Anda di halaman 1dari 7

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PENYUSUNAN RENCANA AKSI DAERAH


TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN / SDGs
KABUPATEN MUARO JAMBI 2016-2021

Uraian Pendahuluan

1. Program : Program Perencanaan Pembangunan Daerah.


2. Kegiatan : Koordinasi Perencanaan Pembangunan Bidang Sosial dan Budaya.
3. Pekerjaan : Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021.

4. Latar Belakang : Sebagaimana diketahui negara-negara di dunia


sekarang menyepakati sebuah platform baru dengan terminologi
baru, yakni Sustenable Development Goals (SDGs) yang pada
dasarnya memiliki kesamaan cita-cita dengan MDGs. Baik SDGs
maupun MDGs pada dasarnya sama sama bertujuan untuk
mengentaskan kemiskinan di dunia. Namun, ada hal yang lebih
progresif yang dicantumkan di dalam SDGs yang telah disepakati
sejak akhir 2015 ini yang harus dicapai pada tahun 2030
mendatang.

Ada 17 poin penting yang menjadi target di dalam Sustainable


Development Goals (TPB/SDGs) untuk menciptakan kesejahteraan
masyarakat yakni :
1. Tanpa Kemiskinan;
2. Tanpa Kelaparan;
3. Kesehatan yang baik dan kesejahteraan;
4. Pendidikan berkualitas;
5. Kesetaraan gender;
6. Air bersih dan sanitasi;
7. Energi bersih dan terjangkau;
8. Pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan yang layak;
9. Industri, inovasi, dan infrastruktur;
10. Pengurangan kesenjangan;
11. Keberlanjutan kota dan komunitas;
12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab;
13. Aksi terhadap iklim;
14. Kehidupan bawah laut;
15. Kehidupan di darat;
16. Institusi peradilan yang kuat dan kedamaian; dan
17. Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Merupakan sesuatu yang tidak ringan yang harus ditindaklanjuti


oleh bangsa Indonesia khususnys Provinsi Jambi untuk memenuhi
target capaian tersebut diatas.dengan kondisi bahwa garis
kemiskinan kita masih di sekitar 11%; malnutrisi kronis berada di
angka 37.3%; ada 658 ribu jiwa yang merupakan penderita
HIV/AIDS, rata-rata pendidikan hanya berlangsung 7.5 tahun
(dari program Pemerintah sembilan tahun); kesempatan
pendidikan dan penciptaan lapangan kerja yang cukup. Selain itu
dampak pada lingkungan hidup juga sangat penting bagi Indonesia,
yaitu terjadinya deforestasi (penggundulan hutan) sebesar 1-2% per
tahun.
5. Tujuan : Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021, adalah

1. Diharapkan bisa mengakhiri segala bentuk kemiskinan di


semua Kecamatan dalam Kabupaten Muaro Jambi.
2. Berakhirnya segala bentuk kelaparan, mencapai ketahanan
pangan dan meningkatkan gizi dan mendorong pertanian
secara berkelanjutan dengan meningkatkan upaya strategi
mendorong lahirnya peraturan daerah tentang lahan pangan
berkelanjutan.
3. Menjamin adanya kehidupan yang sehat, serta mendorong
peningkatan kesejahteraan untuk semua orang di dunia pada
semua usia.
4. Pembangunan manusia atau human development yang
meliputi pendidikan dan kesehatan, lingkungan .

6. Sasaran : Sasaran dari Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan


Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021 sebagai
berikut :

1. Tersusunnya Program dan Rencana mencakup bidang


kesehatan, pendidikan dan kesetaraan jender.
2. Tersusunya Rencana Pembangunan Sosial Ekonomi seperti
ketimpangan, kemiskinan, ketersediaan sarana dan pra-sarana
lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi.
3. Tersusunnya Rencana Pembangunan Lingkungan yang
berupaya menjaga ketersediaan Sumber Daya Alam dan
kualitas lingkungan yang baik.
4. Menyusun kerangka Peraturan dan Kebijakan Daerah yang
mendukung SDGs.

