Anda di halaman 1dari 27

PENGADILAN NEGERI

PURWOKERTO

BERITA ACARA SIDANG


Nomor 12/Pid.B/2015/PN.Pwt

Sidang Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili sidang perkara


pidana dengan acara pemeriksaan biasa, berlangsung digedung yang digunakan
untuk itu di Jalan Gerilya No. 241 Purwokerto, pada hari ini : Kamis, tanggal 29
Januari 2015, Jam 12.40 WIB dalam perkara Terdakwa : Andrew Dimassaputra
alias Andre;

Susunan Sidang
Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H. : Hakim Ketua
Abi Rafdi Gemilang Pratama, S.h.,M.H. : Hakim Anggota
Jericho Randy Putra, S.H.,M.H. : Hakim Anggota
Irma Maharani, S.H. :Panitera Pengganti
Aditya Hendry, S.H :Penuntut Umum

Sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua, lalu
Hakim Ketua memerintahkan kepada Penuntut Umum agar menghadapkan
Terdakwa ke ruang sidang.

Penuntut Umum menghadapkan terdakwa ke ruang sidang dalam keadaan


bebas tanpa mengurang pengawalan.

Atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa menjawab sebagai berikut:

Nama lengkap : Andrew Dimassaputra


Tempat lahir : Medan
Umur/ tanggal lahir : 23 tahun / 12 November 1991
Jenis kelamin : Laki-laki
Kebangsaan : Indonesia
Tempat tinggal : Perum Purwokencana I Blok 6 No. 8A
RT. 003 / RW 006, Kelurahan
Purwanegara, Kecamatan Purwokerto
Utara, Kabupaten Banyumas;
Agama : Budha;
Pekerjaan : Wiraswasta

Terdakwa ditahan dalam tahanan rumah tahanan negara masing-masing oleh:

1. Penyidik Polri tidak ditahan


2. Penuntut Umum berdasarkan Surat Perintah Penahanan tanggal 13 Januari
2015, Nomor : Print-91/0.3.14/Epp.2/01/2015, sejak tanggal 13 Januari
2015 s/d tanggal 01 Februari 2015
3. Majelis Hakim Pengadilan Negeri, berdasarka Surat Perintah Penahanan
Tanggal 19 Januari 2015 Nomor 12/Pen Pid B/2015/PN Pwt, sejak tanggal
19 Januari 2015 sampai dengan 17 Februari 2015

Atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa menerangkan dalam keadaan


sehat dan bersedia diperiksa perkaranya pada hari ini ;

Selanjutnya hakim Ketua memberitahukan kepada Terdakwa akan haknya


untuk didampingi oleh Penasihat Hukum;

Terdakwa menerangkan bahwa akan didampngi oleh Penasihat Hukum dan


sudah siap pada persidangan hari ini, yaitu Tegar Almugairi Ganity, S.H. Advokat
beralamat di Puri Langen Estate Blok F No.10 Kutasari, Kecamatan Baturraden,
Kabupaten Banyumas, berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 26 Januari 2015,
surat kuasa khusus tersebut setelah diteliti oleh Hakim Ketua, lalu diperlihatkan
kepada Penuntut Umut selanjutnya dilampirkan dalam berkas perkara;
Atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa menerangkan telah menerima
salinan dakwaan dari Penuntut Umum dan atas perintah Hakim Ketua, Penuntut
Umum membacakan surat dakwaan Nomor Reg. Perkara : PDM-
11/PKRTO/0.3.14/Epp.2/01/2015,tanggal 19 Januari 2015 sebagaimana terlampir
yang merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini;

Atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa menerangkan bahwa yang


bersangkutan sudah mengerti isi dakwaan dan Terdakwa melalui Penasihat
Hukumnya tidak akan mengajukan keberatan/eksepsi atas dakwaan Penuntut
Umum;

Untuk memberikan kesempatan kepada Penuntut Umum, untuk


menhadirkan saksi-saksi, Hakim Ketua menunda sidang sampai Rabu, tanggal 05
Februari 2015 dengan Perintah kepada Penuntut Umum untuk menghadapkan
Terdakwa pada hari sidang yang telah dtetapkan tersebut;

Setelah itu sidang ditutup;

Demikian Berita Acara Sidang ini dbuat yang ditandatangani oleh Hakim
Ketua dan Panitera Pengganti

Panitera Pengganti Hakim Ketua

Irma Maharani, S.H. Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H


BERITA ACARA SIDANG
(Lanjutan – 1)
Nomor 12/Pid.B/2015/PN.Pwt

Sidang Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili sidang perkara pdana


dengan acara pemeriksaan biasa, berlangsung digedung yang digunakan untuk itu
di Jalan Gerilya No. 241 Purwokerto, pada hari ini : Rabu, tanggal 04 Februari
2015, Jam 13.00 WIB dalam perkara Terdakwa : Andrew Dimassaputra alias
Andre;

