Anda di halaman 1dari 15

BAB 1

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Usia lanjut adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindarkan. Umur manusia
sebagai makhluk hidup terbatas oleh suatu peraturan alam., maksimal 6 kali masa bayi
sampai dewasa, atau 6 kali 20 tahun, sama dengan 120 tahun. Proses menjadi tua disebabkan
oleh faktor biologic yang terdiri dari 3 fase yaitu fase progresif, fase stabil, dan fase regresif.
Dalam fase regresif mekanisme lebih kea rah kemunduran yang dimulai dalam sel,
komponen terkecil dari tubuh manusia. Sel – sel menjadi aus karena lama berfungsi
sehingga mengakibatkan kemunduran yang dominan dibandingkan terjadinya pemulihan. Di
dalam struktur anatomic proses menjadi tua terlihat sebagai kemunduran di dalam sel.
Proses ini berlangsung secara alamiah, terus menerus dan berkesinambungan. Yang
selanjutnya akan menyebabkan perubahan anatomis , fisiologis dan biochemist pada
jaringan tubuh dan akhirnya akan mempengaruhi fungsi dan kemampuan badan secara
keseluruhan.
Upaya kesehatan yang telah dilaksanakan di puskesmas Sekardangan terdiri dari
pelaksanaan posyandu lansia, senam lansia di wilayah Puskesmas Sekardangan dan
mengupayakan pelayanan di poli lansia dengan konsep santun lansia .

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatnya mutu pelayanan kesehatan terhadap usia lanjut dalam rangka
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
2. Tujuan Khusus
a. Melakukan perencanaan lebih terarah dalam pelaksanaan pelayanan kepada usia
lanjut sesuai dengan kebutuhan setempat.
b. Melakukan pelayanan pro-aktif serta pemberian pelayanan yang komprehensif dan
lebih berkualitas bagi penduduk usia lanjut.
c. Memberikan kemudahan pelayanan sebagai bentuk penghargaan kepada usia lanjut.
d. Menurunkan angka kesakitan pada usia lanjut di wilayah kerja puskesmas.
e. Mewujudkan usia lanjut yang sehat mandiri aktif produktif dan bahagia. Tersusunya
Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program Lansia Tahun 2018.

C. DASAR HUKUM PEMBINAAN KESEHATAN USIA LANJUT


Beberapa dasar hukum yang menjadi alasan perlunya perlakukan/penanganan khusus
bagi kelompok penduduk usia lanjut adalah :
1. Undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan pasal 19 yang
menyatakan bahwa pembinaan kesehatan usia lanjut merupakan tanggung jawab
pemerintah dan dilaksanakan oleh pemerintah bersama-sama masyarakat.
2. Undang-undang namor 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan usia lanjut yang
menyebutkan bahwa perlu diberikan kemudahan dalam pelayanan kesehatan usia
lanjut.
3. Undang-undang nomor 22 tahun 1999 tentang pemerintahan daerah.
4. Undang-undang nomor 25 tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan
Daerah.
5. PP nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan
Propinsi sebagai Daerah Otonom.

D. VISI , MISI DAN TATA NILAI

VISI

Terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu untuk mencapai masyarakat


sehat di wilayah Puskesmas Sekardangan

MISI

1. Meningkatkan derajat kesehatan individu, keluarga, dan masyarakat


2. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu dengan upaya promotif, preventif
dan kuratif
3. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat

TATA NILAI

1. FOKUS : bekerja sesuai standart prosedur, mengacu pada visi, misi dan
tujuan puskesmas
2. RESPONSIF : cepat dan tanggap dalam merespon masalah kesehatan di
sekitarnya
3. EMPATI : mampu merasakan keadaan emosional pasien
4. SANTUN : memiliki sikap sopan , santun dan perhatian dalam berhubungan
dengan masyarakat dan selalu membudayakan senyum , salam,
dan sapa
5. HARMONIS : selalu bekerjasama membina hubungan yang baik dengan lintas
Program dan lintas sektor
BAB II
ANALISA SITUASI

