Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

PT KELOLA MINA LAUT GRESIK


JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah suatu bentuk penyelenggaraan


pendidikan dan pelatihan keahlian dan kejurusan yang memadukan secara singkat
program pendidikan disekolah dan program penguasaan keahlian yang diperoleh
melalui bekerja secara langsung didunia kerja yang professional, terarah untuk
mencapai suatu tingkat keahlian tertentu.

Dalam pengertian tersebut tersirat ada 2 pihak, yaitu lembaga pendidikan


pelatihan dan lapangan kerja yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu
program pendidikan dan pelatihan kejuruan. Kedua belah pihak harus secara
sungguh - sungguh terlibat dan bertanggung jawab mulai tahap perencanaan
program, tahap penyelenggaraan, sampai tahap penilaian dan penentuan kelulusan
peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan pelatihan


serta pembelajaran yang dilaksanakan didunia usaha atau dunia indusri yang
sesuai dengan kompetensi keahlian yang dimiliki. Hal ni dilakukan dalam upaya
meningkatkan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta menambah bekal
masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semakin ketat persaingannya.

Semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga


menjadi penunjang semakin banyaknya permintaan produksi, barang dan jasaa
yang menimbulkan perubahan mendasar untuk mendapat pekerjaan. Sehingga,
tenaga kerja dituntut bukan hanya memiliki kemampuan teknis saja, melainkan
juga harus fleksibel, dan wawasan luas, inovatif, serta didukung dengan
keterampilan yang kompeten.

Maka dari itu, dengan adanya kegiatan Prektek Kerja Lapangan (PKL)
yang diadakan SMKN 1 Kalitengah ini dapat mengasah serta

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 1


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

mengimplementasikan materi yang didapat disekolah langsung kedunia usaha atau


dunia industri.

1.2 Tujuan Praktek Kerja Lapangan

Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu wadah bagi siswa untuk
mengaplikasikan ilmu dan memperoleh pengalaman kerja, namun disamping
itu ada beberapa tujuan lain yang juga terkandung didalamnya yaitu :

1. Meningkatkan kemampuan dan memantapkan keterampilan siswa sebagai


bekal.
2. Kerja yang sesuai dengan program studi Kimia Industri.
3. Mengembangkan dan memantapkan sikap profesional yang diperlukan
siswa dalam rangka memasuki lapangan kerja.
4. Meningkatkan wawasan siswa pada aspek profesional dalam dunia kerja
antara lain struktur organisasi, disiplin, lingkungan kerja, dan sistem kerja.
5. Meningkatkan pengetahuan siswa dalam hal teknologi baru khususnya
penggunaan instrumen Kimia Industri yang modern, dibandingkan dengan
fasilitas yang tersedia disekolah.
6. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk membiasakan diri dengan
suasana kerja yang sebenarnya.
7. Memberikan peluang penempatan dan meningkatkan kerjasama antara
sekolah dengan institusi perusahaan.
1.3 Tujuan Penulisan

Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah hasil penulisan Siswa


setelah menyelesaikan PKL berdasarkan data yang diperoleh dan dituangkan
dalam bentuk tulisan. Adapun tujuan pembuatan laporan antara lain :

1. Mendorong siswa agar mampu mengembangkan atau mengemukakan


pikiran dan pendapatnya serta mampu menuangkannya dalam bentuk
tulisan yang sistematis, logis, dan dengan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 2


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

2. Sebagai pertanggung jawaban siswa yang telah melaksanakan Tugas


Praktek Kerja Lapangan yang berkaitan dengan program keahliannya
masing-masing.
3. Sebagai salah satu bukti bahwa siswa yang bersangkutan telah melakukan
Praktek Kerja Lapangan dengan baik.

1.4 Manfaat Praktek Kerja Lapangan

Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan di PT.


Kelola Mina Laut (KML) Gresik ialah sebagai berikut :

1.4.1 Bagi Siswa

1. Menambah wawasan bagi siswa yang berkaitan dengan industri


kimia serta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dari sekolah ke
Industri.

2. Mengetahui secara umum mengenai proses dan produksi hasil laut di


PT. Kelola Mina Laut plant II.

3. Melatih diri agar selalu aktif, tanggap serta peka dalam menghadapi
situasi dan kondisi pada dunia kerja.

4. Persiapan fisik dan mental sebelum memasuki dunia kerja yang


selanjutnya

5. Melatih diri untuk bertanggung jawab dan percaya diri dalam


mengembangkan amanat orang lain.

6. Membiasakan siswa agar mampu bersosialisasi dengan lingkungan


yang ada dalam industri.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 3


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

1.4.2 Bagi Sekolah

1. Mencetak lulusan yang terampil, berkualitas, dan berkarakter.

2. Sebagai parameter dan bahan pertimbangan terhadap kurikulum


yang diterapkan kepada siswa dengan kesesuaian dengan kebutuhan
ketenagakerjaan yang terampil dan profesional dibidangnya.

3. Menambah relasi atau hubungan baik antara pihak sekolah dengan


industri yang diharapkan dapat menghasilkan simbiosis mutualisme
diantara keduanya.

4. Tujuan pendidikan untuk memberi keahlian profesional bagi peserta


didik lebih tercapai.

1.4.3 Bagi PT. Kelola Mina Laut

1. Sebagai sarana untuk menjembatani antara perusahaan dan lembaga


pendidikan menengah keatas khususnya jurusan Kimia Industri serta
dapat mempermudah sistem rekrutmen pegawai atau tenaga kerja.