Susunan Sidang
Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H. : Hakim Ketua
Abi Rafdi Gemilang Pratama, S.h.,M.H. : Hakim Anggota
Jericho Randy Putra, S.H.,M.H. : Hakim Anggota
Irma Maharani, S.H. :Panitera Pengganti
Aditya Hendry, S.H :Penuntut Umum

Sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua, lalu
Hakim Ketua memerintahkan kepada Penuntut Umum agar menghadapkan
Terdakwa ke ruang sidang.

Penuntut Umum menghadapkan terdakwa ke ruang sidang dalam keadaan


bebas tanpa mengurang pengawalan. Atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa
yang didampingi oleh Penasihat Hukumnya menerangkan bahwa yang
bersangkutan dalam keadaan sehat dan siap mengikuti sidang.

Hakim Ketua mengingatkan terdakwa supaya memperhatikan segala sesuatu


yang didengar dan dilihatnya di sidang.

Kemudian Hakim Ketua memerintahkan kepada Penuntut Umum untuk


mengajukan barang bukti di sidang;
Penuntut Umum mengatakan dalam perkara ini tdak dilakukan penyitaan
terhadap barang bukti tersebut, sehingga barang bukti tersebut tidak bisa diajukan;

Selanjutnya, Hakim Ketua menyatakan sesuai dengan Berita Acara Sidang


terdahulu hari ini Pembuktian dan atas pertanyaan Hakim Ketua, Penuntut Umum
menerangkan bahwa telah hadir 3 (tiga) orang saksi dan siap untuk memberikan
keterangan dan sebuah alat bukti surat Visum et Repertum yang ditanda tanganni
oleh dr. Siaga Hartati, Sp.KF.Msi Med, Dokter IGD pada RSU Wijaya Kusuma
Purwokerto, dokter ahli kedokteran forensik pada bagian ilmu Kedokteran
Forensik RSU Wijaya Kusuma Purwokerto

Kemudian Hakim Ketua memerintahkan agar saksi-saksi tidak berhubungan


satu dengan yang lain sebelum memberi keterangan disidang.

Hakim Ketua memerintahkan Penuntut Umum menghadapkan para saksi ke


ruang sidang, lalu saksi duduk di kursi pemeriksaan dan Kemudian saksi
mengucapkan sumpah menurut agamanya untuk memberikan keterangan yang
benar dan tidak lain daripada yang sebenarnya;

Saksi 2 dan 3 Meninggalkan ruang sidang guna menunggu untuk dipanggil


guna menghindari intervensi di dalam memberikan keterangan

Atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi 1 menerangkan tidak kenal dan tidak
mempunyai hubungan keluarga atau semenda, serta tidak terikat hubungan kerja
dengan Terdakwa..

Nama Raditya Danu, tempat lahir di Cilacap, 20 Januari 1970, jenis kelamin
laki-laki, Kebangsaan Indonesia, Agama Islam, pekerjaan PNS, Pendidikan
terakhir S-2, tempat tinggal Jl. Brigjen Encung Rt.005/002, Desa Purwanegara,
Kec. Purwokerto Utara, Kab. Banyumas

Atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi menerangkan tidak kenal dan tidak
mempunyai hubungan keluarga atau semenda, serta tidak terikat hubungan kerja
dengan Terdakwa..
Selanjutnya Hakim Ketua mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab
sebagai berikut:

1. Apakah saudara pernah diperiksa sebaga saksi oleh Penyidik Polres


Banyumas?
1. Pernah

2. Apakah keterangan saksi dalam BAP Penyidik adalah benar?


2. Bahwa keterangan saya dalam BAP
Penyidik adalah benar

3. Sehubungan ada masalah apa?


3. Sehubungan saya menjad korban
penganiayaan dan perbuatan tidak
menyenangkan

4. Siapa pelaku penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan


tersebut?
4. Pelaku penganiayaan dan perbuatan
tdak menyenangkan adalah terdakwa;

