Anda di halaman 1dari 18

UPTD PUSKESMAS

PEMBERIAN SUPLEMENTASI GIZI


PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.02 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
1. Pemberian kapsul Vitamin A Biru (100.000 IU) pada bayi (6-11 bln) setiap Februari atau
Agustus
2. Pemberian kapsul Vitamin A Merah (200.000 IU) pada anak balita (12-59 bln) setiap bulan
Februari dan Agustus
3. Pemberian dua kapsul Vitamin A Merah (200.000 IU) pada Ibu Nifas,satu kapsul diminum
segera setelah melahirkan dan satu kapsul lagi diminum 24 jam kemudian.
4. Pemberian Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil 90 tablet selama masa kehamilan

 Tujuan :
1. Mencegah kekurangan Vitamin A
2. Mencegah Anemia Gizi pada Ibu Hamil

 Persiapan :
1. Menyiapkan data jumlah sasaran
2. Mengecek ketersediaan obat
3. Menghitung kebutuhan
4. Membuat rencana distribusi

 Pelaksanaan :
Bekerjasama dengan pengelola obat dalam mendistribusikan suplementasi gizi ke bidan desa /
pembina posyandu / kader posyandu

 Penilaian :
1. Melihat laporan hasil distribusi suplemen gizi
2. Melihat catatan distribusi suplementasi gizi di posyandu

 Sasaran :
1. Bayi (6-11 bln)
2. Anak balita (12-59 bln)
3. Ibu Hamil
4. Ibu Nifas

 Waktu Pelaksanaan :
1. Distribusi Vitamin A setiap bulan Februari dan Agustus
2. Tablet tambah darah dan Vitamin A ibu nifas sesuai kebutuhan

Referensi Pedoman distribusi kapsul Vitamin A


Pedoman distribusi tablet tambah darah
Panduan management suplementasi vitamin A
UPTD PUSKESMAS
PEMANTAUAN PERTUMBUHAN
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.03 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Serangkaian kegiatan yang terdiri dari :
1. Penilaian pertumbuhan anak secara teratur melalui penimbangan berat badan setiap bulan,
pengisian KMS, menentukan status pertumbuhan berdasarkan hasil penimbangan berat
badan
2. Menindak lanjuti setiap kasus gangguan pertumbuhan

 Tujuan :
Mencegah memburuknya keadaan gizi,sebagai upaya meningkatkan keadaan gizi dan
mempertahankan keadaan gizi yang baik

 Persiapan :
1. Bersama lintas program membuat jadwal posyandu
2. Merencanakan dan mendistribusikan sarana posyandu

 Pelaksanaan :
Memantau dan mebina proses kegiatan penimbangan balita di posyandu

 Evaluasi :
1. Penimbangan dilaksanakan secara rutin setiap bulan
2. Adanya data hasil penimbangan (SKDNTOB,BGM)

 Sasaran :
Balita ( 0 – 59 bulan )

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai jadwal posyandu

Referensi Pemantauan Pertumbuhan Balita


Buku Pegangan Kader Usaha Perbaikan Gizi Keluarga
UPTD PUSKESMAS
KONSELING GIZI (di luar gedung)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.04 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Proses komunikasi 2 (dua) arah antara konselor dan klien untuk membantu klien mengenali
dan mengatasi masalah dan membuat keputusan yang benar dalam mengatasi masalah gizi
yang dihadapinya

 Tujuan :
Membantu klien agar mau mengikuti saran konselor dalam pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan yang mendukung terwujudnya perubahan perilaku gizi secara
positif

 Persiapan :
1. Menyiapkan tempat
2. Menyiapkan media (food model, lembar balik, poster, leaflet, dsb)
3. Menyiapkan pencatatan

 Pelaksanaan :
1. Penentuan status gizi
2. Anamnesa gizi (kualitatif)
3. Perencanaan diet (bila diperlukan)
4. Pemberian konseling

 Evaluasi :
1. Jumlah klien menurut masalah gizi
2. Rencana tindak lanjut

 Sasaran :
1. Balita dengan masalah gizi
2. Ibu Hamil dengan masalah gizi
3. Ibu Nifas / Ibu menyusui

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Buku Pintar Konseling Kadarzi


Buku Penuntun Diet
Petunjuk Teknis Tatalaksana Anak Gizi Buruk
UPTD PUSKESMAS
KONSELING GIZI (di dalam gedung)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.05 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Proses komunikasi 2 (dua) arah antara konselor dan klien untuk membantu klien mengenali
dan mengatasi masalah dan membuat keputusan yang benar dalam mengatasi masalah gizi
yang dihadapinya