7. Sumber Dana : Pekerjaan Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan


Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021, ini
dibiayai dari sumber pendanaan : DPA-SKPD Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah Kabupaten Muaro Jambi Tahun Anggaran
2018.
8. Jumlah Dana : Untuk pelaksanaan Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021,
diperlukan biaya sebesar Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta
Rupiah) termasuk PPn

9. Nama dan : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA)


Organisasi Kabupaten Muaro Jambi.
Pembuat
ALHUZARI, SE, ME
Komitmen
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Muaro Jambi.
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen

Ruang Lingkup
10. Lingkup Lokasi : Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021, adalah wilayah
Administrasi Daerah Kabupaten Muaro Jambi.
11. Lingkup Kegiatan : Lingkup kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021
meliputi :

1. Penyusunan matriks pelaksanaan rencana aksi kegiatan


Percepatan Kebijakan SDGs berbasis peta yang telah
tervalidasi.
2. Mengidentifikasi permasalahan dan hambatan aspek Sistem
Informasi Geospasia ldalam Percepatan Kebijakan SDGs;
3. Mengidentifikasi Percepatan Kebijakan SDGs dalam rangka
sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah
4. Melakukan inventarisasi dan kompilasi data SDGs berbasis
IGT yang berasal dari kementerian/lembaga/pemerintah
daerah,;
5. Mengidentifikasi temuan permasalahan permasalahan
ketidaksesuaian kondisi program SDGs dengan program
lainnya.;
6. Mengidentifikasi temuan permasalahan-permasalahan kondisi
ketidaksesuaian (tumpeng tindih) kegiatan setiap kelompok
dan antar kelompok dalam menyusun program SDGs.
7. Menganalisis isu dalam koordinasi penyelesaian permasalahan
selama proses sinkronisasi program SDGs.
8. Solusi regulasi dalam kebijakan SDGs.

12. Lingkup Materi : Materi utama Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021
adalah semua obyek yang bekaitan dengan pengembangan bidang
Kesehatan, Pendidikan dan pertanian di Kabupaten Muaro Jambi.

13 Keluaran : Keluaran dari Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan


Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021
adalah :
1. Tersedianya matrik rencana aksi berbasis Geospasial Tematik
yang bersumber melalui data inventarisasi dan kompilasi dari
kementerian/ lembaga/ pemerintah daerah;
2. Teridentifikasinya permasalahan, dan hambatan aspek integrasi
IGT (Informasi Geo Spasial Tematik)yang mengacu pada IGD
(Informasi Geo Spasial Dasar).dengan SDGs.
3. Teridentifikasinya permasalahan dan hambatan aspek
sinkronisasi di setiap kelompok dan antar kelompok data
rencana aksi SDGs.;
4. Teridentifikasi rekomendasi dan rumusan penyelesaian masalah
terkait rencana aksi SDGs.
5. Tersusunnya laporan hasil kerja sesuai dengan tugas yang
dilaksanakan.
6. Tersusunnya Rencana Strategis Capaian SDGs berbasis spasial
dalam kegiatan sektoral 2016-2021

14. Laporan : Produk yang dihasilkan oleh konsultan ini harus sesuai dengan
keluaran yang diinginkan, meliputi :
a) Laporan Pendahuluan
Dengan spefikasi :
 Judul buku : Laporan Pendahuluan
 Jumlah : 5 Dok
 Ukuran buku : A4 (29,7 X 21 cm)
 Pengetikan : 1,5 spasi, pada kertas putih polos
b) Laporan Antara
Dengan spefikasi :
 Judul buku : Laporan Antara
 Jumlah : 5 Dok
 Ukuran buku : A4 (29,7 X 21 cm)
 Pengetikan : 1,5 spasi, pada kertas putih polos
c) Laporan Akhir
Dengan spefikasi :
 Judul buku : Laporan Akhir
 Jumlah : 5 Dok
 Ukuran buku : A4 (29,7 X 21 cm)
 Pengeeetikan : 1,5 spasi, pada kertas putih polos
d) CD dan Data Laporan : 25 CD

15. Referensi Hukum : Dasar hukum kegiatan Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs /
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi 2016-
2021 adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan
Ruang (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan
Lembaran Negara Nomor 4725).
2. UU No. 4/2011 tentang Informasi Geospasial
3. PP Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan
Ruang.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2008 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional.
5. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan
Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta.
6. Dan lain-lain.