5. Coba ceritakan kejadian tersebut bisa terjadi?


5. Pada hari Jumat tanggal 24 Oktober
2014 sekitar pukul 14.30 WIB, ketika
saya mau menukar aksesoris HP berupa
Tongsis yang saya beli pada hari
Minggu, tanggal 19 Oktober 2014 pukul
13.00 WIB di toko Sentral Aksesoris HP
milk terdakwa, karena rusak/tidak bisa
dipakai, kepada karyawati toko dengan
kata-kata “kalau barang tersebut rusak
tolong ditandai, biar barang tersebut
tidak ke saya lagi”;
Kemudian datang terdakwa dar dalam
toko sambi blang “ pak saya tidak pernah
menjual barang retur atau rusak pasti
saya akan simpan” dengan nada tinggi,
lalu saya jawab “ loh kok nadanya
tinggi, saya bukan orang Brebes, asli
Banyumas, jangan begitu, lalu terdakwa
bilang “ saya tidak takut dengan orang
Banyumas, saya orang Riau orang
perantau”’ saya jawab “ kamu ko
nantang orang Banyumas;
Sehingga terjadi percekcokan dengan
terdakwa, karena Terdakwa mau
menyerang, maka saya membela diri
dengan melempar patung kucing ke arah
terdakwa, karena salng emosi saya
dipegangi oleh 2 orang karyawan toko
dan sana dipukuli oleh terdakwa ke arah
muka bagian mata dan pelipis sebanyak
kurang lebih 5kali;

6. Apakah saksi tidak melakukan perlawanan?

6. karena saya merasa terdesak maka


saya melakukan perlawanan dengan
memukul ke arah perut terdakwa
sebanyak 1 kali, Terdakwa akhirnya
mundur dan saya duduk dan diberikan
tissue oleh karyawati toko, dan
Terdakwa bilang “ usap tu barang kali
keluar darah dan saya tidak takut dengan
badanmu yang sebesar itu” dengan nada
tinggi” dan “kamu orang kere gapunya
duit;

7. Akibat dari pemukulan tersebut, saksi menderita apa?

7. Akibat dari pemukulan tersebut saya


merasa pusng dan mata saya sakit,
sampai sekarang;

8. Apakah saksi masih bisa bekerja sepert biasa?

8. Ya, saya masih bisa bkerja seperti


biasa, tetap mata saya tidak jelas
untuk melihat akibat pemukulan
tersebut;

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan kepada Hakim Ketua, Hakim


Anggota (Abi Rafdi Gemilang Pratama, S.H.,M.H.) menyatakan cukup (tidak
mengajukan pertanyaan kepada saksi);

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan kepada Hakim Ketua, Hakim


Anggota (Jericho Randy Putra, S.H.,M.H.) mengajukan pertanyaan (mengajukan
pertanyaan kepada saksi);

9. Siapa yang memfoto saksi tersebut?

9. Yang foto ada Polisi

10. Apakah saksi sekarang telah menerima biaya pengobatan dari terdakwa?

10. Tidak ada, tetapi Terdakwa sudah


ada itikad baik mau datang kerumah
saya memnta maaf;

11. Berapa kali Terdakwa datang kerumah saksi?


11. Menurut pengakuan Terdakwa sudah
8 kali datang ke rumah saya dan
yang ketemu saya hanya 1 kali;

12. Apakah saksi sudah memaafkan Terdakwa?

12. Ya, saya dengan hati yang legowo


dan khlas sudah memaafkan
terdakwa dan mohon kepada Majelis
Hakim , Terdakwa dapat
diringankan hukumannnya sebagai
manusia biasa;

13. Apakah benar antara saksi dan Terdakwa sudah ada perdamaian?

13. Benar, sudah ada perdamaian


diantara kita dan surat perdamaian
tersebut diserahkan dipersidangan
oleh Penasehat Hukum;

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan Hakim Ketua, Penuntut Umum


mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab sebaga berikut:

14. Apakah benar ini adalah foto saksi, setelah kejadian? (sambil
dperlihatkan gambar/foto terdakwa yang ada dalam BAP dari Penyidik
tersebut);

14. Benar

15. Kemudan dibacakan hasiln Visum Et Repertum yang ditanda tangani


oleh dr. Siaga Hartati, Dokyter IGD pada Rumah Sakit Wijaya Kusuma
Purwokerto, telah dilakukan pemeriksaan terhadap Raditya Danu, umur
44 tahun, pekerjaan PNS, dengan hasil pemeriksaan : KU : Baik G.
Kepala : Hematon 1,5cm dkepala kiri atas; Dada : ridak ada kelainan,
Perut : tidak ada kelainan, anggota gerak atas : tidak ada kelainan,
anggota gerak bawah tak ada kelainan : apakah benar?

