Anda di halaman 1dari 3

RESUME SIDANG PERKARA PIDANA

Nomor Perkara : 59/Pid.B/2018.PN.K


Hari/Tgl Putusan : Selasa, 5 Juni 2018
Terdakwa : Dwi Ariyanto Bin Sugiman
Penuntut Umum : NANING MARINI, SH.MH
Majelis Hakim : Charni Wati Ratu Mana, S.H, M.H (Ketua Majelis)
Yuliana Eny Daryati, S.H, M.H
Dwi Melaningsih Utami, S.H, M.Hum
Panitera Pengganti : Endro Asmono, S.H.
Penasihat Hukum : -------------------

URAIAN PERISTIWA
Terdakwa DWI ARIYANTO BIN SUGIMAN pada hari Rabu tanggal 28 Pebruari 2018
sekira pukul 13.00 WIB bertempat diJalan Supit Urang Nomor 13 RT. 06 RW. 02 Keluarahan
Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, dengan sengaja menawarkan atau memberi
kesempatan kepada khalayak umum untuk bermain judi atau dengan sengaja turut serta dalam
perusahaan untuk itu. Adapun cara permainan judi tersebut yaitu tersangka menerima titipan baik
langsung pada saat diwarung kopi atau lewat sms melalui handphone merk ASUS T005 warna
hitam kombinasi merah milik tersangka yang kemudian tersangka memasang tombokan tersebut
di permainan judi togel online bernama Leon toto dengan alamat website wap.sarangsinga.com
tanpa ada ijin dari pihak yang berwenang. Permainan judi online dengan website Leon Toto
tersebut setiap hari Senin, Rabu. Kamis, Sabtu dan Minggu dan yang keluar sebagai pemenang
adalah penombok yang memasang nomor yang cocok dengan nomor keluaran negara Singapura,
apabila menombok uang Rp. 1000,- (seribu rupiah) dan cocok 2 (dua) angka akan mendapatkan
Rp. 60.000,- (enam puluh ribu rupiah), cocok 3 angka mendapatkan Rp. 300.000,- (tiga ratus
ribu rupiah), cocok 4 angka mendapatkan Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah) namun apabila tidak
cocok maka uang akan menjadi milik bandar sehingga sifat permainan judi online tersebut
adalah berdasarkan untung-untungan.

DAKWAAN JAKSA PENUNTUT UMUM


Pertama : 303 ayat (1) ke-2 KUHP
Kedua : 303 ayat (1) ke-1 KUHP
JALANNYA PERSIDANGAN
Sidang pertama dimulai pada tanggal 7 Mei 2018, dalam sidang pertama tersebut Jaksa
Penuntut Umum membacakan dakwaannyamenyatakan tindak pidana yang terjadi yang
dilakukan oleh terdakwa, yang kemudian diikuti dengan pemeriksaan saksi – saksi serta bukti –
bukti dipengadilan dan keterangan terdakwa. Dan atas dakwaan dan keterangan – keterangan
yang diberikan oleh para saksi, terdakwa menyatakan telah mengerti dan tidak mengajukan
keberatan serta mengakui kebenarannya.
Sidang selanjutnya pada sidang kedua tanggal 20 Mei 2018, Jaksa Penuntut Umum
membacakan Tuntutannya terhadap Terdakwa Dwi Ariyanto Bin Sugiman sebagai berikut:
MENUNTUT
Supaya Hakim/ Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru yang memeriksa dan
mengadili perkara ini memutuskan:
1. Menyatakan terdakwa DWI ARIYANTO BIN SUGIMAN telah terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa ijin dengan sengaja menggunakan
kesempatan untuk bermain judi sebagaimana dakwaan kami yakni melanggar Pasal 303
ayat (1) ke-2 KUHP;
2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa DWI ARIYANTO BIN SUGIMAN dengan
pidana penjara selama 8 (DELAPAN) BULAN Dikurangi selama terdakwa berada
didalam tahanan. Sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan;
3. Menetapkan barang bukti berupa : 1 Handphone merk ASUS warna hitam, 1 ATM BCA
dan 3 lembar bukti transfer ATM BCA Dirampas untuk dimusnahkan;
4. Menetapkan agar terdakwa dibebani untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000,-
(lima ribu rupiah);
Bahwa atas Tuntutan penuntut umum terdakwa menyatakan telah mengerti dan tidak
akan mengajukan Pembelaan/Pledoi.

Majelis Hakim Pada sidang Tanggal 5 Juni 2018 membacakan putusan Majelis yang amar
putusannya sebagai berikut:
M ENGADILI:
1. Menyatakan terdakwa Dwi Ariyanto Bin Sugiman terbukti secara sah dan
meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “TANPA HAK DENGAN
SENGAJA MEMBERI KESEMPATAN PADA KHALAYAK UMUM UNTUK
MELAKUKAN PERMAINAN JUDI “ sebagaimana dalam dakwaan kesatu;
2. Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara
selama 5 (lima) bulan;
3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa
dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan ;
4. Memerintahkan terdakwa untuk ditahan;
5. Menetapkan barang bukti berupa:
- 1 Handphone merk ASUS warna hitam, Dirampas untuk negara;
- 1 ATM BCA dan 3 lembar bukti transfer ATM BCA
Dirampas untuk dimusnahkan
6. Membebankan kepada terdakwa membayar biaya perkara sejumlah Rp.5.000,00
(lima ribu rupiah).