Anda di halaman 1dari 8

SOAL – SOAL NEUROLOGI

( CVA Infark, CVA Bleeding, Meningitis, Tumor Otak )

1. CVA (Cerebro Vascular Accident ) adalah suatu keadaan defisit neurologis yang
disebabkan karena penurunan sirkulasi darah otak. Penyebab dari CVA adalah :
1. Trombosis
2. Hipertensi
3. Perdarahan baik intra serebral maupun subarachnoid
4. Embolisme serebral

a. 1, 2, 3, benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Benar semua
e. Salah semua
Jawaban : B

2. Tn. M usia 55th datang ke RSUD dengan keluhan tiba-tiba pasien lemah anggota
gerak kanan saat bangun tidur. Dari hasil anamnesa dengan pasien, pasien memiliki
riwayat darah tinggi sejak usia 30th. Dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan TB =
170cm, BB = 90 kg, TD = 180/110 mmHg, N = 86x/menit, S= 36,5 , RR= 22x/menit,
reflek babinski ( - ) . Dari hasil pemeriksaan CT scan didapatkan hasil gambaran infark
serebri.
Dari ilustrasi diatas faktor resiko utama terjadinya CVA infark adalah :
a. Usia
b. Jenis kelamin
c. Hipertensi
d. Hyperglikemia
e. Hyperkolesterolemia
Jawaban : C

3. Ny. A usia 60th datang ke RSUD dengan keluhan lemah separoh tubuh sebelah kiri.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter dan setelah dilakukan pemeriksaan CT
scan didapatkan gambaran infark serebri. Istilah yang tepat untuk menggambarkan
kekuatan otot yang berkurang pada separuh tubuh bagian kanan atau kiri adalah :
a. Hemiplegia
b. Paraplegia
c. Paraparese
d. Hemiparese
e. Tetraparese
Jawaban : D

4. Ny.D usia 70th datang ke UGD dengan keluhan tiba-tiba pasien mengeluh lemah
anggota gerak kanan dan bicara pelo saat sedang duduk-duduk di rumah.
Sebelumnya pasien mengeluh pusing, mual ( - ), muntah ( - ), kejang ( - ). Dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan GCS : 4-5-6, TD = 180/120mmHg, N = 90x/menit, S =
37 , RR = 28x/menit, kekuatan otot sebelah kanan 2 dan sebelah kiri 5, reflek babinski
( - ). Dari hasil CT Scan didapatkan hasil tampak gambaran infark serebri.
Diagnosa keperawatan utama pada ilustrasi di atas adalah :
a. Resiko perfusi serebral tidak efektif
b. Gangguan pola nafas
c. Gangguan komunikasi verbal
d. Intoleran aktifitas
e. Gangguan mobilitas fisik
Jawaban : E

5. Ny.D usia 70th datang ke UGD dengan keluhan tiba-tiba pasien mengeluh lemah
anggota gerak kanan dan bicara pelo saat sedang duduk-duduk di rumah.
Sebelumnya pasien mengeluh pusing, mual ( - ), muntah ( - ), kejang ( - ). Dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan GCS : 4-5-6, TD = 180/120mmHg, N = 90x/menit, S =
37 , RR = 28x/menit, kekuatan otot sebelah kanan 2 dan sebelah kiri 5, reflek babinski
( - ). Dari hasil CT Scan didapatkan hasil tampak gambaran infark serebri.
Intervensi keperawatan yang tepat pada ilustrasi diatas adalah :
1. Ubah posisi klien tiap 2 jam
2. Kaji kemampuan bicara pasien
3. Latih gerak pasif pada ekstrimitas yang sakit
4. Kolaborasi dengan tim medis

a. 1, 2, 3 benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Benar semua
e. Salah semua
Jawaban : B
6. Stroke haemorhagi merupakan disfungsi neurologi fokal yang akut, disebabkan
perdarahan primer substansi otak yang terjadi secara spontan. Pecahnya pembuluh
darah otak disebabkan oleh :
1. Thrombus
2. Aneurisma
3. Aterosklerosis
4. Hipertensi

a. 1, 2, 3 benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Benar semua
e. Salah semua
Jawaban : C

7. Perbedaan antara CVA infark dan CVA Bleeding adalah :


a. Serangan CVA infark terjadi pada saat istirahat dan CVA bleeding pada saat
aktivitas.
b. Pada CVA infark terdapat kejang dan pada CVA bleeding tidak terdapat kejang.
c. Pasien dengan CVA infark mengalami nyeri kepala hebat dan pada CVA bleeding
tidak terdapat nyeri kepala.
d. Reflek kaku kuduk ( + ) pada CVA infark dan ( - ) pada CVA bleeding.
e. Pasien dengan CVA infark mengalami muntah berlebihan dan tidak terdapat pada
pasien dengan CVA bleeding.
Jawaban : A

