Anda di halaman 1dari 58

SOAL LAJU REAKSI

1. Untuk membuat 500 mL larutan H2SO4 0,05 M dibutuhkan larutan H2SO4 5 M


sebanyak… mL
A. 5 mL
B. 10 mL
C. 2,5 mL
D. 15 mL
E. 5,5 mL
Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
Mencari volume yang dibutuhkan pada proses pengenceran.
Rumus pengenceran
V1. M1 = V2. M2
Misal volume yang dibutuhkan sebanyak V2 mL, maka :
500 . 0,05 = V2 x 5
25 = 5 V2
V2 = 5 mL
Jadi, volume H2SO4 5 M yang dibutuhkan sebanyak 5 mL

2. Konsentrasi larutan yang dibuat dari 25 gr padatan CaCO3 dan dilarutkan dalam air
hingga volume larutan menjadi 500 mL adalah…M. (Ar Ca = 40, C = 12, O = 16)
A. 0,05 M
B. 0,25 M
C. 0,5 M
D. 0,025 M
E. 0,005 M
Kunci jawaban :C
Pembahasan :
m
Mol CaCO3 =
Mr
25
= 100

= 0,25 mol
𝑛
Konsentrasi CaCO3 =
𝑉
0,25
=
0,5
= 0,5 M
Jadi, konsentrasi larutan CaCO3 yang dihasilkan adalah 0,5 M.

3. Sebanyak 500 mL larutan Ca(OH)2 0.1 M dicampur dengan larutan 250 mL


Ca(OH)2 0.4 M. Konsentrasi campuran tersebut adalah…M
A. 0.002
B. 0.02
C. 0.25
D. 0.2
E. 2
Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Menentukan konsentrasi campuran suatu larutan :
𝑉1.𝑀1+ 𝑉2.𝑀2
M campuran =
𝑉1+ 𝑉2
0.5 x 0.1 + 0.25 x 0.4
=
0.5 + 0.25
= 0.2 M
Jadi, konsentrasi campuran tersebut adalah 0.2 M

4. Volume asam klorida 37% massa jenis 1.19 kg.L-1 yang dibutuhkan untuk membuat
120 mL larutan dengan konsentrasi 0.5 M adalah…mL (Ar H = 1, Cl = 35.5)
A. 49.7
B. 4.97
C. 497
D. 0.497
E. 0.0497
Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Menentukan konsentrasi HCl 37%
ρ x 10 x %
M =
Mr
1.19 x 10 x 37
=
36.5
= 12.06 M

Volume HCl 37% yang dibutuhkan


V1. M1 = V2 . M 2
120 x 0.5 = a x 12.06
60 = 12.06a
a = 4.97 mL
jadi, volume larutan yang dibutuhkan sebanyak 4.97 mL

5. Massa kristal NaOH yang dibutuhkan untuk membuat 250 mL larutan 0.1 M
adalah…gr (Mr Na = 23, O = 16, H = 1)
A. 1.0
B. 0.1
C. 10
D. 100
E. 0.01
Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
𝑛
M =
𝑉
𝑛 𝑚
0.1 = ;n=
0.25 𝑀𝑟
𝑚
0.025 =
𝑀𝑟
𝑚
0.025 =
40
m = 1.0 gram
6. Sebanyak 0,5 mol gas NO2 dipanaskan dalam ruangan dengan volume 5 liter
sehingga membentuk Dinitrogen pentaoksida menurut persamaan :
4NO2 (g) + O2 (g)  4N2O5 (g)
Dalam 20 detik pertama terbentuk 0,5 mol N2O5. Laju pengurangan NO2 adalah …
A. 5 x 10-2
B. 5 x 10-4
C. 5 x 103
D. 5 x 10-3
E. 5 x 10-1
Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
0,5
Konsentrasi NO2 =
5
= 0,1 M
[NO2]
Laju pengurangan NO2 = ∆t
0,1
= 20

= 5 x 10−3
Jadi, laju pengurangan NO2 adalah 5 x 10-3

7. Pada reaksi A + B  C diperoleh persamaan laju reaksi v = k [A]2. Dari


persamaan laju tersebut dapat disimpulkan bahwa…..kecuali
A. laju reaksi dipengaruhi oleh perubahan konsentrasi A.
B. orde reaksi atau tingkat reaksi konsentrasi B sama dengan nol.
C. laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi B.
D. laju reaksi hasil pereaksi C mempengaruhi laju reaktan B.
E. koefisien pereaksi A tidak sama dengan orde reaksi.

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Laju reaksi tersebut hanya dipengaruhi oleh satu pereaksi saja. Hal itu ditandai
dengan tidak ditulisnya pereaksi B dalam persamaan laju. Seberapa besar perubahan
konsentrasi pereaksi B tidak mempengaruhi laju pembentukan produk reaksi C.
8. Dari reaksi 2 N2O5 4 NO2 + O2 diperoleh data pembentukan senyawa NO2
sebagai berikut:
No [NO2] (M) Waktu (jam)
1 0.000 0
2 0.020 1
3 0.040 2
4 0.080 3
Laju pembentukan NO2 adalah…
A. 5.5 x 10-4 M/s
B. 5.5 x 10-6 M/s
C. 5.5 x 10-5 M/s
D. 5.5 x 10-3 M/s
E. 5.5 x 10-7 M/s

Kunci Jawaban :B
Pembahasan : Perhatikan data no. 2 dan 3
∆M = 0.040 – 0.020
= 0.020 M
∆t =2–1
= 1 jam = 3600 sekon
0.02
v NO2 =
3600
= 5.5 x 10-6 M/s

9. Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah….


1. luas permukaan sentuhan
2. konsentrasi zat pereaksi
3. suhu saat reaksi berlangsung
4. penambahan katalis yang tepat

A. 1,3
B. 2,4
C. 1,4
D. 1,2,4
E. 1,2,3,4
Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi antara lain :
a. Suhu : Semakin tinggi suhu, semakin cepat reaksi berlangsung.
b. Luas permukaan sentuh : makin luas luas permukaan sentuhnya, maka reaksi
berlangsung semakin cepat.
c. Konsentrasi pereaksi : semakin besar konsentrasi, maka reaksi akan semakin
cepat
d. Katalis : penambahan katalis akan mempercepat laju reaksi, karena adanya
katalis menurunkan energi aktivasi reaksi.

10. Kenaikan suhu umumnya menaikkan reaksi. Alasan yang tepat untuk menjelaskan
hal di atas adalah ….
A. energi kinetik dari molekul-molekul menurun
B. kenaikkan suhu menghasilkan reaksi dapat balik
C. kecepatan masing-masing molekul menjadi sama
D. energi kinetik dari molekul-molekul meningkat
E. kenaikan suhu memperkecil energi aktivasi

Kunci jawaban :D
Penyelesaian :
Efek dari kenaikan suhu adalah memperbesar energi kinetik rata-rata dari sistem
yang demikian lebih banyak yang dapat mencapai keadaan peralihan, dengan kata
lain kecepatan reaksi akan diperbesar.

Untuk soal nomor 10 sampai 12 perhatikan data di bawah ini.


No. Besi 0,2 gram [HCl]
1 Serbuk 3M
2 serbuk 2M
3 1 keping 3M
4 1 keping 2M
5 1 keping 1M

11. Pada percobaan 1 dan 3 faktor yang berpengaruh terhadap jalannya reaksi adalah…
A. konsentrasi HCl
B. sifat-sifat
C. suhu
D. katalis
E. luas permukaan

Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
No. Besi 0,2 gram [HCl]
1 Serbuk 3M
3 1 keping 3M
Pada percobaan nomor 1, besi 0,2 gram yang digunakan berbentuk serbuk,
sedangkan pada percobaan nomor 3, besi 0,2 gram yang digunakan berbentuk
kepingan. Hal itu menandakan bahwa meski konsentrasi HCl yang digunakan sama,
yaitu 3 M, terdapat perbedaan pada luas permukaan besi 0,2 gram yang digunakan.

12. Dari percobaan di atas, reaksi yang paling cepat brlangsung adalah …
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
Pada percobaan 1, yang digunakan adalah serbuk besi 0,2 gram dan larutan HCl 3
M. Bentuk serbuk dapat menghasilkan luas permukaan yang lebih besar dan
konsentrasi HCl yang tinggi juga dapat mempercepat reaksi berlangsung.