15. Benar

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan Hakim Ketua, Penasihat


Hukum Terdakwa mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab sebagai berikut;

16. Apakah pada saat saksi datang ke toko langsung dilayani oleh
Terdakwa?

16. Tidak, melanikan saya dilayani oleh


Karyawati;

17. Pada saat saksi cekcok dengan Terdakwa dalam posisi berhadap-
hadapan atau ada pengahalang?

17. Berhadap-hadapan tetapi disebelah


kiri ada etalase dan terdakwa berada
dikasir, kemudian mendekat
sehingga terjadi percekcokan dan
pemukulan;

18. Yang dilempar oleh saksi itu berupa barang apa?

18. Barang berupa patung kucing yang


terbuat dari plastik;

19. Tujuan saksi melempar patung kucing itu untuk apa?

19. Tujuannya tidak untuk melukai,


tetapi menghalau terdakwa

Atas pertanyaan Hakim Ketua, keterangan saksi tersebut, terdakwa


membenarkannya;
Atas Pertanyaan Hakim Ketua Hakim Anggota 1 dan 2 serta Jaksa Penuntut
Umum dan Penasehat Hukum tidak mengajukan pertanyaan kembali ke saudara
saksi

Saksi 1 Meninggalkan Ruang Sidang dibantu oleh Petugas

Selanjutnya, Hakim Ketua memerintahkan Penuntut Umum menghadirkan


saksi ke-2 (dua) di ruang sidang, atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi
menerangkan;

Nama: Dedi Basuki, tempat lahir di Banyumas, umur 16 tahun/tanggal 14


Februari 1999, Agama Islam, jenis kelamin Laki Laki, Kebangsaan Indonesa,
Pekerjaan Karyawan Swasta, alamat Desa Watumas RT 003/003, Kec.
Purwokerto Utara, Kab. Banyumas;

Atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi menerangkan kenal dan tidak ada
hubungan keluarga baik sedarah atau semenda tetapi ada hubungan kerja dengan
Terdakwa sebagai karyawannya;

Kemudian baik Terdakwa/Penasihat Hukum maupun Jaksa Penuntut Umum


menyatakan tidak keberatan saksi dimintai keterangan sebagai saksi dalam
perkara ini;

Selanjutnya Hakim Ketua mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab


sebagai berikut:

1. Apakah saudara pernah diperiksa sebaga saksi oleh Penyidik Polres


Banyumas?

1. Pernah

2. Apakah keterangan saksi dalam BAP Penyidik adalah benar?


2. Bahwa keterangan saya dalam BAP
Penyidik adalah benar
3. Sehubungan ada masalah apa?
3. Sehubungan saya menjad korban
penganiayaan dan perbuatan tidak
menyenangkan

4. Perkelahian antara siapa dengan siapa?

4. Antara bos andre dengan pelanggan/


konsumen yang komplain tentang
tongsis yang dibelinya karena rusak;

5. Kapan dan dimana perkelahian tersebut terjadi?

5. Pada hari Jum’at 24 Oktober 2014


sekitar pukul 16.00 WIB di Toko
Sentral ACC, beralamat di Jl.
Martadreja I No. 61 Purwokerto;

6. Saksi kerja dimana?

6. Saya bekerja sebagai karyawati di


Toko Sentral ACC, beralamat di Jl.
Martadreja I No. 61 Purwokerto, milk
Bos Andre;

7. Apakah benar Toko tersebut milik Terdakwa? (Sambil menunjuk ke arah


terdakwa di persidangan);

7. Benar

8. Awal mulanya bagamana kejadian tersebut?

8. Setahu saya awalnya Pak Radit


membeli tongsis blutut, karena
baterainya habis, sehingga dia telepon
sambil marah-marah, kemudian
besoknya dia datang dan ketemu saya,
sambil marah-marah dan bilang
barang yang sudah diretur jangan
djual lagi, sehingga terjadi
percekcokan, sehingga pak Radit mau
melempar tempat isolasi tapi tidak
jadi karena berat, sehingga melempar
patung kucing yang ada diatas meja
sampai terjadi perkelahian;

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan kepada Hakim Ketua, Hakim


Anggota (Abi Rafdi gemilang Pratama, S.H.,M.H.) mengajukan pertanyaan
(mengajukan pertanyaan kepada saksi);

9. Terdakwa mukul saksi korban pakai apa dan sebanyak berapa kali?

9. Setahu saya terdakwa mukul pakai


tangan kosong sebanyak 3-4 kal
mengenai pelips Pak Radit, lalu
dipisahin, kemudian pak Radit
telepon temannya dan menyuruh Bos
Andre ikut ke mobil, tetapi tidak mau;

10. Pada saat terjadi perkelahan saksi ada dmana?

10. Saya ada disitu;

11. Dengan jarak berapa meter antara saksi dengan Tempat Kejadian
Perkara (TKP)?

11. Dengan jarak 1-2 meter;


Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan kepada Hakim Ketua, Hakim
Anggota (Jericho Randy Putra, S.H.,M.H.) menyatakan cukup (tidak mengajukan
pertanyaan kepada saksi);

