Anda di halaman 1dari 43

STANDART KEBERSIHAN GEDUNG

– LANTAI

 Tidak ada debu, bekas sepatu/sandal


 Bersih , kering dan mengkilat tanpa noda
 Tidak berbau amis
– FURNITURE

 Tidak ada puntung rokok/ sampah


 Tidak ada air atau minyak yang menempel
 Bersih mengkilat
– DINDING

 Tidak ada air/ minyak yang menempel/bekas telapak tangan


 Kering dan bersih
 Dilakukan saat tidak ada pasien ( sudah pulang)
– PLAFON

 Tidak ada sarang laba-laba /sawang-sawang.


 Tidak tampak noda kotor bekas : paku/ cat/ minyak/ hiasan
– KACA

○ Tampak bersih dan bening ,tidak ada noda menempel

Terpelihara, tidak berjamur/berkerak dan selalu kering

– TOILET

 Dibersihkan tiap hari, ada sumbatan gunakan vacuum cleaner


 Tidak berlumut, tidak berkerak atau berjamur
 Kering dan bersih tidak berbau
 Kran tidak bocor/lancar, saluran pembuangan tidak mampat
 Dikuras jika kelihatan bak mandinya kotor
 Tersedia keset 3 M disetiap pintu keluar ( Disediakan pihak pengguna/
tergantung perjanjian )
– TEMPAT SAMPAH

 Ada setiap 100 m2


 Pembuangan Sampah sebaiknya dilakukan sebelum pulang.
– GENERAL CLEANING

 Pemolesan Lantai 3 – 6 bulan sekali


( tergantung kondisi lantai)

 Pembersihan serempak 3 – 6 bulan sekali


Dilakukan pada hari libur/ lembur dan diawasi Supervisor
Selain sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Security, PT. IKS juga menyediakan jasa
outsourcing untuk beberapa pelayanan bagi perusahaan-perusahaan pemerintah mauapun swasta.
Diantaranya :

JASA PELAYANAN DAN PERAWATAN KEBERSIHAN UNTUK :


1. Pusat Perbelanjaan – Stasiun Kereta Api
2. Apartemen – Terminal Bus
3. Rumah Sakit -Bank
4. Gedung Perkantoran – Hotel
5. Bandar Udara – Pabrik
6. Gedung Sekolah – Restoran

STANDART KEBERSIHAN GEDUNG


 LANTAI
 Tidak ada debu, bekas sepatu/sandal
 Bersih , kering dan mengkilat tanpa noda
 Tidak berbau amis
 FURNITURE
 Tidak ada puntung rokok/ sampah
 Tidak ada air atau minyak yang menempel
 Bersih mengkilat
 DINDING
 Tidak ada air/ minyak yang menempel/bekas telapak tangan
 Kering dan bersih
 Dilakukan saat tidak ada pasien ( sudah pulang)
 PLAFON
 Tidak ada sarang laba-laba /sawang-sawang.
 Tidak tampak noda kotor bekas : paku/ cat/ minyak/ hiasan
 KACA
○ Tampak bersih dan bening ,tidak ada noda menempel

○ Terpelihara, tidak berjamur/berkerak dan selalu kerin

Section Tata Tertib


Division :
CLEANING SERVICE Perihal Motto Kebersihan
Level : No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Division
1. Menagerial Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
2. Supervisor Revisi :
3. Rank File
Tujuan Pencegahan dari timbulnya kotoran dan memberikan rasa nyaman, aman serta hygiene
A. CLEAN as YOU GO
Setiap langkah melakukan tugas harus memikirkan kebersihan dan sanitasi. Maksudnya :

1. Setiap karyawan harus selalu berpikir untuk hidup bersih

2. Selalu memberikan bersih yang sanitasi.

3. Selalu membersihkan alat – alat kerja setelah digunakan dan sebelum meninggalkan tempat kerja

B. KEEP IT DRY
Membiasakan area kerja atau alat yang telah digunakan dibersihkan dan di lap agar kering Maksudnya :

1. Selalu mengeringkan setiap alat kerja yang di gunakan agar alat tersebut selalu terlihat bersih dan awet.

2. Selalu menjaga area basah selalu kering agar tidak menimbulkan bau kurang sedap.

C. THINK CLEAN
Selalu berpikir bersih

Maksudnya :

“Senantiasa berpikir bersih yang dimulai dari bersih diri terlebih dahulu baik secara jasmani dan rohani yang diwu
secara nyata dari perilaku dan penampilan serta mewujudkan kebersihan disekeliling tempat kita bekerja”

JOB DESCRIPTION

Division : Title : Cleaner / Houseman


CLEANING SERVICE
Level : No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Division
Rank File : Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Report to : Revisi :
Team leader/Supervisor
Bertanggung jawab atas kebersihan, kenyamanan dan keamanan area / section yang ditugaska
Tujuan jadwal kerja.
Tugas Pokok :
1. Menjaga kebersihan area/ section yang di tugaskan sesuai jadwal kerja.

2. Membantu program kebersihan Harian, Minggu dan Bulanan ( Periodically)

3. Melaporkan kerusakan atau tidak berfungsi dengan benar setiap alat kerja atau area kerja kepada atasan.

4. Merawat setiap alat kerja dengan membersihkan kembali sebelum penggudangan.

5. Melaporkan setiap penemuan barang yang bukan miliknya atau orang lain kepada atasan segera mungkin.

6. Melaksanakan menjaga dan menggunakan chemical atau alat sesuai procedure yang benar.

7. Hadir disetiap briefing atau meeting harian.

8. Melakukan tugas sesuai dengan procedure dan instruksi atasan.

Division : Title : Cleaner / Houseman


CLEANING SERVICE

Level : No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Division


Rank File : Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Report to : Revisi :
Team leader/Supervisor
Bertanggung jawab atas kebersihan, kenyamanan dan keamanan area / section yang ditugaska
Objective jadwal kerja.

Tugas Pokok :
1. Mengawasi cleaner pada saat bertugas membersihkan area/ section yang di tugaskan sesuai jadwal kerja.