13. Reaksi yang berlangsung paling lama adalah reaksi nomor …


A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
Reaksi nomor 5 menggunakan kepingan besi 0,2 gram dan larutan HCl 1 M. Bentuk
kepingan memiliki luas permukaan yang sempit dan konsentrasi larutan HCl yang
rendah juga menyebabkan reaksi berlangsung cukup lama.

Untuk soal nomor 13 sampai 15 perhatikan data di bawah ini.

Data percobaan untuk reaksi A + B  produk


Percobaan Massa / bentuk zat A Konsentrasi B (M) Waktu (s) Suhu (℃ )
1 5 gram larutan 0.25 15 25
2 5 gram serbuk 0.5 12 25
3 5 gram larutan 0.5 7 25
4 5 gram padatan 0.5 20 25
5 5 gram serbuk 0.5 8 35

14. Pada percobaan 2 dan 5, faktor yang mempengaruhi laju adalah…


A. waktu
B. konsentrasi
C. suhu
D. bentuk
E. katalis

Kunci Jawaban :C
Pembahasan : percobaan 2 dan 5 sama sama menggunakan serbuk zat A, luas
permukaan zat nya sama, larutan B juga mempunyai konsentrasi yang sama yaitu
0.25 M, namun pada suhu, tampak bahwa percobaan 2 dilakukan pada suhu 25℃
dan percobaan 5 pada 35℃. Tampak waktu reaksi percobaan 5 juga lebih cepat
disbanding reaksi nomor 2.Sehingga factor yang berpengaruh adalah factor suhu.

15. Kenaikan suhu menyebabkan reaksi berlangsung dengan cepat, hal itu karena…
A. memperbesar luas permukaan
B. menaikkan suhu larutan
C. memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
D. memperbesar tekanan
E. menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi

Kunci Jawaban :C
Pembahasan : kenaikan suhu menyebabkan energi kinetik molekul-molekul
pereaksi bergerak lebih cepat. Pergerakan molekul tersebut semakin cepat sehingga
menyebabkan tumbukan lebih sering terjadi. Sehingga pembentukan produk
semakin cepat dan reaksi berlangsung lebih cepat.

16. Dari kelima data percobaan di atas, kombinasi faktor yang dapat mempercepat
pembentukan produk adalah reaksi nomor…
A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 1

Kunci jawaban :D
Pembahasan : pada percobaan nomor 5, zat A yang digunakan berbentuk
serbuk, larutan B mempunyai konsentrasi 0.5 M, dan suhu reaksi nya sebesar 35℃.
Kombinasi di atas dapat mempercepat laju reaksi.

Untuk soal nomor 17-20 perhatikan data berikut.

Data percobaan penentuan laju reaksi P + Q  R


No [P] (M) [Q] (M) Laju reaksi (M/s)
1 0,40 0,20 0,096
2 0,80 0,20 0,348
3 0,20 0,40 0,048
4 0,40 0,80 0,192
5 0,20 0,20 0,024

17. Orde reaksi terhadap P adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 1⁄2
E. 0
Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi P melalui data 1 dan 2
0,40 𝑥 0,096
(0,80) = (0,348)
1 𝑥 1
(2) = (4)

𝑥=2

18. Orde reaksi terhadap Q adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 1⁄2
E. 0

Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi Q menggunakan data 3 dan 5
0,40 𝑦 0,048
(0,20) = (0,024)

(2)𝑦 = (2)
𝑦= 1

19. Orde total dari reaksi tersebut adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Orde total = orde reaksi P + orde reaksi Q
=2+1
=3

20. Persamaan laju reaksinya adalah…


A. v = k [P]
B. v = k [Q]
C. v = k [Q]2
D. v = k [P] [Q]
E. v = k [P] 2 [Q]

Kunci jawaban :E
Pembahasan :
Orde reaksi terhadap P adalah 2 dan orde reaksi terhadap Q adalah 1 persamaan laju
reaksi :
v = k [P] 2 [Q]

21. Pada reaksi P + Q  P2Q diketahui bahwa reaksi berorde satu terhadap konsentrasi
Q. Hubungan laju reaksi awal zat Q ditunjukkan oleh grafik…
A. C. E.

[Q]

B. D.

v v

[Q] [Q]

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Suatu reaksi dikatakan berorde satu terhadap suatu pereaksi apabila laju reaksi
berbanding lurus dengan konsentrasi pereaksi tersebut.

22. Untuk reaksi A + B  AB diperoleh data sebagai berikut.


Jika konsentrasi A dinaikkan tiga kali pada konsentrasi B tetap, laju reaksi menjadi
sembilan kali lebih cepat. Jika konsentrasi A dan B dinaikkan tiga kali, laju reaksi
menjadi 27 kali lebih cepat. Persamaan laju reaksinya adalah…
A. v = k [A]2 [B]
B. v = k [A] [B]2
C. v = k [A] [B]
D. v = k [A]2 [B]2
E. v = k [A]

Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
[A] [B] V
a b V
3a b 9v
3a 3b 27v

Menentukan orde reaksi A menggunakan data 1 dan 2:


𝑎 𝑥 𝑣
(3𝑎) = ( )
9𝑣
1 𝑥 1
(3) = (9 )
x = 2
Menentukan orde reaksi B menggunakan data 2 dan 3
𝑏 𝑦 9𝑣
(3𝑏) = ( )
27𝑣
1 𝑦 1
(3) = (3)
y = 1

23. Dari reaksi: 2 A + B  A2B, diperoleh laju reaksi v = 0,8 [A] [B]2. Ke dalam wadah
4 L dimasukkan 4.8 mol zat A dan 3.2 mol zat B. Laju reaksi setelah 25% zat A
bereaksi adalah…
A. 1.152 M/s
B. 0.1152 M/s
C. 0.01152 M/s
D. 11.52 M/s
E. 1152 M/s

Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Mol zat A mula-mula = 3.2 mol
25
25% zat A bereaksi = x 4.8 mol
100
= 1.2 mol
Menentukan laju reaksi setelah 25% A bereaksi :
2A + B  A2B
Mula-mula : 4.8 mol 3.2 mol -
Bereaksi : 1.2 mol 0.6 mol 0.6 mol
Sisa : 3.6 mol 1.6 mol 0.6 mol

v = 0,8 [A] [B]2


3.6 1.6 2
= 0.8 ( )( 4 )
4
= 0.1152 M/s

24. Pada reaksi 2H2 + 2NO 2H2O + N2, eksperimen menyatakan bahwa
persamaanlaju reaksinya adalah v = k [H2] [NO]2 dengan nilai k = 1 x 10-8. Jika 5
mol H2 dan 2.5 mol NO direaksikan dalam bejana 5liter , laju reaksinya adalah…
A. 2.5 x 10-10
B. 2.5 x 10-8
C. 2.5 x 10-9
D. 2.5 x 10-11
E. 2.5 x 10-7

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
v = k [H2] [NO]2
5 2.5 2
= 1 x 10-8 ( ) ( )
5 5
= 2.5 x 10-9

25. Reaksi antara logam magnesium dengan larutan HCl adalah sebagai berikut.
Mg (s) + 2HCl (aq)  MgCl2 (aq) + H2 (g)
1. Meningkatkan konsentrasi larutan HCl
2. Meningkatkan suhu reaksi
3. Menggunakan pita magnesium
4. Menghilangkan gas hidrogen hasil reaksi
Dari perlakuan di atas yang dapat meningkatkan tumbukan antara pereaksi adalah…
A. 1 dan 2
B. 3 dan 4
C. 1, 2, dn 3
D. 2, 3, dan 4
E. 1, 2, 3, dan 4

Kunci Jawaban :A
Pembahasan : meningkatkan konsentrasi reaksi dapat mempercepat reaksi,
meningkatkan suhu reaksi juga dapat mempercepat reaksi.

