Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN SEDASI RINGAN

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


RSIA-M/SPO/ 1/3

DITETAPKAN OLEH :
RSIA MILANO
DIREKTUR
STANDAR PROSEDUR
TANGGALTERBIT
OPERASIONAL

Pemberian obat - obatan untuk mendepresi kesadaran pasien,


dimana pasien dapat merespon terhadap perintah ( baik dengan

PENGERTIAN kemauan sendiri ataupun dibantu dengan rangsangan taktil )


dimana diperlukan upaya untuk menjaga potensi jalan nafas,
nafas spontan adekuat, dan sistem kardiovaskuler terjaga.
Sebagai acuan untuk tata laksana pemberian sedasi
TUJUAN
sedang/moderat di instalasi kamar operasi.
Peraturan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Milano
KEBIJAKAN Nomor /Dir/Per/RSIA-M/ tahun 2018 tentang Kebijakan
Pelayanan Sedasi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Milano.
Prosedur sedasi sedang ( moderat )
 Persiapan alat dan obat

1. obat - obtan untuk sedasi dan anestesi (midazolam,


atropin sulfas, opioid )
2. spuit
3. monitor (nadi, saturasi)
4. oksigen
5. peralatan dan obat resusitasi
PROSEDUR
6. rekam medis
7. ambubag / ventilasi tekanan positif

 Persiapan pasien

1. dokter anestesi melakukan anamnesis dan pemeriksaan


keadaan umum
PEMBERIAN SEDASI RINGAN

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


HALAMAN
RSIA-M/SPO/ 3/3
1/3

2. dokter anestesi memberikan penjelasan tentang hal - hal


yang akan dilakukan kepada pasien dan keluarga
3. dokter anestesi melakukan informed konsent /
persetujuan tindakan
4. dokter anestesi menyuruh pasien puasa sebelum
dilakukan sedasi (dewasa > 6 jam dan anak - anak > 4
jam)

 Pelaksanaan

1. perawat anestesi mempersiapkan peralatan


2. perawat anestesi mengatur posisi pasien dan dipasang
monitor.
3. perawat anestesi memasang oksigen 3 - 5 L / menit
4. perawat anestesi memasukkan obat sesuai instruksi
dokterbedah antara lain :Fentanyl 1 - 3 Mcg / kg BB (IV),
midazolam 0,05 - 0,07 mg / kg BB (IV), thyopental 1 - 2
mg / Kg BB ( IV), sulfas atropin 0,25 mg (IV)
5. dokter anestesi dan atau perawat anestesi memantau
hemodinamik dan mencatat dalam rekam medis selama
pembiusan
6. setelah tindakan selesai, dokter anestesi mengawasi
pasien hingga sadar
7. apabila pasien hemodinamik stabil dan nafas adekuat lalu
dipindahkan ke ruang pulih sadar (RR)
8. perawat anestesi merapikan alat

 Instalasi Kamar Bedah


UNIT TERKAIT