Anda di halaman 1dari 34

PLAN OF ACTION

PROGRAM USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH


(UKGS)
TAHUN 2019

UPTD PUSKESMAS GAJI


DINAS KESEHATAN
KABUPATEN TUBAN
i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala Rahmat dan RidhoNya,
sehingga kita dapat menyelesaikan rencana kerja tahunan (POA) program UKGS Puskesmas
Gaji, sebagai Acuan dalam melaksanakan kegiatan program UKS untuk tahun 2019
PLAN OF ACTION (POA) Tahun 2018 ini kami susun berdasarkan hasil pencapaian
kegiatan tahun 2017, sarana prasarana dan sumber daya yang ada, yang mana masih perlu
perbaikan dan peningkatan kinerja pelaksanaan kegiatan tahun 2017. POA berfungsi
merencanakan dan memberi petunjuk bagi Pengelola Program untuk melaksanakan kegiatan,
dimana dan bagaimana kegiatan ini dilaksanakan.
Terwujudnya POA tahun ini berkat bantuan dari semua pihak, untuk itu kepada semua
pihak yang membantu menyelesaikan POA ini kami ucapkan terima kasih.
Semoga apa yang telah kami susun ini dapat dipergunakan sebagai Rencana Kegiatan
Program UKS tahun 2018, Kami menyadari bahwa POA ini masih memerlukan penyempurnaan
sehingga masukan dan saran sangat diharapkan.

Mengetahui GAJI, Tgl : Desember 2017


Kepala UPTD Puskesmas Gaji Pengelola Program UKS

dr. NURUL HIKMAH, M.Kes MASROKAH AGUS R,SST


NIP. 19770226 200312 2 0006 NIP .19840818 201201 2 001

i
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar .................................................................................................................. i
Daftar Isi .......................................................................................................................... ii
BAB I ............................................................................................................................ 1
A. Latar Belakang ................................................................................................. 1
B. Tujuan ............................................................................................................. 2
a.Tujuan Umum ............................................................................................. 2
b.Tujuan Khusus ............................................................................................. 2
C. Ruang Lingkup ................................................................................................. 2
BAB II Analisa Situasi ................................................................................................... 3
A. Keadaan Umum .............................................................................................. 3
B. Sarana dan Prasarana Penunjang ..................................................................... 5
BAB III Hasil Pencapaian Program ................................................................................. 6
BAB IV Analisa Permasalahan ....................................................................................... 7
1. Identifikasi Masalah ............................................................................................. 7
2. Prioritas Masalah dengan Metode USG ............................................................... 7
3. Identifikasi Penyebab Masalah Menggunakan FISH BONE ............................... 8
4. Identifikasi dan penetapan pemecahan masalah dengan metode CARL ............ 11
BAB V Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan ............................................................ 12
BAB VI Penyusunan Rencana Pelaksanaan Kegiatan ................................................. 14
BAB VII Penutup ........................................................................................................... 16

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pelayanan kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian integral dari pelayanan
kesehatan secara keseluruhan telah menetapkan indikator status kesehatan gigi dan mulut
masyarakat yang optimal pada tahun 2010, yang mengacu pada Oral Health Global Goal
Indicator 2010 dari WHO. Berdasarkan Permenkes no 89 tahun 2016 pasal 9
menerangkan Kesehatan Gigi dan Mulut anak dan remaja meliputi: a. Pelayanan
Kesehatan Gigi dan Mulut pada bayi; b. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada anak
balita;c. Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada anak usia prasekolah; d. Pelayanan
Kesehatan Gigi dan Mulut pada anak sekolah tingkat dasar; dan e. Pelayanan Kesehatan
Gigi dan Mulut pada anak sekolah tingkat menengah. (2) Pelayanan Kesehata n Gigi dan
Mulut anak dan remaja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan
mengutamakan pendekatan promotif dan preventif tanpa mengabaikan pendekatan kuratif
dan rehabilitatif.
Pada pasal 10 menerangkan bahwa Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada
bayi, anak balita dan anak usia prasekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1)
huruf a, huruf b, dan huruf c dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan, Posyandu,
tempat pengasuhan bayi dan balita, taman kanak-kanak, dan tempat pendidikan anak usia
prasekolah lainnya Kesehatan merupakan bagian terpenting dalam kehidupan manusia,
sehat secara jasmani dan rohani, tidak terkecuali pada anak usia prasekolah. Kesehatan
gigi dan mulut merupakan bagian dari kesehatan secara menyeluruh, karenanya
pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut yang baik dan benar sangat mendukung
terwujudnya kesehatan gigi dan mulut termasuk kesehatan anak usia prasekolah pada
umumnya.
Masa lima tahun awal dalam tahap perkembangan anak adalah masa golden age,
ialah suatu masa emas dalam periode pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada masa
ini segala hal yang tercurah dan terserap pada diri anak akan menjadi dasar dan memori
yang tajam pada diri anak tersebut. Hal terkait dengan kesehatan gigi, jika pada masa
emas anak ini telah terbentuk memori, perilaku, kebiasaan dan sikap tentang cara
merawat gigi dan mulut, maka sikap hidup ini akan terbawa nantinya kelak dewasa,
sehingga pengetahuan tentang cara hidup bersih dan sehat, termasuk pemeliharaan
kesehatan gigi perlu ditanamkan pada masa balita, dan usia prasekolah. Orang tua dapat
menjadi contoh bagi anak. Bagaimana anak mau menyikat gigi di malam menjelang
tidur, kalau orang tuanya juga tidak pernah memberikan contoh. Untuk itu pengetahuan
orang tua mengenai kesehatan gigi dan mulut anak perlu ditingkatkan antara lain tentang
pertumbuhan gigi anak serta kelainan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak
3
Berdasarkan data Riskesdas Kementerian Kesehatan tahun 2013, prevalensi
masalah kesehatan gigi-mulut adalah 25,9%, dengan prevalensi karies aktif sebesar
53,7%, oleh karena itu pemeliharaan gigi bagi ibu hamil termasuk yang harus
diperhatikan dan ditingkatkan baik melalui kegiatan upaya kesehatan berbasis masyarakat
(UKBM) serta upaya yang dilakukan puskesmas. Berdasarkan kebijakan Pemerintah
melalui Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dinyatakan bahwa
pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang harus dilaksanakan.
Untuk mencapai kesehatan gigi dan mulut yang optimal pada anak usia prasekolah
maka harus dilakukan perawatan secara berkala. Perawatan dapat dimulai dengan
memperhatikan konsumsi makanan, pembersihan plak dan sisa makanan yang tersisa
dengan menyikat gigi secara teratur dan benar, pembersihan karang gigi, penambalan gigi
yang berlubang, dan pencabutan gigi yang sudah tidak bisa dipertahankan lagi oleh
dokter gigi, serta kunjungan berkala ke dokter gigi baik ada keluhan ataupun tidak ada
keluhan. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, maka akan dicapai suatu kesehatan
gigi dan mulut yang optimal yang akan meningkatkan kesehatan tubuh secara
keseluruhan.