26. Suatu laju reaksi akan meningkat tiga kali laju semula jika suhu reaksi ditingkatkan
20℃. Berapa kali lebih cepat laju reaksi yang berlangsung pada suhu 80°C
dibandingkan reaksi yang berlangsung pada suhu 20°C?
A. 5vo

B. 8vo

C. 6vo

D. 7vo

E. 9vo
Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
Menggunakan skala
vo 3vo 6vo 9vo
20℃ 40℃ 60℃ 80℃

Dengan menggunakan rumus


va = (∆𝑣) nxvo
𝑇𝑎−𝑇0
n =( )
∆𝑇
80−20
=( )
20
=3
va = (3) 3xvo

= 9vo

27. Diketahui laju reaksi zat C = 2.4 x 10-4 M/s. Jika persamaan reaksinya:
A + 2 C  AC2
Laju pembentukan senyawa AC2 adalah…
A. 12 x 10-4 M/s
B. 1.2 x 10-5 M/s
C. 1.2 x 10-4 M/s
D. 1.2 x 10-3 M/s
E. 1.2 x 10-2 M/s

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Perbandingan laju reaksi zat-zat dalam reaksi
A : C : AC2
1 : 2 : 1
Laju pembentukan senyawa AC2 = 1⁄2 x 2.4 x 10-4 M/s
= 1.2 x 10-4 M/s

Untuk soal nomor 28 sampai 32, gunakan data di bawah ini.


Dari reaksi C3H8 + O2 H2O + CO2diperoleh data sebagai berikut :
No [C3H8] (M) [O2] (M) Waktu (s)
1 0.03 0.04 24
2 0.06 0.02 10
3 0.04 0.04 12
4 0.03 0.08 6
5 0.02 0.04 48

28. Orde reaksi terhadap C3H8adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 0
E. 1⁄2
Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Untuk menentukan orde reaksi C3H8perhatikan data 3 dan 5
0.04 𝑥 1⁄12
(0.02) = ( ⁄ )
1 48

(2)𝑥 = (4)
x = 2

29. Orde reaksi terhadap O2adalah…


A. 2
B. 1
C. 3
D. 0
E. 1⁄2
Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
Untuk menentukan orde reaksi O2 perhatikan data 1 dan 4
0.04 𝑦 1⁄24
(0.08) = ( ⁄ )
1 6

1 𝑦 1
(2) = (4)
y = 2

30. Persamaan laju reaksi nya adalah…


A. v = k [C3H8]2
B. v = k [C3H8]2 [O2]
C. v = k[O2]
D. v = k [C3H8]2 [O2] 2
E. v = k [C3H8][O2]

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Laju reaksi terhadap C3H8adalah 2, laju reaksi terhadap O2adalah 2
Sehingga, persamaan lajunya adalah v = k [C3H8]2 [O2] 2

31. Nilai tetapan laju reaksinya adalah…


A. 6.94 x 101
B. 6.94 x 102
C. 6.94 x 103
D. 6.94 x 104
E. 6.94 x 105

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Untuk menentukan tetapan laju, pilih salah satu data, missal data nomor 2
v = k [C3H8]2[O2]2
1
= k (0.06)2 (0.02)2
10
0.1 = k (3.6 x 10-3) (4 x 10-4)
k = 6.94 x 104
32. Grafik hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi C3H8adalah…
A. C. E.

v v v

[C3H8] [C3H8] [C3H8]

B. D.

v v

[C3H8] [C3H8]

Kunci Jawaban :A
Pembahasan : C3H8mempunyai orde dua terhadap laju reaksi. Suatu reaksi
dikatakan berorde dua terhadap laju reaksi jika laju reaksi merupakan pangkat dua
dari konsentrasi pereaksi itu.

33. Dari persamaan reaksi 2P + 3Q P2Q3, diperoleh persamaan laju v = 4,8 [P] [Q]2.
Jika dalam volume 4 L direaksikan 4 mol P dan 6 mol Q, laju reaksi setelah 30% P
bereaksi adalah…
A. 5.5296 x 101 M/s
B. 5.5296 x 100 M/s
C. 5.5296x 102M/s
D. 5.5296x 103 M/s
E. 5.5296x 10-1 M/s
Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
20% P yang bereaksi = 20% x 4 mol = 0.8

2P + 3Q  P2Q3
Mula-mula : 4 mol 6 mol -
Bereaksi : 0.8 mol 1.2mol 0.4 mol
Sisa : 3.2 mol 4.8 mol 0.4 mol

Laju reaksi setelah 20% P bereaksi :


v = 4,8 [P] [Q]2
3.2 4.8 2
= 4.8 ( )( 4 )
4
= 5.5296 M/s

34. Diketahui laju reaksi naik dua kali pada setiap kenaikan suhu 15°C. Jika pada suhu
25°C reaksi berlangsung selama 240 sekon, waktu berlangsungnya reaksi pada suhu
100°C adalah …sekon.
A. 7500
B. 75
C. 750
D. 0.75
E. 7.5
Kunci jawaban :E
Pembahasan :
𝑇𝑎 −𝑇0
1 ( ∆𝑇
)
𝑡𝑎 = 𝑡0 x ( )
∆𝑣
100−25
1 ( 15
)
= 240 x (2)

1 5
= 240 x (2)

= 7.5 sekon
35. Suatu reaksi A+ B hasil reaksi, persamaan laju reaksinya v= k[A]² [B]². Bila pada
suhu tetap konsentrasi A dan B masing-masing dua kali dari semula, laju reaksi
adalah ….
A. tidak berubah
B. empat kali lebih besar
C. delapan kali lebih besar
D. enambelas lebih besar
E. dua kali lebih besar

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Misal pada kondisi mula-mula konsentrasi A adalah a dan konsentrasi B adalah b
dan laju reaksinya adalah vo. nilai vadapat ditentukan melalui perbandingan.
vo k (a)2 (b)2
=
va k (2a)2 (2b)2

vo a2 b2
=
va 4a2 4b2

va = 16 v0

Untuk soal nomor 36 – 38 perhatikan data berikut.


Laju reaksi 2A (aq) + B2 (aq)  C (s) + D (aq)
Ditentukan dengan mengukur waktu yang diperlukan untuk membentuk sejumlah
endapan C.
No [A] (M) [B2] (M) Waktu (s)
1 0.1 0.1 80
2 0.2 0.1 40
3 0.2 0.2 10
4 0.4 0.3 20
36. Orde reaksi terhadap pereaksiA adalah…
A. 2
B. 3
C. 4
D. 0
E. 1

Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
Untuk menentukan orde reaksi C3H8 perhatikan data 1 dan 2
0.1 𝑥 1⁄80
(0.2) = (1⁄40)
1 𝑥 40
(2) = (80)
1 𝑥 1
(2) = (2)
x = 1

37. Orde reaksi terhadap pereaksi B2 adalah…


A. 3
B. 4
C. 0
D. 2
E. 1

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Untuk menentukan orde reaksi B2 perhatikan data 2 dan 3
0.1 𝑥 1⁄40
(0.2) = (1⁄10)
1 𝑥 10
(2) = (40)
1 𝑥 1
(2) = (4)
x = 2
38. Nilai tetapan laju reaksi nya adalah…
A. 0.125
B. 12.5
C. 1.25
D. 125
E. 0.0125

Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Untuk menentukan nilai tetapan lajunya, gunakan salah satu data percobaan.Misal
menggunakan data nomor 2.
v = k [A][B2]2
1
= k (0.2) (0.1)2
40

k = 12.5

39. Persamaan laju reaksi lengkapnya adalah…


A. v = 12.5 [A]2[B2]2
B. v = 12.5[B2]2
C. v = 12.5 [A][B2] 2
D. v = 12.5 [A]
E. v = 12.5[B2]

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Orde reaksi terhadap A = 1
Orde reaksi terhadap B2 = 2
Tetapan laju reaksi = 12.5
Maka persamaan lajunya adalah v = 12.5 [A][B2] 2
40. Waktu yang dibutuhkan jika konsentrasi pereaksi A 0.6 M dan konsentrasi pereaksi
B2 adalah 0.3 M adalah…
A. 1.5
B. 15
C. 150
D. 0.15
E. 0.015

Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
v = 12.5 [A][B2] 2
= 12.5 (0.6) (0.3)2
= 0.675
1
v =
𝑡
1
t =
0.675
= 1.5 sekon

41. Perhatikan grafik hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi pereaksi pada
reaksi P2 + Q  produk berikut!
Laju reaksi saat pereaksi P2 tetap Laju reaksi saat pereaksi Q tetap

v v

[Q] [P2]
Persamaan laju reaksi yang tepat berdasarkan grafik di atas adalah…
A. v = k [P2]2 [Q]
B. v = k [P2]2 [Q] 2
C. v = k [P2] [Q] 2
D. v = k [P2]2
E. v= k [Q]
Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Saat pereaksi P2 tetap, pereaksi Q berorde 2 terhadap laju reaksi
Saat pereaksi Q tetap, pereaksi P2berorde 1 terhadap laju reaksi
Sehingga persamaan lajunya adalah v = k [P2] [Q] 2

