Anda di halaman 1dari 8

20 KISI KISI AUDIT AREA PRODUKSI/PENIMBANGAN SENTRAL HALAL

1. Cek Fasilitas (Tangki Mixing, Filling) Bersamaan dengan Produk apa?


2. Apakah ada Matriks Bahan Baku halal?
3. Apakah label bahan baku berstempel halal?
4. Apakah penyimpanan bahan baku halal terpisah dengan bahan baku non halal?
5. Apakah BR berstempel halal/Fasber?
6. Apakah area sudah terpisah dengan sekat/line?
7. Apakah wadah, peralatan sudah didedikasi halal (ada tanda identifikasi) ?
8. Apakah wadah, peralatan sudah dipisahkan diarea tertentu?
9. Apakah peralatan janitor dipakai bersama dengan fasilitas non halal?
10. Apakah material pembersih (sikat, lap, kanebo) terpisah dengan fasilitas non halal?
11. Apakah bahan pembersih (sabun, desinfektan, dll) dipastikan sudah halal?
12. Apakah ada log book pembersihan alat yang terisi secara konsisten?
13. Apakah timbangan yang dipakai sudah dedicated jka belum apakah ada catatan/logbook
pembersihannya?
14. Apakah tangki mixing filing sudah didedikasikan (ada tanda identifikasi) ?
15. Apakah tangki mixing, filing tersedia catatan pensuciannya?
16. Cek kebersihan lingkungan dan fasilitas apakah ada debu, serangga, sarang laba-laba. ?
17. Apakah operator sudah diberikan training tentang SJH?
18. Apakah area halal sudah ada pamflet/spanduk sosialisasi SJH?
19. Apakah penyimpanan produk Jadi Halal tidak bercampur dengan produk non halal?
20. Cek catatan/Cek List cuci tangan operator?
KISI KISI AUDIT R&D /STD (Q&D DIV)

21. Apakah Semua team Formulator dan STD di R&D sudah pernah mendapatkan training halal ?
Apakah ada catatan mutunya ? berapa persen yang sudah tersertifikasi ? Apakah ada briefing
pengetahuan tentang SJH rutin dilakukan dilingkungan R&D ?
22. Apakah ada SOP Pengembangan produk Halal/formula ?, apakah ada catatan mutu terkait
proses pengembangan produk halal/formula halal ?
23. Apakah dalam pengembangan produk halal, dokumentasi terkait bahan baku sudah
teridentifikasi dengan lengkap ?
24. Apakah setiap formula halal mampu telusur untuk pemakaian bahan baku halal ? bagaimana cara
melakukannya ?
25. Apakah ada SOP mengenai permintaan sampel bahan baku untuk produk halal/formula halal ?
apakah ada contoh catatan mutunya ?
26. Apakah ada daftar/list vendor bahan baku halal yang update ?
27. Apakah ada data inventory /stock untuk bahan baku halal yang dipakai dalam trial formulasi ?
28. Apakah ada gudang penyimpanan bahan baku halal ? apakah ada mekanisme cara penyimpannya
dan kontrol stocknya ?
29. Apakah ada daftar /list bahan baku halal dalam fase trial yang sudah lengkap dokumentasinya ?
30. Apakah Ada SOP Evaluasi support data untuk Vendor bahan baku halal ? apakah ada catatan
mutunya ?
31. Apakah ada SOP penggantian bahan baku halal /alternatif bahan baku halal? Apakah ada catatan
mutunya ?
32. Apakah ada issue shortage ,sehingga butuh alternatif bahan baku halal ?, apakah ada prosedur
(SOP) penggantian bahan baku halal ? apakah ada catatan mutunya ?
33. Apakah ada Matriks Bahan Baku halal yang update ?
34. Apakah ada daftar list fragance dalam fase trial yang sudah punya SH ?
35. Apakah Ada SOP Evaluasi support data untuk Vendor Fragrance halal ? apakah ada catatan
mutunya ?
36. Apakah ada SOP untuk scale up produk halal diskala pilot batch dan skala produksi ? apakah ada
catatan mutunya ?
37. Apakah ada Evaluasi Hasil scale up produk halal di skala pilot batch dan skala produksi ? apakah
ada catatan mutunya ?
38. Apakah komitment pengembangan produk halal/formulasi halal diikuti dengan implementasi HAS
23000 di R&D ? Apakah penyimpanan bahan baku halal di R&D sudah mengikuti kaidah2 halal
?Apakah kegiatan/aktifitas harian formulasi di R&D sudah mengikuti kaidah2 halal ?