 Tujuan :
Membantu klien agar mau mengikuti saran konselor dalam pemecahan masalah dan
pengambilan keputusan yang mendukung terwujudnya perubahan perilaku gizi secara
positif

 Persiapan :
1. Menyiapkan ruangan
2. Menyiapkan jadwal
3. Menyiapkan media (food model, lembar balik, poster, leaflet dsb)
4. Menyiapkan sarana antropometri (timbangan, alat ukur TB / PB)
5. Menyiapkan pencatatan

 Pelaksanaan :
1. Registrasi umum
2. Melakukan pengukuran antropometri
3. Penentuan status gizi
4. Anamnesa gizi (kualitatif dan kuantitatif)
5. Perencanaan diet (bila diperlukan)
6. Pemberian konseling

 Evaluasi :
Jumlah klien menurut masalah gizi

 Sasaran :
1. Balita dengan masalah gizi
2. Pasien rujukan dengan masalah gizi

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Buku Pintar Konseling Kadarzi


Buku Penuntun Diet
Petunjuk Teknis Tatalaksana Anak Gizi Buruk
UPTD PUSKESMAS
DISTRIBUSI MP ASI
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.06 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
1. Pemberian makanan bergizi disamping air susu ibu (ASI) kepada bayi usia 6-11 bln dalam
bentuk MP ASI bubuk atau tepung
2. Pemberian makanan bergizi disamping Air Susu Ibu kepada anak usia 12 – 24 bln dalam
bentuk MP ASI Padat

 Tujuan :
Untuk menanggulangi dan mencegah terjadinya gizi buruk dan gizi kurang sekaligus
mempertahankan status gizi baik pada bayi (6 – 11 bln) dan anak (12 – 23 bln)

 Persiapan :
1. Menyiapkan data jumlah sasaran
2. Menyiapkan rencana kebutuhan
3. Membuat rencana distribusi

 Pelaksanaan :
Mendistribusikan MP ASI kepada bidan desa / pembina desa / pembina wilayah dan atau
kepada kader dan sasaran

 Evaluasi :
1. Tersedianya data cakupan penerima MP ASI
2. Tersedianya data perubahan BB anak umur 6 – 23 bln penerima MP ASI

 Sasaran :
Bayi umur 6 – 11 bln dan anak umur 12 – 23 bln dari keluarga miskin
 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Pedoman Pelaksanaan Pendistribusian dan Pengolahan MP ASI


UPTD PUSKESMAS
PENATALAKSANAAN GIZI BURUK
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.07 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Prosedur atau mekanisme pelayanan gizi yang dilakukan untuk mendukung perbaikan
status gizi balita gizi buruk di tingkat rumah tangga

 Tujuan :
Meningkatkan status gizi balita gizi buruk

 Persiapan :
1. Menyiapkan alat antropometri
2. Mempersiapkan formulir

 Pelaksanaan :
1.Melakukan antropometri (menimbang BB,mengukur TB / PB)
2.Memeriksa gejala klinis
3.Melakukan anamnesa gizi
4.Menghitung kebutuhan gizi berdasarkan hasil anamnesa
5.Menyusun paket intervensi bagi balita gizi buruk sesuai keadaan balita
6.Pemberian paket intervensi
7.Melakukan tindak lanjut kasus balita gizi buruk pasca perawatan
8.Konsultasi gizi

 Evaluasi :
Perubahan keadaan umum balita (Berat badan,gejala klinis)

 Sasaran :
Balita gizi buruk (pasca perawatan dan tidak dirawat di yankes)

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan adanya kasus gizi buruk

Referensi Petunjuk Teknis Tata Laksana Anak Gizi Buruk (Buku I dan II) Depkes RI
tahun 2007
Panduan pemberian makanan balita gizi buruk pasca rawat inap di rumah
tangga
PELAYANAN GIZI DI POS PEMBINAAN USIA LANJUT
UPTD PUSKESMAS
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.08 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Pelayanan Gizi kepada kelompok usia lanjut di masyarakat yang dilaksanakan oleh
masyarakat bersama lintas program / sektor, swasta dan organisasi sosial lainnya dengan
menitik beratkan upaya promotif dan preventif

 Tujuan :
Mempertahankan status gizi dan kesehatan usia lanjut agar tetap sehat, produktif dan mandiri
melalui pelayanan gizi yang bermutu

