Anda di halaman 1dari 7

PEMERINTAH KOTA PALEMBANG

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS OPI
Jl.OPI Raya Perum OPI Kelurahan 15 Ulu Kecamatam Jakabaring Palembang
Telp/Fax. (0711) 5620648
E-mail: puskesmas_opi@yahoo.co.id

INST
RUMEN KAJI BANDING
PUSKESMAS Opi TERHADAP PUSKESMAS ...

Hari / Tanggal :
Waktu :

CAPAIAN KEGIATAN
KEGIATAN
NO MASALAH PENYEBAB MASALAH RENCANA KEGIATAN PROGRAM UKM
PUSKESMAS
PUSKESMAS
I 1. PROGRAM KIA  Masih kurangnya kesadaran ibu  Melanjutkan kegiatan sweeping dan
hamil akan pentingnya kunjungan rumah ibu hamil untuk
a. Target Kunjungan pemeriksaan kehamilan secara meningkatkan kesadaran ibu hamil akan
Bumil K4 pada rutin setiap bulannya pentingnya pemeriksaan kehamilan
tahun 2015 96%, secara rutin setiap bulan
cakupan hanya  Masih kurangnya kesadaran ibu
91,4% hamil akanpentingnya  Melanjutkan kelas ibu hamil
memeriksakandiri selama hamil
ke fasilitas kesehatan  Bekerjasama dengan bidan di BPS, RS,
RB/Klinik di wilayah kerja Puskesmas
OPI untuk rutin memberikan laporan
kunjungan ibu hamilsetiapbulannya
b. Target Deteksi  Masih kurangnya kerja sama  Mengadakan penyuluhan tentang deteksi
Faktor Resiko kader dengan tenaga kesehatan faktor resiko ibu hamil di Posyandu atau
Oleh tenaga dalam mendekteksidan Puskesmas
Kesehatan pada melaporkan ibu hamil yang
tahun 2015 20%, berisiko di wilayahnya  Berkolaborasi dengan kader
cakupan hanya posyandu/ketua RT untuk mendata dan
10,9%  Masih kurangnya kesadaran ibu melaporkan ibu hamil yang berisko di
hamil akanpentingnya wilayahnya
memeriksakandiri selama hamil
ke fasilitas kesehatan

2. PROGRAM PROMKES  Bayi yang sudah lengkapi  Melakukan kegiatan inovasi di posyandu
munisasinya terkadang ibunya yang menarik minat masyarakat,
 Target D/S pada enggan untuk ke posyandu misalnya pemberian door prize bagi
tahun 2015 90%, balita yang berkunjung paling sering,
cakupan hanya  Banyaknya ibu yang bekerja variasi menu PMT. Penyuluhan,
87,16% sehingga tidak punya waktu ke arisanbalita,dll.
posyandu
 Memberikan penyuluhan kepada ibu
 Banyak balita yang sudah balita tentang pentingnya memantau
masuk ke play group tumbuh kembang anak

 Kesadaran/rendahnya  Posyandu yang berintegrasidengan


pengetahuan ibu balita tentang PAUD
pentingnya memantau tumbuh
kembang anak.

3. PROGRAM GIZI  Masih kurangnya pengetahuan  Penyuluhan tentang manfaat ASI E dan
ibu tentang manfaat ASI tentang ASI perah bagi ibu pekerja
 Target Asi Ekslusif
ekslusifpada tahun  Mendorong fasilitas umum untuk
2015 65%, cakupan  Kurangnya informasi yang menyediakan bilik ASI
hanya 50,6% didapat ibu pekerja tentang ASI
perah  Sosialisasi Peraturan Walikota tentang
ASI Ekslusif
 Masih banyak fasilitas umum
yang tidak menyediakan
sarana/bilik ASI
4. PROGRAM KESLING  Kurangnya perhatian warga  Sosialisasi/penyuluhan tentang 3M
untuk melakukan 3M secara
 Target penemuan rutin  Abatesasi
dan penangan
kasus DBD pada  Curah hujan yang tidak  Melakukan pemberantasansarang
tahun 2015 47 menentu nyamuk
kasus, cakupan
hanya 23 kasus  Banyaknya tempat
perindiukantelur