2. Memanfaatkan sumber daya manusia yang potensial.

3. Perusahaan dapat mengetahui persis kualitas peserta didik yang


belajar bekerja di perusahaan.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 4


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

BAB II

PROFIL PERUSAHAAN

2.1 Sejarah PT. Kelola Mina Laut

PT Kelola Mina Laut berdiri pada tanggal 17 Agustus 1994,


berpusat di daerah Kawasan Industri Gresik. Usaha yang dirintis oleh
Bapak Mohammad Nadjikh ini berawal dari keinginan beliau untuk
memulai usaha sendiri setelah memutuskan keluar dari perusahaan tempat
beliau bekerja. PT Kelola mina laut bergerak dibidang industri pengolahan
dan pemasaran hasil perikanan laut(seafood industy). Hal ini karena pada
waktu itu peluang pasar hasil perikanan laut khususnya ikan teri yang akan
dikembangkan memang ada, dan tren kebutuhan pasarnya semakin
meningkat, khususnya untukpasar internasional termasuk Jepang.
Ketika memulai usahanya, beliau hanya bermodalkan uang sebesar
Rp 10-20 juta, itu pun hasil dari patungan beliau dengan seorang
temannya. Bersama 15 orang karyawan, beliau terus melakukan ekspansi
di pabrik pertama PT KML yang berada di daerah Tuban. Kalau pada saat
pertengahan tahun 1994 PT KML hanya bisa mengekspor satu dua
kontainer, maka dalam beberapa tahun terakhir rata-rata bisa mengekspor
100-130 kontainer per bulan. Ada yang dikirim dengan kontainer ukuran
20 feet, namun sebagian besar (60%) memakai ukuran 40 feet. Tahun
2005 lalu misalnya, total penjualan KML tak kurang dari US$ 80 juta.
Semua itu diperoleh dari pasar ekspor di berbagai negara yang meliputi
Amerika, Jepang, negara-negara Eropa (Spanyol, Prancis, Jerman,
Belanda, Inggris, Portugal, dll.)
Perusahaan yang kini telah memiliki kurang lebih 5.500 karyawan
ini, terdiri dari enam divisi produk. Keenam divisi produk tersebut
adalah frozen shrimp(udang), frozen fish and chepalopode (berbagai jenis
ikan), dry seafood (ikan teri),crabmeat product (daging rajungan : ada
yang kalengan ada pula yang dibekukan), value added product (produk

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 5


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

olahan seafood siap saji), dan fish ball product (aneka ragam
bakso seafood) yang terkenal dengan merek PRIMA STAR.
Besarnya skala usaha PT KML juga bisa dilihat dari jumlah
pabrik cold storage-nya yang tersebar di 27 lokasi di sepanjang pantai
utara Jawa, dengan pusat cold storage di Gresik. Tidak hanya itu, PT
KML termasuk eksportir terbesar jenis produk ikan teri nasi (dry
seafood) yang berhasil menguasai 70% pasar Jepang.
Pertumbuhan PT KML tergolong sangat cepat. Meskipun pada saat
memulai usaha dulu pernah dihina dan pabriknya diledek bagaikan
’kandang kuda dari Irak’. Dalam pertumbuhannya, PT KML melakukan
salah satu cara pemasaran yang efektif untuk mencari klien baru adalah
dengan pola experiental marketing, yaitu dengan mengajak calon
pelanggan untuk melihat dan merasakan langsung produk serta pabrik-
pabrik cold storange PT KML. Sehingga pelanggan akan tahu persis dan
mengalaminya secara langsung benefit dan keunggulan yang ditawarkan
oleh PT KML.
Dalam menjalankan langkah-langkah pemasaran, PT KML mesti
berorientasi jangka panjang dan terus menjaga hubungan baik dengan para
pelanggan. Sehingga dalam penjualan produk, tidak ada pelanggan yang
merasa dibanding-bandingkan dengan adanya perbedaan harga.
Selain itu, sukses tidaknya bisnis akan sangat ditentukan oleh
kekuatan pasokan bahan baku. Apalagi industri ini termasuk agribisnis
yang dalam banyak hal sangat terpengaruh oleh faktor alam. Untuk
mengatasi kendala semacam ini, PT KML membangun network khusus di
bahan baku. Sehingga pasokan ikan tidak hanya pada musim-musim
tertentu melainkan sepanjang tahun. Jejaring tersebut terdiri dari
para supplier di tiap-tiap wilayah.
Mula-mula para supplier tersebut dilakukan penbinaan.
Kemudian supplier tersebut yang nantinya akan membina nelayan
sebanyak mungkin untuk menghasilkan ikan yang lebih banyak.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 6


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Walhasil, berkat perencanaan dan strategi yang matang di setiap


pengembangan usahanya dan tidak merasa cepat puas, kini PT KML telah
berhasil membuktikan bahwa segala sesuatu itu mungkin terjadi asal ada
kemauan yang diimbangi dengan kerja keras dan kekonsistenan. Sehingga
padda tahun 2002 lalu, PT Kelola Mina Laut mendapatkan International
Awards for Best Performance dari Council Award United Kingdom,
Eksportir terbaik Jawa Timur tahun 2002, bahkan KML juga mendapat
pengakuan sebagai perusahaan eksportir terbaik Indonesia dengan
diraihnya Primaniyarta Award dari Presiden Republik Indonesia pada
tahun 2001 dan 2005, juga sederet penghargaan lainnya baik ditingkat
nasional maupun internasional.

2.2 Visi dan Misi

VISI :

 Menjadikan KML Food sebagai perusahaan makanan Terpadu Di


Indonesia Yang Paling Kompetetif.
 KML Food Sebagai Kitchen of Indonesia.