B. VISI dan MISI


VISI
Terwujudnya kehidupan masyarakat yang sehat di wilayah kerja Puskesmas Gaji.
MISI
1. Meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara holistik meliputi promotif,
preventif, kuratif, rehabilitatif.
2. Memberikan pelayanan kesehatan dengan mengutamakan kepuasan
masyarakat.
3. Meningkatkan tim work puskesmas dan mengoptimalkan sumberdaya yang
dimiliki.
4. Memberdayakan masyarakat dalam mencapai kehidupan sehat

C. TUJUAN
Tujuan Umum
Meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat khususnya kelompok
rawan
Tujuan Khusus
1. Terdeteksinya secara dini masalah kesehatan gigi dan mulut, sehingga bila
terdapat masalah dapat segera ditindaklanjuti

4
2. Tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan gigi
dan mulut mayarakat.

3. Termanfaatkannya data untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan


evaluasi kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Masyarakat danUsaha Kesehatan
Gigi Sekolah.

4. Tersedianya alokasi anggaran oprasional untuk upaya proram UKGS di


puskesmas.

5
BAB II
ANALISA SITUASI

A. KONDISI UMUM
1. LETAK GEOGRAFI
a. Lokasi
Puskesmas Gaji terletak di 5 (lima) km dari pusat pemerintahan
kecamatan Kerek dan di 30 (tiga puluh) km dari kota Tuban.
b. Batas Wilayah Kerja
- Sebelah utara : Kec. Tambakboyo
- Sebelah barat : Kec. Tambakboyo
- Sebelah selatan : Kec. Bangilan
- Sebelah timur : wilayah kerja Puskesmas Kerek
c. Luas Wilayah Kerja
Luas wilayah kerja Puskesmas Gaji adalah 56,28km2 yang terdiri dari:
- Luas sawah : 683,4 Ha
- Luas ladang : 3407,6 Ha
- Luas pekarangan : 247,74 Ha
- Luas hutan : 1256,1 Ha
- Lain – lain : 69,256 Ha
Tabel data luas wilayah kerja Puskesmas Gaji tahun 2017
Jarak ke
NO DESA LUAS (KM2)
Puskesmas (KM)
1 MLIWANG 6,83 12
2 KASIMAN 5,67 3
3 KEDUNGREJO 8,95
1
4 GAJI 8,93 0,5
5 WOLUTENGAH 9,8 2
6 TRANTANG 7,6 7
7 GEMULUNG 8,5 10
Jumlah Desa: ... 56,28
Sumber data : Data Statistik Wilayah Kecamatan Kerek tahun 2016
d. Keadaan Wilayah Kerja
Wilayah kerja Puskesmas Gaji terdiri dari dataran rendah wilayah
dataran rendah :78,3% dan wilayah dataran tinggi : 21,7% . Semua
desa dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
f. Jumlah Desa/ Kelurahan
- Jumlah Desa :7 Desa
- Jumlah RT : 152 RT
- Jumlah RW : 32 RW
6
- Jumlah Dusun : 22 dusun
- Jumlah Kepala Keluarga : 8676 KK
g. Peta Wilayah kerja Puskesmas
9255000

9255000
570 000 585 000 600 000 615 000 630 000
PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN
DINAS KESEHATAN DAN KB
PUSKESMAS .………….

MLIW ANG JUDUL PETA

U
9240000

9240000
KASIMAN Sk al a :
0 1 Ki lometers
KEDUNGREJO
Le ge n da :
Jalan ray a
PUSK G AJ I
Batas Des a / Kelurahan

WOLUT ENG AH
9225000

9225000
GAJI

TRANTANG
GEMULUNG

Peta Ka b Tu ba n
MENGETAHUI
KEPALA PUSKESMAS .………….
9210000

9210000
Dr. ………………..
NIP .………….
Jumlah : No. Peta :
570 000 585 000 600 000 615 000 630 000

Dibuat Oleh :
PETA WILAYAH KERJA PUSKESMAS ………………….. Sumber Peta :
Puskesmas ……….. Tahun 2006

