Anda di halaman 1dari 14

1.

PENGELOMPOKAN DATA

Data subjektif Data objektif


1. Klien mengatakan sering kencing & 1. Tungkai kanan bawah ada luka
cepat lapar gangren dengan diameter luas luka 4 x
2. Klien mengeluh sering pusing. 5 cm.
3. Klien mengeluh pandangan kabur. 2. luka mengeluarkan pus, berbau dan
4. Klien mengeluh sulit tidur & sering jaringan sekitar luka kehitaman.
terbangun. 3. Hasil pemeriksaan tanda vital; TD
5. Klien mengeluh kadang menangis saat 140/80mmHg, Nadi 76x/mnt, Suhu
malam. 37C, RR 24x/mnt.
6. Klien mengeluh mudah lupa dan sulit
konsentrasi.
7. Klien mengatakan malu ikut dalam
kegiatan di lingkungan rumah karena
luka yg berbau dan sering tdk
menghadiri acara keluarga.
8. Klien menyatakan gagal sebagai istri
dan ibu karena harus seringkali ke RS
dan rasa bersalahnya karena
menghbiskan biaya yg tidak sedikit.
9. Klien Mengungkapkan keadaan sedih
dgn ketidakmampuannya kadang
dengan nada suara tinggi namun dgn
air mata berlinang.
10. klien sering menyatakan bahwa Tuhan
memberikan cobaan yg sangat berat.
11. Keluarga klien (suaminya) mengatakan
seringkali klien menolak utk mematuhi
program dietnya.
2. ANALISA DATA
No Data Masalah

3. POHON MASALAH
4. RUMUSAN DIAGNOSA KEPERAWATAN
a. Berduka berkepanjangan
b. Isolasi social : Menarik diri
c. Harga diri rendah
5. INTERVENSI KEPERAWATAN
Diagnosa Perencanaan Keperawatan
No Tanggal Intervensi
keperawatan Tujuan Kriteria hasil
Isos : menarik TUM :
diri Klien dapat
berinteraksi dengan
orang lain

TUK:
1. Klien dapat 1.1. Ekspresi wajah 1.1.1. Bina hubungan saling
membina bersahabat, percaya dengan
hubungan saling menunjukkan menggunakan prinsip
percaya rasa senang, ada komunikasi terapeutik.
kontak mata, mau a. Sapa pasien dengan
berjabat tangan, ramah, baik verbal
mau maupun non verbal
menyebutkan b. Perkenalkan diri
nama,mau dengan sopan
menjawab salam, c. Tanyakan nama
mau duduk lengkap dan nama
berdampingan panggilan yang
dengan perawat, disukai klien
mau d. Jelaskan tujuan
mengutarakan pertemuan
masalah yang di e. Jujur dan menepati
hadapi. janji
f. Tunjukkan empati
dan menerima pasien
apa adanya
g. Beri perhatian dan
perhatikan
kebutuhan dasar
pasien
2. Klien dapat 2.1 Klien dapat 2.1.1 Kaji pengetahuan klien
menyebutkan menyebutkan tentang perilaku
penyebab penyebab menarik diri dan
menarik diri menarik diri yang tandanya
berasal dari : a. “di rumah, ibu
a. Diri sendiri. tinggal dengan
b. orang lain. siapa”
c. lingkungan. b. “siapa yang paling
dekat dengan ibu”
c. “apa yang
membuat ibu dekat
dengannya”
d. “dengan siapa ibu
tidak dekta”
e. “apa yang
membuat ibu tidak
dekat”
2.1.2 Beri kesempatan kepada
klien untuk
mengungkapkan
perasaan yang
menyebabkan klien
tidak mau bergaul.
2.1.3 Berikan pujian terhadap
kemampuan klien
mengungkapkan
perasaannya.
3. Klien dapat 3.1. Klien dapat 3.1.1. Kaji pengetahuan klien
menyebutkan menyebutkan tentang keuntungan
keuntungan keuntungan memiliki teman.
berinteraksi berinteraksi 3.1.2. Beri kesempatan kepada
dengan orang dengan orang lain klien untuk berinteraksi
lain dan misalnya : dengan orang lain.
kerugian tidak banyak teman, 3.1.3. Diskusikan bersama
berinteraksi tidak sendiri bisa klien tentang
dengan orang diskusi, dll. keuntungan berinteraksi
lain. dengan orang lain.
3.1.4. Beri penguatan positif
terhadap kemampuan
mengungkapkan
perasaan tentang
keuntungan berinteraksi
dengan orang lain.

