Anda di halaman 1dari 4

POLRI DAERAH JAWA TIMUR

BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN


RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

LAPORAN EVALUASI PROGRAM


KESIAPAN MENGHADAPI BENCANA (DISASTER)
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

Bondowoso, Juni 2016


I.PENDAHULUAN
Pelayanan kesehatan kegawat daruratan (dalam keadaan emergensi) sehari-hari
adalah hak asasi manusia/hak setiap orang dan merupakan kewajiban yang harus dimiliki
semua orang. Salah satu permasalahan kesehatan yang perlu me ndapat perhatian adalah
penanggulangan Medik Penderita Gawat Darurat yang disebabkan oleh bencana alam
maupun bencana karena ulah manusia yang pada kenyataannya akan semakin sering
terjadi karena Indonesia memiliki banyak daerah rawan bencana. Penaggulangan Medik
Penderita Gawat Darurat bencana, pada dasarnya adalah eskalasi dari pada
Penanggulangan Penderita Gawat Darurat dalam keadaan rutin yang dilaksanakan dengan
baik, merupakan modal dasar yang merupakan syarat atau pra kondisi untuk dapat
mengatasi korban bencana dengan cara yang tepat, cepat dan cermat, dibutuhkan
perencanaan yang baik serta komitmen yang tinggi dari seluruh jararan managemen rumah
sakit dalam hal pencegahan dan penanggulangan bencana rumah sakit dan pihak-pihak
yang berperan apabila terjadi bencana atau kedaruratan lain di rumah sakit.

Untuk mewujudkan hal-hal tersebut diatas dan dalam rangka memenuhi tuntutan
mutu pelayanan rumah sakit, maka perlu dipersiapkan/dilengkapi berbagai-bagai sarana
prasarana atau perangkat pendukung pencegahan dan penanggulangan bencana, seperti
kebijakan, ketentuan, SOP, peralatan dan perlengkapan, rambu-rambu kewaspadaan
bencana dll.

Untuk menjamin efektifitas pelaksanaan pencegahan dan penanggulangan


bencana di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso, maka perlu dibuat laporan evaluasi
program pencegahan dan pengendalian bencana.\

II.EVALUASI DAN TINDAK LANJUT

No Jenis Kegiatan Waktu Evaluasi Tindak Lanjut


1 Melaksanakan Januari Data bencana internal 1. melakukan penilaian
identifikasi bencana 2016 dan external Resiko Bencana Rumah
internal dan external teridentifikasi sakit

2. Membuat / memperbaiki
Rambu-rambu bencana.

2 Pembentukan Tim Februari Data Tim Kesiapan Pembentukan Tim


Kesiapan 2016 menghadapi Bencana Kesiapan menghadapi
menghadapi Bencana.
Bencana
3 Menginventarisasi Februari Data Peralatan Inventarisasi data
peralatan dan 2016 Menghadapi bencara peralatan Menghadapi
perlengkapan bencana
pencegahan dan
pengendalian
bencana

4 Rambu Rambu Maret Mebuat dan Tahun 2017 diklat bencana


Bencana dan 2016 memperbaiki rambu tetap di laksanakan .
Diklat Kesiapan rambu bencana serta
menghadapi Melaksanakan program
Bencana diklat di ikuti oleh 44
personil

5 Melakukan simulasi April Pelaksanaan simulasi


penanggulangan 2016 bencana telah di Simulasi bencana tetap
bencana laksanakan sesuai dilaksanakan Desember
jadwal di ikuti oleh 44 2016.
personil.

III.REKOMENDASI
Pelaksanaan kegiatan pelatihan pencegahan dan penanggulangan bencana akan
dilanjutkan tahun depan dengan jumlah peserta di tingkatkan).

IV.PENUTUP
Demikian Laporan Evaluasi Program Kesiapan Menghadapi Bencana (disaster ) di
Rumkit Bhayangkara Bondowoso, disampaikan dengan harapan dapat menjadi bahan
perbaikan untuk meningkatkan Kesiapan penanggulangan bencana di rumah sakit
Bhayangkara Bondowoso.

Mengetahui, Bondowoso, Juni 2016


Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso Ketua Tim K3

Dr. SIGIT LESMONOJATI dr. RAFIKA INDRI USYANA


KOMISARIS POLISI NRP. 76081057