1. DATA UMUM
a. KEADAAN GEOGRAFI
Keadaan geografis wilayah Puskesmas Sekardangan Profil Kesehatan dari 5 kelurahan
dan 1 desa dengan luas wilayah seluruhnya 32,08 km2 yang terdiri dari :
a. Sawah : 191,92 Ha
b. Tambak lain lain : 319 Ha
Pembagian wilayah sesuai kondisi daerah :
a. Subur : 200 Ha
b. Sedang : 223,8 Ha
c. Tandus : -
Curah hujan : Sedang
Desa Rangkah Kidul adalah desa rawan banjir.
Hasil utama di wilayah Puskesmas Sekardangan adalah Perikanan dan Pertanian.
Secara administratif wilayah Puskesmas Sekardangan berbatasan dengan daerah /wilayah
Puskesmas lain, yaitu :
Sebelah utara : wilayah Puskesmas Sidoarjo
Sebelah timur : Selat Madura
Sebelah selatan : wilayah Puskesmas Candi
Sebelah barat : wilayah Puskesmas Sidoarjo

b. PETA WILAYAH

c. KEPENDUDUKAN
Tujuan pembangunan nasional adalah mencapai masyarakat madani, yaitu masyarakat
yang maju, modern dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini tergambar bahwa
manusia, dalam hal ini penduduk, merupakan obyek dan subyek dari pembangunan sehingga
data kependudukan merupakan piranti yang sangat diperlukan guna mengetahui profil
penduduk di suatu wilayah.

Dari hasil proyeksi penduduk antar sensus didapatkan jumlah penduduk wilayah
Puskesmas Sekardangan pada Tahun 2016 adalah 40.773 dan pada Tahun 2015 sebesar
40.143. Hal ini terjadi peningkatan sebesar 630, dikarenakan adanya perubahan proyeksi
penduduk sepuluh tahunan. Secara rinci jumlah penduduk menurut desa/kelurahan, seperti
dalam tabel berikut :

Data Kependudukan di Wilayah Puskesmas Sekardangan Th. 2016

NO Nama Desa Nama Dukuh RT RW Juml Pddk


1. Sekardangan Sekardangan 31 8 5.832
Pelipir
Cantingan
2. Bulusidokare Bulusidokare 46 8 10.405
Jasem
Panjunan
Pladon
Kebonsari
3. Pucang Anom PucangAnom 21 4 6.751
Jambohan
Serujo
KarangGayam
4. Celep Celep Utara 19 6 6.587
Celep Selatan
Sidowayah
Talon
Pengkol
5. Gebang Gebang 30 6 6.656
Dadungan
Pucukan
Kali Kajang
6. Rangkah Kidul Rangkah Kidul 19 3 4.543
JUMLAH 166 35 40.773

Dari 6 desa / kelurahan yang ada di wilayah Puskesmas Sekardangan, Kelurahan


Bulusidokare mempunyai penduduk paling banyak, yaitu 10.405 sedangkan Desa Rangkah Kidul
dengan penduduk paling sedikit, yaitu 4.453.Jumlah dan prosentase penduduk yang tinggal di
perkotaan dan pedesaan Perkotaan : 88,86 % dan Pedesaan : 11,14%

d. SARANA KESEHATAN

Upaya kesehatan Pemerintah :

1. Puskesmas Induk : 1 buah


2. Ponkesdes : 2 buah
3. Luas gedung : 135,5 m²
4. Luas tanah : 442 m²
5. Sarana transportasi :
- 4 buah sepeda motor
- 2 buah pusling
- 1 kendaraan operasional