16. Peralatan, : Data dan fasilitas yang disediakan oleh pengguna anggaran/Kuasa
Material, Personil Pengguna Anggaran /Pejabat Pembuat Komitmen yang dapat
dan Fasilitas dari digunakan dan harus dipeliharaoleh penyedia jasa :
Pejabat Pembuat 1. Laporan dan data (bila ada)
Komitmen Kumpulan laporan dan data sebagai hasil studi terdahulu serta
photografi (bila ada).
2. Staf Pengawas/pendamping
Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat
Pembuat Komitmen akan mengangkat petugas yang bertindak
sebagai pengawas atau pendamping (counterpart), atau project
officer (PO) dalam rangka pelaksanaan jasa konsultansi.
3. Fasilitas yang disediakan oleh pejabat pembuat komitmen
yang dapat digunakan oleh penyedia jasa akan ditentukan
kemudian.

17. Peralatan dan : Peralatan dan Material yang harus disediakan oleh Penyedia Jasa :
Material dari penyedia jasa harus menyediakan dan memelihara semua fasilitas
Penyedia Jasa dan peralatan yang dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan
pekerjaan. Barang-barang yang harus disediakan oleh penyedia
seperti kendaraan roda 4, roda 2, komputer dan printernya,
peralatan survey dan ukur sesuai jumlah dalam biaya non personil.

18. Lingkup : Penyedia jasa akan bertanggung jawab dan berwenang


Kewenangan sepenuhnya terhadap pelaksanaan terlaksananya Penyusunan
Penyedia Jasa Laporan Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi berdasarkan
ketentuan perjanjian kerjasama yang telah ditetapkan, dan sesuai
dengan kerangka acuan kerja.
19. Jangka Waktu : Untuk melaksanakan pekerjaan ini ditetapkan waktunya selama
Penyelesaian 90 (sembilan puluh) hari kalender terhitung sejak dikeluarkannya
Kegiatan SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja) dari pejabat Pembuat
Komitmen. Jangka waktu pelaksanaan tersebut sudah memadai
untuk pelaksanaan pekerjaan ini yang secara umum dibagi
menjadi tiga tahap yaitu : pengumpulan data, analisis, dan
penyusunan rencana.
20. Personil :
posisi Kualifikasi Pengalaman
Ahli Sosial Budaya, Pendidikan
S1 / S2 Pengalaman 7 tahun di
Team Leader 7 tahun
bidangnya untuk S1 dan 5 tahun
dibidangnya untuk S2
Ahli Sosial Budayai, Pendidikan
Ahli Sosial S1/S2 Pengalaman 7 tahun di
5 tahun
Budaya bidangnya untuk S1 dan 5 tahun
dibidangnya untuk S2
Ahli Georafi Ahi Geografi/GIS/Geodesi,
/ GIS/Geo pendidikan S1/S2 Pengalaman 5 tahun
Desi 5 tahun dibidangnya untuk S1
Ahli Ekonomi
Ahli Ekonomi pendidikan S1/S2 Pengalaman 5 Tahun
5 tahun dibidangnya untuk S1

21. Jadwal Tahapan : Rencana kerja konsultan untuk setiap tahapan kegiatan seperti
Pelaksanaan yang telah diuraikan pada point 10 disesuaikan dengan jangka
waktu pelaksanaan kegiatan selama 90 (Sembilan Puluh puluh)
hari kalender.