42. Logam Zn bereaksi dengan larutan HCl menurut reaksi berikut:


Zn (s) + HCl (aq)  ZnCl2(aq)+ H2 (g)
Agar didapatkan laju reaksi yang tinggi, larutan yang sebaiknya digunakan
adalah…(Ar H = 1 ; Cl = 35.5)
A. 30 gr HCl dalam 1000 mL air
B. 25 gr HCl dalam 1000 mL air
C. 20 gr HCl dalam 100 mL air
D. 15 gr HCl dalam 100 mL air
E. 5 gr HCl dalam 1000 mL air

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Menentukan konsentrasi HCl
20
Mol HCl =
36.5
= 0.55 mol
0.55 𝑚𝑜𝑙
[HCl] =
0.1 𝐿

= 5.5 M

43. Empat gram logam Zn bereaksi dengan 100 mL larutan HCl pada berbagai kondisi
yang ditunjukkan dalam table di bawah ini. Pada kondisi bagaimanakah gas oksigen
terbentuk paling banyak?
Suhu (℃) Konsentrasi (mol/L) Bentuk logam Zn
A 30 0.5 Serbuk
B 25 0.5 Padat
C 35 1.0 Padat
D 40 1.0 Serbuk
E 35 1.5 Padat
Kunci Jawaban :D
Pembahasan : pada percobaan D, suhu reaksi dibuat tinggi, yaitu 40℃,
konsentrasi larutan HCl yang digunakan juga cukup besar yaitu 1.0 mol/L, juga
logam Zn yang digunakan berbentuk serbuk, sehingga dapat memperbesar luas
permukaan sentuhnya.

44. reaksi 2NO + Cl22NOCl mempunyai reaksi v= 5.6 [NO]2 [Cl2] dalam M/dtk.
apabila pada suatu percobaan sebanyak 4 mol NO dan 3 mol Cl2 direaksikan dalam
wadah 8 L. laju reaksi pada saat 60% NO bereaksi yaitu …… M/detik
A. 806.4 M/dtk
B. 80.64 M/dtk
C. 8.064 M/dtk
D. 0.08064 M/dtk
E. 0.8064 M/dtk

Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
60
60 % NO bereaksi = x 4 mol
100
= 2.4 mol
2NO + Cl2  2NOCl
Mula-mula : 4 mol 3 mol -
Bereaksi : 2.4 mol 1.2 mol 2.4 mol
Sisa : 1.6 mol 1.8 mol 2.4 mol

Laju reaksi saat 60% NO bereaksi adalah :


v = 5.6 [NO]2 [Cl2]
1.6 2 1.8
= 5.6 ( ) (8)
8
= 0.8064 M/dtk
45. Perhatikan data berikut.
Percobaan (H2) mol/L (SO2) mol/L Waktu (detik)
1 a 4a 36
2 2a 4a 18
3 4a 4a 9
4 4a 2a 18
5 4a a 36

1. Orde reaksi terhadap H2 adalah 1


2. Orde reaksi terhadap SO2 adalah 2
3. Orde total reaksi tersebut adalah 2
4. Persamaan laju reaksinya adalah v = k [H2]2 [SO2]2
Pernyataan yang tepat untuk tabel di atas adalah…
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 1 dan 4
E. 3 dan 4

Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi H2dengan data 1 dan 2
𝑎 𝑥 1⁄36
( ) = ( )
2𝑎 1⁄18
1 𝑥 18
( ) = ( )
2 36
1 𝑥 1
( ) = ( )
2 2
𝑥 = 1
Menentukan orde reaksi SO2 dengan data 3 dan 4
4𝑎 𝑥 1⁄9
( ) = ( )
2𝑎 1⁄18
18
(2)𝑥 = ( )
9
(2)𝑥 = (2)
𝑥 = 1
Orde reaksi total = orde reaksi H2 + orde reaksi SO2
=1+1
=2

46. Dalam suatu pabrik, proses pembuatan SO3 menggunakan suatu katalis yaitu
Vanadium pentaoksida menurut persamaan reaksi :
SO2 (g) + O2 (g) ⇌ 2SO3 (g)
Fungsi katalis dalam reaksi tersebut adalah…
A. Meningkatkan hasil reaksi
B. Meningkatkan jumlah tumbukan partikel-partikel pereaksi
C. Menurunkan energi aktivasi
D. Meningkatkan energi kinetik pereaksi
E. Memperbesar luas permukaan pereaksi

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Dalam suatu reaksi, katalis ikut bereaksi dengan pereaksi.Katalis menurunkan
energi aktivasi yang harus dicapai sehingga reaksi berjalan dengan lebih cepat, dan
ada lagi saat reaksi selesai.

47. Reaksi antara asam sulfat dengan magnesium karbonat di bawah ini dibuat pada
berbagai macam kondisi. Kondisi yang menghasilkan laju reaksi optimum adalah…
A. B.

Larutan H2SO4p
Air 50℃ Air 50℃
H2SO4 ekat

Serbuk Serbuk
MgCO3 MgCO3
C. D.

Larutan
H2SO4 Air 28℃
H2SO4
Air 28℃
pekat
kepingan
Serbuk MgCO3
MgCO3
E.

H2SO4
Air 28℃
pekat

Kepingan
MgCO3

Kunci jawaban :B
Pembahasan : pada percobaan B, digunakan serbuk MgCO3dan
larutan H2SO4 pekat. Selain itu juga dilakukan pada suhu yang cukup tinggi yaitu
50℃

48. Pada proses pembuatan asam nitrat HNO3 adalah oksidasi ammonia di udara. Dalam
proses ini, ammonia dicampur dengan udara berlebih, dan dipanaskan sampai
temperatur tinggi dengan dengan bantuan platina (Pt). Dari pertanyaan berikut yang
sesuai…..kecuali
A. menggunakan katalis Pt.
B. proses Ostwald.
C. dilanjutkan dengan ammonia akan diubah menjadi NO yang selanjutnya
dioksidasi di udara menjadi NO2 dengan mereaksikan dengan air menjadi asam
nitrat.
D. Reaksi dilakukan pada suhu 900℃.
E. jawaban a dan c salah.

Kunci Jawaban :E
Pembahasan :
Proses pembuatan asam nitrat merupakan proses Ostwld, katalis yang digunakan
adalah Platinum (Pt), pada suhu 900℃, ammonia akan diubah menjadi NO, yang
selanjutnya mengalami oksidasi menjadi NO2 lalu oksidasi selanjutnya
menghasilkan HNO3

49. Harga tetapan laju reaksi bertambah tiga kali lipat jika suhu dinaikkan 30°C . Reaksi
A + BC mempunyai harga laju reaksi a mol/L .dt pada suhu 40°C. Jika reaksi itu
berlangsung pada suhu 10°C dan 130°C maka laju reaksinya adalah…

A. 9a dan 3a
B. 6a dan 9a
C. 1⁄3a dan 27a
D. 6a dan 1⁄3a
E. 27a dan 1⁄3a

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Menggunakan skala

10°C 40°C 70°C 100°C 130°C


1⁄ mol/L.dtk a mol/L.dtk 3a mol/L.dtk 9a mol/L.dtk 27a mol/L.dtk
3

Menggunakan rumus :
Dengan menggunakan rumus
Pada suhu 10°C
va = (∆𝑣) n x vo
𝑇𝑎−𝑇0
n =( )
∆𝑇
10−40
=( )
30
= -1
va = (3) -1 x a
1
= a
3
Pada suhu 130°C
va = (∆𝑣) nxvo
𝑇𝑎−𝑇0
n =( )
∆𝑇
130−40
=( )
30
=3
va = (3) 3 x a

=27 a
50. Suatu reaksi pada 15°C berlangsung hingga selesai selama 10 menit. Jika setiap
kenaikan 15 C° laju reaksi menjadi 2 kali lebih cepat, maka reaksi tersebut
diperkirakan akan selesai jika suhu dinaikkan menjadi 75°C selama…
A. 0.00625 menit
B. 00.625 menit
C. 0.625 menit
D. 6.25 menit
E. 62.5 menit

Kunci ajwaban :C
Pembahasan :
Menggunakan skala
15°C 30°C 45°C 60C 75°C
10 menit 5 menit 2.5 menit 1.25 menit 0.625 menit