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan Hakim Ketua, Penuntut Umum


mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab sebaga berikut:

12. Apakah saksi tahu penyebab perkelahan tersebut apa?

12. Setahu saya penyebabnya adalah


barang berupa tongsis yang diretur
oleh konsumen yang datang ke Toko
sambil marah-marah sehingga bos
saya menjadi emosi

13. Akibat kejadian perkelahian ini bagaimana?

13. Akibat perkelahian tersebut


Terdakwa mengalami luka pada
kelingking jari tangan kanan dan pak
Radit mengalami luka pada pelipis
bagian kiri;

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan akim Ketua, Penasihat Hukum


Terdakwa mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab sebagai berikut;

14. Siapa yang memulai terlebih dahulu?

14. Setahu saya yang nyerang lebih


dahulu itu adalah Pak Radit dan
kejadiannya sudah dalam etalase;

15. Apakah terdakwa juga kena pukul oleh Pak Radit?

15. Ya, terdakwa juga dpukul kena


bagian perut oleh Pak Radit
16. Selain di pukul kena bagian perut kena apa lagi?

17. Saya tidak tahu;

18. Pada waktu Pak Radit melempar patung kucing sudah didalam atau
diluar?

18. Setahu saya sudah di dalam;

Atas pertanyaan Hakim Ketua, keterangan saksi tersebut, terdakwa


membenarkannya;

Atas Pertanyaan Hakim Ketua Hakim Anggota 1 dan 2 serta Jaksa Penuntut
Umum dan Penasehat Hukum tidak mengajukan pertanyaan kembali ke saudara
saksi

Saksi 2 Meninggalkan Ruang Sidang dibantu oleh Petugas

Selanjutnya, Hakim Ketua memerintahkan Penuntut Umum menghadirkan


saksi ke-3 (dua) di ruang sidang, atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi
menerangkan;

Nama: Pudja Dewi Srihastuti, tempat lahir di Brebes, umur 17 tahun/tanggal


3 Oktober 1995 , Agama Islam, jenis kelamin Laki-laki, Kebangsaan Indonesa,
Pekerjaan Karyawan Swasta, alamat Desa Kauman Barat RT 005/001, Kec.
Bumiayu, Kab. Brebes;

Atas pertanyaan Hakim Ketua, saksi menerangkan kenal dan tidak ada
hubungan keluarga baik sedarah atau semenda tetapi ada hubungan kerja dengan
Terdakwa sebagai karyawannya;

Kemudian baik Terdakwa/Penasihat Hukum maupun Jaksa Penuntut Umum


menyatakan tidak keberatan saksi dimintai keterangan sebagai saksi dalam
perkara ini;
Selanjutnya Hakim Ketua mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab
sebagai berikut:

1. Apakah saudara pernah diperiksa sebaga saksi oleh Penyidik Polres


Banyumas?

1 Pernah

2. Apakah keterangan saksi dalam BAP Penyidik adalah benar?


2. Bahwa keterangan saya dalam BAP
Penyidik adalah benar

3. Sehubungan ada masalah apa?


3. Sehubungan saya menjad korban
penganiayaan dan perbuatan tidak
menyenangkan

4. Perkelahian antara siapa dengan siapa?

4. Antara bos andre dengan pelanggan/


konsumen yang komplain tentang
tongsis yang dibelinya karena rusak;

5. Kapan dan dimana perkelahian tersebut terjadi?

5. Pada hari Jum’at 24 Oktober 2014


sekitar pukul 16.00 WIB di Toko
Sentral ACC, beralamat di Jl.
Martadreja I No. 61 Purwokerto;

6. Saksi bekerja dimana?

6. Saya bekerja sebagai karyawati di


Toko Sentral ACC, beralamat di Jl.
Martadreja I No. 61 Purwokerto, milk
Bos Andre;

7. Apakah benar Toko tersebut milik Terdakwa? (Sambil menunjuk ke arah


terdakwa di persidangan);

7. Benar

8. Awal mulanya bagamana kejadian tersebut?

8. Setahu saya awalnya Pak Radit


membeil tongsis blutut, karena
baterainya habis, sehingga dia
telepon sambl marah-marah,
kemudian besoknya dia datang dan
ketemu saya, sambl marah-marah
dan bilang barang yang sudah diretur
jangan djual lagi, sehingga terjad
percekcokan, sehingga pak Radit
mau melempar tempat isolasi tapi
tidak jadi karena berat, sehingga
melempar patung kucing yang ada
datas meja sampai terjadi
perkelaihan;

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan kepada Hakim Ketua, Hakim


Anggota (Abi Rafdi gemilang Pratama, S.H.,M.H.) mengajukan pertanyaan
(mengajukan pertanyaan kepada saksi);

9. Apakah saksi tahu sebelumnya ada masalah antara Terdakwa dengan


saksi korban tersebut?