2. Melaksanakan dan Membantu program kebersihan Harian, Mingguan dan Bulanan (Periodically)

3. Menindaklanjuti laporan kerusakan atau alat yang tidak berfungsi dengan benar, untuk segera di perbaiki.

4. Mengawasi kebersihan dan fungsi setiap alat kerja sebelum digunakan dan, di kembalikan kegudang

5. Mendata setiap penemuan barang yang bukan miliknya atau orang lain dan mengkoordinasikan dengan pihak
management secepatnya.

6. Mengawasi dan menjaga penggunaan chemical atau alat sesuai procedure yang benar.

7. Membuat laporan kegiatan harian.

8. Hadir disetiap briefing atau meeting harian.

9. Memberikan training kepada sub coordinator


10. Melakukan tugas sesuai dengan procedure dan instruksi atasan.

JOB DESCRIPTION
Division : Title : Administrasi / logistrik
CLEANING SERVICE

Level : No. Doc 01/ SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Division


Rank File : Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Report to : Revisi :
Team leader/Supervisor
Bertanggung jawab pengadaan, penyediaan, pendistribusian dan administrasi kebutuhan stock
Objective untuk kesinambungan operational.

Tugas Pokok :
1. Mengadakan penyediaan Stock /supplies untuk kepentingan operational

2. Melaksanakan pendistribusian stock/supplies untuk area sebagai bagian memenuhi kebutuhan operational.

3. Melakukan dan mendata stock take/opnament barang, equipment, pelengkapan serta inventasi perusahaan.

4. Melaporkan, mendata dan follow up setiap kekurangan barang/ mesin operational untuk di tindak lanjuti.

5. Melaksanakan permintaan barang keperluan operational.

6. Melaksanakan kegiatan administrasi seperti pencatatan keluar masuk stock atau supplies untuk operational de
membuat catatan terrinci dalam bentuk par stock system

7. Menindaklanjuti laporan kerusakan atau alat yang tidak berfungsi dengan benar, untuk di segera di perbaiki.

8. Mengawasi kebersihan dan fungsi setiap alat kerja sebelum di gunakan dan di kembalikan kegudang

9. Mengawasi dan menjaga penggunaan chemical atau alat sesuai procedure yang benar.

10. Membuat laporan kegiatan/pengeluaran harian.

11. Hadir disetiap briefing atau meeting harian.

12. Melakukan tugas sesuai dengan procedure dan instruksi atasan.

JOB DESCRIPTION
Division : Title : Supervisor / Chief Supervisor
CLEANING SERVICE
Level : No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Division
Rank File : Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Report to : Revisi :
Team leader/Supervisor
Bertanggung jawab mengawasi sub coordinate pada saat melaksanankan tugas kebersihan, ke
Objective dan keamanan diarea/Property.

Tugas Pokok :
1. Mengawasi seluruh bawahan pada saat bertugas membersihkan area/ section yang di tugaskan sesuai jadwal k

2. Membuat program dan melaksanakan program kebersihan Harian, Mingguan dan Bulanan Periodically)

3. Menindaklanjuti laporan kerusakan atau alat yang tidak berfungsi dengan benar, untuk di segera di perbaiki.

4. Mendata atau inventory alat kerja setiap bulannya dan bahan consumable sebagai par stock.

5. Controlling pengunaan chemical atau alat sesuai procedure yang benar

6. Melaksanakan briefing atau meeting harian

7. Memberikan training kepada bawahan

8. Melakukan komunikasi dengan kantor pusat sebagai bagian dari reporting dan koordinasi

9. Membuat laporan kerja setiap harian dan melakukan kegiatan administrasi

10. Melaksanakan/ mewakili perusahan dengan menjalankan tugas sesuai dengan procedure dan instruksi atasan/F
Manager

JOB DESCRIPTION
Division : Title : Area Controler
CLEANING SERVICE
Level : No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Division
Rank File : Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Report to : Revisi :
Operation Manager
Bertanggung jawab mengawasi dan mewakili perusahan kepada sub coordinate di beberapa P
Objective pada saat melaksanankan tugas kebersihan, kenyamanan dan keamanan diarea.

Tugas Pokok :
1. Mengawasi dan mewakili perusahaan kepada seluruh bawahan pada saat bertugas Pokok area/ Property yang
sesuai jadwal kerja.

2. Memastikan program-program kebersihan Harian, Mingguan dan Bulanan (Periodically) dengan summary ha
pekerjaannya.

3. Melakukan perbaikan alat yang tidak berfungsi/ rusak dengan melaporkan kepada Operation Manager, untuk
perbaiki.

4. Meng check kembali data atau inventory alat kerja setiap bulannya dan bahan consumable sebagai par stock s
diserahkan kepada Operation Manager.

5. Memastikan control pengunaan chemical atau alat sesuai procedure yang benar dan meng-chek ulang penggun
consumable.

6. Mengikuti briefing atau meeting harian di masing masing Property dan Kantor Pusat sesuai Jadwal.

7. Membuat program dan memberikan training kepada sub coordinator

8. Melakukan komunikasi dengan kantor pusat sebagai bagian dari reporting dan , koordinasi

9. Membuat laporan kerja setiap harian dan melakukan kegiatan administrasi

10. Melaksanakan/ Mewakili Perusahan dengan menjalankan tugas sesuai dengan procedure dan instruksi atasan/
Manager

JOB DESCRIPTION
A. STANDARD KERJA
1. Jujur

2. Tanggung jawab

3. Menghargai

4. Sopan santun

5. Rapih dan bersih

6. Loyal

7. Kerja Tim

8. Berkesinambungan

9. Komunikatif

10. Koordinasi

Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung


CLEANING SERVICE

Pekerjaan : No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : QC Departme


1. Managerial Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :

2. Supervisor Revisi :

3. Rank File

Memberikan service, penampilan dan perilaku dari setiap staff atau individual kepada perusa
Tujuan customer.