3.2. Klien dapat 3.2.1.kaji pengetahuan klien


menyebutkan tentang kerugian bila
kerugian bila tidak berinteraksi
tidak berinteraksi dengan orang lain.
dengan orang lain 3.2.2. Beri kesempatan kepada
misalnya : klien untuk
a. Sendiri. mengungkapkan
b. tidak memiliki perasaan tentang
teman. kerugian bila tidak
c. sepi, dll. berinteraksi dengan
orang lain.
3.2.3. Diskusikan bersama
klien tentang kerugian
berinteraksi dengan
orang lain.
3.2.4. Beri penguatan positif
terhadap kemampuan
mengungkapkan
perasaan tentang
kerugian berinteraksi
dengan orang lain.
4. Klien dapat 4.1. klien dapat 4.1.1. kaji kemampuan klien
melaksanakan mendemonstrasik membina hubungan
interaksi sosial an interaksi sosial dengan orang lain
secara bertahap secara bertahap 4.1.2. bermain peran tentang
antara: cara berhubungan/
a. Klien-perawat. berinteraksi dengan
b. klien-perawat- orang lain
perawat lain. 4.1.3. dorong dan bantu klien
c. klien-keluarga/ untuk berinteraksi
kelompok/ dengan orang lain
masyarakat melalui tahap :
a. Klien-perawat
b. klien-perawat-
perawat lain
c. klien-perawat-
perawat lain –klien
lain
d. klien-
keluarga/kelompok
/masyarakat
4.1.4. beri penguatan positif
terhadap keberhasilan
yang telah Di capai
4.1.5.bantu klien untuk
mengevaluasi
keuntungan menjalin
hubungan sosial
4.1.6.diskusikan jadwal harian
yang dapat dilakukan
bersama klien dalam
mengisi waktu, yaitu
berinteraksi dengan
orang lain
4.1.7.Motivasi klien untuk
mengikuti kegiatan
ruangan
4.1.8. beri penguatan positif
atas kegiatan klien
dalam kegiatan ruangan

5. Klien dapat 5.1. Klien dapat 5.1.1. dorong klien untuk


mengungkap mengungkapka mengungkapkan
kan n perasaanya perasaannya bila
perasaanya setelah berinteraksi dengan
setelah berinteraksi orang lain
berinteraksi dengan orang 5.1.2. didiskusikan dengan
dengan orang lain untuk : klien tentang perasaan
lain Diri sendiri, keuntungan berinteraksi
orang lain. dengan orang lain
5.1.3. beri penguatan positif
atas kemampuan klien
mengungkapkan
persaan keuntungan
berhubungan dengan
orang lain

6.Klien 6.1. keluarga dapat: 6.1.1.bina hubungan saling


dapat a. menjelaskan percaya dengan
memberday perasaannya keluarga :
akan sistem b. menjelaskan a. salam, perkenalan
pendukung car merawat diri
atau klien menarik b. jelaskan tujuan
keluarga diri. c. buat kontrak
c. mendemontras d. eksplorasi perasaan
ikan cara klien.
perawatan 6.1.2.Diskusikan dengan
klien menarik anggota keluarga
diri. tentang :
d. berpartisipasi a. perilaku menarik
dalam diri.
perawatan b. penyebab perilaku
klien menarik menarikk diri
diri. c. akibat yang akan
terjadi jika perilaku
menarik diri tidak
ditanggapi.
d. cara keluarga
menghadapi klien
menarik diri.
6.1.3.Dorong anggota
keluarga untuk memberi
dukungan kepada klien
dalam berkomunikasi
dengan orang lain.
6.1.4.Anjurkan anggota
keluarga untuk secara
rutin bergantian
menjenguk klien
minimal satu kali
seminggu.
6.1.5. Beri penguatan positif
atas hal-hal yang telah
di capai oleh keluarga.
Gangguan TUM :
konsep diri : Pasien mempunyai
Harga diri harga diri
rendah
TUK :
1. Pasien bisa 1.1. pasien 1. Bina hubungan saling
membina menunjukkan percaya dengan
hubungan ekspresi wajah menggunakan prinsip
saling percaya bersahabat, komunikasi terapeutik :
dengan perawat memperlihatkan a. Sapa pasien dengan
rasa senang, ada ramah, baik verbal
kontak mata, mau maupun non verbal
berjabat tangan, b. Perkenalkan diri
mau menyebutkan dengan sopan
namanya, mau c. Tanyakan nama
menjawab salam, lengkap dan nama
pasien mau duduk panggilan yang
berdampingan disukai klien
dengan perawat, d. Jelaskan tujuan
mau pertemuan
mengutarakan e. Jujur dan menepati
masalah yang janji
dihadapi f. Tunjukkan empati
dan menerima pasien
apa adanya
g. Beri perhatian dan
perhatikan
kebutuhan dasar
pasien