9. Saya tidak tahu;


10. Apakah saksi tahu Terdakwa mukulnya menggunakan apa dan sebanyak
berapa kali?

10. Setahu saya Terdakwa mukul dengan


mengepal menggunakan tangan
kosong sebanyak 3-4 kal mengenai
pelipis Pak Radit

11. Pada saat terjadi perkelahian saksi ada dimana?

11.Pada saat kejadian saya ada dsitu


bersama teman kerja yang lain yaitu
Desi, Dedi, Anwar, Nanda, dan Nita

12. Dengan jarak berapa meter antara saksi dengan tempat kejadian Perkara
(TKP)?

12. Dengan jarak ± 2meter

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan kepada Hakim Ketua, Hakim


Anggota (Jericho Randy Putra, S.H.,M.H.) mengajukan pertanyaan (mengajukan
pertanyaan kepada saksi);

13. Apakah saksi Tahu penyebab perkelahian tersebut apa?

13. Setahu saya penyebabnya adalah


adanya barang berupa tongsis yang
diretur oleh konsumen yang datang
ke Toko sambil marah-marah
sehingga bos saya menjadi emosi;

14. Akbiat dari pemukulan tersebut bagaimana?


14. Akibat dari pemukulan tersebut saksi
korban mengalami luka memar pada
bagian pelipis mata sebelah kri;

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan Hakim Ketua, Penuntut Umum


mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab sebaga berikut:

15. Pemilik dari Patung Kucing?

15 Pemiliknya Terdakwa

16. Patung Kucing dilempar kemana? Dan mengenai apa?

16. Patung kucing dilempar kearah


terdakwa dan mengenai bagian dada
sehingga terjadi keributan

17. Apakah ada orang lain yang melakukan pemukulan selain terdakwa?

17. Tidak ada

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan akim Ketua, Penasihat Hukum


Terdakwa mengajukan pertanyaan dan saksi menjawab sebagai berikut;

18. Yang menyerang lebih dahulu siapa?

18. Yang menyerang lebih dahulu


Pak Radit yang masuk ke dalam;

19. Apakah saksi korban ikut memukul terdakwa?

19. saudara terdakwa memukul di


bagian perut

20. Siapakah yang menyerang terlebih dahulu?


20. Yang menyerang terlebih dahulu pak
Radit dan kejadiannya di dalam
etalase

21. Apakah saudara terdakwa terkena pukulan pak radit?

21.Ya, Terdakwa terkena di bagian perut

22. Selain di bagian perut, terdakwa terkena di bagian mana lagi?

22. Hanya di bagian perut saja

23. Apakah anda tahu saat pak Radit melempar patung kucing sudah berada
di dalam atau di luar etaase?

23. Di dalam etalase

Atas pertanyaan Hakim Ketua, keterangan saksi tersebut, terdakwa


membenarkannya;

Atas Pertanyaan Hakim Ketua Hakim Anggota 1 dan 2 serta Jaksa Penuntut
Umum dan Penasehat Hukum tidak mengajukan pertanyaan kembali ke saudara
saksi

Saksi 3 Meninggalkan Ruang Sidang dibantu oleh Petugas

Selanjutnya atas kesempatan yang diberikan Hakim Ketua, Penasihat


Hukum Terdakwa menyatakan cukup (tidak mengajukan pertanyaan kepada
Terdakwa);

Atas pertanyaan Hakim Ketua, lalu Terdakwa menyatakan cukup dan tidak
ada tambahan keterangan lagi;

Selanjutnya Hakim Ketua menyatakan pemeriksaan perkara in telah selesai;


Kemudian, untuk tuntutan pidana, hakim Ketua menunda sidang sampai
Hari Senin, tanggal 12 February 2015, pukul 11.30 WIB, dengan perintah kepada
Penuntut Umum untuk menghadapkan Terdakwa pada hari sidang yang telah
ditetapkan tersebut dengan status terdakwa tetap dalam tahanan.

Setelah itu sidang ditunda danditutup

Demikian Berita acara Sidang ini dibuat yang ditandatangani oleh Hakim
Ketua dan Panitera Pengganti;

Panitia Pengganti, Hakim Ketua,

Irma Maharani, S.H. Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H


BERITA ACARA SIDANG

(Lanjutan – 2)

Nomor 12/Pid.B/2015/PN Pwt.