8. Pasien dengan CVA bleeding indentik dengan peningkatan TIK. Tanda-tanda


peningkatan TIK adalah :
1. Tekanan darah meningkat
2. Muntah proyektil
3. Nyeri kepala
4. Kesadaran menurun

a. 1, 2, 3 benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Benar semua
e. Salah semua
Jawaban : D

9. Tn. B usia 50th datang ke UGD dengan keluhan tiba-tiba tidak sadarkan diri saat
menyetir mobil. Dari hasil anamnesa dengan istrinya didapatkan hasil pasien memiliki
riwayat hipertensi selama 15th terakhir dan tidak pernah kontrol. Dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan hasil GCS = 2-1-2 , TD = 210/120 mmHg, N = 70x/menit,
S = 38 , RR = 30x/menit. Istri pasien mengatakan saat dibawa ke rumah sakit pasien
sempat muntah-muntah sebanyak 5x. Reflek cahaya melemah, reflek kornea ( + ),
kaku kuduk ( - ), reflek babinski ( - ). Dari hasil pemeriksaan CT Scan didapatkan hasil
tampak gambaran perdarahan intracerebri.
Diagnosa keperawatan utama pada ilustrasi diatas adalah :
a. Resiko defisit nutrisi
b. Defisit perawatan diri
c. Resiko cedera
d. Resiko perfusi serebral tidak efektif
e. Gangguan mobilitas fisik
Jawaban : D

10. Tn. B usia 50th datang ke UGD dengan keluhan tiba-tiba tidak sadarkan diri saat
menyetir mobil. Dari hasil anamnesa dengan istrinya didapatkan hasil pasien memiliki
riwayat hipertensi selama 15th terakhir dan tidak pernah kontrol. Dari hasil
pemeriksaan fisik didapatkan hasil GCS = 2-1-2 , TD = 210/120 mmHg, N = 70x/menit,
S = 38 , RR = 30x/menit. Istri pasien mengatakan saat dibawa ke rumah sakit pasien
sempat muntah-muntah sebanyak 5x. Reflek cahaya melemah, reflek kornea ( + ),
kaku kuduk ( - ), reflek babinski ( - ). Dari hasil pemeriksaan CT Scan didapatkan hasil
tampak gambaran perdarahan intracerebri.
Intervensi keperawatan yang tepat sesuai dengan diagnosa keperawatan utama
adalah :
a. Pastikan kebutuhan nutrisi pasien terpenuhi
b. Bantu dan ajarkan keluarga pasien cara perawatan diri pasien
c. Ciptakan suasana dan lingkungan yang aman bagi pasien
d. Observasi vital sign dan tekanan intrakranial setiap dua jam
e. Latih gerak pasif pada ekstremitas yang sakit
Jawaban : D
11. Meningitis adalah inflamasi meningen pada lapisan arahnoid dan piamatter di otak
serta spinal cord. Penyebab meningitis yang umum terjadi adalah :
a. Bakteri
b. Jamur
c. Protozoa
d. Insekta
e. Penurunan daya tahan tubuh
Jawaban : A

12. Faktor pencetus meningitis bacterial adalah :


1. Otitis media
2. Pneumonia
3. Sinusitis
4. Campak

a. 1, 2, 3 benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Benar semua
e. Salah semua
Jawaban : A

13. Pemeriksaan reflek patologis yang muncul dan khas pada penderita meningitis adalah:
a. Reflek chaddock
b. Reflek hoffman Tromner
c. Reflek kaku kuduk
d. Reflek oppenheim
e. Reflek gordon
Jawaban : C

14. Sdr. R usia 27 tahun, datang ke RS dibawa oleh keluarganya karena panas
tinggi sejak 4 hari yang lalu dan mengeluh sakit kepala, kejang 1 kali di rumah.
Keluarga mengatakan pasien anoreksia dan terasa kaku pada lehernya.Dari
hasil anamnesa perawat dengan ibu klien didapatkan bahwa pasien pernah
mengalami otitis media 1 bulan yang lalu, keluarga tidak tahu menahu tentang
penyakit anaknya.Hasil pemeriksaan perawat pasien tampak letargi. TTV : TD
130/80mmHg, suhu 38,5 C , nadi 120x/menit , RR 22x/ menit, tanda brudzinki
(+), kernig (+), mukosa mulut kering, turgor kembali dalam 3 detik, GCS 345,
badan terasa hangat. Hasil pemeriksaan lab: leukosit 15.000, LED 20mm/jam.
Setelah kolaborasi, dokter menginstruksikan pemberian antipiretik, anti
konvulsi, dan antibiotik.
Diagnosa keperawatan utama pada kasus diatas adalah :
a. Hipertermia
b. Resiko infeksi
c. Resiko perfusi serebral tidak efektif
d. Nyeri akut
e. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit
Jawaban : C

