dan belum

 Menjelaskan dimengerti

bagaimana penularan
TBC
 Menjelaskan tanda
dan gejala TBC
 Menjelaskan
pengobatan TBC
 Menjelaskan
pencegahan TBC

2. Tanya jawab

 Memberikan
kesempatan kepada
peserta untuk
bertanya

Penutup 10 Menit 1. 1. Evaluasi dengan  Sasaran dapat  Kata-kata/

memberikan pertanyaan menjawab tentang Kalimat

sederhana: pertanyaan yang


diajukan
 Menjelaskan kembali
 Mendengarkan
tentang pengertian
 Memperhatikan
TBC
 Menjawab Salam
 Menjelaskan kembali
tentang tanda dan
gejala TBC
 Menjelaskan kembali
tentang pencegahan
TBC

2. Menyampaikan
kesimpulan materi

3. Mengakhiri pertemuan
dan mengucapkan salam

E. Daftar Pertanyaan

1. Apa pengertian TB Paru


2. Apa saja tanda dan gejala TB Paru
3. Bagaimana cara penularan TB Paru
4. Apa akibat TB Paru bila tidak diobati
5. Mengetahui pencegahan penularan TB Paru

Daftar jawaban dan standar evaluasi :


1. TBC adalah penyakit menular pada paru yang disebabkan boleh kuman.
2. Menyebutkan 4 dari 6 tanda dan gejala utama.
a. Batuk berdahak lebih dari 3 minggu
b. Demam secara terbuka
c. Nafsu makan menurun, BB turun.
d. Keluar keringat malam hari tanpa aktivitas
e. Nyeri dada dan sesak nafas
f. Kadang batuk berdahak bercampur darah
3. Menyebutkan 3 macam penularan :
a. Melalui dahak
b. Melalui udara
c. Bekas alat makan dan minum penderita
4. Menyebutkan 3 dari 5 akibat TB Paru :
a. Batuk berdarah
b. Kerusakan Paru
c. Kebocoran paru
d. Kerja jantung menurun
e. Kematian
5. Menyebutkan 3 dari 5 cara pengeluaran dahak :
a. Minum tah 1 gelas sebelum tidur
b. Melakukan olah raga ringan
c. Minum tablet gliseril guayakolat
d. Berjemur di bawah sinar matahari
e. Duduk dalam posisi condong ke depan, tarik nafas dalam-dalam
kemudian dibatukkan.
6. Menyebutkan 5 dari 9 cara pencegahan penularan :
a. Bagi penderita, tutup mulut bila batuk
b. Jangan buang dahak sembarangan
c. Memeriksakan anggota keluarga yang lain
d. Makan-makanan bergizi
e. Istirahat cukup
f. Memisahkan alat makan dan minum bekas pasien
g. Memperhatikan keadaan rumah, ventilasi & pencahayaan baik.Hindari
rokok
h. Berikan Imunisasi BCG pada bayi
7. Menyebutkan 4 dari 6 perawatan penderita TB Paru
a. Mengawasi minum obat
b. Mengetahui gejala & efek samping obat
c. Beri makanan bergizi
d. Istirahat teratur minimal 8 jam perhari
e. Ingatkan untuk periksa ulang dahak pada bulan 2, 5, dan 6
f. Citakan lingkungan rumah yang sehat : ventilasi dan pencahayaan baik
8. Menyebutkan pengobatan untuk penderita baru selain pengobatan untuk
penderita yang gagal pengobatan :
a. Pengobatan pada tahap awal : setiap hari selama 2 bulan
b. Pengobatan lanjutan : setiap 3 kali seminggu selama 4 bulan
Pengobatan untuk penderita gagal pada pengobatan pertama :
a. Obat diminum setiap hari selama 3 bulan
b. Suntikan Streptomicyn setiap hari selama 2 bulan
c. Obat diminum 3 kali seminggu selama 5 bulan.

F. EVALUASI
1. Tanya Jawab
2. Kesimpulan

TINJAUAN TEORI

A. Pengertian
Tuberkulosis adalah suatu penyakit menular langsung yang disebabkan
oleh kuman tb yaitu mcobacterium tuberculosis. Mayoritas kuman tb akan
menyerang paru, akan tetapi kuman tb bisa juga menyerang organ tubuh yang
lainnya (Depkes 2007).
Tuberculosis Paru (TB Paru) adalah suatu penyakit infeksi menular
yang disebabkan oleh kuman mycobacterium Tuberculosis. Kuman ini
dapat juga menginfeksi bagian tubuh selain paru.
Tuberculosis (TB) adalah penyakit akibat kuman mycobakterium
tuberkulosis sistemis sehingga dapat mengenai semua organ tubuh dengan
lokasi terbanyak di paru paru yang biasanya merupakan lokasi infeksi primer
(Arif Mansyur, 2000).