Sidang Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili perkara pidana


dengan acra pemeriksaan biasa, berlangsung di gedung yang digunakan untuk di
Jalan Gerilya No. 241 Purwokerto, pada hari : Senin, tanggal 12 February 2015,
Pukul 11.30 Wib dalam perkara Terdakwa: Andrew Dimassaputra;

Susunan Sidang :

Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H. : Hakim Ketua


Abi Rafdi Gemilang Pratama, S.h.,M.H. : Hakim Anggota
Jericho Randy Putra, S.H.,M.H. : Hakim Anggota
Irma Maharani, S.H. :Panitera Pengganti
Aditya Hendry, S.H :Penuntut Umum

Sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua, lalu
Hakim Ketua memerintahkan kepada Penuntut Umum agar menghadapkan
Terdakwa ke ruang sidang;

Penuntut Umum menghadapkan Terdakwa ke ruang sidang dalam keadaan


bebas dan dijaga oleh Petugas serta didampingi Penasihat Hukumnya. Atas
pertanyaan Hakim Ketua Terdakwa menerangkan bahwa yang bersangkutan
dalam keadaan sehat dan siap mengikuti sidang.

Hakim Ketua mengingatkan Terdakwa supaya memperhatikan segala


sesuatu yang didengar dan dilihatnya di sidang. Kemudian Hakim Ketua
menyatakan sesuai dengan Berita Acara Sidang terdahulu hari ini tuntutan pidana
dari Penuntut Umum apakah telah siap?
Atas pertanyaan tersebut, lalu dijawab oleh Penuntut Umum bahwa tuntutan
pidananya telah siap dibacakan hari ini;

Atas kesempatan yang diberikan oleh Hakim Ketua, lalu Penuntut Umum
membacakan surat tuntutan pidananya tertanggal 12 February 2015, dibawah
register perkara Nomor : PDM-11/ PKRTO/0.3.14/Epp.2/01/2015.(terlampir)
dalam berkas;

Selanjutnya atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa mengatakan telah


mengerti dan faham akan isi dan maksud daripada tuntutan pidana dari Penuntut
Umum Tersebut, dan ia melalu Penasihat Hukumnya mengajukan waktu untuk
suatu pembelaan

Untuk memberikan kesempatan kepada Penasehat Hukummenyusun


Pembelaan, Hakim Ketua menunda sidang sampai 1 (satu) minggu yang akan
dating pada hari Senin, tanggal 19 February 2015, Jam 10.30 Wib dengan
perintah kepada Penuntut Umum untuk menghadapkan Terdakwa pada hari
sidang yang telah ditetapkan tersebut dan setelah itu, sidang ditutup.

Demikian Berita Acara Sidang ini dibuat yang ditandatangani oleh Hakim
Ketua dan Panitera;

Panitera Pengganti, Hakim Ketua,

Irma Maharani, S.H. Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H


BERITA ACARA SIDANG

(Lanjutan – 3)

Nomor 12/Pid.B/2015/PN Pwt.

Sidang Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili perkara pidana


dengan acara pemeriksaan biasa, berlangsung di gedung yang digunakan untuk di
Jalan Gerilya No. 241 Purwokerto, pada hari : Senin, tanggal 19 February 2015,
Pukul 11.30 Wib dalam perkara Terdakwa: Andrew Dimassaputra;

Susunan Sidang :

Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H. : Hakim Ketua


Abi Rafdi Gemilang Pratama, S.h.,M.H. : Hakim Anggota
Jericho Randy Putra, S.H.,M.H. : Hakim Anggota
Irma Maharani, S.H. :Panitera Pengganti
Aditya Hendry, S.H :Penuntut Umum

Sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua, lalu
Hakim Ketua memerintahkan kepada Penuntut Umum agar menghadapkan
Terdakwa ke ruang sidang;

Penuntut Umum menghadapkan Terdakwa ke rang sidang dalam keadaan


bebas dan dijaga oleh Petugas serta didampingi Penasiat Hukumnya. Atas
pertanyaan Hakim Ketua Terdakwa menerangkan bahwa yang bersangkutan
dalam keadaan sehat dan siap mengikuti sidang.