15. Sdr. R usia 27 tahun, datang ke RS dibawa oleh keluarganya karena panas
tinggi sejak 4 hari yang lalu dan mengeluh sakit kepala, kejang 1 kali di rumah.
Keluarga mengatakan pasien anoreksia dan terasa kaku pada lehernya.Dari
hasil anamnesa perawat dengan ibu klien didapatkan bahwa pasien pernah
mengalami otitis media 1 bulan yang lalu, keluarga tidak tahu menahu tentang
penyakit anaknya.Hasil pemeriksaan perawat pasien tampak letargi. TTV : TD
130/80mmHg, suhu 38,5 C , nadi 120x/menit , RR 22x/ menit, tanda brudzinki
(+), kernig (+), mukosa mulut kering, turgor kembali dalam 3 detik, GCS 345,
badan terasa hangat. Hasil pemeriksaan lab: leukosit 15.000, LED 20mm/jam.
Setelah kolaborasi, dokter menginstruksikan pemberian antipiretik, anti
konvulsi, dan antibiotik.
Intervensi keperawatan yang tepat sesuai diagnosa utama pada kasus diatas
adalah :
a. Lakukan kompres dingin pada pasien
b. Kaji faktor-faktor yang dapat menyebabkan infeksi
c. Kaji tanda-tanda peningkatan TIK
d. Ajarkan pasien teknik relaksasi dan distraksi
e. Pantau intake dan output cairan pada pasien
Jawaban : C
16. Yang termasuk tumor jinak pada otak adalah :
a. Astrocytoma
b. Oligodendrolioma
c. Apendyoma
d. Meningioma
e. Neoplasma serebri
Jawaban : D

17. Etiologi terjadinya tumor otak adalah :


1. Herediter
2. Sisa-sisa embrional
3. Virus
4. Substansi karsinogenik

a. 1, 2, 3 benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Benar semua
e. Salah semua
Jawaban : C

18. Manifestasi klinis pada tumor otak di lobus oksipital adalah :


a. Hilangnya penglihatan pada setengah lapang pandang
b. Kejang
c. Pusing
d. Gangguan keseimbangan
e. Gaya berjalan sempoyongan
Jawaban : A

19. Sdr, I usia 17 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala sejak 1
minggu yang lalu dan muntah sebanyak 5x sejak tadi pagi. Pasien mengatakan
tidak nafsu makan selama 3 hari terakhir. Dari hasil pemeriksaan fisik
didapatkan hasil GCS : 4-5-6, TD = 120/90 mmHg, N = 82 x/menit. S = 37, RR
= 22 x/menit, skala nyeri 4, ekspresi wajah meringis kesakitan, mukosa bibir
kering, CRT < 3 detik. Hasil pemeriksaan CT scan didapatkan hasil bahwa
tampak gambaran adanya tumor cerebri.
Diagnosa keperawatan utama pada kasus diatas adalah :
a. Nyeri kronis
b. Nyeri akut
c. Resiko defisit nutrisi
d. Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit
e. Defisit pengetahuan
Jawaban : B

20. Sdr, I usia 17 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala sejak 1
minggu yang lalu dan muntah sebanyak 5x sejak tadi pagi. Pasien mengatakan
tidak nafsu makan selama 3 hari terakhir. Dari hasil pemeriksaan fisik
didapatkan hasil GCS : 4-5-6, TD = 120/90 mmHg, N = 82 x/menit. S = 37, RR
= 22 x/menit, skala nyeri 3, ekspresi wajah meringis kesakitan, mukosa bibir
kering, CRT < 3 detik. Hasil pemeriksaan CT scan didapatkan hasil bahwa
tampak gambaran adanya tumor cerebri.
Intervensi keperawatan yang tepat sesuai dengan diagnosa keperawatan
utama adalah :
1. Kaji skala nyeri
2. Ajarkan teknik relaksasi dan distraksi
3. Beri posisi yang nyaman bagi pasien
4. Penuhi kebutuhan nutrisi pasien

a. 1, 2, 3 benar
b. 1, 3 benar
c. 2, 4 benar
d. Semua benar
e. Semua salah
Jawaban : A