II. KEADAAN DEMOGRAFI


JUMLAH PENDUDUK TAHUN 2017
a. Jumlah penduduk menurut kelompok umur Tahun 2017
Tabel data jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Gaji tahun 2017
Kelompok Umur Laki-laki Perempuan Jumlah %
1,122789396
0 – 1 th 161 152 313 %
4,544965384
1 – 4 th 645 622 1267 %
6,492807691
5 – 9 th 925 885 1810 %
7,655056139
10 – 14 th 1124 1010 2234 %
15 – 19 th 1000 930 1930 6,923270079 %
20 – 24 th 1160 1005 2165 7,766258923 %
25 – 29 th 1022 1047 2069 7,421889012 %
30 – 34 th 1162 1094 2256 8,092692901 %
35 – 39 th 998 1137 2135 7,658643326 %
40 – 44 th 1045 1014 2059 7,386017147 %
45 – 49 th 1058 1065 2123 7,615597087 %
50 – 54 th 824 1006 1830 6,564551422 %
55 – 59 th 815 918 1733 6,216594325 %
60 – 64 th 710 696 1406 5,043584317 %
> 64 th 1219 1428 2647 9,49528285 %
JUMLAH 100 %
13868 14009 27877
Sumber Data :Data proyeksi Puskesmas Gaji 2017
Tabel data jumlah penduduk di wilayah kerja Puskesmas Gaji tahun 2017
NO NAMA JUMLAH PENDUDUK TOTAL
DESA/KELURAHAN L P
1 MLIWANG
2 KASIMAN
3 KEDUNGREJO
4 GAJI
5 WOLUTENGAH
6 TRANTANG
7 GEMULUNG
JUMLAH
Sumber Data :Data Statistik Kec. KEREK 2017
7
b. Jumlah Kepala Keluarga (KK) : 8676 KK
c. Jumlah PBI : 10872 orang
d. Jumlah PBI D : 45 orang
e. Jumlah NON PBI : 388 orang
f. Jumlah ibu hamil : 348 orang
g. Jumlah ibu hamil Miskin : 70 orang
h. Jumlah bayi ( < 1 tahun ) : 312 bayi
i. Jumlah Anak balita ( 1-4 tahun) : 1267 anak
j. Jumlah Wanita Usia Subur : 4525 orang
k. Jumlah Pasangan Usia Subur : 4739 pasang
l. Jumlah ibu bersalin : 333 orang
m. Jumlah ibu Nifas : 333 orang
n. Jumlah Ibu meneteki : 333 orang

III. PENDIDIKAN
a. Jumlah Sekolah : 29 buah
1. Taman Kanak-kanak yang ada : 7 buah
2. SD / MI yang ada : 19 buah
3. SLTP / MT yang ada : 3 buah
4. SMU / MA yang ada : 0 buah
5. Akademi yang ada : 0 buah
6. Perguruan Tinggi yang ada : 0 buah
7. Jumlah Ponpes yang ada : 0 buah
b) Jumlah murid yang ada
1 Taman Kanak-kanak : murid
2 SD / MI : 1958 murid
3 SLTP / MT : 525 murid
4 SMU / MA : 0 murid
5 Akademi : 0 mahasiswa
6 Perguruan Tinggi : 0 mahasiswa
7 Jumlah santri Ponpes yang ada : 0 santri
B. DATA KHUSUS

I. DERAJAT KESEHATAN

1 Jumlah Kematian Ibu : - orang


2 Jumlah kematian perinatal : - orang
3 Jumlah Kematian Neonatal : 2 orang
4 Jumlah lahir mati : 2 orang

8
5 Jumlah lahir hidup : 328 orang
6 Jumlah kematian bayi : - orang
7 Jumlah kematian Balita : - orang
8 Jumlah Kematian semua umur: - orang

II. KETENAGAAN
Ketenagaan berdasarkan tingkat pendidikan di Puskesmas Gaji beserta jaringannya
dapat dilihat pada tabel berikut:
Status Kepegawaian
No. Pendidikan
PNS P T T KONTRAK MAGANG
1 Dokter Umum 0 0 1
2 Dokter Gigi 1 0 0 0
3 Apoteker 0 0 0 0
4 SKM 0 0 0 0
5 S1 Keperawatan 0 0 0 1
6 Akper 2 0 0 3
7 SPK 1 0 0 0
8 AKL 0 0 0 0
9 AKZI 0 0 0 0
10 S1 Kebidanan /D4 1 0 0 0
11 S1 GIZI 0 0 1 0
11 AKBID 7 0 0 8
12 P2B 0 0 0 0
13 AKG 0 0 0 0
14 Amd Farm 1 0 0 0
15 SST 1 0 0 0
16 Analis Kesehatan 0 0 0 0
17 Refraksionis 0 0 0 0
18 Sarjana Umum 0 0 0 0
19 SLTA 2 0 2 0
20 SLTP 0 0 0 0
21 SD 1 0 0 0
JUMLAH 17 0 4 12
Sumber data: Data Kepegawaian Puskesmas Gaji tahun 2017
III. SARANA KESEHATAN
Tabel data jumlah sarana kesehatan di wilayah Puskesmas Gaji 2017
NO JENIS SARANA YAN KES JUMLAH KETERANGAN
1 RSU PEMERINTAH 0
2 RSU SWASTA 0
3 RS KHUSUS SWASTA 0
4 KLINIK SWASTA 0
5 PUSKESMAS 1
6 PUSTU 0
7 PONKESDES 0
8 PUSLING 0
9 POLINDES 7
10 APOTEK 0
11 DOKTER PRAKTEK SWASTA 0
12 BIDAN PRAKTEK MANDIRI 1
13 PRAKTEK PERAWAT MANDIRI 1
14 POSYANDU 32
9
15 RUMAH BERSALIN 0
TOTAL 42
Sumber data: Data Profil Puskesmas Tuban tahun 2016