 Persiapan :
1. Menyiapkan materi untuk penyuluhan
2. Menyiapkan media penyuluhan dan konseling

 Pelaksanaan :
1.Memantau pelaksanaan antropometri
2.Penilaian status gizi
3.Penyuluhan atau konseling gizi

 Evaluasi :
Data Status Gizi

 Sasaran :
1. Pra Usia lanjut (45 – 59 thn)
2. Usia Lanjut (60 – 69 thn)
3. Usia Lanjut resiko tinggi (>= 70 thn )

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai jadwal

Referensi Pedoman Pengelolaan Kegiatan Kesehatan di kelompok usia lanjut, tahun 2002
MEMBINA KEGIATAN PENYULUHAN KELOMPOK
UPTD PUSKESMAS
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.09 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Membimbing kader dalam penyebar luasan informasi (termasuk pesan – pesan) gizi yang
disampaikan kepada sasaran yang datang ke posyandu

 Tujuan :
Kader mampu menyebar luaskan pesan – pesan gizi dengan benar sehingga sasaran paham
tentang pentingnya gizi dan menerapkan perilaku gizi yang bail (sesuai norma KADARZI)
atas kesadaran dan keamuan sendiri

 Persiapan :
1. Membangun percaya diri kader
2. Membimbing kader memilih materi, metode dan media
3. Membimbing kader menyiapkan materi

 Pelaksanaan :
Memberi kesempatan kepada kader untuk melaksanakan penyuluhan di posyandu sesuai
dengan materi, metode dan media yang telah dipersiapkan

 Evaluasi :
Terlaksananya penyuluhan gizi di posyandu sesuai rencana

 Sasaran :
Pengunjung Posyandu

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Buku Pegangan Kader Program UPGK


BULAN PENIMBANGAN BALITA (BPB)
UPTD PUSKESMAS (surveilans gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.10 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Bulan dimana dilakukan pengukuran antropometri (penimbangan BB dan pengukuran
TB/PB) terhadap seluruh balita yang ada di wilayah kerja

 Tujuan :
1. Memperoleh gambaran data status gizi seluruh balita di wilayah kerja secara berkala
2. Memperoleh data balita gizi buruk berdasarkan nama dan alamat (by name by address)
kelompok umur,jenis kelamin,status ekonomi

 Persiapan :
1. Sosialisasi lintas program dan lintas sektor
2. Menyiapkan form pencatatan dan pelaporan BPB
3. Menginventarisir sarana dan prasarana di posyandu (dacin,alat ukur TB / PB)
4. Menyiapkan standart baku

 Pelaksanaan :
1.Memantau dan membina pelaksanaan penimbangan BB dan pengukuran TB / PB balita pada
hari buka posyandu
2.Menentukan status gizi balita sesuai standar
3.Membuat rekap dan mengolah data hasil pengukuran
4.Membuat laporan hasil

 Evaluasi :
1. Tersedianya data status gizi balita (BB/U, BB/TB atua BB/PB, TB/U atau PB/U)
2. Tersedianya data balita gizi buruk berdasar nama, alamat (by name by address), kelompok
umur, status ekonomi

 Sasaran :
Seluruh balita yang ada di wilayah kerja

 Waktu Pelaksanaan :
Bulan Agustus atau minimal setahun sekali

Referensi
PELACAKAN KASUS GIZI BURUK
UPTD PUSKESMAS (surveilans gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.11 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Rangkaian kegiatan penyelidikan atau investigasi terhadap faktor resiko terjadinya gizi
buruk dan penemuan kasus balita gizi buruk lainnya di suatu wilayah tertentu

 Tujuan :
1. Ditemukannya kasus baru gizi buruk untuk dapat ditangani secara cepat,tepat dan
komprehensif
2. Teridentifikasinya faktor resiko gizi buruk di suatu wilayah sebagai bahan informasi bagi
sektor terkait dalam penentuan intervensi
3. Ditetapkannya rencana pencegahan dan penanggulangan gizi buruk secara komprehensif

 Persiapan :
1. Mempelajari laporan kasus balita gizi buruk
2. Menyiapkan alat (alat antropometri)
3. Menyiapkan instrumen pelacakan
4. Berkoorinasi dengan petugas surveilans untuk melaksanakan pelacakan

 Pelaksanaan :
1.Klarifikasi laporan balita gizi buruk
2.Konfirmasi status gizi
3.Penyelidikan kasus melalui penjaringan seluruh balita
4.Pencatatan dan pelaporan hasil pelacakan