Menggunakan rumus
Pada suhu 75°C
𝑇𝑎 −𝑇0
1 ( ∆𝑇
)
𝑡𝑎 = ( ) 𝑥 𝑡0
𝑛
75−15
1 ( 15
)
= ( ) 𝑥 10 menit
2
1 (4)
= ( ) 𝑥 10 menit
2
= 0.625 menit
51. Data percobaan untuk reaksi Na2S2O3 + 2HCl  2NaCl + H2O + SO2 + S
adalah sebagai berikut :
No. [Na2S2O3] M [HCl] M Waktu (detik)
1 0,05 0,10 64
2 0,10 0,10 32
3 0,20 0,10 128
4 0,10 0,20 30
5 0,20 0,30 14
Nilai tetapan laju untuk reaksi tersebut adalah…
A. 0.039
B. 0.39
C. 3.9
D. 39.0
E. 390

Kunci Jawaban :C
Pembahasan :
Penentuan orde reaksi terhadap Na2S2O3menggunakan data 1 dan 2
0.1 𝑥 1⁄32
( ) = ( )
0.05 1⁄64
(2)𝑥 = 2
𝑥 = 1

Penentuan orde reaksi terhadap HCl menggunakan data 2 dan 3


0.1 𝑥 1⁄32
( ) = ( )
0.2 1⁄128
(2)𝑥 = 4
𝑥 = 2

Menentukan nilai tetapan laju reaksi menggunakan data nomor 3


v = k [Na2S2O3] [HCl]2
1
= 𝑘 (0.2)(0.1)2
128
𝑘 = 3.9
52. Pada reaksi berikut, CaCO3 (s) + 2HCl (aq)  CaCl2 (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Faktor yang tidak mempengaruhi laju reaksi di atas adalah…
A. Luas permukaan kalsium karbonat
B. Konsentrasi asam klorida
C. Suhu larutan asam klorida
D. Volume larutan asam klorida
E. Penambahan katalis

Kunci Jawaban :D
Pembahasan : faktor yang dapat mempengaruhi laju reaksi adalah
1. Suhu
2. Luas permukaan
3. Konsentrasi
4. Katalis

53. Diagram energi untuk suatu reaksi tanpa katalis ditunjukkan oleh grafik di bawah
ini.

Energi

Ea

reaktan ∆H
produk

Reaksi tersebut diulang dengan menggunakan suatu katalis. Pengaruh katalis


terhadap Ea dan ∆H adalah….
Ea ∆H
A. Tidak berubah Menurun
B. Menurun Tidak berubah
C. Menurun Menurun
D. Meningkat Menurun
E. Meningkat meningkat
Kunci Jawaban :B
Pembahasan :
Fungsi katalis dalam suatu reaksi adalah untuk menurunkan energi aktivasi yang
harus dicapai agar reaksi dapat berlangsung.

Energi

Ea

Ea katalis

reaktan ∆H
produk

54. Gas CO2 terbentuk saat CaCO3 direaksikan dengan asam klorida menurut
persamaan reaksi berikut.
CaCO3 (s) + 2HCl (aq)  CaCl2 (aq) + H2O (l) + CO2 (g)
Perlakuan yang dapat mengubah laju awal pembentukan gas CO2 adalah…
A. Memanaskan campuran
B. Memperbesar ukuran kalsium karbonat
C. Menambah volume asam klorida
D. Memperbesar tekanan
E. Menambah volume air

Kunci Jawaban :A
Pembahasan : dengan memanaskan campuran, suhu campuran akan
mningkat, mengakibatkan partikel partikelnya bergerak lebih cepat, sehingga
tumbukan semakin banyak terjadi. Hal itu menyebabkan reaksi berjalan semakin
cepat.

55. Berdasarkan teori tumbukan, efek apakah yang muncul akrena adanya peningkatan
suhu pada partikel reaktan??
I. Energi kinetik partikel reaktan meningkat
II. Jumlah partikel reaktan per volume bertambah
III. Frekuensi tumbukan antara partikel dan reaktan meningkat
IV. Energi aktivasi partikel reaktan meningkat

A. I dan II
B. I dan III
C. II dan III
D. II dan IV
E. I dan IV

Kunci Jawaban :B
Pembahasan : Peningkatan suhu reaktan dapat membuat partikel bergerak
semakin cepat, hal itu menyebabkan semakin banyak tumbukan yang terjaid antara
partikel dengan reaktan. Selain itu karena pergerakan partikel yang cepat, energy
kinetiknya juga ikut meningkat.

56. Kerja katalis dalam mempercepat reaksi adalah sebagai berikut kecuali…
A. Turut serta dalam tahap-tahap reaksi
B. Membuat jalan alternatif agar energy pengaktivan menjadi lebih rendah
C. mengadsorpsi pereaksi gas dan reaksi terjadi pada permukaannya
D. Pada akhir reaksi, katalis tidak diregenerasi kembali
E. Adsorpsi pereaksi, reaksi pada permukaan katalis heterogen, desorpsi hasil
reaksi

Kunci Jawaban :D
Pembahasan : katalis ikut serta dalam tahap-tahapan reaksi dan akan
terbentuk kembali di akhir reaksi.

57. Suatu reaksi P + Q  produk mempunyai persamaan kecepatan v= k [P] [Q]2


jikakonsentrsi masing masing pereaksi ditingkatkan menjadi tiga kalinya, maka laju
reaksi nya menjadi…
A. 3 kali
B. 6 kali
C. 9 kali
D. 18 kali
E. 27 kali
Kunci jawaban :E
Pembahasan :
𝑣0 (𝑝)(𝑞)2
=
𝑣𝑎 (3𝑝)(3𝑞)2
𝑣0 1
=
𝑣𝑎 27
𝑣𝑎 = 27 𝑣0

58. Pernyataan tentang tingkat reaksi yang tidaktepat adalah ....


A. pangkat dari pereaksi dalam persamaan kecepatan
B. menunjukkan tingkat kecepatan
C. dapat diturunkan dari koefsien reaksinya
D. nilainya dapat sama ataupun berbeda dengan koefisien reaksi
E. dapat berupa bilangan bulat atau pecahan

Kunci jawaban :C
Pembahasan :

59. Data percobaan untuk reaksi A + B2  AB ditampilkan pada tabel berikut.


Percobaan [A] [B2] Laju reaksi
1 0.50 2.00 8.0 x 10-4
2 0.50 1.00 2.0 x 10-4
3 1.00 1.00 2.0 x 10-4
Orde total dari reaksi tersebut adalah…
A. 0
B. 1
C. 2
D. 1⁄2
E. -1

Kunci jawaban :C
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi terhadap A menggunakan data 2 dan 3
0.5 𝑥 2.0 x 10 − 4
( ) = ( )
1.0 2.0 x 10 − 4
1 𝑥
( ) = 1
2
𝑥 = 0

Menentukan orde reaksi terhadap B2 menggunakan data 1 dan 2


2.00 𝑥 8.0 x 10 − 4
( ) = ( )
1.00 2.0 x 10 − 4
(2)𝑥 = 4
𝑥 = 2

60. Suatu reaksi A + B  C + D mempunyai data sebagai berikut


Percobaan [A] [B] Laju
1 x y v
2 2x 2y 4v
3 4x y v
4 4x 4y 16v
Persamaan kecepatan lajunya adalah…
A. v = k [A] [B]2
B. v = k [A]2 [B]2
C. v = k [B]
D. v = k [B]2
E. v = k [A]

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi A menggunakan data 1 dan 3
𝑥 𝑥 v
( ) = ( )
4𝑥 v
1 𝑥
( ) = 1
4
𝑥 = 0
Menentukan orde reaksi B menggunakan data 3 dan 4
𝑦 𝑦 v
( ) = ( )
4𝑦 16v
1 𝑥 1
( ) =
4 16
𝑥 = 2

Sehingga persamaan lajunya


v = k [B]2

61. Kalium iodida direaksikan dengan natrium hipoklorit menurut persamaan :


KI (aq) + NaOCl (aq)  KIO (aq) + NaCl (aq)
Data percobaan dari reaksi di atas ditabulasikan sebagai berikut :
Percobaan [KI] [NaOCl] Waktu (detik)
1 0.12 0.32 8
2 0.06 0.16 72
3 0.12 0.08 32
4 0.24 0.16 18
5 0.06 0.32 x
Nilai x yang sesuai adalah…
A. 12
B. 24
C. 36
D. 48
E. 60