IV. PERAN SERTA MASYARAKAT


1 Jumlah Dukun Bayi : 11 orang
2 Jumlah kader Posyandu : 109 orang
3 Jumlah Kader Poskesdes : 0 orang
4 Jumlah kader Tiwisada : 195 orang
5 Jumlah Guru UKS : 22 orang
6 Jumlah Santri Husada : 0 orang
7 Jumlah Kader Lansia : 29 orang
8 Jumlah kelompok Usia lanjut : 7 kelompok
9 Jumlah kelompok batra : 0 kelompok
10 Jumlah Posyandu : 32 Pos
11 Jumlah Polindes : 6 Pos
12 Jumlah Poskesdes : 0 Pos
13 Jumlah Poskestren : 0 Pos
14 Jumlah Pos UKK : 3 Pos
15 Jumlah Saka Bhakti Husada : 0 SBH
16 Jumlah Organisasi Masyarakat/LSM peduli kesehatan : 0 kelompok
17 Jumlah Panti Asuhan : 0 buah
18 Jumlah Panti Wreda : 0 buah
19 Jumlah Posyandu Lansia : 7 buah
20 Jumlah UKBM lainnya : 0 Pos
21 Jumlah Kader Kes.jiwa : 0 orang
V SARANA DAN PRASARANA PENUNJANG
Dalam rangka menunjang pelaksanaan kegiatan Program Upaya Kesehatan
Anak Usia Sekolah Puskesmas Gaji terdapat sarana penunjang yang dapat
dilihat pada tablel 2.1 berikut:
Tabel 2.1 Sarana Penunjang Kegiatan Program Upaya Kesehatan Anak Usia
Sekolah.

KONDISI
NO JENIS SARANA JUMLAH SARANA
BAIK RUSAK

10
Buku Pedoman untuk tenaga kesehatan
1. 1 1
UKS ditingkat SD, SMP, SMA dan pondok pesantren
Buku Petunjuk Teknis Penjaringan Kesehatan Anak
2. 1 1
Sekolah.
Buku Petunjuk Teknis penjaringan kesehatan dan
3. pemeriksaan berkala di satuan pendidikan dasar dan 1 1
menengah
4. Kartu Snellen`s Test 1 1
5. Buku Ishihara`sTest 1 1
Buku Definisi Operasional Pedoman Laporan Program
6. 1 1
Anak Usia Sekolah dan Remaja.
7. UKS KIT 1 1

VI DATA KEGIATAN USAHA KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Berdasarkan hasil pencapaian kegiatan Upaya Kesehatan Kesehatan Gigi dan Mulut (UKGS) dan
UKGM) di Penilaian Kinerja Puskesmas Gaji pada tahun 2017 sebagai berikut :

Tabel Penilaian Kinerja Puskesmas Usaha Kesehatan Gigi Masarakat Puskesmas Gaji
tahun 2017
Hasil
Upaya Target 2017 Pencapaian
No Kegiatan 2017 Kesenjangan
Kesehatan
Angka % Angka % Angka %
UKGS Murid Klas I yang 303 100 259 85 - 44 15
dilakukan Penjaringan

Murid Klas 1-6 yang 1958 40 44 2,25 - 739 37.75


mendapatkan
Perawatan

SD/MI dengan UKGS 1958 30 32 1,63 - 555 28.37


tahap III

UKGM APRAS yang 357 40 103 28,85 - 40 11.15


dilakukan penjaringan
di UKBM (posyandu
dan PAUD)

UKBM yang 32 15 7 21,88 +2 6.88


melaksanakan UKGM

11
BAB III
PERUMUSAN MASALAH

A. IDENTIFIKASI MASALAH.
Berdasarkan hasil pencapaian kegiatan pada Penilaian Kinerja Puskesmas tahun 2017,
maka permasalahan pada program kesehatan gigi dan mulut adalah

No Upaya Kegiatan Target Capaian Kesenjangan Masalah


Kesehatan (%) (%) (%)
UKGS Murid Klas I yang 100 85 15 M
dilakukan Penjaringan

Murid Klas 1-6 yang 40 2.25 37.75 M


mendapatkan
Perawatan

SD/MI dengan UKGS 30 1,63 28.37 M


tahap III

UKGM APRAS yang 40 28,85 11.15 M


dilakukan penjaringan
di UKBM (posyandu
dan PAUD)

UKBM yang 15 21,88 6.88 TM


melaksanakan UKGM

12
B. PRIORITAS MASALAH

Total Urutan Prioritas


No. Permasalahan U S G
Skor Masalah
Kurangnya capaian
jumlah murid kelas I
yang dilakukan
1. pemeriksaan 4 4 3 11 3
penjaringan kesehatan
gigi yaitu sebanyak
85% dari target 100%
Kurangnya capaian
murid Klas 1-6 yang
2. mendapatkan perawatan 5 4 4 13 1
sebanyak 2,25% dari
target 40%
Kurangnya SD/MI
3 dengan UKGS tahap III 4 3 3 10 4
sebanyak 1,63 % dari
target 30%
Kurangnya cakupan
APRAS yang dilakukan
4 penjaringan di UKBM 4 4 4 12 2
(posyandu dan PAUD)
sebanyak 28,85% dari
target 40%
Berdasarkan tabel di atas, maka urutan prioritas masalah adalah sebagai berikut :
1. Kurangnya capaian murid Klas 1-6 yang mendapatkan perawatan sebanyak 2,25% dari
target 40%
2. Kurangnya cakupan APRAS yang dilakukan penjaringan di UKBM (posyandu dan
PAUD) sebanyak 28,85% dari target 40%
3. Kurangnya capaian jumlah murid kelas I yang dilakukan pemeriksaan penjaringan
kesehatan gigi yaitu sebanyak 85% dari target 100%
4. Kurangnya SD/MI dengan UKGS tahap III sebanyak 1,63 % dari target 30%
Dari prioritas masalah yang ada, pada tahun 2019 Pusksesmas Gaji mengambil dua
masalah yaitu:
1. Kurangnya capaian murid Klas 1-6 yang mendapatkan perawatan sebanyak 2,25% dari
target 40%
2. Kurangnya cakupan APRAS yang dilakukan penjaringan di UKBM (posyandu dan
PAUD) sebanyak 28,85% dari target 40%