 Evaluasi :
1. Laporan hasil pelacakan
2. Rencana tindak lanjut

 Sasaran :
1. Balita gizi buruk yang dilaporkan
2. Balita yang ada di wilayah tempat tinggal kasus

 Waktu Pelaksanaan :
Setiap ada laporan kasus gizi buruk

Referensi Pedoman penanganan dan pelacakan balita gizi buruk,Depkes RI tahun 2009
PEMANTAUAN GARAM YODIUM DI TINGKAT MASYARAKAT
UPTD PUSKESMAS (surveilans gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.12 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Proses kegiatan pemantauan garam beryodium yang dikonsumsi masyarakat dengan
menggunakan iodine test dilakukan secara berkala

 Tujuan :
Memperoleh gambaran secara berkala tentang cakupan konsumsi garam beryodium yang
memenuhi syarat di masyarakat

 Persiapan :
1. Menentukan sampel
2. Menyusun jadwal
3. Koordinasi dengan pihak sekolah
4. Menyiapkan format
5. Menyiapkan iodine test

 Pelaksanaan :
Pemeriksaan sampel garam yang pada rumah tangga rumah dengan iodine test

 Penilaian :
Persentase desa baik / tidak baik

 Sasaran :
Rumah tangga di RT/RW terpilih

 Waktu Pelaksanaan :
Minimal setahun dua kali

Referensi Pedoman pemantauan konsumsi garam beryodium di tingkat masyarakat


PEMBINAAN KADARZI BERDASARKAN HASIL PEMETAAN
UPTD PUSKESMAS (surveilans gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.13 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Berbagai upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan keluarga sesuai dengan
norma KADARZI berdasarkan hasil pemetaan

 Tujuan :
Terwujudnya seluruh Keluarga Mandiri Sadar Gizi

 Persiapan :
1. Mengolah dan menganalisa hasil pemetaan KADARZI
2. Menyusun rencana intervensi
3. Melakukan koordinasi lintas program dan lintas sektor
4. Menyusun jadwal sosialisasi

 Pelaksanaan :
1. Sosialisasi hasil pemetaan dan rencana intervensi
2. Melaksanakan Intervensi

 Evaluasi :
Terlaksananya intervensi sesuai rencana

 Sasaran :
1. Keluarga
2. Kader
3. Pemangku kebijakan

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Kep.MenKes RI No 747 / Men.Kes/SK/VI/2007 tentang pedoman Operasional


Keluarga Sadar Gizi di Desa Siaga
Pedoman Pendampingan Keluarga Menuju Kadarzi tahun 2007
Pedoman Strategi KIE Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) tahun 2007
PEMANTAUAN KONSUMSI GIZI (PKG)
UPTD PUSKESMAS (surveilans gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Kegiatan memantau konsumsi pangan penduduk secara periodik dalam rangka menantisipasi
terjadinya kerawanan pangan dengan mendapat gambaran tingkat ketahanan pangan di
tingkat rumah tangga

 Tujuan :
1. Memperoleh informasi konsumsi gizi masyarakat di tingkat kecamatan
2. Mengamati perkembangan konsumsi gizi
3. Menentukan prioritas sasaran program

 Persiapan :
1. Sosialisasi kegiatan
2. Menyiapkan kader pendamping
3. Menentukan sasaran
4. Menyiapkan formulir pengumpulan data (formulir recall 24 jam)
5. Menyusun jadwal

 Pelaksanaan :
Pengumpulan data konsumsi

 Evaluasi :
Terkumpulnya data tingkat konsumsi yang lengkap dan benar

 Sasaran :
Rumah tangga sampel

 Waktu Pelaksanaan :
3 (tiga) tahun sekali

Referensi Pedoman Pemantauan Konsumsi Gizi (PKG) Depkes RI tahun 2007


DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA
UPTD PUSKESMAS
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.15 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Dilakukan pada pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas yang
diselenggarakan melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan
tumbuh kembang balita dilakukan pada masa kritis

 Tujuan :
Mengetahui sedini mungkin gangguan pertumbuhan dan perkembangan balita untuk
menentukan tindakan intervensi / stimulasi sesuai dengan masalah

 Persiapan :
1. Menyiapkan ruangan dan jadwal
2. Menyiapkan register
3. Menyiapkan format penilaian tumbuh kembang
4. Menyiapkan standart penilaian tumbuh kembang
5. Menyiapkan alat permainan edukatif (APE)