Kunci jawaban :C
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi terhadap KI menggunakan data 2 dan 4
0.06 𝑥 1⁄72
( ) = ( )
0.24 1⁄18
1 𝑥 1
( ) = ( )
4 4
𝑥 = 1
Menentukan orde reaksi terhadap NaOCl menggunakan data 1 dan 3
0.32 𝑥 1⁄8
( ) = ( )
0.08 1⁄32
(4)𝑥 = (4)
𝑥 = 1
Persamaan laju reaksi nya adalah
v = k [KI] [NaOCl]
Menentukan nilai x
𝑣 0.24 0.16
= ( )( )
𝑣𝑥 0.06 0.32
1⁄18 0.24 0.16
= ( )( )
1⁄𝑥 0.06 0.32
𝑥 1
= (4) ( )
18 2
𝑥 = 36

62. Diketahui reaksi berikut


Na2S2O3(aq) + 2HCl (aq) 2NaCl (aq) + H2O (l) + SO2 (g) + S (s)
Untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HCl terhadap kecepatan reaksi tersebut,
maka yang menjadi variable bebas, variable terikat, dan variable kontrol adalah…
A. konsentrasi Na2S2O3, volume SO2, suhu reaksi
B. konsentrasi HCl, endapan S, konsentrasi Na2S2O3
C. suhu reaksi, tekanan SO2, konsentrasi HCl
D. konsentrasi Na2S2O3, konsentrasi HCl, tekanan SO2
E. tekanan SO2, endapan S, dan suhu reaksi

Kunci jawaban :B
Pembahasan :

63. Reaksi ion bromide dan ion bromate dalam asam sesuai persamaan berikut:
5Br- (aq) + BrO3- (aq) + 6H+ (aq)  3 Br2 (g) + H2O (l)
Jika kecepatan pembentukan air adalah 2v mol.L-1.s-1, maka kecepatan
berkurangnya ion Bromida adalah…
A. 10𝑣
B. 8𝑣
C. 6𝑣
D. 4𝑣
E. 2𝑣

Kunci jawaban :A
Pembahasan :
Laju berkurangnya ion bromida
5
𝑣 𝐵𝑟 − = x 2𝑣
1
= 10𝑣

64. Jika suhu dinaikkan 15℃, kecepatan reaksinya menjadi 2 kali lebih cepat. Jika pada
suhu t℃ reaksi berlangsung selama 10 menit, maka pada saat suhu (t+75) reaksi
akan berlangsung selama…
A. 3.125 menit
B. 31.25 menit
C. 312.5 menit
D. 0.3125 menit
E. 0.03125 menit

Kunci jawaban :D
Pembahasan :
𝑇𝑎 −𝑇0
1 ( ∆𝑇
)
𝑡𝑎 = 𝑡0 x ( )
∆𝑣
(𝑡+75)−𝑡
1 ( 15
)
= 10 x (2)

1 5
= 10 x (2)

= 0.3125 menit

65. Pada reaksi 2H2 (g) + 2NO (g)  2H2O (g) + N2 (g)
kecepatannya adalah v = k [H2] [NO]2 dengan k = 1 x 10-6. Jika dalam suatu wadah
bervolume 4 L direaksikan 4 mol H2 dan 2 mol NO, laju reaksi saat 60% NO
bereaksi adalah…
A. 2.8 x 10-8
B. 2.8 x 10-7
C. 2.8 x 10-6
D. 2.8 x 10-5
E. 2.8 x 10-5

Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
2H2 (g) + 2NO (g)  2H2O (g) + N2 (g)
Mula-mula : 4 mol 2 mol - -
Bereaksi : 1.2 mol 1.2 mol 1.2 mol 0.6 mol
Sisa : 2.8 mol 0.8 mol 1.2 mol 0.6 mol

Laju reaksi saat 60% NO sudah bereaksi


v = k [H2] x [NO]2

-6 2.8 𝑚𝑜𝑙 0.8 𝑚𝑜𝑙 2


= 1 x 10 x ( )
4𝐿 4𝐿
= 2.8 x 10-8

66. Kepingan pita magnesium direaksikan dengan 100ml larutan HCl 1 mol/L menurut
persamaan berikut.
Mg (s) + HCl (aq)  MgCl2 (aq) + H2
Perubahan manakah di bawah ini yang dapat meningkatkan kecepatan reaksinya??
I. Menaikkan suhu larutan HCl
II. mengganti pita magnesium dengan serbuk magnesium
III. mengganti larutan dengan 50 ml HCl 2 M
IV. menambahkan 50 ml HCl 1 M

A. I dan II
B. I dan III
C. I dan IV
D. II dan III
E. II dan IV

Kunci Jawaban :A
Pembahasan :
Faktor yang mempengaruhi laju reaksi diantaranya adalah suhu dan luas
permukaan.Dengan menaikkan suhu dan luas permukaan reaksi dapat berjalan lebih
cepat.

67. Suatu reaksi mempunyai orde nol terhadap salah satu pereaksinya. Grafik yang
menunjukkan hubungan yang tepat adalah…
A. C. E.

v v v

[Q] [Q]

B. D.

[Q]

Kunci Jawaban :E
Pembahasan : reaksi dikatakan berorde nol terhadap salah satu pereaksi jika
pada perubahan konsentrasi berapa pun laju reaksinya akan selalu tetap.

68. Berikut adalah faktor yang mempengaruhi laju reaksikecuali, …


A. Suhu
B. Konsentrasi
C. Luas permukaan
D. Katalis
E. Volume
Kunci Jawaban :E
Pembahasan : faktor yang mempengaruhi laju reaksi adalah : suhu,
konsentrasi, katalis, luas permukaan.
69. Berikut ini akan ditampilkan laju reaksi pada berbagai kondisi.
No. Seng [HCl] Suhu
1 Serbuk 0.1 35
2 Serbuk 0.1 45
3 Lempeng 0.2 25
4 Serbuk 0.2 45
5 Lempeng 0.2 45
Urutan laju reaksi dari yang paling lambat adalah…
A. 1, 2, 3, 4 , 5
B. 2, 3, 4, 5, 1
C. 3, 5, 1, 2, 4
D. 5, 4, 2, 3, 1
E. 3, 2, 1, 4, 5

Kunci Jawaban :D

70. Ammonium nitrit NH4NO2 terurai menurut persamaan berikut.


NH4NO2 (aq)  N2 (g) + H2O (l)
Konsentrasi ammonium nitrit mula mula adalah 0.6 M. setelah 2 jam kemudian,
terdapat 0.24 M. laju peruraian ammonium nitrit dalam molar per detik adalah…
A. 5 x 10-2 M/detik
B. 5 x 10-3 M/detik
C. 5 x 10-4 M/detik
D. 5 x 10-5 M/detik
E. 5 x 10-6 M/detik

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Laju peruraian NH4NO2
∆[NH4NO2]
v = t = 2 jam = 2 x 3600 detik = 7200 detik
∆𝑡
0.6−0.24
=
7200
= 5 x 10-5M/detik
71. Pada suhu tertentu, H2O2 terurai menjadi H2Odan O2. Laju peruraian H2O2 pada suhu
tersebut adalah 4.8 x 10-6 mol.L-1.s-1. Maka laju pembentukan H2Oadalah sebesar…
A. 4.8 x 10-6 mol.L-1.s-1
B. 2.4 x 10-6 mol.L-1.s-1
C. 1.8 x 10-6 mol.L-1.s-1
D. 9.6 x 10-6 mol.L-1.s-1
E. 3.6 x 10-6 mol.L-1.s-1

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Reaksi peruraian H2O2
H2O2(aq)  2H2O(l) + O2(g)
Laju pembentukan H2O
2
v = 1 x4.8x10−6

=9.6x10−6 mol.L-1.s-1

72. Dari reaksi aA + bB  cC +dD diperoleh data sebagai berikut :


[A] [B] Laju reaksi
0.1 0.1 5 . 10-4
0.1 0.2 1 . 10-3
0.2 0.3 1,4 . 10-3
0.5 0.2 1 . 10-3
0.5 0.3 x
Pernyataan di bawah ini benar kecuali…
A. Laju reaksi terhadap A adalah 1
B. Laju reaksi terhadap B adalah 1
C. Tetapan lajunya adalah 5x 10-3
D. Nilai x adalah 1.5x 10-3
E. Orde reaksi total adalah 1
Kunci jawaban :A
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi terhadap A menggunakan data 2 dan 4
0.1 𝑥 1 𝑥 10−3
( ) = ( )
0.5 1 𝑥 10−3
1 𝑥
( ) = 1
5
𝑥 = 0