MISI:

1. Manajemen Usaha Yang Profesional.


2. Berorientasi Pada Efisiensi, Efektifitas dan Produktifitas Usaha.
3. Berorientasi Pada Produk Value Added.
4. Menjalin Kemitraan (Partner ship) dengan stakeholder.
5. Menjunjung tinggi kualitas di atas segalanya.
6. Memberi pelayanan terbaik dalam upaya memuaskan pelanggan.
7. Pencapaian kinerja di atas rata - rata pelaku bisnis food yang
didasari fundamental bisnisyang kuat.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 7


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

2.3 Struktur Organisasi

Struktur organisasi PT. Kelola Mina Laut terbagi menjadi dua yaitu struktur
organisasi kantor pusat dan struktur organisasi di tiap divisi produksi. Struktur
organisasi pusat dipimpin oleh Presiden direktur yang bertugas untuk mengambil
kebijakan-kebijakan yang bersifat strategis, mengatur, mengarahkan dan
bertanggung jawab terhadap semua kegiatan. Presiden direktur dalam
melaksanakan tugasnya dibantu oleh Direktur Operasional, Direktur Human
Resources and Development, Direktur Pemasaran dan Direktur Quallity
Assurance.
Direktur Operasional bertugas untuk mengontrol dan mengawasi jalannya
kegiatan produksi. Direktur Operasional sendiri membawahi manajer bisnis yang
bertanggung jawab atas kegiatan produksi yang dilakukan oleh setiap manajer.
Divisi dalam satu lokasi pabrik. Direktur Human Resources and
Development bertanggung jawab atas sumber daya manusia dalam perusahaan
yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh manajer Human Resources and
Development. Sejajar dengan kedudukan Direktur Human Resources and
Development yaitu Direktur Pemasaran, bertanggung jawab atas kegiatan
pemasaran yang dilakukan.
PT. Kelola Mina Laut. Direktur Quallity Assurance yang juga disebut
dengan Food Safety Team Leader bertanggung jawab atas mutu dan keamanan
produk.
Direktur Quality Assurance dibantu manajer Quallity Assurance yang
membawahi manajer Quallity Control dan Kepala Laboratorium. Struktur
organisasi pusat tidak jauh berbeda dengan, dalam struktur organisasi unit tetap
dikendalikan oleh presiden direktur, namun dalam rangkaian. Kegiatan
operasional, manajer bisnis dalam satu lokasi pabrik langsung bertanggung jawab
atas kegiatan operasional unit dan membawahi manajer pengadaan, manajer
produksi dan manajer Program and Planning Inventory Control (PPIC), serta

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 8


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

dibantu oleh supporting team yaitu Manajer Human Resources and Development
(HRD), Teknologi atau IT, Teknisi dan Manajer Quallity Assurance.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 9


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

BAB III

PROSES PENGOLAHAN LIMBAH

3.1 WTP & WWTP


3.1.1 WTP ( Water Treatment Plant )
WTP adalah sistem yang difungsikan untuk mengolah air dari
kualitas air bak(inffluent ) yang kurang bagus agar mendapatkan
kualitas air pengolahan (effluent ) standart yang diinginkan /
ditentukan atau siap untuk dikonsumsi.
Water Treatment Plant ( WTP ) PT. KML FOOD INDONESIA,
mengolah air PDAM untuk menseterilkan kembali, agar kejernihan air
terjamin. Awal proses air PDAM ditampung didalam karlifayer. Pada
karlifayer ada proses penambahan bahan kimia Hipo dan PAC untuk
membunuh kuman. Air dari karlifayer ditampung dalam sturage dan
dipompa dengan tekan 2 – 4 bar menuju filter 1-3 . Filter 1 berisi
silica, filter 2 berisi penyaring karbon, dan filter 3 berisi resin. Setelah
melalui 3 tahap penyaringan air disuplay menuju tandon central.
Dimana ditandon terjadi proses pengendapan kembali. Air setelah
proses pengendapan ditampung ke bejana teka dengan tekanan 2 bar
dan tahap akhir air disuplay ke 3 unit proses ikan, udang dan crab.
3.1.2 WWTP ( Waste Water Treatment Plant )
WWTP adalah suatu unit proses atau sistem untuk pengolahan air
limbah dari proses suatu perusahaan salah satu syarat dalam
pengolahan limbah dari limbah yang dihasilkan. Sehingga perusahan
dan lingkungan tidak saling dirugikan.
PT. KML FOOD INDONESIA memiliki area pengolahan air
limbah yang terbagi menjadi 2 tempat yaitu tempat pertama bak
ekualiser yang masih terbagi menjadi 3 bak, fungsi dari bak ekualiser
yaitu tempat penampungan air limbah dari 3 unit proses. Bak ekualiser
bertujuan agar air limbah yang akan diolah sudah mengalami proses

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 10


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

penyaringan dari sampah proses, sehingga benar – benar air limbah


saja yang diolah. Bak ekualiser memiliki kedalaman berturut – turut
sedalam 7m:7m:8m.
Dari ekualiser, air limbah diolah di bak pengolahan 1 – 5. Pada bak
pengolahan terdapat bibit – bibit bakteri yang berfungsi pengurai
bahan kimia seperti ammonia dll. Di bak pengolahan terjadi proses
aerasi yang dibantu oleh mesin showFou.
 Bagan proses pengolahan air WTP

SUPLAY

AIR
PDAM

KARLIFAYER TANDON

FILTER 3 RESIN FILTER 2 CARBON FILTER 1 SILICA

TANDON
CENTRAL

BEJANA TEKAN

Gambar 1. Bagan proses pengolahan air WTP

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 11


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

 Bagan proses pengolahan limbah

LIMBAH
UNIT
IKAN,
UDANG,
& CRAB

Bak Ekualiser Bak Ekualiser 2 Bak Ekualiser 3

Dipompa
ke Bak
Aerasi 1

Bak Aerasi 2 Bak Aerasi 1 Bak Aerasi 1


proses sirkulasi

Bak Aerasi 3 Bak Aerasi 4 Bak Aerasi 5

Gambar 2. Bagan proses pengolahan limbah

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 12


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

3.2 Boiler
Boiler adalah bejana bertekanan dengan bentuk dan ukuran yang
didesain untuk menghasilkan uap panas atau steam. Steam dengan tekanan
tertentu kemudian digunakan untuk mengalirkan panas ke suatu proses
dengan cara memanaskan sejumlah air menggunakan sistem pembakaran
( BURNER ). Burner ini menggunakan bahan baku gas sebagai sumber
keapiannya. Burner sendiri berfungsi sebagai sistem kontrol untuk
pengapian mesin boiler.