 Pelaksanaan :
1. Melakukan deteksi dini dan stimulasi tumbuh kembang sesuai dengan umur sasaran
2. Merujuk kasus ke klinik tumbuh kembang / rumah sakit / psikolog bagi kasus yang perlu
penanganan lebih lanjut

 Evaluasi :
Jumlah anak yang di deteksi, distimulasi dan dirujuk

 Sasaran :
Balita dengan masalah tumbuh kembang

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Pedoman Pelaksanaan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang
Anak di tingkat pelayanan kesehatan dasar
PENYULUHAN KELOMPOK
UPTD PUSKESMAS (dalam gedung)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.16 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Proses penyebar luasan informasi (termasuk pesan –pesan) gizi yang disampaikan kepada
pengunjung puskesmas sebelum mendapatkan pelayanan

 Tujuan :
Mengembangkan pengertian yang benar dan sikap yang positif individu / pasien atau
kelompok / keluarga pasien (receiver) agar paham tentang pentingnya gizi dan yang
menerapkan perilaku gizi yang baik (sesuai norma KADARZI) atas kesadaran dan kemauan
sendiri

 Persiapan :
1. Menentukan sasaran
2. Menentukan jadwal
3. Menyiapkan materi
4. Menentukan Metode
5. Memilih media

 Pelaksanaan :
Memberikan materi penyuluhan

 Evaluasi :
Terlaksananya penyuluhan gizi di puskesmas sesuai rencana

 Sasaran :
Pengunjung puskesmas

 Waktu Pelaksanaan :
Sesuai dengan jadwal

Referensi Pedoman PUGS bagi petugas kesehatan


Pedoman Operasional Keluarga Sadar Gizi di Desa Siaga , tahun 2007
PERENCANAAN PROGAM
UPTD PUSKESMAS (program gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.17 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Suatu kegiatan pengumpulan,pengolahan,analisis data,merumuskan masalah,mengidentifikasi
sasaran dan merumuskan tujuan serta target kegiatan dalam rangka menentukan kegiatan gizi
sesuai dengan masalah yang ada,tenaga dan sarana untuk mencapai tujuan yang ditentukan

 Tujuan :
Tersusunnya kegiatan berdasarkan hasil analisis masalah disesuaikan dengan sumberdaya
yang ada

 Persiapan :
1. Mengidentifikasi masalah (mengumpulkan,mengolah,menganalisis data)
2. Menganalisis masalah (membuat peringkat,membandingkan dengan target,melihat
kecenderungan)
3. Menentukan kegiatan

 Pelaksanaan :
1. Menyusun Rencana Usulan Kegiatan ( RUK )
2. Menyusun Plan Of Action (POA) atau Rencana Pelaksanaan Kegiatan (RPK)

 Evaluasi :
Tersusunnya RUK dan POA

 Waktu Pelaksanaan :
Setahun sekali

Referensi Pedoman Kerja Puskesmas Jilid I & II


PENCATATAN DAN PELAPORAN
UPTD PUSKESMAS (program gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.19 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Suatu kegiatan mencatat dan melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan tepat waktu sesuai
Dengan format – format yang telah ditentukan

 Tujuan :
Tersedianya catatan dan laporan semua data kegiatan gizi

 Persiapan :
Menyiapkan format pencatatan dan pelaporan gizi puskesmas

 Pelaksanaan :
Mencatat dan melapor hasil kegiatan

 Evaluasi :
Pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan tepat waktu

 Waktu Pelaksanaan :
Setiap selesai kegiatan

Referensi
PEMANTAUAN WILAYAH SETEMPAT (PWS)
UPTD PUSKESMAS (program gizi)
PENGASINAN No Dokumen No Revisi Halaman
VII.20 - 1/1
Tanggal Terbit Ditetapkan
Kepala UPTD Puskesmas Pengasinan
PROSEDUR TETAP
14 Oktober 2014
Drg. Krisadriyani Ratnawati
NIP. 19670216 199403 2 006

 Pengertian :
Instrumen manajemen program gizi untuk mendapatkan informasi dini masalah dalam
program gizi disuatu wilayah secara terus menerus

 Tujuan :
Tersedianya informasi secara terus menerus cepat,tepat dan akurat sebagai dasar penentuan
tindakan dalam upaya untuk pencegahan dan penanggulangan masalah gizi

 Persiapan :
Mengumpulkan data cakupan program gizi

 Pelaksanaan :
Mengolah dan menganalisis data cakupan program

 Evaluasi :
Tersedianya informasi untuk analisa / penilaian

 Waktu Pelaksanaan :
Setiap bulan

Referensi