Menentukan orde reaksi terhadap B menggunakan data 1 dan 2


0.1 𝑦 5 𝑥 10−4
( ) = ( )
0.2 1 𝑥 10−3
1 𝑦 1
( ) =
2 2
𝑦 = 1

Persamaan laju reaksi


v = k [B]

Menentukan nilai k menggunakan data 2


v = k [B]
1 . 10-3 = k [0.2]
k = 5 . 10-3

Menentukan nilai x
v = k [B]
= (5x 10-3) (0.3)
= 1.5 x 10-3
73. Pada suhu 273 ℃ gas Brom dapat bereaksi dengan nitrogen monoksida menurut
persamaan reaksi : Br2 (g) + 2NO (g)  2NOBr (g)
No. [NO] [Br2] Laju reaksi
1 0.1 0.05 6
2 0.1 0.1 12
3 0.1 0.2 24
4 0.2 0.05 24
5 0.4 0.05 96

Orde total dari reaksi tersebut adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. -1
E. 0
Kunci jawaban :C
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi terhadap NO menggunakan data 1 dan 4
0.1 𝑥 6
( ) = ( )
0.2 24
1 𝑥 1
( ) = ( )
2 4
𝑥 = 2

Menentukan orde reaksi terhadap Br2 menggunakan data 2 dan 3


0.1 𝑥 12
( ) = ( )
0.2 24
1 𝑥 1
( ) = ( )
2 2
𝑥 = 1
Orde total = 2 + 1 = 3

74. Reaksi berlangsung lebih cepat jika suhu sistem dinaikkan sebab kenaikan suhu
akan mengakibatkan…
A. Volume pereaksi bertambah
B. Jumlah partikel pereaksi bertambah
C. Konsentrasi pereaksi bertambah
D. Fraksi mol berenergi lebih besar daripada Ea bertambah
E. Energi pengaktifan bertambah

Kunci jawaban :D

75. Reaksi antara NO (g) dan O2 (g) berorde dua terhadap konsentrasi NO dan berorde
satu terhadap konsentrasi O2. Jika konsentrasi semua pereaksi dinaikkan menjadi
tiga kali konsentrasi semula, maka laju reaksinya bila dibandingkan dengan laju
mula-mula adalah…
A. 3𝑣0
B. 9𝑣0
C. 18𝑣0
D. 27𝑣0
E. 6𝑣0

Kunci Jawaban :D
Pembahasan :
Persamaan laju reaksi
v = k [NO]2 [O2]
laju saat semua konsentrasi pereaksi menjadi tiga kali nya
𝑣0 𝑘 (𝑎)2 (𝑏)
=
𝑣3 𝑘 (3𝑎)2 (3𝑏)
𝑣0 𝑎2 𝑏
=
𝑣3 9𝑎2 3𝑏
𝑣0 1
=
𝑣3 27
𝑣3 = 27𝑣0
76. Data percobaan untuk reaksi A + B  produk
No Bentuk zat A [B] Waktu Suhu
1 Serbuk 2M 30 25
2 Serbuk 2M 15 35
3 Padatan 2M 50 25
4 Larutan 3M 5 25
5 Larutan 2M 5 25

Faktor yang mempengaruhi laju pada percobaan no 2 dan 3 adalah…


A. Luas permukaan, konsentrasi
B. Konsentrasi, suhu
C. Suhu, luas permukaan
D. Suhu, katalis
E. Konsentrasi, katalis

Kunci Jawaban :C

77. Reaksi A + B  C + D mempunyai persamaan laju reaksi sebagai berikut.


v = k [A]2 [B]2
laju reaksi jika konsentrasi A dinaikkan 2 kali konsentrasi awal dan konsentrasi B
dinaikkan menjadi 3 kali konsentrasi awal adalah…
A. 18𝑣0
B. 36𝑣0
C. 24𝑣0
D. 12𝑣0
E. 6𝑣0

Kunci jawaban :B
Pembahasan :
Kondisi [A] [B]
Mula mula a b
Akhir 2a 3b
𝑣0 𝑘 (𝑎)2 (𝑏)2
=
𝑣𝑎 𝑘 (2𝑎)2 (3𝑏)2
𝑣0 𝑎2 𝑏 2
=
𝑣𝑎 4𝑎2 9𝑏 2
𝑣0 1
=
𝑣𝑎 36
𝑣𝑎 = 36𝑣0

78. Kecepatan reaksi dinyatakan sebagai laju pengurangan pereaksi tiap satuan waktu,
atau laju penambahan konsentrasi produk tiap satuan waktu.
Jika pada reaksi berikut :N2 + 3H2 2NH3
Kecepatan reaksi N2 dinyatakan sebagai 𝑣𝑁2 dan kecepatan reaksi H2 dinyatakan
dengan 𝑣𝐻2 maka pernyataan berikut yang tepat adalah…
A. 𝑣𝑁2 = 𝑣𝐻2
B. 𝑣𝑁2 = 2𝑣𝐻2
C. 𝑣𝑁2 = 3𝑣𝐻2
D. 2𝑣𝑁2 = 𝑣𝐻2
E. 3𝑣𝑁2 = 𝑣𝐻2

Kunci jawaban :C

79. Pada penguraian H2O2 pengaruh MnO2 adalah…


A. Membentuk lebih banyak ion hydrogen dan gas oksigen
B. Menambah kepekatan hydrogen peroksida
C. Menambah jumlah tumbukan antarpartikel
D. Menurunkan energy pengaktifan
E. Mengubah nilai ∆H

Kunci jawaban :D

80. Pengaruh konsentrasi, luas permukaan sentuhan, dan suhu reaksi terhadap kecepatan
reaksi menurut teori tumbukan berturut-turut karena …
A. Frekuensi tumbukan, orientasi tumbukan, energy kinetik partikel
B. Orientasi tumbukan, frekuensi tumbukan, keadaan transisi
C. Orientasi tumbukan, energy aktifasi, frekuensi tumbukan
D. Energy kinetik partikel, orientasi tumbukan, energi pengaktifan
E. Orientasi dan frekuensi tumbukan

Kunci jawaban :A

81. Berdasarkan teori tumbukan, suhu mempercepat jalannya laju reaksi dengan jalan…
A. Menurunkan energy hasil reaksi
B. Meningkatkan energy kinetic
C. Menurunkan energy aktifasi
D. Meningkatkan jumlah tumbukan
E. Meningkatkan jumlah produk reaksi

Kunci jawaban :B

82. Cara-cara berikut dapat meningkatkan laju reaksi kecuali…


A. Menghancurkan partikel-partikel pereaksi menjadi serbuk kecil
B. Meningkatkan suhu reaksi
C. Memotong daging menjadi serpihan-serpihan kecil sebelum dimasak
D. Menambah air ke dalam larutan pereaksi hingga berlebih
E. Menambah katalisator yang cocok

Kunci jawaban :D
Untuk soal nomor 83 sampai 87 gunakan data di bawah ini.
Pada suatu reaksi X(g) + 3Y(g) XY3(g) diperoleh data percobaan sebagai berikut:

Percobaan [X] [Y] Laju reaksi


1 0.1 0.1 0.002
2 0.1 0.2 0.008
3 0.1 0.3 0.018
4 0.2 0.1 0.002
5 0.3 0.1 0.002
6 0.4 0.3 v

83. Nilai orde reaksi terhadap X adalah…


A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. -1

Kunci jawaban :A
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi terhadap X menggunakan data 4 dan 5
0.2 𝑥 0.002
( ) = ( )
0.3 0.002
1 𝑥
( ) = 1
2
𝑥 = 0

84. Nilai orde reaksi terhadap Y adalah…


A. 0
B. 1
C. 2
D. 3
E. 4
Kunci jawaban :B
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi terhadap Y menggunakan data 1 dan 2
0.1 𝑥 0.002
( ) = ( )
0.2 0.008
1 𝑥 1
( ) = ( )
2 4
𝑥 = 2

85. Nilai tetapan laju reaksi nya adalah…


A. 0.0002
B. 0.002
C. 0.02
D. 0.2
E. 2
Pembahasan :D
Menentukan tetapan laju reaksi menggunakan data nomor 1
v = k [Y]2
0.002 = k (0.1)2
k = 0.2

