Anda di halaman 1dari 1

TUGAS M 3 KB 1 : ANALISIS VIDEO TEORI BEHAVIORISTIK

NAMA : AKHMAD ZUBAIRI


KELAS : UNY-2-523-C
NO. PESERTA : 18150352310006
PRODI PPG : [523] TEKNOLOGI KOMPUTER & INFORMATIKA

Dalam pelaksanaannya, Teori Behavioristik ini adalah teori belajar yang lebih
menekankan pada tingkah laku manusia dan Memandang individu sebagai makhluk
reaktif yang memberi respon terhadap lingkungan (stimulus). Namun, pada
pembelajaran yang menggunakan teori ini akan membuat pembelajaran siswa hanya
berpusat pada guru dan bersifat mekanistis serta hanya berorientasi pada hasil.
Sehingga siswa dipandang pasif, hanya mendengarkan, menghafal penjelasan guru
dan itu membuat guru terkesan sebagai sosok sentral dan bersifat otoriter.
Behaviorisme merupakan salah aliran psikologi yang memandang individu hanya dari
sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek – aspek mental. Dengan kata
lain, behaviorisme tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat dan perasaan
individu dalam suatu belajar.
Permasalahan yang mungkin muncul dalam pembelajaran yang diterapkankan teori
belajar behavioristik, antara lain :
1. Pembelajaran peserta didik hanya perpusat pada guru. Peserta didik hanya
mendapatkan pembelajaran berdasarkan apa yang diberikan guru. Mereka tidak
diajarkan untuk berkreasi sesuai dengan perkembangannya. Peserta didik
cenderung pasif dan bosan.
2. Peserta didik hanya mendengarkan dengan tertib penjelasan guru. Pembelajaran
seperti bisa dikatakan pembelajaran model kuno karena menghafalkan apa yang
didengar dan dipandang sebagai cara belajar yang efektif. Penggunaan
hukuman biasanya sebagai salah satu cara untuk mendisiplinkan.
3. Peserta didik tidak bebas berkreasi dan berimajinasi. Karena menurut teori ini
belajar merupakan proses pembentukan yang membawa peserta didik untuk
mencapai target tertentu. Apabila teori ini diterapkan terus menerus tanpa ada
cara belajar lain, maka bisa dipastikan mereka akan tertekan, tidak menyukai
guru dan bahkan malas belajar.
4. Teori ini hanya melihat aspek jasmaniah dan mengabaikan aspek-aspek mental.
Aspek kecerdasan, bakat, minat dan perasaan individu dalam suatu belajar
bukan menjadi perhatian utama.