Tugas Pokok :
A. PENAMPILAN
WANITA

1. Tidak memakai make up yang berlebihan.

2. Tidak memakai cat kuku dengan warna yang menyolok, kuku di potong pendek dan bersih.

3. Tidak memakai perhiasan yang berlebihan, dan tidak di perkenankan menggunakan gelang kaki.

4. Rambut di ikat (Jika panjang ) dan tidak di perkenanan untuk di cat.

5. Tidak menggunakan parfum yang berlebihan dan menyengat.

6. Pakaian ( Seragam ) selalu bersih dan rapih.

7. Selalu mengenakan tanda pengenal yang telah di sediakan oleh perusahaan.

8. Selalu menggunakan sepatu hitam yang telah di semir dan kaos kaki warna gelap. Atau selalu menggunakan s
standard.

PRIA
1. Penampilan rapih, tidak berkumis dan tidak bertato.

2. Tidak memakai perhiasan menyolok, hanya di perkenankan memakai Jam tangan dan cincin kawin.

3. Rambut rapih selau tersisir dan tidak di perkenankan untuk di cat..

4. Tidak menggunakan parfum yamg berlebihan dan menyengat.

5. Pakaian ( Seragam ) selalu bersih dan rapih.

6. Selalu mengenakan tanda pengenal yang telah di sediakan oleh perusahaan.

7. Selalu mengunakan sepatu hitam yang telah di semir atau sesuai dengan seragam yang di berikan oleh perusah
kaos kaki warna gelap atau selalu mengunakan sepatu sesuai standard

STANDARD OPERATING PROCEDURE


Division : Perihal : Pemutusan Hubungan Kerja
CLEANING SERVICE
No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : QC Departme
Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Objective
PHK Procedures Revisi :

Tujuan Menciptakan Proses Pemutusan Hubungan Kerja sesuai standard dan procedures

1. Pemutusan Hubungan kerja akan terjadi bilamana Tenaga kerja melanggan peraturan sebagai berikut:

a. Pelecehan Seksual.

b. Mengunakan obat obat terlarang ( Narkoba )

c. Meminum minuman Keras

d. Mengambil/mencuri.

e. Berjudi

f. Tidur pada saat bekerja

g. Berkelahi

h. Membuka rahasia Perusahaan kepada orang lain

i. Tidak Hadir 3 hari berturut tanpa pemberitahuan sebelumnya

j. Terlambat hadir bekerja selama 5 hari berturut – turut dalam 1 bulan

k. Meninggalkan pekerjaan tanpa persetujuan Atasan atau manajemen.

l. Merusak Barang Milik Perusahaan.

m. Melanggaran jadwal kerja pada waktu/ tanggal yang telah ditentukan perusahaan.

Hal tersebut diatas merupakan pelanggaran berat.

1. Proses tersebut akan di tindak lanjuti oleh dengan prosedurs sebagai berikut:

· Chief Supervisor mempersiapkan Formulir Pengembalian CSO (Formulir No. CSO03 ) dengan mengisi :

o Tanggal

o Nama

o NIK
o Status

o Alasan tenaga kerja tersebut dikirim ke Kantor Pusat

o Tanda tangan Chief/ Supervisor area

2. Informasikan kepada kantor pusat secepat megenai pengiriman tenaga kerja dan sertakan Formulir No. CSO.

3. Personalia Department ( QC department ) akan melaksanakan dengan mengambil Formulir No. CSO 03 terseb
mengisi, apakah tenaga kerja tersebut sudah :

o ID card

o Seragam

o Lain – Lain ( Alat bantu kerja seperti HT, atau lainnya )

Dan mengisi kolom catatan yang menjelaskan mengenai bilamana

o Tenaga kerja tidak mengembalikan Seragam

o Atau tidak mengembalikan alat bantu kerja

Maka QC department akan melakukan koordinasi untuk melakukan pemotongan salary sesuai perhitungan Accoun
Department.

1. Segera tanda tangani Formulir No. CSO 03. oleh QC department dan berikan:

· 1 Copy Formulir kepada HRD sebagai File data tenaga kerja yang telah di PHK

· 1 Copy Formulir kepada Accounting sebagai file data perlengkapan pembayaran salary, 1 Copy asli sebagai
Department.

KRITERIA CLEANING SERVICE OFFICER


Division : Perihal : Standar Penerimaan Karyawan Chief / Supervisor
CLEANING SERVICE

No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Objective Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Persyaratan dan Kriteria Penerimaan
Tenaga Kerja Revisi :

Tujuan Mewujudkan Standard penerimaan tenaga kerja yang lebih professional dan kompeten dibidan
1. Lulusan D3 Perhotelan jurusan Rooms Division Housekeeping dan telah berpengalaman 2 dua) tahun sebaai L
hotel/ apartemen/ commercial building atau SLTAsetara dan telah berpengalaman 5 ( lima ) tahun sebagai Leader
apartemen/ commercial building.

2. Pria, berumur 30 – 40 tahun.

3. Mempunyai jiwa kepemimpinan, berwibawa dan mampu berkomunikasi dengan baik.

4. Berpenampilan menarik, bersih dan rapi.

5. Tinggi dan berat badan proporsional.

6. Sehat jasmani & rohani.

7. Mempunyai kemampuan untuk mengatur anak buah lebih dari 50 ( Lima puluh ) orang.

8. Berkepribadian baik, jujur dan selalu dapat menjacli contoh terhadap bawahannya.

9. Mempunyai kemampuan untuk membimbing dan meningkatkan kemampuan, buah.

10. Mau bekerja keras dan mau belajarguna untuk mengembangkan

KRITERIA CLEANING SERVICE OFFICER


Division : Perihal : Standar Penerimaan Karyawan Leader
CLEANING SERVICE

No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Objective Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Persyaratan dan Kriteria Penerimaan
Tenaga Kerja Revisi :

Tujuan Mewujudkan Standard penerimaan tenaga kerja yang lebih professional dan kompeten dibidan

1. Lulusan SLTA / setara dan tetah berpengataman 3 ( Tiga ) tahun sebagai Kepala Regu/ Sénior Cleaner di hote
apartemen/ commercial building.