Jenis Sarana Kesehatan yang ada di Wilayah Puskesmas Sekardangan

No Jenis Sarana Kesehatan Jumlah


1. Rumah Sakit Umum Daerah 1
2. Rumah Sakit Jasem 1
3. Apotek 6
4. Dokter Umum Praktek Mandiri 10
5. Dokter Spesialis Praktek Mandiri 1
6. Dokter Gigi Praktek Mandiri 4
7. Bidan Praktek Mandiri 6

e. PERAN SERTA MASYARAKAT

Jenis Peran Serta Masyarakat yang ada di Wilayah Puskesmas Sekardangan

No Jenis Peran Serta Masyarakat Jumlah


1. Kader posyandu 104 orang
2. Kader Tiwisada 150 orang
3. Guru UKS 32 orang
4. Posyandu : 38 posy
a. Kel. Sekardangan 7 posy
b. Kel. Bulusidokare 9 posy
c. Kel. Pucang Anom 6 posy
d. Kel. Celep 7 posy
e. Kel. Gebang 7 posy
f. Desa Rangkah Kidul 2 posy
5. Panti Asuhan 3
6. Posyandu Lansia 11 posy

f. SARANA PENDIDIKAN

Sarana pendidikan di wilayah Puskesmas Sekardangan sebagaimana pada table berikut :

No Desa / Kel TK SD/MI SLTP SLTA PT


1. Sekardangan 6 3 0 3 0
2. Bulusidokare 7 3 1 0 0
3. Pucang Anom 4 2 3 2 0
4. Celep 3 4 1 1 1
5. Gebang 5 2 1 0 0
6. Rangkah Kidul 3 1 0 0 0
Jumlah 28 15 6 6 1

g. TENAGA KESEHATAN

Adapun persebaran tenaga kesehatan menurut jenis tenaga yang ada di Puskesmas Sekardangan
pada Tahun 2016 sebagaimana pada tabel berikut :

NO JENIS TENAGA JUMLAH


PNS PTT Perawat Ponkesdes
1. Kepala Puskesmas 1
2. Kasubag TU 1
3. Dokter Umum 3
4. Dokter Gigi 2
5. Perawat 9 2
6. Perawat Gigi 2
7. Bidan 6 1
8. Nutrisionis 1
9. Asisten Apoteker 1
10 Analis 2
11. Jurim -
12. Sanitarian -
13. Administrasi 5
Jumlah 33 3 2

II. DATA DASAR PROGRAM LANSIA

Jumlah
No. Kelurahan/Desa Jumlah Mendapatkan pelayanan kesehatan
L P L+P L % P % L+P %
1 Sekardangan 243 275 518 176 274 450 143.6
2 Celep 227 257 483 167 260 427 74.1
3 Pucanganom 200 227 427 150 201 351 77.7
4 Bulusidokare 343 388 731 156 308 464 51.1
5 Gebang 255 288 543 161 257 418 90
6 Rangkahkidul 160 181 341 129 233 362 164
Jumlah 1.427 1.616 3.043 939 1.533 2.472 91.3
BAB III

HASIL CAPAIAN KINERJA TAHUN 2016

Target Cakupan Kesenjangan


No Jenis Kegiatan Satuan
% % %
Lansia umur ≥ 60 th yang
mendapat pelayan kesehatan
1. lansia di fasilitas kesehatan di orang 1704 100 2472 100 +768 100
wilayah kerja Puskesmas
pada kurun waktu tertentu
BAB IV

ANALISA MASALAH

A. IDENTIFIKASI MASALAH

NO MASALAH U S G Jumlah
Lansia umur ≥ 60 th yang
mendapat pelayan kesehatan lansia
1. di fasilitas kesehatan di wilayah 3 3 3 9
kerja Puskesmas pada kurun waktu
tertentu

B. PRIORITAS MASALAH
1. Lansia umur ≥ 60 th yang mendapat pelayan kesehatan lansia di fasilitas kesehatan di
wilayah kerja Puskesmas pada kurun waktu tertentu
C. ANALISA PENYEBAB MASALAH

Manusia
Metode

Kurangnya pengetahuan
masyarakat ttg manfaat
posyandu lansia

Kurangnya partisipasi Terjadi penurunan target jumlah


masyarakat lansia baru usia ≥ 60 th.
Jumlah Lansia umur ≥ 60
th yang mendapat pelayan
kesehatan lansia di
fasilitas kesehatan di
wilayah kerja Puskesmas
pada kurun waktu tertentu
Belum semua punya / ada Lebih banyak sebesar 145,07 % di
Kurangnya dukungan dari
keluarga
dana operasional posyandu kunjungan di poli lansia wilayah Puskesmas
lansia dari penanggungjawab puskesmas daripada di Sekardangan pada tahun
wilayah setempat posyandu lansia 2017

