Anda di halaman 1dari 2

Laporan Praktikum

H. KONSEP BARU

Ciri-ciri dari amfibi yang telah di teliti adalah sebagai berikut :


a. Kulit selalu basah dan berkelenjar, tidak bersisik luar
b. Memiliki dua pasang kaki untuk berjalan atau berenang, berjari 4 – 5 atau
lebih sedikit, tidak bersirip.
c. Terdapat dua buah nares (lubang hidung sebelah luar) yang
menghubungkan dengan cavum oris. Padanya terdapat klep untuk
menolak air. Mata berkelopak yang dapat digerakan, lembar gendang
pendengar terletak disebelah luar. Mulut bergigi dan berlidah yang dapat
dijulurkan diluar.
d. Skeleton sebagian besar berupa tulang keras, tempurung kepalanya
memiliki condyl, bila memiliki costae tidak menempel pada sternum.
e. Cor terbagi atas tiga ruangan, yakni dua ruangan auricular dan satu
ruangan ventriculum, mempunyai satu atau tiga pasang archus aorticus,
erythrocyte berbentuk oval dan bernucleus.
f. Pernapasannya dengan insang, paru – paru, kulit atau garis mulut.
g. Otak memiliki 10 pasang nervi cranialis.
h. Suhu tubuh tergantung dengan lingkungannya (poikilothermis).
i. Fertilisasi terjadi diluar atau didalam tubuh, kebanyakan ovivar. Telur
berkuning telur dan terbungkus oleh zat gelatin membelah secara
holoblastis tidak sama tidak memiliki embryonie.
Dari hasil pengatan pada praktikum yang telah dilaksanakan, ada
beberapa kesimpulan, yaitu bentuk bintil kulit yang berbeda pada suatu katak
dapat mempengaruhi habitat dan proses pernapasan katak tersebut. Begitu
pula bentuk-bentuk morphologi lainnya juga dapat mempengaruhi habitat,
makanan, kebiasaan dan lainnya.
I. APLIKASI HASIL BEAJAR

Sebelum kbm
Amfibia atau amfibi (Amphibia), umumnya didefinisikan sebagai
hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di dua alam; yakni di air dan
di daratan.
Setelah kbm
Amfibi adalah hewan yang sebagian dari hidupnya di air dan sebagian
di darat. Mereka biasanya memiliki kulit lembut, lembab yang dilindungi oleh
lapisan licin lendir. Mereka juga cenderung hidup di tempat-tempat lembab
atau dekat air untuk menjaga tubuh mereka kering. Semua amfibi:
Adalah vertebrata (yang berarti mereka memiliki tulang punggung atau tulang
belakang) Adalah ektodermik. Juga dikenal sebagai “berdarah dingin,” hewan
ektodermik tidak bisa mengatur panas tubuh mereka sendiri, sehingga mereka
bergantung pada kehangatan dari sinar matahari untuk menjadi hangat dan
aktif. Jika mereka mengalami terlalu panas, mereka harus menemukan tempat
teduh atau liang untuk membantu mendinginkan mereka. Bernapas melalui
kulit mereka. Melalui metamorfosis. amfibi muda menetas dari telur, tapi tidak
terlihat seperti orang tua mereka. Ketika mereka berkembang, mereka
mengalami perubahan bentuk tubuh.
Amphibia adalah kelompok hewan yang hidup di dua alam, meliputi
katak, salamander, dan caecilian. Amphibi dikatakan hewan dua alam karena
fase hidupnya berlangsung pada dua tempat yang berbeda , yaitu di air (fase
berudu) dan di darat (dewasa). Amphibia dapat hidup di darat, di air tawar, di
pohon, namun tidak dapat hidup di laut.