3.2.1 Prosedur Start Mesin

Langkah-langkah sebelum menjalankan ketel uap :

1. Kran-kran tersebut dibawah ini harus dalam keadaan terbuka :


 Kran pengisi air lunak/Feed Water Tank (1)
 Kran pengisi air lunak/Feed Water Tank (2)
 Kran antara pompa ketel dan badan ketel (3)
2. Putarlah saklar untuk sistem kerja pompa (Manual) kearah off
burner (Autometik) kearah posisi off tombol ini ada didepan
panel box
a. Putarlah tombol power dipanel komposisi on, jika panel
box dilengkapi dengan volt meter, periksa tegangan
dimasing-masing panel (3 fassa) dengan cara memutar
switch volt meter.
b. Buka kran blowdown no.5 untuk menguras air ketel yang
lama. Setelah air yang lama sudah keluar semua tutup kran.
Agar lebih cepat buka kran uap utama kran pembuang air.
c. Putar switch untuk sistem kerja komposisi burner
(Autometic) maka alarm berbunyi tanda air level kurang.
Ini untuk memeriksa sensor pengukur permukaan air
berfungsi.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 13


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

d. Putar tombol pump (Manual), akan terdengar pompa ketel


bekerja untuk mengisi ketel.
e. Sesudah ketel terisi air pompa ketel akan berhenti dengan
sendirinya, cek posisi permukaan air di Water Level Gauge.
f. Kran utama no.4 harus tertutup.
g. Putar tombol komposisi burner (Autometic) tekan tombol
start selang beberapa detik terdengar burner beroprasi.
h. Jika tekanan sudah melebihi ±2 kg/cm2 maka kran utama
no.4 sudah dapat mulai dibuka dengan pelan.
3. Langkah-langkah penutupan :
a. Putarlah switch untuk sistem kerja komposisi off
b. Turunkan tekanan uap sampai ±2 kg/cm2 kemudian tutup
kran utama no.4
c. Buka kran blow down no.5 untuk membuang air ketel, jika
alarm berbunyi tutup kran blow down no.5 dan putar
tombol pump (Manual) untuk pengisian air baru pada
ketel, ulang 2×
d. Sesudah yakin ketel terisi dengan air putar tombol
komposisi off, bukan kran utama no.4 dan switch untuk
power off
e. Tutup kran berikut ini :
 Kran pengisian soft water no.1
 Kran keluar dari tangki soft water no.2
 Kran no.3 antara pompa ketel dan batal ke
3.2.2 Sistem Boiler
 Sistem Air Umpan
Air umpan adalah air yang disuplai ke boiler untuk dirubah
menjadi steam. Sedangkan sistem air umpan adalah sistem
penyediaan air secara otomatis untuk boiler sesuai dengan kebutuhan
steam. Ada dua sumber air umpan, yaitu :

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 14


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

 Kondensat : steam yang telah berubah fase menjadi air


(mengembun)
 Air make up : air baku yang sudah diolah

Untuk meningkatkan efisiensi boiler air umpan sebelum disuplai


ke boiler dipanaskan terlebih dahulu menggunakan limbah panas dari
chimney.

 Sistem Steam
Sistem steam adalah proses pengontrolan produksi steam dalam
boiler, seperti : kapasitas, pressure, dsb. Selanjutnya steam
didistribusikan ke pengguna melalui jalur perpipaan.
 Sistem Bahan Bakar
Sistem bahan bakar adalah semua equipment atau peralatan yang
digunakan untuk menyediakan bahan bakar boiler. Peralatan yang
digunakan tergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan boiler.
3.2.3 Bagian-Bagian Pada Mesin Boiler
1. Burner
Burner berfungsi sebagai sistem kontrol untuk pengapian mesin
boiler. Burner ini menggunakan bahan baku gas sebagai sumber
keapiannya.
2. Safety valve
Berfungsi mengeluarkan uap panas dalam lambung boiler sebagai
pengaman bila tekanan dalam boiler melebihi standart.
3. Water Level Control (WLC)
Berfungsi sebagai pendeteksi level air. Sistem WLC biasanya
berpasangan dengan Sigh Glass yang mana WLC berperan
sebagai pendeteksi.
4. Sigh Lass
Berfungsi untuk melihat level air yang ada didalam lambung
boiler.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 15


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

5. Pompa
Berfungsi untuk memompa air dari luar memasukkan ke dalam
lambung boiler, apabila boiler kekurangan air, sistem pompa ini
juga membutuhkan bantuan WLC.
6. Header
Berfungsi sebagai tempat penampungan uap panas yang berasal
dari pemanasan air dilambung boiler dengan bantuan api,
kemudian uap-uap itu masuk keruang produksi untuk memasak
atau mematangkan produk.
7. Economizer
Berfungsi sebagai memanaskan air dengan memanfaatkan gas
buang. Yaitu dengan melalui proses menyalurkan air dengan
menggunakan pompa menuju ke box economizer, dan keluar
menjadi air panas, setelah itu penampungan air panas. Di dalam
box economizer terdapat pipa-pipa yang tersusun padat.
8. Knalpot
Berfungsi sebagai tempat pembuangan gas buang yang tidak
berguna.
9. Filter
Sebagai menyaring air dari kotoran sebelum air masuk kedalam
ruang pemanasan, media yang digunakan untuk penyaringan
adalah NACI (garam).
10. High Low Preasure
Berfungsi untuk mengatur setingan mati dan nyala burner atau
tinggi rendahnya tekanan.
11. Manometer
Suatu alat yang berfungsi sebagai petunjuk suhu atau tekanan
dengan menentukan jenis manometernya.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 16


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

3.2.4 Masalah-Masalah Pada Boiler

Suatu boiler atau pembangkit uap yang dioprasikan tanpa kondisi


air yang baik, cepat atau lambat akan menimbulkan masalah-masalah
yang berkaitan dengan kinerja dan kualitas dari sistem penbangkit uap.
Banyak masalah-masalah yang ditimbulkan akibat dari kurangnya
penanganan dan perhatian khusus terhadap penggunaan air umpan boiler.