2. Pria/ Wanita, berumur 20 – 35 tahun.

3. Mempunyai jiwa kepemimpinan, berwibawa dan mampu berkomunikasi dengan baik.

4. Berpenampilan menarik, bersih dan rapi.

5. Tinggi dan berat badan proporsional.

6. Sehat jasmani & rohani.

7. Mempunyai kemampuan untuk mengatur anak buah lebih dari 10 ( sepuluh ) orang.
8. Berkepribadian baik , jujur dan selalu dapat menjadi contoh terhadap bawahannya.

9. Mempunyai kemampuan untuk membimbing dan meningkatkan kemampuan anak buah.

10. Mau bekerja keras dan mau belajar guna untuk mengembangkan diri.

KRITERIA CLEANING SERVICE OFFICER


Division : Perihal : Standar Penerimaan Karyawan Cleaner
CLEANING SERVICE
No. Doc :01 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision
Objective Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Persyaratan dan Kriteria Penerimaan
Tenaga Kerja Revisi :

Tujuan Mewujudkan Standard penerimaan tenaga kerja yang lebih professional dan kompeten dibidan

1. Lulusan SLTP / SLTA (sederajat).

2. Pria/ wanita umur 18-30 tahun.

3. Khusus untuk wanita diutamakan berstatus lajang.

4. Berpenampilan menarik, bersih dan rapi.

5. Tinggi dan berat badan proporsional

6. Berkepribadian baik, jujur dan mampu berprestasi dengan baik.

7. Mau bekerja keras dan mau belajar guna untuk mengembangkan diri.

8. Tempat tinggal tidak terlalu jauh dari area kerja atau akses kendaraan tidak terlalu sulit dari tempat tinggal ke

9. Pemberani dan tidak mempunyai penyakit ketinggian / penyakit jantung ( khusus untuk Cleaner Gondolaman

10. Memiliki identitas kependudukan yang jelas.

11. Sehat jasmani & rohani serta tidak memiliki bau badan yang tidak sedap.

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE
No. Doc :02 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision
Pekerjaan Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Pembersihan Lift Revisi :

(Lift Cleaning)

Tujuan Membersihkan dan menghilangkan noda permukaan dinding stainless, kaca, plafond dan lanta

Peralatan :

1. Window washer Chemical

2. Window squeeze 35 cm 1. Glass cleaner

3. Botol sprayer 2. Metal polish ( Jika diperlukan )

4. Lap majun 3. Floor cleaner

5. Mop set

6. Ember

Prosedur :
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Selalu gunakan lap yang tidak berserat

2. Kondisi lift harus berada berada di posisi basement atau lantai pemberhentian

3. Kondisikan dengan teknisi lift ( Jika diperlukan )

B. TATA CARA PEMBERSIHAN LIFT


1. Untuk membersihkan dinding kaca lift

a. Siapkan larutan pembersih glass cleaner dalam bottle sprayer dan semprotkan dengan hati – hati ke kaca lift.

b. Basahi dan gosok permukaan kaca secara merata dengan window washer mulai dari atas kebawah.

c. Keringkan permukaan kaca dengan window squeeze dengan gerakan berkesinambungan dari atas ke bawah.at
– kekiri.

d. Keringkan frame/ list kaca, hand rail lift dengan lap majun kering,

e. Bersihkan sisa tetesan dilantai segera dengan mengunakan mop

2. Untuk membersihkan dinding stainless :

a. Bersihkan permukaan dinding stainless dengan lap majun lembab, kemudian keringkan.

b. Siapkan larutan pembersih metal cleaner, basahi lap majun dengan metal polish
c. Lakukan pemolesan secara merata dan search, lalu diamkan sejenak.

d. Mulai gosok metal polish cleaner pada permukaan lantai metal lift dengan sedikit ditekan. Setelah terlihat men
ulang dengan lap majun lain yang bersih.

e. Bersihkan kotoran di dalam rei lift dengan sikat gigi/sikat sebelum dipolish

f. Lakukan pemolesan untuk frame/ list bagian atas dan rail lift bagian bawah serta samping.

3. Bersihkan bagian atas atau plafond lift dengan menggunakan lap lembab dan

4. keringkan kembali dengan lap kering

5. Mop lantai lift

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum dikembalikan ke gudang

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE

No. Doc :03 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Pekerjaan
Pembersihan Tangga Darurat Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
(Fire Stair Case) Revisi :

Tujuan Agar Selalu bersih dan bebas dari debu, kotoran dan sarang laba – laba

Peralatan :

1. Sapu Chemical:

2. Rack ball 1. Floor Cleaner

3. Dust pan 2. Glass Cleaner

4. Mop tangkai 3. MPC

5. Ember

6. Lap majun

7. Warning Sign (Yellow sign)

8. Rack ball
Prosedur
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan Warning sign ( Yellow sign ) saat membersihkan tangga darurat

2. Selalu melakukan kondinasi dengan pihak security

3. Selalu pads saat pembersihan pintu harus dalam keadaan terbuka

B. TATA CARA PEMBERSIHAN TANGGA DARURAT


1. Persiapkan peralatan dan chemical floor cleaner, glass cleaner dan MPC

2. Periksa semua peralatan sebelum di gunakan

3. Lakukan koordinasi dengan security untuk menghindari terjadinya signal door fire stair case.

4. Dalam melakukan proses awal mulai lakukan dari lantai teratas /tertinggi dan lakukan secara menurun kearah
bawah/dasar

5. Gunakan Lap majun untuk membersihkan handrail dan pintu

6. Bersihkan bagian atas atau plafond dengan rack ball agar bebas dari sarang laba – laba

7. Sapu lantai dari atas sampai dengan lantai bawah/dasar

8. Mop lantai tangga

9. Pastikan bahwa area tersebut telah bebas debu dan sarang laba – laba

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum di kembalikan kegudang.