13
C. IDENTIFIKASI PENYEBAB MASALAH
Metode yang digunakan untuk menganalisis akar penyebab masalah pada upaya
kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas Gaji adalah dengan menggunakan metode
diagram sebab akibat (Cause and Effect) dari Ishikawa (Fishbone/ Tulang ikan), yaitu
mencari penyebab masalah sampai ditemukan akar penyebabnya kemudian dicari
solusinya. Dengan diagram ini, semuanya menjadi lebih jelas dan memungkinkan kita
untuk dapat melihat semua kemungkinan “penyebab” dan mencari “akar” permasalahan
sebenarnya. Pada bagian kepala dituliskan Akibat / masalah yang timbul (Effect) dan
pada tulang - tulang besar dituliskan faktor faktor penyebab utama masalah (Cause).
Upaya pencarian akar penyebab masalahnya dengan mencoba menelusuri faktor
penyebab yang berpengaruh terhadap cakupan Pemberdayaan Masyarakat baik secara
langsung maupun tidak langsung. Beberapa faktor akar penyebab masalah tersebut
dikelompokkan dalam berbagai kelompok faktor internal (sumber daya / manusia)
maupun faktor eksternal (lingkungan, metode, dan material) yang dapat dilihat sebagai
berikut:

14
Kurangnya capaian murid Klas 1-6 yang mendapatkan perawatan sebanyak 2,25% dari target 40%

Dana Manusia Lingkungan Kondisi


goegrafis
Kurangnya sekolah
pengetahuan jauh dr
Beban kerja yang murid ttg kes Kurangnya pkm
tinggi (merangkap gilut Dukungan
lintas sektor
tugas yang lain)

Transport petugas
tidak ada Kurangnya Peran sekolah
dukungan Lintas belum maksimal
Kurangnya capaian
program dalam kesehatan
jumlah murid kelas 1-6
yang mendapat
perawatansebanyak 2.25
% dari target 40%
KAK dan SOP belum
maksimal
pelaksanaannya
Kurangnya UKGS
KIT, Lembar balik,
leflet, Media
Metode informasi dokter
Material kecil

15
Kurangnya cakupan APRAS yang dilakukan penjaringan di UKBM (posyandu dan PAUD) sebanyak 28,85% dari target 40%

Dana Manusia Lingkungan

Peran kader Kurangnya Kurangnya


posyandu kurang Dukungan lintas dukungan
maksimal sektor keluarga

Transport petugas Kurangnya Peran posyandu


tidak ada kesadattg kes gilut belum maksimal Kurangnya cakupan
dalam kesehatan APRAS yang dilakukan
gilut penjaringan di UKBM
(posyandu dan PAUD)
sebanyak 28,85% dari
targer 40%
KAK dan SOP belum
maksimal
pelaksanaannya Kurangnya
UKGM KIT,
Pencatatan dan Lembar balik,
pelaporan tidak leflet, Media
Metode tertip informasi
Material

16
PENYEBAB MASALAH
Dari prioritas masalah yang ada maka ada beberapa penyebab masalah sebagai berikut :
No. PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH
1. Kurangnya capaian murid Klas 1-6 yang mendapatkan 1. Transport petugas belum ada
2. Beban kerja yang tinggi (merangkap tugas yang lain)
perawatan sebanyak 2,25% dari target 40%
3. Kondisi goegrafis sekolah jauh dr puskesmas
4. Kurangnya dukungan lintas program
5. Kurangnya dukungan lintas sektor
6. Peran sekolah belum maksimal dalam kesehatan
7. KAK dan SOP belum maksimal pelaksanaannya
8. Kurangnya pengetahuan murid ttg kesehatan gilut
9. Kurangnya UKS KIT, lembar balik, leflet, media
informasi dokter kecil

2. Kurangnya cakupan APRAS yang dilakukan penjaringan di 1. Transport petugas belum ada
2. Beban kerja yang tinggi (merangkap tugas yang lain)
UKBM (posyandu dan PAUD) sebanyak 28,85% dari target
3. Kurangnya pengetahuan ttg kes gilut
40% 4. Peran kader posyandu kurang maksimal
5. Kurangnya dukungan lintas program dan lintas
sektor
6. Peran posyandu belum maksimal dalam kesehatan
gilut
7. KAK dan SOP belum maksimal pelaksanaannya
8. Kurangnya UKGM KIT, Lembar balik, leflet, Media
informasi

17
D. IDENTIFIKASI DAN PENETAPKAN PEMECAHAN MASALAH DENGAN METODE NGT
Setelah masalah prioritas terpilih, maka tahap selanjutnya perlu dicari alternatif pemecahan masalah dengan menggunakan alat analisis dengan metode NGT :
SKOR
Masalah Penyebab Masalah Hasil
Alternatif Pemecahan Masalah eka rahma via siti Ranking
Prioritas

