Anda di halaman 1dari 4

PENGARUH BERWISATA TERHADAP PENGENDALIAN DIRI

Diajukan untuk memenuhi tugas salah satu mata kuliah Psikologi Pariwisata yang diampu oleh:
Dosen:

Disusun Oleh:
Desviola
Dinar Utari
Fani Silpiani
Farah Kamilia (1605925)
Hasnun Nurul Azizah
Jehan Risyad
Septi Esa

PROGRAM STUDI MANAJEMEN INDUSTRI KATERING


FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
BANDUNG
2018
DAFTAR ISI
Pendahuluan............................................................................2
Latar Belakang.......................................................................2
Rumusan Masalah....................................................................3
Tujuan Pembahasan.................................................................3
Pembahasan.........................................................................4
Keadaan Bahasa Indonesia di Indonesia..................................4
Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia…….....................5
Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan.........................8
Peran Bahasa Indonesia Di Era Globalisasi...................................10
Penutup...................................................................................13
Simpulan.............................................................................13
Daftar Pustaka................................................................14
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Telah kita ketahui bersama bahwa di Negara kita Negara Indonesia memiliki beraneka ragam
wisata dan budaya yang terbentang dari sabang sampai marauki, mulia dari tempat wisata dan
objek wisata yang kaya akan keindahan wisata alam, taman wisata, taman budaya,dan wisata
kulinernya banyak orang menyebutkan indonesia adalah surga dunia yang memiliki banyak
keanekaragaman wisata yang begitu indah dan memiliki khas di mana tiap daerahnya memiliki
kebudayaan yang berbeda beda yang melambangkan cirikas dari daerah tersebut dan banyak turis
baik turis domestic maupun macanegara yang mengagumi keanekaragaman budaya dan wisata di
Negara Indonesia.
Sementara itu, manusia sebagai pelaku wisata memiliki kecerdasan emosi dalam berwisata.
Emosi berkaitan dengan psikologi seseorang dan suasana hati yang sedang berlangsung. Emosi
dapat dikeluarkan berupa perilaku tertentu. Perasaan dan perilaku saling terhubung dengan emosi,
emosi berarti isi hati yang dituangkan dalam ekspresi fisik. Maka salah satu perilaku nya ia
tuangkan dengan berwisata. Banyak tipe-tipe orang mengekspresikan emosi nya, salah satunya
dengan jenis pariwisata yang membuat mereka merasa perasaan lega dan suasana hatinya.
Perasaan itu bersifat subjektif daripada gejala lain yang dikenal, bersangkut paut dengan gejala
mengenal, perasaan yang dialami sebagai rasa senang, atau tidak senang, dengan tingkatkan yang
berbeda beda. Perasaan lebih erat dengan pribadi seseorang dan bekaitan dengan gejala kejiwaan
lainnya. Sehingga perasaan satu orang dengan orang lain tidak sama.
Menurut Goleman (2003), aspek kecerdasan emosional terdiri dari mengenali emosi diri,
mengelola emosi, memotivasi diri sendiri, berempati, dan membina hubungan. Kesadaran diri
dengan mengenali perasaan sewaktu perasaan itu terjadi merupakan dasar kecerdasan emosional.
Kemampuan untuk memantau perasaan dari waktu ke waktu merupakan hal yang penting bagi
wawasan psikologi dan pemahaman diri. Ketidakmampuan untuk mencermati perasaan diri
sendiri yang sesungguhnya membuat seseorang berada dalam kekuasaan perasaan. Orang yang
memiliki keyakinan yang lebih tentang perasaannya adalah orang yang andal bagi kehidupan diri
seseorang itu sendiri, karena mempunyai kepekaan lebih tinggi akan perasaan diri yang
sesungguhnya atas pengambilan keputusan-keputusan mengenai suatu masalah maka seseorang
tersebut akan dapat memahami keterbatasan-keterbatasan yang ada pada dirinya. Menangani
perasaan agar perasaan dapat terungkap dengan baik adalah sebagian orang melakukan perjalanan
wisata

1.2 RUMUSAN MASALAH


a. Apa alasan seseorang melakukan perjalanan wisata?
b. Bagaimana seseorang meluapkan emosi di tempat wisata?
c. Bagaimana cara mengntrol emosi?
d. Apa yang dirasakan sesorang ketika mengunjungi tempat wisata?
e. Apa perubahan yang didapat setelah mengunjungi tempat wisata?

1.3 TUJUAN PEMBAHASAN


a. Untuk mengetahui alasan seseorang melakukan perjalanan wisata
b. Untuk mengetahui berapa banyak orang yang suka melapkan emosi di tempat wiata
c. Untuk mengetahui bagaimana cara mengontrol kecerdasan emosi
d. Untuk mengetahui perasaan seseorang ketika berada di tempat wisata
e. Untuk mengetahui berapa tingkat perubahan seseorang yang didapat setelah melakukan
perjalanan wisata