2. Pasien dapat 2.1. pasien 2.1.1. Diskusikan dengan


mengidentifika menyebutkan : pasien tentang :
si aspek positif a. Aspek positif a. Aspek positif yang
dan dan dimiliki pasien,
kemampuan kemampuan keluarga dan
yang dimiliki yang dimiliki lingkungan
pasien b. Kemampuan yang
b. Aspek positif dimiliki pasien
keluarga 2.1.2. Bersama pasien buat
c. Aspek positif daftar tentang :
lingkungan a. Aspek positif pasien,
pasien keluarga, lingkungan
b. Kemampuan yang
dimiliki pasien
2.1.3. Beri pujian yang
realistis, hindarkan
memberi evaluasi
negatif
3. Pasien dapat 3.1. pasien 3.1.1. Diskusikan dengan
menilai menyebutkan pasien kemampuan
kemampuan kemampuan yang yang dapat
yang dimiliki dapat dilaksanaan dilaksanakan
untuk 3.1.2. Diskusikan kemampuan
dilaksanakan yang dapat dilanjutkan
pelaksanaannya

4. Pasien dapat 4.1. pasien membuat 4.1.1. Rencanakan bersama


merencanakan rencana kegiatan pasien aktifitas yang
kegiatan sesuai harian dapat dilakukan tiap
dengan hari sesuai kemampuan
kemampuan pasien.
yang dimiliki 4.1.2. Tingkatkan kegiatan
sesuai kondisi pasien
4.1.3. Beri contoh cara
pelaksanaan kegiatan
yang dapat pasien
lakukan
5. Pasian dapat 5.1. pasien melakukan 5.1.1. Anjurkan pasien untuk
melakukan kegiatan sesuai melaksanakan kegiatan
kegiatan sesuai jadwal yang yang telah direncanakan
rencana yang dibuat 5.1.2. Pantau kegiatan yang
dibuat dilaksanakan pasien
5.1.3. Beri pujian atas usaha
yang dilakukan pasien
5.1.4. Diskusikan kemampuan
pelaksanaan kegiatan
setelah pulang

6. Pasien dapat 6.1. pasien 6.1.1. Beri pendidikan


memanfaatkan memanfaatkan kesehatan pada keluarga
sistem sistem mengenai cara merawat
pendukung pendukung yang pasien dengan harga diri
yang ada ada di keluarga rendah
6.1.2. Bantu keluarga
memberikan dukungan
selama pasien dirawat
6.1.3. Bantu keluarga
menyiapkan lingkungan
di rumah

Ketidakberdayaan

Tujuan umum : klien dapat melakukan cara pengambilan keputusan yang efektif untuk
mengendalikan situasi kehidupannya yang dapat menurunkan perasaan rendah diri