B. Tanda dan Gejala


1. Batuk berdahak lebih dari 3 minggu
2. Demam secara terbuka
3. Nafsu makan menurun, BB turun.
4. Keluar keringat malam hari tanpa aktivitas
5. Nyeri dada dan sesak nafas
6. Kadang batuk berdahak bercampur darah

C. Cara Penularan TB Paru


1. Melalui dahak penderita yang mengandung TBC
2. Melalui udara, bila penderita batuk atau bersin, kuman yang ada di dalam
paru akan menyebar ke udara
3. Bekas alat makan dan minum penderita
D. Akibat TB Paru Bila Tidak Diobati
1. Batuk berdarah
2. Kerusakan Paru
3. Kebocoran paru
4. Kerja jantung menurun
5. Kematian

E. Cara mengetahui Penderita TB Paru


1. Pemeriksaan dahak di laboratorium, dahak diambil 3 kali yaitu :
a. dahak sewaktu, saat dating di unit pelayanan kesehatan
b. dahak pagi, ketuka bangun tidur
c. dahak sewaktu hati kedua, dating ke unit pelayanan kesehatan hari
kedua.
2. Pemeriksaan foto rontgent.

Cara Mengeluarkan Dahak :


1. Minum tah 1 gelas sebelum tidur
2. Melakukan olah raga ringan
3. Minum tablet gliseril guayakolat
4. Berjemur di bawah sinar matahari
5. Duduk dalam posisi condong ke depan, tarik nafas dalam-dalam kemudian
dibatukkan.

F. Cara Pencegahan Penularan


1. Bagi penderita, tutup mulut bila batuk
2. Jangan buang dahak sembarangan, cara membuang dahak yang benar
yaitu:
a. Menimbun dahak dengan pasir
b. Tampung dahak dalam kaleng berisi lysol, air sabun, spiritus, dan
buang di lubang wc atau lunag tanah
3. Memeriksakan anggota keluarga yang lain
4. Makan-makanan bergizi (cukup karbohidrat, protein, dan vitamin )
5. Istirahat cukup
6. Memisahkan alat makan dan minum bekas pasien
7. Memperhatikan keadaan rumah, ventilasi & pencahayaan baik.Hindari
rokok
8. Berikan Imunisasi BCG pada bayi

G. Perawatan Pada Penderia TB Paru


1. Mengawasi minum obat
2. Mengetahui gejala & efek samping obat, antara lain : mual, muntah,
pusing, gatal,air seni berwarna merah.
3. Beri makanan bergizi
4. Istirahat teratur minimal 8 jam perhari
5. Ingatkan untuk periksa ulang dahak pada bulan 2, 5, dan 6
6. Citakan lingkungan rumah yang sehat : ventilasi dan pencahayaan baik

H. Pengobatan bagi Penderita TB Paru


1. Pengobatan untuk penderita aktif selama 6 bualan, dilakukan dua tahap
yaitu:
a. Tahap awal : obat diminum tiap hari, lama pengobatan 2 tahun 3 bulan
tergantung berat ringannya penyakit.
b. Obat lanjutan : diminum 3 kali seminggu lama pengobatan 4 atau 5
bulan tergantung berat ringannya penyakit.
2. Pengobatan untuk penderita kambuhan atau gagal pada pengobatan
pertama yang dilakukan selama 8 bulan, yaitu :
a. Obat diminum setiap hari selama 3 bulan
b. Suntikan Streptomicyn setiap hari selama 2 bulan
c. Obat diminum 3 kali seminggu selama 5 bulan

I. Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Minum Obat


1. Sebaiknya satu papan obat (gliser) ditelan sekaligus makan pagi atau
malam sebelum tidur.
2. Jika sulit obat ditelan satu persatu, akan tetapi harus habis dalam waktu 2
jam
3. jangan berhenti minum obat sebelum selesai dari waktu yang ditentukan
meskipun keluhan dan gejalanya sudah tidak ada lagi.
4. Hubungi petugas kesehatan bila timbul gejala-gejala: mata menjadi
kuning, nyeri perut, mual-muntah, pusing, hilang nafsu makan, perubahan
pada penglihatan, gatal-gatal dan nyeri otot.
5. jangan khawatir bila air seni berwarna kemerahan, hal ini merupakan
pengaruh dari obat anti TB Paru.
DAFTAR PUSTAKA
Barbara,C.L.1996. Perawatan Medikal Bedah.Bandung : EGC
Smeltzer And Bare.2002.Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta :EGC