86. Nilai v adalah…


A. 180
B. 18
C. 1.8
D. 0.18
E. 0.018
Kunci jawaban :E
Pembahasan :
Menentukan nilai v
v = k [Y]2
= 0.2 (0.3)2
= 0.018

87. Persamaan laju secara lengkap adalah…


A. v = 0.018 [Y] 2
B. v = 0.018 [Y]
C. v = 0.018 [Y]3
D. v = 0.18 [Y] 2
E. v = 0.18 [Y]

Kunci jawaban :A

88. perhatika reaksi berikut


(C6H5)2(NH2)2 + I2 (C6H5)2N2 + 2HI
Dalam sebuah wadah bervolume 5 liter, 10 mol (C6H5)2(NH2)2direaksikan dengan 8
mol I2 pada suhu tertentu.Setelah (C6H5)2(NH2)2terurai sebanyak 60% berapakah
laju reaksinya jika diketahui (C6H5)2(NH2)2berode dua terhadap laju reaksi dan I2
berorde satu terhadap laju reaksi. Diketahui tetapan laju reaksi (k) adalah 2.5 x 10-6
A. 6.4 x 10-5
B. 6.4 x 10-6
C. 6.4 x 10-7
D. 6.4 x 10-8
E. 6.4 x 10-9

Kunci jawaban :C
Pembahasan :
60%(C6H5)2(NH2)2terurai = 60% x 10 mol = 6 mol
(C6H5)2(NH2)2 + I2  (C6H5)2N2 + 2HI
Mula-mula : 10 mol 8 mol - -
Bereaksi : 6 mol 6 mol 6 mol 12 mol
Sisa : 4 mol 2 mol 6 mol 12 mol

Laju reaksi setelah 60% (C6H5)2(NH2)2terurai


𝑣 =k [(C6H5)2(NH2)2]2 [I2]
4 2 2
= 2.5 x 10-6(5) (5)

= 6.4 x 10-7
89. Data percobaan reaksi magnesium dengan asam klorida
Percobaan Mg 2 gram HCl Suhu oC
1 Keping 2M 25oC
2 Serbuk 2M 35oC
3 Serbuk 2M 40oC
4 Keping 3M 40oC
5 Lempeng 2M 40oC
Pada percobaan 1 dan 2 yang menjadi variasi faktor laju reaksi adalah…
A. luas permukaan bidang sentuh dan suhu
B. konsentrasi dan suhu
C. suhu dan katalis
D. luas permukaan bidang sentuh dan massa
E. massa dan suhu

Kunci jawaban :A

90. Dalam tabung LPG terdapat campuran gas alam. Jika volume LPG adalah 15 liter
dan diketahui berat CH4 adalah 16 gram, maka konsentrasi CH4 adalah…
A. 6.7 mol / L
B. 0.67 mol / L
C. 0.067 mol / L
D. 0.0067 mol / L
E. 0.00067 mol / L

Kunci jawaban :C
Pembahasan :
Mencari mol CH4
𝑚
𝑛=
𝑀𝑟
16
=
16
= 1 𝑚𝑜𝑙

Konsentrasi CH4
𝑛
𝑀=
𝑣
1
=
15
= 0.067 𝑚𝑜𝑙 ⁄𝐿

Untuk nomor 91 – 96 gunakan data berikut.


Kalium iodide dioksidasi oleh natrium hipoklorit menjadi kalium hipoiodit dalam
larutan basa menurut persamaan reaksi berikut.
KI(aq)+NaClO(aq)  KIO(aq)+NaCl(aq)
Berdasarkan percobaan diperoleh data sebagai berikut.
Percobaan KI NaOCl OH- Laju reaksi
1 0.01 0.02 0.02 12.0 x 10-4
2 0.02 0.01 0.02 12.0 x 10-4
3 0.02 0.02 0.02 24.0 x 10-4
4 0.02 0.02 0.01 6.0 x 10-4
5 0.03 0.02 0.02 x

91. Orde reaksi terhadap KI adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 0
Kunci jawaban :A
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi KI menggunakan data 1 dan 3
0.01 𝑥 12 𝑥 10−4
( ) = ( )
0.02 24 𝑥 10−4
1 𝑥 1
( ) =
2 2
𝑥 = 1

92. Orde reaksi terhadap NaOCl adalah…


A. 4
B. 3
C. 2
D. 1
E. 0

Kunci jawaban :D
Pembahasan :
Menentukan orde reaksi NaOCl menggunakan data 2 dan 3
0.01 𝑦 12 𝑥 10−4
( ) = ( )
0.02 24 𝑥 10−4
1 𝑦 1
( ) =
2 2
𝑦 = 1

93. Orde reaksi terhadap konsentrasi OH- adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 0
Kunci jawaban :B
Pembahasan :
0.02 𝑧 24 𝑥 10−4
( ) = ( )
0.01 6 𝑥 10−4
(2) 𝑧 = 4
𝑧 = 2

94. Orde reaksi total adalah…


A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 0
Kunci jawaban :D

Pembahasan :
Orde reaksi total : 1 + 1 + 2 = 4

95. Nilai tetapan laju reaksinya adalah…


A. 3 x 10-1
B. 3 x 100
C. 3 x 101
D. 3 x 102
E. 3 x 103

Kunci jawaban :E
Pembahasan :
Menggunakan data nomor 1
Persamaan laju reaksi
𝑣 =k [0.01] [0.02] [0.02]2
12.0 x 10-4 = k (4.0 x 10-7)
k = 3 x 103

96. Nilai x adalah…


A. 7.2 x 10-2
B. 7.2 x 10-3
C. 7.2 x 10-4
D. 7.2 x 10-5
E. 7.2 x 10-6

Kunci jawaban :C
Pembahasan :
𝑣 =k [KI] [NaOCl] [OH-]2
𝑣 = 3 x 103 [0.03] [0.02] [0.02]2
𝑣 = 7.2 x 10-4
97. Laju reaksi 2A + 3B  4C + D pada setiap saat dinyatakan sebagai…
A. Laju pembentukan C dan D tiap satuan waktu
B. Laju pembentukan A dan B tiap satuan waktu
C. Laju pembentukan A dan D tiap satuan waktu
D. Laju pengurangan B dan C tiap satuan waktu
E. Laju pengurangan A dan C tiap satuan waktu

Kunci jawaban :A

98. Dalam proses Habber, ammonia diproduksi menurut persamaan


N2(g) + 3H2(g)  2NH3(g)
Hubungan antara laju pengurangan N2 terhadap laju pembentukan NH3 adalah…
1
A. 𝑣𝑁2 = 𝑣
2 𝑁𝐻3
1
B. 𝑣𝐻2 = 𝑣
2 𝑁𝐻3
1
C. 𝑣𝑁2 = 𝑣
3 𝑁𝐻3
1
D. 𝑣 = 𝑣𝑁𝐻3
2 𝑁2
3 1
E. 𝑣 = 𝑣
2 𝑁2 2 𝑁𝐻3

Kunci Jawaban :A

99. Suatu reaksi P + 2Q  PQ2 mempunyai persamaan kecepatan 𝑣 = [𝑃]2 [𝑄]. Jika
konsentrasi P dinaikkan 2 kali dan Q dinaikkan menjadi tiga kalinya, maka laju
reaksi nya adalah…
A. 2𝑣𝑎
B. 4𝑣𝑎
C. 6𝑣𝑎
D. 8𝑣𝑎
E. 10𝑣𝑎

Kunci jawaban :B
Pembahasan :
Laju reaksi [P] [Q]
𝑣𝑜 P q
𝑣𝑎 2p 3q

𝑣𝑜 𝑝 2 𝑞
( )= ( ) ( )
𝑣𝑎 2𝑝 3𝑞
𝑣𝑜 𝑝2 𝑞
( )= ( 2 )
𝑣𝑎 4𝑝 𝑞
𝑣𝑜 1
( )= ( )
𝑣𝑎 4
𝑣𝑎 = 4𝑣𝑜

100. Berikut ini adalah faktor yang mempengaruhi system heterogen adalah…
A. Luas permukaan kontak
B. Konsentrasi zat hasil reaksi
C. Konsentrasi pereaksi
D. Jumlah mol pereaksi
E. A dan C benar

Kunci jawaban :E

Anda mungkin juga menyukai