KISI KISI AUDIT PURCHASING

1. Apakah semua team Purchasing yang terkait halal sudah mendapatkan training halal ? berapa
persen yang sudah tersertifikasi ?
2. Apakah ada SOP pembelian bahan baku halal ?
3. Apakah ada daftar/list vendor bahan baku halal ?
4. Apakah Ada Evaluasi Vendor bahan baku halal ? apakah ada catatan mutunya ?
5. Apakah Ada Catatan Mutu (PO) dan realisasi (DO) untuk pembelian bahan baku halal ?
6. Apakah ada catatan penggantian bahan baku halal ?Apakah ada issue shortage ,sehingga butuh
alternatif bahan baku halal ?, apakah ada prosedur (SOP) penggantian bahan baku halal ?
7. Apakah ada catatan total quantity order/usage untuk setiap bahan baku halal ?
8. Apakah ada Matriks Bahan Baku halal yang update ?
9. Apakah Pembelian bahan baku Halal bisa ditelusuri ? Bagaimana cara penelusurannya
10. Apakah ada kasus dokumen halal tidak sesuai dengan bahan baku yang dikirimkan ? bagaimana
tindak lanjutnya?
KISI – KISI AUDIT WAREHOUSE

1. Apakah semua personil yang terlibat dalam penanganan bahan baku halal sudah mendapat
training ? berapa persen yang sudah tersertifikasi ?
2. Apakah ada briefing masalah halal rutin dilakukan dilingkungan R&D ?
3. Apakah Personil yang bekerja di area halal sudah melaksanakan sanitasi &hygiene yang baik
?
4. Apakah tersedia fasilitas keselematan kerja /safety (K3),selama operator bertugas digudang
penyimpanan bahan baku halal ?
5. Apakah ada pemisahan pada penyimpanan bahan baku halal ? Apakah ada analisa resiko
kroskontaminasi jika bahan baku halal disimpan tidak terpisah, dan apakah ada prosedur
aktifitas kritisnya ?
6. Apaka ada SOP yang mengatur penyimpanan bahan baku halal ?
7. Apakah ada monitoring suhu untuk penyimpanan bahan baku halal yang harus ditempatkan
pada ruang yang suhunya dikendalikan ?
8. Apakah ada informasi safety untuk bahan baku halal yang disimpan digudang ?

9. Apakah ada Matriks Halal Bahan baku yang update ?


10. Wawancara petugas gudang : jelaskan cara penerimaan dan penyimpanan bahan baku halal
?
11. Apakah ada SOP mengenai pengendalian stock bahan baku halal ?,apakah ada catatan mutu
yang menjelaskan kontrol stock bahan baku halal ?
12. Apakah ada kasus bahan baku yang tidak sesuai kriteria matriks ?, bagaimana tindak lanjutnya
?
13. Apakah ada SOP pengontrolan kebersihan ruangan penyimpanan bahan baku halal ? apakah
ada catatan mutunya ?
14. Apakah ada SOP pengendalian Hama (Pest Control) ? apakah ada kasus bahan baku halal yang
dirusak oleh Hama ?, apakah ada catatan mutu dan evaluasi hasil pest control ?
15. Bagaimana penanganan bahan baku yang rusak oleh hama ?
16. Apakah ada area sampling bahan baku halal ?
17. Apakah ada status halal pada seluruh kemasan /wadah bahan baku halal ?
18. Bagaimana cara menangani bahan baku sisa kembalian dari pabrik atau dari sentral
penimbangan ?, apakah ada mekanisme kontrolnya ?
19. Apakah ada SOP untuk penanganan bahan baku yang dikrim ke area produksi ?
20. Apakah ada pemeriksaan kebersihan peralatan/alat angkut yang digunakan untuk mengirim
bahan baku ?