Hakim Ketua mengingatkan Terdakwa supaya memperhatikan segala


sesuatu yang didengar dan dilihatnya di sidang. Kemudian Hakim Ketua
menyatakan sesusai dengan Berita Acara Sidang terdahulu, maka sidang hari ini
adalah Pembelaan dari Penasehat Hukum terdakwa
Atas kesempatan yang diberikan oleh Hakim Ketua, lalu Penasehat
Hukum membacakan surat tuntutan pidananya tertanggal 19 Maret 2015. Secara
lisan
Atas kesempatan yang diberikan oleh Hakim Ketua, lalu Penuntut Umum
menyampaikan Tanggapan atas pembelaan tertanggal 19 Maret 2015secara lisan
Selanjutnya atas pertanyaan Hakim Ketua, Terdakwa mengatakan telah
mengerti dan faham akan isi dan maksud daripada tuntutan pidana dari Penuntut
Umum Tersebut, dan ia melalu Penasihat Hukumnya mengajukan suatu
pembelaan secara lisan yang pada pokoknya mohon diberikan keringan hukuman
yang akan dijatuhkan kepada diri Terdakwa dengan alasan Terdakwa merasa
bersalah dan menyesali atas perbuatannya, serta berjanji tidak akan mengulangi
lagi. Kemudian Hakim Ketua menyatakan pemeriksaan ditutup;
Atas pembelaan dari Terdakwa melalui Penasihat Hukumnya tersebut lalu
Penuntut Umum alam Repliknya secara lisan menyatakan tetap pada tuntutan
pidananya dan Penasihat hukum Terdakwa dalam Dupliknya secara lisan
menyatakan tetap pada pembelaannya tersebut. Kemudian Hakm Ketua
menyatakan pemeriksaan ditutup:
Untuk memberikan kesempatan kepada Majelis Hakim bermusyawarah
dan menyusun putusan, Hakim Ketua menunda sidang sampai 1 (satu) minggu
yang akan datang pada hari Senin, tanggal 26 Maret 2015, Jam 10.30 Wib
dengan perintah kepada Penuntut Umum untuk menghadapkan Terdakwa pada
hari sidang yang telah ditetapkan tersebut dan setelah itu, sidang ditutup.
Demikian Berita Acara Sidang ini dibuat yang ditandatangani oleh Hakim
Ketua dan Panitera;

Panitera Pengganti, Hakim Ketua,

Pudja Dewi Srihastuti, S.H. Sukma Awanda Putra, S.H


BERITA ACARA SIDANG

(Lanjutan – 4)

Nomor 12/Pid.B/2015/PN Pwt.

Sidang Pengadilan Negeri Purwokerto yang mengadili perkara pidana


dengan acra pemeriksaan biasa, berlangsung di gedung yang digunakan untuk di
Jalan Gerilya No. 241 Purwokerto, pada hari : Senin, tanggal 26 February 2015,
Pukul 11.30 Wib dalam perkara Terdakwa: Andrew Dimassaputra;

Susunan Sidang :

Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H. : Hakim Ketua


Abi Rafdi Gemilang Pratama, S.h.,M.H. : Hakim Anggota
Jericho Randy Putra, S.H.,M.H. : Hakim Anggota
Irma Maharani, S.H. :Panitera Pengganti
Aditya Hendry, S.H :Penuntut Umum

Sidang dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum oleh Hakim Ketua, lalu
Hakim Ketua memerintahkan kepada Penuntut Umum agar menghadapkan
Terdakwa ke ruang sidang;

Penuntut Umum menghadapkan Terdakwa ke rang sidang dalam keadaan


bebas dan dijaga oleh Petugas serta didampingi Penasiat Hukumnya. Atas
pertanyaan Hakim Ketua Terdakwa menerangkan bahwa yang bersangkutan
dalam keadaan sehat dan siap mengikuti sidang.

Hakim Ketua mengingatkan Terdakwa supaya memperhatikan segala


sesuatu yang didengar dan dilihatnya di sidang. Kemudian Hakim Ketua
menyatakan sesusai dengan Berita Acara Sidang terdahulu, maka sidang hari ini
adalah pembacaan putusan, untuk itu kepada Penuntut Umum dan terdakwa/
Penasihat Hukumnya untuk mencermati isi putusan tersebut yang amar
selengkapnya berbunyi sebagai berikut :

MENGADILI :

1. Hak segera menerima atau menolak Putusan;


2. Hak mempelajari Putusan sebelum menyatakan meneirma atau menolak
Putusan dalam tenggang waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang ini;
3. Hak pemeriksaan kembali perkaranya dalam tingkat banding dalam
tenggang waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang ini, dalam hal
Terdakwa menolak putusan;
4. Hak mencabut pernyataan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) dalm
tenggang waktu yang ditentukan oleh Undang-Undang;

Selanjutnya setelah Hakim Ketua selesai mengucapkan putusannya,


menanyakan apakah terdakwa ingin menggunakan haknya atau tidak. Terdakwa
mengatakan tidak akan menggunakan haknya dan Terdakwa menerima Putusan
tersebut;

Setelah itu sidang ditutup;

Demikian Berita Acara Sidang ini dibuat yang ditandatangani oleh Hakim
Ketua dan Panitera;

Panitera Pengganti, Hakim Ketua,

Irma Maharani, S.H. Sukma Awanda Putra, S.H.,M.H