Akibat dari kurangnya penanganan terhadap air umpan boiler akan


menimbulkan masalah-masalah sebagai berikut :

a) Pembentukan kerak
Kerak yang menyelimuti permukaan boiler berpengaruh
terhadap perpindahan panas permukaan dan menunjukkan dua
akibat utama yaitu berkurangnya panas yang di pindahkan dari
dapur ke air yang mengakibatkan meningkatan temperatur disekitar
dapur, dan menurunnya efesiensi boiler.
Untuk mengurangi terjadinya pembentukan kerak pada boiler
dapat dilakukan pencegahan – pencegahan sebagai berikut :
- Mengurangi jumlah mineral dengan unit softener
- Melakukan blowdown secara teratur jumlahnya
- Memberikan bahan kimia anti kerak
b) Peristiwa korosi
Korosi dapat disebabkan oleh oksigen dan karbon dioksida yang
terdapat dalam uap yang terkondensasi. Korosi merupakan
peristiwa logam kembali kebentuk asalnya dalam misalnya besi
menjadi besi oksida besi, alumunium dan lain – lain .peristiwa
koros dapat terjadi disebabkan oleh :
- Gas – gas yang bersifat korosif seperti O2, CO2, H2S
- Kerak dan deposit
- Perbedaan logam (korosi galvanis)
- PH yang terlalu rendah, dan lain – lain

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 17


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Untuk mengurangi terjadinya peristiwa korosi dapat dilakukan


pencegahan sebagai berikut :
- Mengurangi gas – gas yang bersifat korosif
- Mencegah terbentuknya kerak dan deposit dalam boiler
- Mencegah korosi galvanis
- Menggunakan zat yang dapat menghambat peristiwa
korosif
- Mengatur PH dan alkalinitas air boiler dan lain – lain
c) Pembentukan deposit
Deposit merupakan peristiwa penggupalan zat dalam air umpan
boiler yang disebabkan oleh adanya zat padat tersuspensi misalnya
oksidasi besi, oksidasi tembaga dan lain – lain. Peristiwa ini dapat
juga di sebabkan oleh kontaminasi uap dari produk hasil proses
produksi. Sumber deposit didalam air seperti garam – garam yang
terlarut da zat – zat yang tersuspensidi dalam air pada boiler
menyebabkan mengendapnya sejumlah muatan yang menurunkan
daya kelarutan, jika temperaturnya dinaikkan. Hal ini menjelaskan
mengapa kerak dan sludge ( lumpur ) terbentuk. Kerak merupakan
bentuk deposit – deposit yang tetap berada pada permukaan boiler
sedangkan sludge merupakan bentuk deposit – deposit yang tidak
menetap atau deposit lunak.
Pada ketel bertekanan tinggi, silika muda mengendap dengan
uap dan dapat membentuk deposit yang menyulitkan pada daun
turbin.
Pencegahan – pencegahan yang dapat dilakukan untuk
mengurangi terjadinya peristiwa deposit dapat dilakukan
diantaranya:
Meminimalisasi masuknya mineral - mineral yang dapat
menyebabkan deposit seperti oksidasi besi, oksidasi tembaga dan
lain – lain.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 18


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Mencegah korosi pada sistem kondesat dengan proses netralisasi


(mengatur PH 8,2 – 9,2 ) dapat juga dilakukan dengan mencegah
terjadinya kebocoran udara pada sistem kondensat.
Mencegah kontaminasi uap selanjutnya menggunakan bahan
kimia untuk mendispersikan mineral - mineral penyebab deposit.
Penanggulangan terjadinya deposit yang telah ada dapat
dilakukan dengan acid cleaning, online cleaning, dan mechanical
cleaning.
d) Kontaminasi uap ( steam carryover)
Ketika air boiler mengundang garam terlarut dan zat tersuspensi
dengan konsentrasi yang tinggi, ada kecenderungan baginya untuk
membentuk busa secara berlebihan sehingga dapat menyebabkan
steam carryover zat –zat paat dan cairan pengotor kedalam uap.
Steam carryover terjadi jika mineral - mineral dari boiler ikut
keluar bersama dengan uap ke alat 0 alat seperti superheater,
turbin, dan lain – lain . kontaminasi - kontaminasi ini dapat di
endapkan kembali pada sistem uap atau zat – zat itu akan
mengontaminasi proses atau material – material yang diperlukan
steam.
Sream carryover dapat dihindari dengan menahan zat – zat
padat terlarut pada air boiler dibawah tingkat tertentu melalui suatu
analisa sistematis dan kontrol pada pemberian zat – zat imia dan
blowdown. Carryover karbon dioksida dapat mengembalikan uap
dan asam – asam terkondensasi.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 19


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

 Bagan pemasokan air untuk boiler

Air PDAM disaring


dalam filter rasin
Di tampung di dalam storage
kemudian di salurkan ke
lambung boiler 1, 2, 3, 4

Boiler 4 Boiler 3 Boiler 2 Boiler 1

Disupplay
Ke Unit
Udang, Ikan,
& Crab

Gambar 3. Bagan pemasokan air untuk boiler

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 20


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

BAB IV

PENGENALAN DAN PROSES PRODUKSI

4.1 Produksi PT. Kelola Mina Laut


No. Contoh Produk Nama Produk
1.
Azuki Tenpura

2. Mini Chikuwa

3. Kakiage Tenpura

4. Maru Tenpura

5. Fish Tofu

6. Original Fish Ball

Salmon Fish Ball


7.