Kurangnya 1. Transport petugas belum ada  Pengusulan transport petugas


capaian murid 2. Beban kerja yang tinggi (merangkap  Pengusulan tenaga kesehatan
Klas 1-6 yang tugas yang lain)
mendapatkan 3. Kondisi goegrafis sekolah jauh dr  Mengaktifkan pusling (puskesmas keliling)
perawatan puskesmas
sebanyak 2,25% 4. Kurangnya dukungan lintas sektor  Koordinasi lintas sektor
dari target 40% 5. Kurangnya dukungan lintas program  Koordinasi lintas program
6. Peran Sekolah belum maksimal.  Pemeriksaan gigi dan mulut murid
kelas 1-6 SD/MI
7. KAK dan SOP belum maksimal  Petugas melaksanakan kegiatan sesuai
pelaksanaannya. KAK dan SOP
8. Kurangnya pengetahuan murid ttg Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
kesehatan gilut
9. Kurangnya UKGS KIT, lembar balik,  Pengusulan UKGS Kit, lembar balik,
leflet. leflet

Kurangnya 1. Transport petugas belum ada  Pengusulan transport petugas


cakupan APRAS 2. Beban kerja yang tinggi (merangkap  Pengusulan tenaga kesehatan
yang dilakukan tugas yang lain)
penjaringan di 3. Kurangnya pengetahuan ttg kes gilut  Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
UKBM 4. Kurangnya dukungan lintas sektor  Koordinasi lintas sector
(posyandu dan 5. Peran kader posyandu kurang  Pemberian transport kader
PAUD) sebanyak maksimal
28,85% dari 6. Peran posyandu belum maksimal  Pemeriksaan gigi APRAS di posyandu
target 40% dalam kesehatan gilut.

18
7. KAK dan SOP belum maksimal  Petugas melaksanakan kegiatan sesuai
pelaksanaannya. KAK dan SOP
8. Kurangnya lembar balik, leflet, media  Pengusulan media lembar balik, leflet,
informasi media informasi

CARA PEMECAHAN MASALAH


No PrioritasMasalah PenyebabMasalah Alternatif Pemecahan Masalah Pemecahan Masalah Terpilih
1 Kurangnya capaian murid 1. Transport petugas belum ada  Pengusulan transport petugas  Pemeriksaan gigi dan mulut murid
2. Beban kerja yang tinggi (merangkap tugas  Pengusulan tenaga kesehatan kelas 1-6 SD/MI
Klas 1-6 yang
yang lain)  Penyuluhan Kesehatan Gigi dan
mendapatkan perawatan 3. Kondisi goegrafis sekolah jauh dr  Mengaktifkan pusling (puskesmas keliling) Mulut
puskesmas  PengusulanTransport petugas
sebanyak 2,25% dari
4. Kurangnya dukungan lintas program  Koordinasi lintas sektor  Pengusulan UKGS kit, lembar
target 40% 5. Kurangnya dukungan lintas sektor  Koordinasi lintas program balik,leflet
6. Peran Sekolah belum maksimal  Pemeriksaan gigi dan mulut murid
kelas 1-6 SD/MI
7. KAK dan SOP belum maksimal  Petugas melaksanakan kegiatan sesuai
pelaksanaannya KAK dan SOP
8. Kurangnya pengetahuan murid ttg Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
kesehatan gilut
9. Kurangnya UKS KIT, lembar balik, leflet  Pengusulan UKGS Kit, lembar balik,
leflet
2 Kurangnya cakupan 1. Transport petugas belum ada  Pengusulan transport petugas  Pemeriksaan gigi Apras di
APRAS yang dilakukan 2. Beban kerja yang tinggi (merangkap tugas  Pengusulan tenaga kesehatan posyandu
penjaringan di UKBM yang lain)  Penyuluhan kesehatan gigi dan
(posyandu dan PAUD) 3. Kurangnya pengetahuan ortu ttg kes gilut  Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut mulut
sebanyak 28,85% dari 4. Kurangnya dukungan lintas sektor  Koordinasi lintas sector  PengusulanTransport petugas
40% 5. Peran kader posyandu kurang maksimal  Pemberian transport kader  Pengusulan UKGS kit, lembar
balik,leflet
6. Peran posyandu belum maksimal dalam  Pemeriksaan gigi APRAS di posyandu
kesehatan gilut.

19
7. KAK dan SOP belum maksimal  Petugas melaksanakan kegiatan sesuai
pelaksanaannya. KAK dan SOP
8. Kurangnya lembar balik, leflet, media  Pengusulan media lembar balik, leflet,
informasi media informasi

20
KebutuhanSumberDaya
Indikator WAKTU Sumber
N Upaya Kegiatan Tujuan Sasaran Target
Keberhasilan Pembiaya
o. Kesehat Dana Alat Tenaga
an
an
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1. UKGS 1. Pemeriksaan - Meningkatnya - Murid kelas - 1kl x 2or - Transport Rp2.000.000 Buku Perawat - Pengetahuan Agustus, BOK
kesehatan gigi anak pengetahuan ,sikap 1-6 SD/MI x10 sekolah petugas @ register, alat gigi ,sikap dan September,
usia sekolah dan perilaku peserta Rp 100.000 diagnostik perilaku dalam
- Murid kelas I - didik dalam KAK memelihara
6 SD/MI memelihara LHK kesehatan gigi
kesehatan gigi dan - Dokumentas Rp 200.000 dan mulut
mulut i seluruh murid
- Terpenuhinya 2lmb x 10 SD/MI
kebutuhan pelayanan sek x Rp meningkat
medik gigi dan mulut 10.000 - Kebutuhan
bagi peserta didik pelayanan
yang memerlukan medik gigi
dan mulut
2. terpenuhi Februari
UKGM Penjaringan/pemerik - Meningkatnya APRAS ( - 1kl x 1or x - Transport Rp 1400.000 Buku Perawat BOK
saan gigi dan mulut pengetahuan ,sikap anak usia 5 14 pos petugas @ Register gigi - Pengetahuan
di UKBM (posyandu dan perilaku peserta th) di Rp 100.000 /status ,sikap dan
dan PAUD) didik dalam posyandu - Dokumentas Rp 280.000 pemeriksaan perilaku dalam
memelihara i Alat memelihara
kesehatan gigi dan 2lmb x 14 diagnostik kesehatan gigi
mulut pos x Rp KAK dan mulut
- Terpenuhinya 10.000 LHK seluruh murid
kebutuhan pelayanan SD/MI
medik gigi dan mulut meningkat
bagi anak yang - Kebutuhan
memerlukan pelayanan
medik gigi
dan mulut
terpenuhi.