tuk Kriteria hasil intervensi


1. Klien dapat Ekspresi wajah 1. Bina hubungan saling percaya
menjalin dan bersahabat,
dengan mengungkapkan prinsip
mempertaha menunjukkan rasa
nkan senang, ada kontak komunikasi terapeutik.
hubungan mata, mau berjabat
a. Sapa klien dengan ramah baik
saling tangan, mau
percaya menyebutkan nama, verbal maupun non verbal
mau menjawab salam,
b. Perkenalkan diri dengan sopan
klien mau duduk
berdampingan dengan c. Tanyakan nama lengkap klien dan
perawat, mau
nama panggilan yang disukai klien
mengutarakan masalah
yang dihadapi d. Jelaskan tujuan pertemuan
e. Jujur dan menepati janji
f. Tunjukkan sikap empati dan
menerima klien apa adanya
g. Beri waktu yang cukup pada klien
untuk berespon
h. Beri dukungan pada klien untuk
mengekspresikan perasaannya
i. Identifikasi pola perilaku klien
atau pendekatan yang dapat
menimbulkan perasaan negatif
2. Klien dapat 2.klien mau 2.1.1. lakukan pendektan yang hangat,
membina berespon, menerima klien apa adanya dan bersifat
hubungan berdiskusi empati.
terapeutik dan mau a. sediakan waktu untuk berdiskusi
dengan mengikuti b. beri waktu kloen untuk berespon.
perawat anjuran
perawat.
3. Klien dapat 3.1. Klien mampu 3.1.1. Diskudikan tentang masalah
memodifikasi mencoba yang di hadapi klien tanpa
pola kognitif mengalihkan memintanya menyimpulkan.
yang negatif. pikirannya A. Identifikasi pemikiran
untuk yang negatif dan bantu
mengatasi untuk menguranginya
masalahnya melalui intrupsi atau
substitusi.
B. Bantu klien untuk
meningkatkan pemikiran
yang positif.
C. Evaluasi ketepatan
persepsi, logika dan
kesimpulan yang di buat
klien.
D. Identifikasii persepdi klien
yang tidak tepat (
penyimpangan) dan
pendapat yang tidak
rasional.
E. Kurangi penilaian klien
yang negatif terhadap
dirinya dan perubahan
yang terjadi.
4. Klien dapat 4.1. Klien mampu 4.1.1. Libatkan klien dalam
berpartisipasi beraktivitas menetapkan tujuan-tujuan
dalam menetapkan perawatannya yang ingin di
oengambilan tujuan dan capai.
keputusan mempertaha 4.1.2. Motivasi klien untuk
yang nkan membuat jadwal aktivitas
berkenaan penampilan. perawatan dirinya
dengan 4.1.3. Berikan klien privasi sesuai
perawatan kebutuhan yang di tentukan.
dirinya. 4.1.4. Berikan pujian postif untuk
keputusan yang di buat
4.1.5. Beri pujian bila klien berhasil
melakukan kegiatan atau
penampilan yang bagus.
4.1.6. Motivasi klien untuk
mempertahankan
penampilan/kegiatan
tersebut.
5. Klien dapat 5.1. Klien mampu 5.1.1. Bantu klien untuk
termotivasi berusaha menetapkan tujuan-tujuan
untuk aktif meningkatka yang realistik. Fokuskan
mencapai n kegiatan pada saat ini bukan
tujuan yang kemampuan pada kegiatan masa lalu.
realistis nya dalam 5.1.2. Bantu klien mengidentifikasi
berpikir area-area situasi kehidupan
realistis. yang dapat di kontrolnya.
5.1.3. Identifikasi cara-cara yang
dapat dicapai oleh klien.
Dorong untuk berpartisipasi
dalam aktivitas tersebut dan
berikan penguatan positif
untuk berpartisipasi dan
pencapaiannya.
5.1.4. Motivasi keluarga untuk
berperan aktif dalam
membantu klien menurunkan
perasaan yang tidak berdaya.
keputusasaan

Perilaku Kekerasan
“ Risiko Bunuh Diri “ Efek

Isolasi Sosial

“ Keputusasaan “ Core Problem

Gangguan Konsep Diri; “ HDR “ Etiologi

Berduka Disfungsional Etiologi

Kehilangan

Isolasi diri
Menarik diri
Defisit perawatan diri (akibat)
Intoleransi aktivitas

Harga diri rendah : kronik Masalah Utama

Depresi Penyebab
(Pola Koping Individu tidak efektif)

Kehilangan : faktor penyebab Presipitasi


Keputusasaan

Ketidakberdayaan

Ketidakberdayaan

Koping individu tidak efektif