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE

No. Doc :04 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Pekerjaan
Pembersihan Ruangan Kerja Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
(Office Cleaning) Revisi :

Tujuan Membersihkan debu, kotoran dan noda dari lantai, permukaan meja dan accessories lainnya
Peralatan

1. Lap handuk Chemical :

2. Lap majun 1. Floor ceaner

3. Dry vacuum cleaner 2. Glass cleaner

4. Kantong plastik 3. Furniture cleaner

5. Bottle sprayer 4. Disinfectan

6. Wet mop

7. Sikat kecil

8. Warning sign ( Yellow sign )

Prosedur :
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan Warning sign ( Yellow sign ) saat membersihkan lantai

2. Gunakan larutan pembersih ( Glass cleaner) dan hindarkan terjaclinya percikan

B. TATA CARA PEMBERSIHAN RUANGAN KERJA (OFFICES )


1. Persiapkandan periksa peralatan dan chemical glass cleaner sebelum digunakan

2. Ruangan Kerja yang dibersihkan

a. Meja

i. Bersihkan meja dari debu dan kotoran dengan Cara mengangkat buku, dokumen, dan lainnya dari atas meja k
bersihkan dengan lap handuk.

ii. Apabila meja diatasnya terbuat dari kaca maka gunakan glass cleaner untuk membersihkan

iii. Gunakan furniture cleaner untuk membersihkan meja kayu.

iv. Rapikan buku, document atau lainnya ketempat semula.

b. Kursi

i. Bersihkan kursi kerja dari debu dan kotoran dengan mem – vacuum bagian material upholstery nya dan lap b
kursi dengan MPC.

c. Lemari Kayu / Lemari document (Filling Cabinet)

i. Bersihkan dahulu lemari kayu/Lemari document/Filling cabinet dari debu dengan menggunakan lap lembab.
ii. Lap ulang lemari kayu dengan menggunakan chemical furniture cleaner dan pastikan tidak terlalu berlebihan
lengket.

iii. Untuk lemari document/Filing cabinet jangan gunakan lap lembab tapi pastikan lap dengan lap kering.

3. Lanjutkan pembersihan berikutnya, kumpulkan sampah dari tempat – tempat sampah yang ada dan masukkan
kantong plastik yang telah disediakan.

4. Check ulang seluruh ruangan sebelum melanjutkan pekerjaan berikutnya

5. Mop lantai dengan mengunakan larutan pembersih lantai / floor cleaner bilamana lantai keramic atau vacuum
lantai karpet

6. Pastikan tidak ada kotoran atau area yang belum dibersihkan.

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum di kembalikan kegudang.

2. Gulung dan bersihkan kabel vacuum kembalikan vacuum kegudang dalam keadaan rapi dan benar

Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung


CLEANING SERVICE

No. Doc :05 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Pekerjaan Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Pembersihan Ornament / Hiasan /
Pajangan Revisi :

Tujuan Membersihkan ornament dari debu dan kotoran yang melekat

Peralatan :

1. Kemoceng Chemical:

2. Lap majun 1. Glass Cleaner

3. Dry vacuum cleaner 2. MPC

4. Kuas

5. Ember

6. Safety belt (Jika diperlukan)

7. Tangga (Jika diperlukan)


Prosedur :
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan safety belt bila membersihkan bagian yang cukup tinggi (Jika diperlukan)

2. Jika menggunakan tangga, pastikan bahwa tangga dalam keadaan terbuka dan terkunci kaitnya.

B. TATA CARA PEMBERSIHAN ORNAMENT


1. Persiapkan peralatan dan Chemical glass cleaner

2. Periksa semua peralatan sebelum di gunakan

3. Bersihkan ornament dari debu, kotoran yang menempel dengan memakai dry vacuum cleaner atau kemoceng
dengan menggunakan lap kering yang bersih

4. Gunakanlah kuas pada saat pembersihan yang disudut-sudut/ celah dari ornament atau bagian ornament yang
mudah rusak.

5. Gunakan glass cleaner atau MPC untuk bagian bagian yang memerlukan chemical.

6. pastikan tidak meninggalkan titik air atau tetesan pada ornament untuk menghindari karat atau membuat rapuh

7. Gunakan lap bersih yang halus untuk pengulangan

8. Periksa kembali hasil keria untuk memastikan tidak ada debu, kotoran dan noda-noda yang tertinggal

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum di kembalikan kegudang

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE
No. Doc :06 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision
Pekerjaan Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Pembersihan Artificial / Tanaman
Plastik Revisi :

Tujuan Membersihkan dari debu, noda dan kotoran yang melekat pada artificial

Peralatan :

1. Kemoceng Chemical :
2. Lap bersih 1. Detergent

3. Sikat halus

4. Kuas

5. Ember

Prosedur
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan sarung tangan karet pada saat membersihkan artificial saat dalam redaman detergent

B. TATA CARA PEMBERSIHAN ARTIFICIAL


1. Persiapkan peralatan dan Chemical detergent

2. Periksa semua peralatan sebelum di gunakan

3. Persiapakan tempat yang sedikit lebih luss untuk melakukan pembersihan/pencucian.

4. Persiapkan air didalam ember yang sudah dicampur dengan detergent dengan campuran 50 gram detergent be
liter air bersih

5. Bersihkan artificial terlebih dahulu dari debu yang menempel dengan menggunakan kemoceng dan lap kering

6. Kemudian rendamlah artificial tersebut +/- 2 jam lalu usapkan permukaanya dengan menggunakan lap basah
dengan sikat halus jika diperlukan )

7. Setelah itu angkat dan keringkan ( Jangan terkena sinar matahari lansung )

8. Setelah kering letakkan artificial seperti keadaan semula dan dilihat keindahahannya.

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum di kembalikan kegudang.

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE

No. Doc :07 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Pekerjaan Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Pembersihan Tempat Sampah Revisi :

Memelihara dan menjaga kerbersihan tempat sampan agar selalu bebas clari kotoran dan debu
Tujuan melekat pada tempat sampah.

Peralatan :

1. Sponge/Tapas Chemical

2. Lap bersih 1. MPC

3. plastic sampah

4. Ember

5. Dust bin container

Prosedur
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan sarung tangan karet pada saat membersihkan tempat sampah.

B. TATA CARA PEMBERSIHAN TEMPAT SAMPAH


1. Persiapkan peralatan can Chemical MPC

2. Angkat kantong plastik sampah yang berada didalam tempat sampah.

3. Tuang sampah kedalam trolly sampan besar. Dan bersihkan plastik sampah, jika plastic sampah tersebut bersi
bocor, bersihkan can gunakan kembali.