21
BAB V
RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)
PROGRAM KESEHATAN GIGI DAN MULUT MASYARAKAT (UKGM DAN UKGS)
PUSKESMAS GAJI TAHUN 2019

KebutuhanSumberDaya
Indikator WAKTU Sumber
N Upaya Kegiatan Tujuan Sasaran Target
Keberhasilan Pembiaya
o. Kesehat Dana Alat Tenaga
an
an
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

22
1. UKGS 2. Pemeriksaan - Meningkatnya - Murid kelas - 1kl x 2or - Transport Rp2.000.000 Buku Perawat - Pengetahuan Agustus, BOK
kesehatan gigi anak pengetahuan ,sikap 1-6 SD/MI x10 sekolah petugas @ register, alat gigi ,sikap dan September,
usia sekolah dan perilaku peserta Rp 100.000 diagnostik perilaku dalam
- Murid kelas I - didik dalam KAK memelihara
6 SD/MI memelihara LHK kesehatan gigi
kesehatan gigi dan - Dokumentas Rp 200.000 dan mulut
mulut i seluruh murid
- Terpenuhinya 2lmb x 10 SD/MI
kebutuhan pelayanan sek x Rp meningkat
medik gigi dan mulut 10.000 - Kebutuhan
bagi peserta didik pelayanan
yang memerlukan medik gigi
dan mulut
2. terpenuhi Februari
UKGM Penjaringan/pemerik - Meningkatnya APRAS ( - 1kl x 1or x - Transport Rp 1400.000 Buku Perawat BOK
saan gigi dan mulut pengetahuan ,sikap anak usia 5 14 pos petugas @ Register gigi - Pengetahuan
di UKBM (posyandu dan perilaku peserta th) di Rp 100.000 /status ,sikap dan
dan PAUD) didik dalam posyandu - Dokumentas Rp 280.000 pemeriksaan perilaku dalam
memelihara i Alat memelihara
kesehatan gigi dan 2lmb x 14 diagnostik kesehatan gigi
mulut pos x Rp KAK dan mulut
- Terpenuhinya 10.000 LHK seluruh murid
kebutuhan pelayanan SD/MI
medik gigi dan mulut meningkat
bagi anak yang - Kebutuhan
memerlukan pelayanan
medik gigi
dan mulut
terpenuhi.

23
Upaya Kebutuhan sumber daya
Keseha Sumber
Indikator Waktu
No. tan Kegiatan Tujuan Sasaran Target Dana pembiaya
keberhasilan
Alat Tenaga an
Uraian Jumlah
1 UKS Penjaringan - Terdeteksinya Secara - Murid - 1kl x 4or x - Transport petugas Rp 7.600.000 - Register NAKES 100% Agustus, BOK
kesehatan anak Dini Masalah kelas I 19 sekolah @ Rp 100.000 - Kartu Jumlah Sebtember
sekolah Kesehatan SD/MI - 1kl x 4or x 3 - Transport petugas Snellen semua
- Seluruh murid kelas - Tersedianya Data sekolah @ Rp 100.000 Rp 1.200.000 - Buku Murid Kelas
I SD/MI untuk menilai - Murid - Belanja Panduan 1 SD / MI,
- Seluruh murid kelas Perkembangan kelas VII penggandaan 910 - KAK Kelas VII
VII SMP/MTS Peserta Didik SMP/ MTS lmb@200 Rp 182.000 - LHK SMP/ MTS
- Target tercapai dilakukan
Penjaringan
Kesehatan

2 Pertemuan Guru Agar Terbentuknya Guru UKS 1kl x 30 org - Transport peserta Rp 2250.000 Materi NAKES 100% Guru Maret BOK
UKS SD/MI Kader Tiwisada dan @ Rp 75.000 Pelatihan menghadiri
Mendapatkan Kader pertemuan
Pelatihan Kesehatan 30ktk x 1kl - Makmin@27500 Rp 825.000 Tiwisada
Target tercapai 30ktk x 1kl - Snack@ 15500 Rp 465.000 Lembar
10lmb x 22 - Belanja Rp 44.000 KMS
org x 1kl penggandaan 220 Daftar
lmb@200 Hadir
1 x 4 foto - Dokumentasi Rp 40.000 Peserta
1 x 1 pt - dekorasi Rp 100.000 KAK
LHK

3 Pembinaan kader Agar Terbentuknya Kader 1kl x 49 org Snack perserta @ Rp 612.500 Materi Tim April BOK
Tiwisada dan Kader Kader Tiwisada dan Tiwisada Rp 12.500 Pelatihan UKS
Remaja Mendapatkan dan Remaja 2252 lmb Penggandaan 2252 Rp 450.400 Kader
Pelatihan Kesehatan lmb @200 Tiwisada
Target tercapai 1 x 4 foto dokumentasi@ Rp Rp 40.000 Lembar
10.000 KMS
1 x 1 pt dekorasi Rp 100.000 Daftar
@Rp100.000 Hadir
Peserta
24
KAK
LHK

4. Sosialisasi Meningkatkan Materi Nakes BOK


pembentukan Pelayanan 2org x 7 ds - Transport petugas Rp 1.400.000 Pelatihan
@ Rp100.000 Kader
posyandu remaja Kesehatan Remaja 242 kotak - Snack@ 12500 Rp 3.025.000 Tiwisada
Target tercapai 228 org x 1 kl - Transport peserta Rp 11.400.000 Lembar
@ Rp 50.000 KMS
7 ds x 4 foto - Dokumentasi@ Rp 28.000 Daftar
Rp10.000 Hadir
7 ds dekorasi@ Rp 700.000 Peserta
Rp100.000 KAK
LHK
Pembinaan 1org x 7ds x - Transport petugas
posyandu Remaja 1 kl @ Rp100.000
7 ds x 4 foto - Dokumentasi@
Rp10.000
-

JUMLAH Rp.