Tabel 1. Produk PT. KML

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 21


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

4.2 Fasilitas Yang Tersedia


4.2.1 Mesin Dan Peralatan Produksi

Mesin dan peralatan yang digunakan pada proses produksi di PT.


Kelola Mina Laut ada yang bersifat manual, semi otomatis dan otomatis.
Peralatan produksi yang bersifat manual adalah peralatan produksi yang
dipergunakan untuk melaksanakan proses produksi menggunakan tangan atau
peralatan yang semi otomatis, diantaranya:
a. Meja Produksi
Meja produksi berfungsi untuk menaruh produk. Untuk produksi
makanan dan minuman meja yang digunakan adalah meja berbahan
stainlees, karna selain awet dan tahan lama bahan stainlees ini anti
bakteri sehingga cocok digunakan untuk prabot di industri makanan.

Gambar 4. Meja Produksi


b. Keranjang
Keranjang berfungsi sebagai wadah produk yang ukurannya lebih
kecil dari keranjang itu sendiri dan terbuat dari bahan plastik.

Gambar 5. Keranjang

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 22


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

c. Talenan
Talenan adalah alat yang digunakan untuk alas memotong sayur
dan produk.

Gambar 6. Talenan

d. Pisau
Pisau berfungsi untuk memotong bahan-bahan, seperti: sayuran
dan produk.

Gambar 7. Pisau

e. Mesin Hand Sealer


Berfungsi sebagai alat pengemas kemasan plastik dengan
pengoprasian tangan.

Gambar 8. Mesin Hand Sealer

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 23


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

f. Troli
Troli merupakan alat pemindahan dari satu area ke area lain dalam
kegiatan operasional suatu perusahaan.

Gambar 9. Troli

g. Nampan
Nampan berfungsi sebagai wadah sementara untuk produk.

Gambar 10. Nampan


h. Rak
Rak berfungsi sebagai tempat penampatan peralatan semi otomatis
produksi, seperti: nampan, pisau, penjapit, dll.

Gambar 11. Rak

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 24


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Peralatan produksi yang dipergunakan untuk melaksanakan proses


produksi menggunakan mesin atau peralatan yang otomatis, diantaranya:
a. Roll Conveyer

b. Timbangan Digital
Timbangan digital digunakan untuk menimbang produk
atau bahan-bahan.

Gambar 13. Timbangan Digital

Peralatan otomatis yang digunakan diantaranya adalah metal


detector, pengukur suhu, mesin vacum dan Air Blash Freezing (ABF). Alat
yang digunakan dalam proses pengolahan ikan harus memiliki permukaan
yang halus, rata dan mudah dibersihkan. Pernyataan ini dukung oleh SNI
01-2729.3 2006 semua peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam
penanganan ikan segar harus mempunyai permukaan yang halus dan rata,
tidak mengelupas, tidak berkarat, tidak merupakan sumber cemaran jasad
renik, tidak retak dan mudah dibersihkan. Semua peralatan harus dalam
keadaan bersih sebelum, selama dan sesudah digunakan.

4.2.2 Fasilitas Pekerja


Terdapat beberapa fasilitas yang disediakan oleh PT. KML untuk
para pekerja diantaranya :
• Toilet pekerja
• Loker pribadi
• Loker makanan

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 25


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

• Air minum
• Ruang ganti
• Ruang Istirahat
• Tempat makan
Toilet pekerja di PT. Kelola Mina Laut unit ikan terletak terpisah
dari lokasi ruang produksi.
Toilet untuk pekerja wanita tersedia sebanyak 8 toilet, sedangkan
toilet untuk pekerja laki-laki tersedia sebanyak 4 toilet. Semua toilet
dilengkapi fasilitas air bersih dan peralatan toilet seperti kran air dan bak
penampung yang masih berfungsi dengan baik dan layak pakai.
Loker pribadi pekerja disediakan untuk para pekerja untuk
menyimpan barang pribadi pekerja. Penggunaan loker diatur oleh pihak
HRD dengan ketentuan satu loker untuk dipakai dua orang. Loker
makanan terletak terpisah dari loker pribadi dan juga ruang proses. Loker
makanan pekerja juga diatur oleh HRD. Air minum merupakan salah satu
fasilitas yang disediakan untuk pekerja.
Di divisi ikan setiap hari sekitar 190 Liter (10 galon) setiap hari.
Tempat air minum berupa dispenser yang berjumlah dua buah, tempat air
minum juga dicuci setiap hari.
Ruang istirahat juga merupakan ruang ganti pekerja disediakan
untuk para pekerja untuk mengganti pakaian kerja dan beristirahat. Ruang
ganti dan istirahat dibedakan antara ruang pekerja untuk wanita dan
pekerja laki-laki. Ruang istirahat merupakan ruang dimana terdapat loker
pribadi, loker sepatu pekerja,Nkaca dan ruangannya terhubung langsung
dengan luar.
Ruang istirahat dilengkapi mushola untuk menunaikan ibadah bagi
pekerja yang beragama Islam. Tempat makan pekerja diletakkan terpisah
dari ruang produksi.
Tempat makan pekerja masih dalam masa perbaikan pada saat
kegiatan PKL berlangsung. Tempat makan dilengkapi dengan tempat