4. Bersihkan bagian dalam can luar tempat sampah

5. Pasang kembali plastik sampah sesuai dengan ukuran tempat sampah.

6. Cuci tempat sampah dengan membawa keluar area.

7. Gunakan MPC dengan campur air dan gunakan sponge untuk membersihkan bagian dalalm can luar

8. Bilas dan keringkan dengan lap handuk, pastikan telah kering sebelum dipasang kembali plastik sampah.

9. Pasti kan bagian bawah tempat sampah bersih. Kemudian letakkan kembali tempat sampah di tempat semula.

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan seluruh peralatan sebelum dikembalikan kegudang
STANDAR OPERATING PROCEDURE
Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE
No. Doc :08 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision
Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Pekerjaan
Cara Pengangkutan Sampah Revisi :

Tujuan Memelihara dan menjaga kebersihan tempat sampah agar selalu bebas dari kotoran, debu dan

Peralatan :

1. Dust bin container 240lt Chemical

2. Masker 1. MPC

3. Hand glove 2. Disinfektant

4. Cloth

Prosedur
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Gunakan sarung tangan karet dan masker pada saat pengangkutan sampah.

B. TATA CARA PENGANGKUTAN SAMPAM


1. Siapkan trolley sampah

2. Kenakan pengaman seperti masker dan hand glove

3. Trolley harus selalu dalam keadaan tertutup walaupun dalam keadaan kosong.

4. Ambil dan masukkan sampah dari area/section atau ruangan – mangan kedalam trolley setelah setiap kantong
diikat, jangan melebihi tinggi trolley untuk menghindari tertutupnya pandangan pada saat berjalan. Dan pastikan t
keadaan tertutup agar tidak menimbulkan bau tak sedap.

5. Pastikan pembuangan sampah disesuaikan dengan jadwal service lift.

6. Setelah sampai ditempat pembuangan sampah sementara masukan pisahkan sampah basah dan sampah kering

C. PERAWATAN PERALATAN
1. Bersihkan bagian dalam dan luar tempah sampah sebelum dikembalikan ke gudang
2. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum di kembalikan kegudang.

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE

No. Doc :09 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
Pekerjaan
Gondola Revisi :

Tujuan Membersihkan kaca kaca yang terletak dibagian alas luar gedung

Peralatan : Chemical :

1. Gondola

2. Safety body harvest + rope 1. Glass Cleaner

3. Helm 2. Soap

4. Safety glassess

5. Safety shoes Pelaksana :

6. Leather hand glove

7. Alat komunikasi ( HT) 3 Gondolaman

8. Baju kerja 2 orang di Platform

9. Window washer 1 orang mengawasi di bawah

10. Window squeeze

11. Bucket ( ember)

12. Tapas

Prosedur
A. EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Parkir Platform di lantai dasar ( atau roof top ) dan pastikan tidak mudah tergeser dengan mengganjal keempa
2. Pastikan juga main rope dan safety rope dalam keadaan lurus dan tidak kendur

3. Matikan MCB pada panel control dan mencabut steker dari sumbernya, pastikan panel control terkunci

4. bersihkan lantai platform dan tutup platform dengan terpal penutup yang ada

B. TATA CARA PENGOPERASIAN GONDOLA


1. Persiapkan semua peralatan, periksa kondisi dan kelengkapan unit Arm (kontruksi pengantung) dan unit platfo
termasuk di dalamnya kondisi mur, baut, hoist, safety block/safety device, main rope, dan safety rope. Pastikan se
dalam kondisi baik dan terpasang dengan benar.

2. Pastikan pangkal Davit Socker Arm telah terpasang pada Anchor Bolt di roof Top

3. Pastikan juga semua Mur dan Baut pada sambungan pemutar Arm dalam keadaan kencang

4. Kenakan semua peralatan keselamatan, kaitkan Safety Rope Body Harvest pada tempat yang kuat di roof top
dari halangan system unit Arm dan platform gondola.

5. Masukkan aliran listrik, angkat tombol reset Panic switch ) dan tekan tombol On dan pasang kan rope :

a. Rope utama ( Main rope )

· Masukkan ujung main rope yang lancip kedalam lubang rope pada Hoist.

· Tekan tombol UP hingga hoist menarik main rope hingga ujung rope tersebut keluar melalui lubang yang ad
bawah hoist

· Masukkan ujung main rope tersebut ke wire winder (penggulung rope) agar langsung tergulung

b. Rope Cadangan ( Safety rope )


· Masukkan ujung main rope yang lancip kedalam lubang rope bagian atas pada block stop

· Tekan safety rope hingga ujung rope keluar pada lubang sisi bagian bawah block stop

· Masukkan ujung safety rope ke wire winder ( penggulung rope) agar langsung tergulung

· Pemasangan main rope dan safety rope di lakukan pada kedua sisi dari platform dimana masing – masing te
dan blok stop

6. Naikkan dan turun kan platform ( Keranjang gondola ) dengan menekan tombol UP (Naik) dan DN (Turun) h
meter dari atas lantai. Pastikan semua bagian bekerja dalam keadaan normal

7. Apabila terjadi kemiringan ketinggian, gunakan tombol selector balance. Jika terjadi kemiringan kekanan puta
selector kekanan dan kemudian tekan tombol UP hingga ketinggian sisi kiri dan demikian pula untuk kemiringan k

8. Jika semua persiapan sudah benar, mulailah menaikkan kelengkapan kerja kedalam platform gondola dan mu
mengoperasikan gondola, untuk naik tekan tombol UP dan untuk turun tekan tombol DN
C. PERAWATAN PERALATAN

1. Bersihkan seluruh peralatan kerja sebelum di kembalikan kegudang.

2. Kumpulkan peralaatan keselamatan ( Safety body Harnest, Safety rope, Helmet) dan simpan ditempat yang am
kering.
Persyaratan umum untuk posisi Gondola

o Usia Maximal 30 tahun

o Berbadan sehat

o Berkelakuan baik

o Menampilan Menarik

o Tinggi 160 cm untuk pria

o Pendidikan Minimum SLTP

o Pengalaman kerja minimum 6 bulan sebagai Gondolaman

o Atau berani bekerja pada ketinggian

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE

No. Doc :10 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Pekerjaan
Pembersihan Lantai Marmer Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
(Marble Floor) Revisi :

Membersihkan debu, kotoran – kotoran dari permukaan Lantai dan membuat mengkilap lanta
Tujuan dengan standard perusahaan.