5. PROGRAM TB  Malu untuk memeriksakan diri  Penyuluhan dan konseling tentang


 Target kasus TB bahaya dan penularan kuman TB
pada tahun 2015  Tidak disiplin dalam memakai
yaitu 85%, cakupan masker  Memantau dalam keteraturan minum
hanya 70%  Tidak disiplin dalam meminum obat
obat

 Adanya efek samping obat

II. HASIL SMD DAN MMD  Kurangnya pengetahuan  Penyuluhan dan sosialisasi mengenai
1. KIA/KB masyarakat mengebai fungsi fungsi puskesmas dan kelas ibu hamil di
Hasil Survey : puskesmas. puskesmas OPI
 Datang ke  Tidak seluruh masyarakat
Puskesmas hanya mengtahui tentang kelas ibu
jika sakit saja hamil yang sudah ada di
 Kelas ibu hamil di puskesmas OPI
Puskesmas

2. PROMKES  Masyarakat tidak mengetahui  Berdasarkan hasil survey, maka pihak


Hasil Survey : tentang” apa itu posyandu serta Puskesmas menyarankan kepada
 Posyandu untuk fungsi posyandu” TPPKK untuk mengajukan proposal
 Posyandu masih kurang fasilitas permintaan bantuan dana posyandu.
pengobatan
karena kekurangan dana.
 Posyandu kurang
stok obat
 Jadwal
pengobatan
posyandu perlu
diberitahukan
langsung kepada
warga, seperti
melalui masjid dan
undangan
 Fasilitas posyandu
fditambah karena
masih kurang
 Tidak pernah ke
posyandu
 Perlu pihak ke-3
sebagai donator
untuk posyandu
seperti PT Pusri,
Gramedia, PT
Trakindo, Mitra
Ogan, Masjid, RT,
dan sekolah
3. PROGRAM GIZI  Masyarakat tidak mengetahui  Penyuluhan mengenai Asi Ekslusif dan
Hasil Survey : pentingnya Asi Ekslusif dan cara memberikan ASI walaupun sedang
 Sosialisasi ASI cara memberikan ASI walaupun bekerja.
Ekslusif pada sedang bekerja.
acara arisan
PKK,
Posyandu, atau
acara lain yang
berhubungan
dengan
masyarakat.
 Kelas ibu
menyusui
 Banyak ibu
pekerja, sulit
memberi ASI
Ekslusif.

4. PROGRAM  Masyarakat tidak mengetahui  Penyuluhan tentang cara mengolah


KESLING cara mengolah sampah yang sampah yang baik dan benar.
Hasil Survey : baik dan benar
 Lingkungan
masih kurang
baik, sampah
masih dibuang
sembarangan,
mohon
dihimbaukan.
 Jawaban untuk
pertanyaan”bag
aimana cara
pengolahan
sampah yang
benar?”→sebag
ian besar
menjawab
dibuang
ditempat
pembuangan
sampah,
dikompos.

5. PROGRAM  Masyarakat tidak mengetahi  Penyuluhan mengenai HIV/AIDS


HIV/AIDS mengenai HIV/AIDS  Sosialisasi mengenai klinik VCT
Hasil Survey :  Masyarakat tidak mengetahui (Volluntary Clinic Testing).
 Masih ada yang bahwa puskesmas opi tentang
takut dan malu VCT (Volluntary Clinic Testing).
untuk diperiksa
 Tidak
mengetahui
mengenai
HIV/AIDS
 Penyuluhan
mengenai
HIV/AIDS

6. PROGRAM TB  Masyarakat tidak mengetahui  Penyuluhan tentang TB


Hasil Survey : tentang TB.  Puskesmas Opi akan menyediakan
 Tahu mengenai  Puskesmas belum menyediakan ruangan khusus untuk pasien TB.
TBC, tapi ruangan khusus untik pasien TB
pasien malu
datang berobat
 Ruangan
tersendiri di
Puskesmas.

Mengetahui,

Plt. Kepala Puskesmas OPI Notulen Pertemuan

Drg. H. M. Erwan Naufal dr. Febby Lispandan Wangi

NIP. 19750125003121003 NRPTT.1821100116180254