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 26


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

sampah dan wastafel untuk mencuci tangan. Jumlah kursi dan meja makan
ini sebaiknya perlu disesuaikan dengan jumlah pekerja agar dapat
beristirahat dengan nyaman dan menghindari pekerja membawa masuk
makanan dalam ruang proses.
4.2.3 Ruangan/Area
PT. Kelola Mina Laut ini memiliki beberapa ruangan khusus
untuk fungsi-fungsi yang berbeda, antara lain :

1. Ruang Loker
Ruang loker ini memiliki fungsi untuk menyimpan barang-
barang.
2. Rest Area / Ruang istirahat
Disini karyawan bias beristirahat,makan,maupun tidur saat jam
istirahat.
3. Ruang Ganti
Ruangan ini untuk ganti baju khusus masuk pabrik untuk
karyawan.
4. Ruang Cek Lock
Disini karyawan untuk cek lock masuk ataupun keluar, selain
cek lock karyawan bisa ganti sandal kantor dengan sepatu boot
dan apron untuk masuk kedalam pabrik.
5. Ruang Cuci Tangan
Sebelum masuk kedalam pabrik karyawan harus cuci tangan
dan roll baju supaya rambut atau benda lain tidak terbawa
masuk dalam pabrik.
6. Ruangan Kimia
Ruangan ini hanya untuk menyimpan bahan kimia seperti
clorine atau alkohol atau bahan kimia lainnya, selain bahan
kimia tidak boleh dibawa masuk kedalam ruangan kimia ini.
7. Ruangan Preparasi
Preparasi ini dibagi menjadi dua yaitu :

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 27


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

1. Ruang Nimbang Bahan : Ruangan ini dikhususkan


untuk bahan-bahan yang akan diproses.
2. Ruangan Sayur : Ruangan ini untuk menyiapkan
sayur sebelum dikirim diruang pencampuran. Disini
ada pembersihan sayuran dan pencacahan.
8. Ruangan Mixing/Pencampuran : Ruangan ini untuk
pencampuran bahan yang telah ditimbang di ruang preaparasi
sebelumnya.
9. Ruang Proses : Ruang proses ini terdapat 4 mesin untuk produk
masing-masing. Misalnya mesin Grill proses untuk membuat
bamboo ikan, mesin Steam Proses untuk mengukus produk
seperti siomay, otak-otak, ataupun yasai. Mesin Boil proses
untuk membuat produk bakso-baksoan dan tahu. Mesin fry
proses untuk membuat produk gorengan seperti tenpura dan
menggoreng otak-otak maupun yasai stick.
10. Ruangan Cold Storage : Ruangan ini seperti halnya kulkas
namun beda ukuran dan suhu. Suhunya berapa sampai
berapa.Ruangan ini berfungsi sebagai menyimpan produk yang
sudah jadi.
11. Ruang Anteroom : Ruang antara cold storage dengan ruangan
proses.
12. Ruangan IQF : ruangan ini untuk membekukan produk. Suhu
brapa dan berapa lama??
13. Ruangan packing atau pengemasan : Ruangan ini berfungsi
sebagai menyiakan mengpack produk sebelum dikirim di
konsumen.
14. Ruangan Sanitasi : ruangan ini untuk membersihkan alat-alat
yang kotor setelah digunakan proses ataupun packing.
4.2.4 Sarana Transportasi

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 28


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Pemilihan lokasi pabrik yang strategis memberikan kemudahan PT.


Kelola Mina Laut kemudahan dalam mendapatkan bahan baku serta untuk
mendistribusikan produk hasil olahannya.
Pemilihan lokasi PT. Kelola Mina Laut di Gresik ditunjang dengan
lokasi pelabuhan peti kemas tanjung perak Surabaya dan juga akses tol
yang mudah. Lokasi yang strategis bisa meminimkan biaya produksi
khususnya distribusi dan bahan baku.
4.2.5 Mesin – Mesin Yang Digunakan Untuk Produksi
a. Mesin Mixing
Mixing merupakan salah satu alat pencampur dalam sistem
emulsi sehingga menghasilkan suatu dispersi yang seragam
atau homogen.

Gambar 14. Mesin Mixing

b. Mesin Forming
Metal Forming adalah proses pembentukan adonan dengan
mempergunakan gaya tekan untuk mengubah bentuk atau
ukuran dari adonan yang dikerjakan.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 29


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Gambar 15. Mesin Forming

c. Mesin IQF
IQF (Individual Quick Frozen) adalah proses pembekuan
individu yang dilakukan dengan cepat. IQF termasuk
pembekuan cepat, yaitu pembekuan dengan thermal arrest
timenya tidak lebih dari 2 jam. Pembekuan dilakukan karena
bertujuan untuk mempertahankan / mengawetkan produk yang
dibekukan, dengan cara menurunkan suhu dan dengan cepat
agar tujuan dari pembekuan tersebut terpenuhi.

Gambar 16. Mesin IQF

d. Mesin Continuous Sealer


Mesin Continuous Sealer atau Mesin Pengemas Plastik.
Ramesia Mesin menghadirkan mesin pengemas plastik dengan
kecepatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, dapat
menyesuaikan ukuran kantong dengan sistem kerja continuous
(berkelanjutan). Hal ini memungkinkan kantung / pouch dapat
bergerak “Horizontal” (dalam posisi tidur) atau “Vertikal
(dalam posisi berdiri) tergantung pada model mesin continuous
sealer yang dipilih.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 30


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Gambar 17. Mesin Continuous Sealer

e. Mesin Metal Detector


Metal Detector adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi
benda-benda asing di dalam makanan seperti logam, plastic,
besi, dan benda-benda yang berbahaya bagi tubuh.