3.0 PENDAHULUAN.
Pembersihan dan perawatan lantai Marble dapat dilakukan dengan beberapa macam cara dan pekerjaan. Perawatan
pemeliharaan lantai marble dimulai dengan pengupasan lantai marble ( Floor Stripping ). Untuk membuat Lantai k
mengkilap seperti awal, perawatan lantai marble dilanjutkan dengan kristalisasi lantai marmer ( Crystallization Flo
Tahap akhir dari perawatan dan pemeliharan dapat dilakukan dengan pemolesan kering lantai marble ( Dry Buffin
pemolesan kering dilakukan untuk mempertahankan agar lantai tetap mengkilap.
STANDAR OPERATING PROCEDURE
Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE
No. Doc :11 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision
Pekerjaan
Pembersihan Lantai Kayu Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
(Wooden Floor) Revisi :

Membersihkan debu, kotoran – kotoran dari permukaan Lantai dan membuat mengkilap lanta
Tujuan dengan standard perusahaan.

4.0 PENDAHULUAN.

Pembersihan dan perawatan lantai kayu tidak dapat mengunakan air dan benda benda tajam karena dapat merusak
kayu tersebut. Pemeliharaan dan perawatan kayu dapat dilakukan setiap seminggu sekali tergantung dari keperluan
kekotoran lantai. Perawatan dan pemeliharaan kayu dapat dilakukan dengan Pemolesan kering ( dry buffing) atau
dengan mengepel kering ( Lobby Duster)

2.1. PEMOLESAN KERING ( DRY BUFFING )

2.1.1 ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN


2.1.1.1 PERALATAN ( MACHINE & EQUIPMENT)
a. Kabel Sambungan ( Connection Wire )

b. Papan Peringatan ( Floor Sign )

c. Mesin poles kecepatan tinggi ukuran 20” ( High Speed polisher 20 “)

d. Bantalan piringan ukuran 20” ( Pad Holder 20 “)

e. Tapas putih ukuran 20” (white pad 20 “)

f. Pei kain Kering ( Lobby Duster)

g. Sapu ( Dust broom )

h. Pengki ( Dust pan )

2.1.1.2 BAHAN KIMIA ( CHEMICAL)


a. Dalam proses pemolesan kering tidak dibutuhkan cairan kimia untuk memolesnya.

2.1.2 PROSEDUR PELAKSANAAN


2.1.2.1 EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
1. Jika Floor Polisher akan dipergunakan :

a. Pastikan mesin dalam keadaan mati

b. Check kabel mesin pastikan tidak ada yang terkelupas

c. Letakkan mesin ditempat yang aman

d. Tangkai mesin harus dalam keadaan tegak lurus.

e. Pastikan aliran listrik telah tersambung bila siap digunakan

2. Jika Floor Polisher tidak dipergunakan :

a. Matikan aliran listrik menuju mesin dan gulung Ka be I

b. Lepaskan pad dan pad holder

c. Letkkan mesin ditempat yang aman

d. Tangkai mesin harus dalam keadaan tegak lurus.

3. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas.

4. Pastikan untuk memasang segitiga peringatan sebelum memulai pekerjaan.

5. Pastikan area yang akan dibersihkan kering dan tidak lembab.

2.1.2.2 TATA CARA PEMOLESAN KERING LANTAI KAYU


Tata cara Pemolesan lantai kayu dilakukan sama seperti melakukan pemolesan pada lantai marmer.

2.1.2.3 PERAWATAN PERALATAN


a. Bersihkan Floor Polisher

b. Cuci pad dan tiriskan.

c. Kembalikan seluruh peralatan ke gudang.

STANDARD KUALITAS KEBERSIHAN

Division :
CLEANING SERVICE Title : Kualitas Kebersihan Hal : 24
Dibuat Oleh : CS Devision
No. Doc :12/ SOP/KL/KS Disetujui Oleh :
Tanggal : Nov 2011 Revisi :
Objective : Menstandardkan mutu kebersihan yang harus dicapai dan di pertahankan sebagai visi peru
Obyek yang dibersihkan Frekuensi Pembersihan Standard
1. Asbak
(Standing Ashtray) Bebas noda, kotoran, sampah t
Reguler dan melihat kondisi penuh dan mengkilat
2. Tempat sampah
· Area Umum Reguler dan melihat kondisi

· Toilet Umum Reguler dan melihat kondisi Bersih bagian luar dan dalam da
memakai kantong plastik, tidak
· Ruangan / Kantor 2 x sehari penuh dan mengkilat

1 x seminggu
3. Plafond
· Grill AC dan exhaust

· Boks lampu 1 x seminggu


Bersih tidak ada flek hitam dan

1 x seminggu
4. Gorden / curtains
· Horizontal / vertical blind

· Rail – rail gorden 1 x seminggu


Bebas debu dan bersih
5. Dinding
· Wallpaper 1 x sebulan

– Dusting, vacuuming Lihat kondisi

– Spot clean

· Wall painted granite

– Dusting 1 x sebulan

– Spot clean Lihat kondisi

· Jam, lukisan, electric

– Switch, dll 1 x sehari

· Wooden / plastic handle

1 x sehari
Bersih, bebas noda dan debu

6. Pintu – pintu Bersih, bebas noda dan debu, da


· Pintu kaca Lihat kondisi tangan

– Corridor, pintu masuk 1 x sehari

– Hall (lorong pantry) Bersih, bebas noda dan debu, da


lengket
· Pintu ruangan 1 x dua minggu

· Pintu besi (emergency exit)


