Anda di halaman 1dari 5

PENGERTIAN AGAMA ARDHI DAN AGAMA SAMAWI

Agama Ardhi adalah agama yang berkembang berdasarkan budaya,


daerah, pemikiran seseorang yang kemudian diterima secara global.
Serta tidak memiliki kitab suci dan bukan berlandaskan wahyu.

Ciri-ciri Agama Ardhi ,yaitu :

1. Agama diciptakan oleh tokoh agama

2. Tidak memiliki kitab suci

3. Tidak memiliki nabi sebagai penjelas agama ardhi

4. Berasal dari daerah dan kepercayaan masyarakat

5. Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan akal


pikiran penganutnya

6. Konsep ketuhanannya yaitu Panthaisme, dinamisme dan


animisme.

Agama Samawi adalah agama yang diturunkan (wahyu) dari Allah


SWT melalui malaikat Jibril dan disampaikan oleh Nabi/Rasul yang
telah dipiliholeh Allah SWT untuk disebarkan kepada umat manusia.

Ciri-ciri Agama Samawi, yaitu :

1. Agama ini memiliki kitab suci yang otentik (ajarannya


bertahan/asli dari Tuhan)

2. Mempunyai nabi/rasul yang bertugas menyampaikan dan


menjelaskan lebih lanjut dari wahyu yang diterima

3. Agama samawi /wahyu dapat dipastikan kelahirannya


4. Ajarannya serba tetap

5. Kebenerannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap


manusia,masa, dan keadaan.

PENGERTIAN, PERBEDAAN DAN CIRI-CIRI AGAMA SAMAWI DAN


ARDI

GURUN

Pengertian, Perbedaan Dan Ciri-Ciri Agama Samawi Dan Ardi. Ada


berbagai cara menggolongkan agama-agama dunia. Ernst Trults
seorang teolog Kristen menggolongkan agama-agama secara vertikal:
pada lapisan paling bawah adalah agama-agama suku, pada lapisan
kedua adalah agama hukum seperti agama Yahudi dan Islam; pada
lapisan ketiga, paling atas adalah agama-agama pembebasan, yaitu
Hindu, Buddha dan karena Ernst Trults adalah seorang Kristen , maka
agama Kristen adalah puncak dari agama-agama pembebasan ini.

Ram Swarup, seorang intelektual Hindu dalam bukunya ; “ Hindu


View of Christianity and Islam” menggolongkan agama menjadi
agama-agama kenabian (Yahudi, Kristen dan Islam) dan agama-
agama spiritualitas Yoga (Hindu dan Buddha) dan mengatakan bahwa
agama-agama kenabian bersifat legal dan dogmatik dan dangkal
secara spiritual, penuh klaim kebenaran dan yang membawa konflik
sepanjang sejarah. Sebaliknya agama-agama Spiritualitas Yoga kaya
dan dalam secara spiritualitas dan membawa kedamaian.

Ada yang menggolongkan agama-agama berdasarkan wilayah


dimana agama-agama itu lahir, seperti agama Semitik atau rumpun
Yahudi sekarang disebut juga Abrahamik (Yahudi, Kristen, dan Islam)
dan agama-agama Timur (Hindu, Buddha, Jain, Sikh, Tao, Kong Hu
Cu, Sinto).

Ada pula yang menggolongkan agama sebagai agama langit (Yahudi,


Kristen, dan Islam) dan agama bumi (Hindu, Buddha , dll)
Penggolongan ini paling disukai oleh orang-orang Kristen dan Islam,
karena secara implisit mengandung makna tinggi rendah, yang satu
datang dari langit, agama wahyu, buatan Tuhan, yang lain lahir di
bumi, buatan manusia.

Agama samawi atau disebut juga agama langit, adalah agama yang
dipercaya oleh para pengikutnya dibangun berdasarkan wahyu Allah.
Beberapa pendapat menyimpulkan bahwa suatu agama disebut
agama Samawi jika:

• Mempunyai definisi Tuhan yang jelas

• Mempunyai penyampai risalah (Nabi/Rasul)

• Mempunyai kumpulan wahyu dari Tuhan yang diwujudkan dalam


Kitab Suci

Ciri-Ciri Agama Samawi yaitu :

- Agamanya tumbuh secara kelahiran dapat ditentukan dari tidak


ada menjadi ada.

- Agama ini mempunyai kitab suci yang otentik (ajarannya


bertahan/asli dari tuhan)

- Secara pasti dapat ditentukan lahirnya,dan bukan tumbuh dari


masyarakat,melainkan diturunkan kepada masyarakat.

- Disampaikan oleh manusia yang dipilih allah sebagai utusan-


nya.

- Ajarannya serba tetap,walaupun tafsirnya dapat berubah


sesuai dengan kecerdasan dan kepekaan manusia.

- Konsep ketuhanannya monotheisme mutlak (tauhid).

- Kebenarannya adalah universal yaitu berlaku bagi setiap


manusia,masa dan keadaan.

Contoh agama samawi adalah Islam, Kristen, dan Yahudi.

Agama Ardhi adalah agama yang berkembang berdasarkan budaya,


daerah, pemikiran seseorang yang kemudian diterima secara global.
Serta tidak memiliki kitab suci dan bukan berlandaskan wahyu.
Ciri-ciri Agama Ardhi ,yaitu :

- Agama diciptakan oleh tokoh agama

- Tidak memiliki kitab suci

- Tidak memiliki nabi sebagai penjelas agama ardhi/Tidak


disampaikan oleh utusan tuhan (rasul)

- Berasal dari daerah dan kepercayaan masyarakat

- Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan akal


pikiran penganutnya.

- Konsep ketuhanannya panthaisme, dinamisme, dan


animisme.

- Tumbuh secara komulatif dalam masyarakat penganutnya.

- Ajarannya dapat berubah-ubah ,sesuai dengan akal perubahan


akal pikiran penganutnya.

- Kebenaran ajarannya tidak universal,yaitu tidak berlaku bagi


setiap manusia,masa dan keadaan.

Contoh agama ardhi yaitu Hindu, Budha, Konghuchu, dll.