KISI – KISI AUDIT LOGISTIK

1. Apakah semua personil yang terlibat dalam penanganan FG halal sudah mendapat training ?
2. Apakah Personil yang bekerja di area FG halal sudah melaksanakan sanitasi &hygiene yang
baik ?
3. Apakah tersedia fasilitas keselamatan kerja /safety (K3),selama operator bertugas digudang
FG halal ?
4. Apakah ada pemisahan pada penyimpanan FG halal ? Apakah ada analisa resiko
kroskontaminasi jika FG halal disimpan tidak terpisah, dan apakah ada prosedur aktifitas
kritisnya ?
5. Apaka ada SOP yang mengatur penyimpanan FG ?
6. Apakah ada monitoring suhu untuk penyimpanan FG Halal yang harus ditempatkan pada
ruang yang suhunya dikendalikan ?
7. Apakah ada tabel FG Halal yang update ?
8. Wawancara petugas gudang : jelaskan cara penerimaan dan penyimpanan ,pengiriman FG
halal ?
9. Apakah ada SOP mengenai pengendalian stock FG halal ?,apakah ada catatan mutu yang
menjelaskan kontrol stock FG halal ?
10. Apakah ada kasus FG Halal yang tidak sesuai kriteria ?, bagaimana tindak lanjutnya ?
11. Apakah ada SOP pengontrolan kebersihan ruangan penyimpanan FG halal ? apakah ada
catatan mutunya ?
12. Apakah ada SOP pengendalian Hama (Pest Control) ? apakah ada kasus FG halal yang dirusak
oleh Hama ?, apakah ada catatan mutu dan evaluasi hasil pest control ?
13. Bagaimana penaganan FG halal yang rusak oleh hama ?
14. Apakah ada status halal pada seluruh kemasan /wadah bahan FG halal ?
15. Bagaimana cara menangani FG kembalian dari distributor ?, apakah ada mekanisme
kontrolnya ?
16. Apakah ada SOP untuk penanganan bahan baku yang dikrim ke area produksi ?
17. Apakah ada pemeriksaan kebersihan peralatan/alat angkut yang digunakan untuk mengirim
FG halal ?
18. Jika menggunakan Armada kontrak/fihak ke-2 apakah ada pemeriksaan kebersihan
peralatan/alat angkut yang digunakan untuk mengirim FG halal ? Apakah ada Surat
pernyataan Free Prok Facility dari Armada angkutan ?
KISI – KISI AUDIT LABEL

1. Apakah semua personil yang terlibat dalam penanganan label produk halal sudah mendapat
training ? berapa persen yang sudah tersertifikasi ?
2. Apakah ada briefing masalah halal rutin dilakukan dilingkungan R&D ?
3. Apakah Personil yang bekerja di area labeling produk halal sudah melaksanakan sanitasi
&hygiene yang baik ?
4. Apakah ada pemisahan pada penyimpanan Label halal ? dan apakah ada prosedur aktifitas
kritisnya ?
5. Apaka ada SOP yang mengatur penyimpanan Label produk halal ?
6. Apakah ada dafata list label produk Halal yang update ?
7. Wawancara petugas label halal : jelaskan cara penerimaan dan penyimpanan label halal ?
8. Apakah ada SOP mengenai pengendalian stock label halal ?,apakah ada catatan mutu yang
menjelaskan kontrol stock label halal ?
9. Apakah ada SOP pengontrolan kebersihan ruangan penyimpanan label halal ? apakah ada
catatan mutunya ?
10. Apakah ada SOP pengendalian Hama (Pest Control) ? , apakah ada catatan mutu dan evaluasi
hasil pest control ?
11. Apakah ada status mutu pada seluruh label produk halal ?
12. Apakah ada SOP untuk penanganan botol terlabel produk halal yang dikrim ke produksi ?
KISI – KISI AUDIT CEROL

1. Apakah semua petugas CEROLsudah mendapatkan pelatihan ? berapa persen yang sudah
tersertifikasi ?
2. Apakah ada manual CEROL terupdate yang sudah diprint out ?
3. Apakah ada komunikasi dari RSE untuk update CEROL terikait proses audit prduk dan status
halal bahan baru? adakah catatan mutunya ?
4. Apakah semua dokumen Bahan yang diupload ke CEROL sudah dokumentasi yang terbaru ?
5. Apakah masih ada data dokumen yang sudah kadaluarasa/ expired ?
6. Apakah Matrik yang ada di CEROl sduah terupdate ?
7. Apakah pengiriman laporan berkala /Laporan tinjau manajemen sudah dilakukan via CEROL ?
adakah bukti catatan mutunya