25
BAB VI
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN (RPK)
PROGRAM KESEHATAN ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA
PUSKESMAS GAJI TAHUN 2016

Upaya Rincian Lokasi Tenaga Jadwal (bulan) Sumbe


N Targ Volume Jumlah
Kesehat Kegiatan Sasaran Pelaksana Pelaksanaa Pelaksa 1 1 r
o et kegiatan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 11 Biaya
an an n na 0 2 Biaya
1. UKS a. Penjaringa
n
kesehatan
anak a. M c. 5Transport - 53x1x1x - Sekolah Nakes BOK
sekolah urid 3 nakes desa 25.000 SD/MI a. Rp
a. Seluru kelas I SD / dalam 1.325.000
h SD/MI MI rangka
murid penjaringan - 4x1x1x - Sekolah
kelas I b. M d. 3di sekolah 50.000 SMP/MTS
SD/MI urid dan SMK
b. Seluru kelas SM b. Rp
h VII P 400. 000
murid SMP/ /MT
kelas MTS S
VII dan dan
SMP/ Kelas 1
MTS X SMK SM
dan K
kelas
X
26
SMK

b. Pertemuan Guru 1 Uang saku 53x1x1x Ruang Nakes Rp -


Guru UKS UKS Kali peserta 50.000 pertemuan 2.650.000
SD/MI SD/MI pertemuan Puskesmas
dalam dalam GAJI
rangka rangka
pelatihan pelatihan
kader kader
kesehatan kesehatan
Tiwisada Tiwisada
c. Pelayanan Remaja 1 Transport 3x1x1x Sekolah Nakes Rp -
Kesehatan Kali nakes 50.000 SMP/MTS 150.000
Remaja dalam dan SMK
(KIE / rangka
Penyuluhan pelayanan
HIV / kesehatan
AIDS / remaja di
bahaya sekolah
Merokok
dan
Kesehatan
reproduksi
Remaja)
Rp.
Jumlah Total
4.525.000

27
28
BAB VII
PENUTUP

a. KESIMPULAN
Dari hasil pembahasan di depan, prioritas utama dari masalah yang harus di atasi adalah
masalah Kurangnya capaian jumlah kader yang dilatih tentang kesehatan (SD/MI,
SMP/MTS dan SMA/MA/SMK) di wilayah kerja Puskesmas Gaji
Disamping masalah lain yang tidak kalah pentingnya untuk di atasi juga, sehingga
dengan alternative pemecahan masalah yang telah di uraikan, dapat pula di harapkan
masalah lain dari masing-masing kegiatan dapat di atasi.

b. SARAN
Demi teratasinya masalah dari program kesehatan anak usia sekolah dan remaja dengan
melihat penyebab utama sangat di harapkan adanya kerjasama dan peninjauan kembali
dari sektor dan program terkait agar semua kegiatan program kesehatan anak usia
sekolah dan remaja dapat mencapai target sesuai dengan yang telah di tetapkan.

29
PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN
DINAS KESEHATAN DAERAH
UPTD PUSKESMAS GAJI
Jalan Raya Gaji No. 1 Kec. Kerek
Email : pkmgaji01@gmail.com

RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PROGRAM ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA
PUSKESMAS GAJI 2018

Nama Program : UKS


Penanggung jawab program : MASROKAH AGUS R, SST

BULAN
NO URAIAN KEGIATAN KET
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Penjaringan kesehatan anak sekolah  
2. Pembinaan Guru UKS 
3. Pembinaan kader kesehatan 
4. Pembentukan posyandu remaja

30
PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN
DINAS KESEHATAN DAERAH
UPTD PUSKESMAS GAJI
Jalan Raya Gaji No. 1 Kec. Kerek
Email : pkmgaji01@gmail.com
RENCANA DAN JADWAL KEGIATAN PROGRAM ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA
PUSKESMAS GAJI TAHUN 2016
Nama Program : UKS
Penanggung jawab program : MASROKAH AGUS R, SST
URAIAN BULAN
No KET
KEGIATAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Penjaringan kesehatan SD/MI : SD/MI :
anak sekolah A. SDN GEMULUNG I A. SDN GAJI I
B. SDN GAJI V B. MI KEDUNGREJO
C. SDN GEMULUNG II C. SDN KEDUNGREJO I
D. SDN GEMULUNG III D. SDN KEDUNGREJO II
E. SDN TRANTANG E. SDN KASIMAN
F. SDN WOLUTENGAH II F. MI KASIMAN
G. SDN WOLUTENGAH I G. SDN MLIWANG
H. MI WOLUTENGAH H. MI MLIWANG
I. SDN GAJI IV
J. SDN GAJI II SMP/MTS/SMA/MA/SMK:
K. MI GAJI A. SMPN 2 KEREK
B. SMPN 3 KEREK
C. MTS GAJI
2. Pertemuan Guru UKS  Ruang pertemuan PKM
3. Pembinaan kader  Ruang pertemuan PKM
kesehatan
4. Pembentukan Pustu, Polindes,
posyandu kesehatan ponkesdes dan sekolah
remaja
31
32