Gambar 18. Mesin Metal Detector

f. Mesin Hot Printer


Alat ini digunakan untuk mencetak angka pada kemasan
dengan menggunakan pita warna. Pita berwarna digunakan
untuk menggantikan tinta pada alat pencetak berputar. Mesin
ini dapat digunakan untuk mencetak bahan apapun (yang
sifatnya lunak) dengan hasil cetakan yang jelas dan mudah
kering serta tidak lengket, cocok untuk mengganti-ganti huruf.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 31


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

Gambar 19. Mesin Hot Printer

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 32


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

4.2.6 Proses
a. Preprasi Bahan
 Siapkan semua bahan yang akan digunakan.
 Potong bahan ( sayuran ) sesuai ukuran.
 Setelah itu sayur dibilas. Dipembahasan ini memiliki tahapan
supaya sayur bersih dari kuman. Pertama bilas dengan air
bersih. Setelah itu sayur yang sudah di bilas air bersih di
rendam dengan klorine 100 ppm supaya bakteri yang ada di
sayur hilang semua. Perendaman ini dibutuhkan waktu 1menit.
Terakhir dibilas dengan air bersih lagi supaya kandungan
klorine yang ada pada sayur hilang.
 Sayur yang sudah di bersihkan dibawa diAnteroom pada suhu
0-5 derajat. Penyimpanan sayur harus kurang dari 3 hari kalau
lebih 3 hari sayur akan busuk dan segera dibuang agar sayur
yang lainnya tidak terkontaminasi.
b. Penimbangan
 Menimbang bahan sesuai resep yang dibutuhkan.
 Bahan yang sudah ditimbang dimasukkan didalam bak bahan.
 Setelah itu bahan di namai supaya tidak tertukar.
c. Daging Ikan Lumat
 Daging Ikan Lumat ini dikupas, lalu di cairkan pada suhu -0,3
sampai +0.
 Setelah itu Daging Ikan Lumat dipotong atau di cacah.
 Terakhir Daging Ikan Lumat siap dicampur pada bahan-bahan
lain.
 Setelah semuanya selesai melalui tahap food staff atau
preparasi semua bahan dibawa di ruang mixing atau
pencampuran.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 33


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

d. Proses Pembuatan
- Mixing

Mixing produk siomay terdapat 2 bagian pencampuran yaitu:

1. Mixing bahan
 Depross Daging Ikan Lumat beberapa menit.
 Mixing Daging Ikan Lumat dan rijectan produk, atur
kecepatan pisau dan bowl dalam kecepatan pertama.
 Setelah halus bahan produk dicampur jadi satu dan atur
kecepatan pisau dan bowl.
 Setelah halus matikan mesin dan masukan adonan kedalam
wadah khusus.
2. Mixing kulit siomay
 Campurkan bahan jadi satu setelah itu tunggu beberapa
menit sampai bahan halus.
 Setelah halus masukkan kedalam wadah khusus.
- Pembentukan
 Masukan adonan produk kedalam mesin pencetak.
 Siomay di kukus dengan mesin steam bersuhu 90-92°.
 Setelah keluar Siomay dimasukan kedalam ballpack yang
steril agar tidak terkontaminasi.
- IQF
 Produk yang sudah jadi dan dibekukan sementara dibawa
keruang IQF untuk dibekukan dengan suhu (-35) - (-40) -
(-42) selama 30 - 40 menit.
 Cek suhu produk yang keluar (-20) - (-24).
 Setelah produk keluar dari mesin iqf, produk ditimbang
dan masukkan kedalam keranjang khusus atau di bungkus
jangan lupa diberi label agar tidak keliru.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 34


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

 Setelah di timbang dan dIbungkus diberi label produk


dibawa keruang cold storage untuk disimpan dengan suhu
(-18).
- Packing
 Pack produk di beri label (exp, tgl proses, kode batch).
 Setelah diberi label, pack di bawa ke meja packing yang
sebelumnya dibersihkan sehingga steril.
 Ambil produk yang disimpan di Cold storage.
 Seelah itu timbang produk sesuai dengan berat.
 Setelah ditimbang produk di seal jalan.
 Produk di deteksi metal, untuk mengetahui adanya logam
yang ada pada pack produk.
 Setelah di metal, produk dimc dan disimpan lagi di Cold
storage.
 Produk siap di edarkan (produck FG).

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 35


LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN
PT KELOLA MINA LAUT GRESIK
JL.K.I.G RAYA SELATAN NGIPIK GRESIK 61121

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Pembelajaran di dunia kerja adalah suatu strategi yang memberi peluang


peserta mengalami proses belajar melalui bekerja langsung pada pekerjaan.
Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) kami dapat merasakan
bagaimana pelaksanaan praktek langsung di lingkungan dunia kerja yang
langsung dibimbing oleh pihak industri.

5.2 Saran

Dalam pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) ini kami mengambil


pengalaman hikmah dan manfaatnya bagi diri kami sendiri. Kami berharap
semoga laporan ini beguna bagi kita semuanya dan juga yang membacanya.
Adapun saran – saran yang dapat kami kemukakan diantaranya :

1. Disiplin kerja, keterampilan, kejujuran, ketelitian, dan tanggung jawab harus


ditingkatkan atau diperhatikan oleh setiap karyawan PT. KML Food
Indonesia.
2. Menjalin hubungan kerja sama yang baik antara atasan dan bawahan
merupakan kunci keberhasilan suatu perusahaan.

5.3 Penutup

Demikian laporan yang kami selesaikan berkaitan dengan “ Praktek Kerja


Industri” di PT. KML Food Indonesia. Kami sangat berterima kasih banyak
kepada semua pihak yang telah membantu dan membimbing, khususnya
kepada pembimbing industri, semoga kebaikan Bapak/Ibu mendapatkan
imbalan dari Allah SWT.

Kimia Industri SMKN 1 KALITENGAH | 2018 36