Tidak ada dana utk membuat Belum ada leaflet


leaflet dan brosur dan/brosur

Sarana/ Alat
Lingkungan Dana
D.PEMECAHAN MASALAH

NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH TERPILIH


MASALAH
Manusia
1. Jumlah lansia baru yang a. Kurangnya pengetahuan masyarakat ttg a. Memberikan informasi tentang manfaat Memberikan informasi tentang manfaat
dilayani kesehatannya sebesar manfaat posyandu lansia keberadaan posyandu lansia melalui keberadaan posyandu lansia melalui
88,69 % di wilayah Puskesmas pertemuan, pkk, dll pertemuan, pkk, dll
Sekardangan sebesar tahun
2016
b. Kurangnya partisipasi dari masyarakat a. Mengadakan even – even untuk membuat Mengadakan even – even untuk membuat
masyarakat tertarik datang ke posyandu masyarakat tertarik datang ke posyandu
lansia lansia
b. Menggiatkan kembali posyandu lansia
yang kurang aktif
c. Refreshing kader lansia

Metode
a. Terjadi penurunan target jumlah lansia Meningkatkan kualitas pelayanan di Meningkatkan kualitas pelayanan di
baru usia ≥ 60 th. posyandu lansia posyandu lansia
NO PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH TERPILIH
MASALAH
Lingkungan
a. Kurangnya dukungan dari keluarga Melakukan kunjungan rumah kepada lansia Melakukan kunjungan rumah kepada lansia
/ lansia risti yg tidak hadir di posyandu / lansia risti yg tidak hadir di posyandu
lansia lansia

Dana
a. Belum semua punya / ada dana Mengajukan usulan dana Mengajukan usulan dana
operasional posyandu lansia dari
penanggungjawab wilayah setempat
b. Tidak ada dana utk membuat leaflet Mengajukan usulan dana Mengajukan usulan dana
dan brosur

Sarana / Alat
Lebih banyak kunjungan di poli lansia Meningkatkan kualitas pelayanan di Meningkatkan kualitas pelayanan di
puskesmas daripada di posyandu lansia posyandu lansia posyandu lansia

a. Belum ada leaflet dan/brosur Mengajukan pengadaan leaflet dan/brosur Mengajukan pengadaan leaflet dan/brosur
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN
Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa belum semua lansia baru dapat
terlayani di posyandu lansia dan poli lansia di wilayah Puskesmas Sekardangan. Hal ini
disebabkan berbagai hal baik dari manusia, lingkungan, metode, sarana / alat maupun
dana. Sehingga tujuan umum dan tujuan khusus dari Imunisasi tidak akan tercapai.

B. SARAN

Kami mengharapkan alternatif dari pemecahan masalah yang disampaikan dalam


Plan of Action ini dapat direalisasikan dan diharapkan jumlah lansia baru yang dilayani
kesehatannya di wilayah Puskesmas Sekardangan bisa meningkat di seluruh desa /
kelurahan di wilayah Puskesmas Sekardangan. Sehingga dengan meningkatnya jumlah
lansia baru yang dilayani kesehatannya dapat meningkatkan derajat kesehatan usia lanjut
di wilayah Puskesmas Sekardangan.
BAB VI

KEBUTUHAN ALAT DAN BAHAN

NO ALAT DAN BAHAN JUMLAH


1. Tensimeter 1
2. Timbang badan 1
3. stestoskop 1
4 Buku bantu data pekerja 1
5 Buku inventaris 1
5. Buku kas 1
6. Buku hasil pemeriksaan 1
BAB VII

PENUTUP

Demikian POA program Lansia di Puskesmas Sekardangan kami buat untuk


pedoman yang dinamis sehingga disesuaikan dengan perkembangan program dan
kebutuhan spesifik yang akhirnya dapat meningkatkan Cakupan Program Lansia
dan mutu pelayanan serta meningkatkan kesehatan lansia.