Laporan
20. Laporan : Laporan pendahuluan yang berisi penjelasan rinci antara lain :
Pendahuluan  Perumusan masalah secara umum dan pembuatan alur pikir
Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs / Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Kabupaten Muaro Jambi.

 Perencanaan persiapan survey dan penyiapan formulir dan


matrik pendataan dan produk yang diperlukan, penentuan
sumber data, daftar kebutuhan data yang diperlukan, jadwal
pelaksanaan, alat pengukuran data indikator pencapaian target
data yang diperlukan, personil yang melakukan pendataan dan
metode pelaksanaan pengumpulan data.

 Perumusan rencana kerja pekerjaan dan pencapaian sasaran,


penetapan metode dan pendekatan kajian, penyusunan
kerangka pencapaian sasaran, jadwal, waktu, tenaga
teknis/ahli yang terlibat, dsb.
Laporan pendahuluan diserahkan paling lambat 30 (tiga puluh)
hari kalender setelah penandatanganan Kontrak (SPMK) sebanyak
5 (lima) Dok kemudian dilakukan diskusi pembahasan bersama
Tim Supervisi di daerah.

21. Laporan Antara : Laporan Antara diserahkan paling lambat 60 (enam puluh) hari
kalender setelah penandatanganan kontrak sebanyak 5 (lima) Dok
dan dilakukan diskusi pembahasan bersama Tim Supervisi di
Daerah.
22. Laporan Akhir : Laporan Akhir harus diserahkan paling lambat 150 (seratus
limapuluh) hari kalender setelah penandatanganan kontrak
sebanyak 5 (lima) dok. Laporan akhir ini merupakan hsil akhir
rumusan/kesepakatan sektoral dan daerah serta merupakan
penyempurnaan dari Laporan Draft Akhir.

23. Soft Copy : Cakran padat (Compact Disc) merupakan laporan secara
Laporan keseluruhan dalam bentuk CD. CD harus diserahkan selambat-
lambatnya 150 (Seratus Lima puluh) hari kalender sejak SPMK
diterbitkan sebanyak 25 (dua puluh lima) CD.

Hal-hal yang lain

24. Produksi Dalam : Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus
Negeri dilakukan dalam Wilayah Negara Indonesia kecuali ditetapkan lain
dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan keterbatasan
kompetensi dalam negeri.

25. Persyaratan : Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan
Kerjasama untuk pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan
kerjasama yang telah diatur oleh peraturan terkait harus dipatuhi.

26. Pedoman : Pengumpulan data lapangan harus memenuhi persyaratan berikut :


Pengumpulan 1. Data yang dibutuhkan adalah data yang terkait dengan
Data Lapangan pelaksanaan pekerjaan.
2. Pengumpulan data lapangan dilakukan dengan menggunakan
peralatan yang disesuaikan dengan kebutuhan.

27. Alih Pengetahuan : Jika diperlukan, Penyedia Jasa Konsultansi berkewajiban untuk
menyelenggarakan pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih
pengetahuan kepada personil poyek/satuan kerja Pejabat Pembuat
Komitmen berikut Tim Teknis Daerah Pendukung Pelaksanaan
pekerjaan.

28. Penutup : Demikianlah Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini disusun sebagai
pedoman dalam pelaksanaan pekerjaan “Penyusunan Rencana Aksi
Daerah SDGs / Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Muaro
Jambi 2017-2022” sehingga tujuan yang diinginkan dari pelaksanaan
pekerjaan ini dapat tercapai secara optimal.

Sengeti, Februari 2018

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH


KABUPATEN MUARO JAMBI
SELAKU PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

ALHUZARI, SE, ME
NIP. 197412292006041008
KERANGKA ACUAN KERJA
Penyusunan Rencana Aksi Daerah SDGs /
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Kabupaten Muaro Jambi 2016-2021

PEMERINTAH KABUPATEN MUARO JAMBI


BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
TAHUN ANGGARAN 2018