Bersih, bebas noda, dan debu
· Rolling door
Bersih, bebas noda, dan debu

1 x sehari

STANDARD KUALITAS KEBERSIHAN

. Title : Kualitas Kebersihan Hal : 25


Dibuat Oleh : CS Devision
No. Doc :12/ SOP/KL/KS Disetujui Oleh :
Tanggal : Nov 2011 Revisi :
Menstandardkan perusahaan mutu kebersihan yang harus di capai dan di pertahank
Objective : visi
Obyek yang dibersihkan Frekuensi Pembersihan Standard
7. Lantai
a. Carpet

· Vacuuming cleaning 1x sehari

· Spotting Lihat kondisi

· Shamppoing Tergantung lokasi Bebas noda, bersih dna tidak

b. Vynil
· Area Umum

· Mopping 3 x sehari dan melihat kondisi

· Buffing 1 x sehari

· Stripping / sealing 1 x sebulan Mengkilat, bersih termasuk b

· Lobby duster Lihat kondisi Tidak ada debu dan plek


· Spot clean

c. Marble
· Mopping 2 x sehari

· Buffing 1 x sehari

· Polishing 1 x 3 bulan Lihat kondisi

· Kristalisasi 1 x 6 bulan Lihat kondisi Mengkilat, bersih termasuk b

· Lobby duster Lihat kondisi Tidak ada debu dan plek

d. Keramik
· Mopping Lihat kondisi

· Brushing 1 x seminggu Bersih termasuk nat – natny


lengket
e. Granit
· Mopping 2 x sehari

· Buffing 1 x sehari

· Spray buff Lihat kondisi

· Lobby duster Lihat kondisi


Bersih, bebas noda dan deb
f. Semen
· Mopping 1 x sehari

· Brushing 1 x seminggu Bersih, bebas kotoran dan deb

STANDARD KUALITAS KEBERSIHAN

. Title : Kualitas Kebersihan Hal : 26


Dibuat Oleh : CS Devision
No. Doc :12/ SOP/KL/KS Disetujui Oleh :
Tanggal : Nov 2011 Revisi :
Menstandardkan perusahaan mutu kebersihan yang harus di capai dan di pertahank
Objective : visi
Obyek yang dibersihkan Frekuensi Pembersihan Standard
8. Furniture dan alat elektronik
seperti meja, lemari, kursi, lamp, 1x sehari Bersih, bebas kotoran, dan de
telephone, cabinet partisi tidak lengket
· Office area Lihat kondisi

· Public area 1x sehari

· Ruang staff 1x sehari

· Ruang pengelola Lihat kondisi

· Meeting

9. Cermin
· Wash cleaning 1x sehari

· Spot clean Lihat kondisi Bebas noda air, bersih, tidak

10. Wastafel, kran air Bersih, bebas kotoran, bebas


· Area umum Lihat kondisi noda sabun termasuj pipa – p

11. Toilet bowl, urinal


· Area umum
Bersih luar dalam termasuk
· General cleaning Sehari sekali dan bowl nya bebas dari ker
termasuk
12. Floor drain
· Mopping

· Buffing

· Spray buff 1 x sehari

· Lobby duster 1 x Seminggu Bersih, bebas kotoran dan ram

3 x sehari
13. Floor Matting (keset 3 m)
· Area umum Lihat kondisi

· Vacuum cleaning 1 x Sehari

· Washing cleaning 2 x sebulan Bersih, bebas kotoran

14. Lift and Rail


· Mopping 2 x sehari
Bersih, bebas kotoran, bebas
· Vacuum 2 x sehari dan debu termasuk railnya.
· Dusting

· General cleaning

STANDARD KUALITAS KEBERSIHAN


. Title : Kualitas Kebersihan Hal : 27
Dibuat Oleh : CS Devision
No. Doc :12/ SOP/KL/KS Disetujui Oleh :
Tanggal : Nov 2011 Revisi :
Menstandardkan perusahaan mutu kebersihan yang harus di capai dan di pertahank
Objective : visi
Obyek yang dibersihkan Frekuensi Pembersihan Standard
15. Area parker
· Sapu

· Pengambilan sampah dari bak


sampah

· Pemungutan sampah Lihat kondisi (keliling) Bersih, bebas sampah, puntin


semua tempat sampah bersih
· Brushing 2 x sebulan plastik

1x enam bulan
16. Kaca luar gedung Bersih, bebas debu dan kotor
· Wash cleaning dnegan gondola Lihat kondisi berbayang atau kerak air

STANDARD KUALITAS KEBERSIHAN

. Title : Kualitas Kebersihan Hal : 28


Dibuat Oleh : CS Devision
No. Doc :13/ SOP/KL/KS Disetujui Oleh :
Tanggal : Nov 2011 Revisi :
Menstandardkan pengetahuan dan istilah nama untuk proses pengerjaan yang umum
Objective : digunakan
Nama Uraian pekerjaan
Pekerjaan pembersihan lantai dengan menggunakan floor machine
1. Scrubbing dilengkapi dneganmscrubbing atau pad.
Pekrjaan pembersihan lantai dengan menggunakan sikat dapat dila
secara manual atau dengan mesin polisher yang dilengkapi brush p
2. Brushing scrubbing manual
Pekerjaan pembersihan lantai dnegan menggunakan sikat, dapat d
secara manual atau dengan mesin polisher yang dilengkapi brush p
3. Polishing scrubbing brush
Pekerjaan pembongkaran atau pengelupasan lapisan wax atau lapi
ada dipermukaan, biasanya menggunakan stripper. Pekerjaan ini d
4. Stripping dilakukan secara manual dan mesin.
Pekerjaan pembersihan untuk menjaga agar lantai mengkilat deng
5. Buffing menggunakan floor polisher, dan bersifat kering.
Pekerjaan mengkilatkan lantai atau permukaan dengan cara melap
6. Sealing / coating atau permukaan dengan wax atau sealer.
7. Shampooing Pekerjaan pembersihan atau shampooing carpet, fabric.

STANDAR OPERATING PROCEDURE


Division : Section : Pembersihan dan Perawatan Gedung
CLEANING SERVICE

No. Doc :14 /SOP/KS/XI/11 Dibuat oleh : CS Devision


Pekerjaan
Lantai Keramik Tanggal : Nov 2011 Disetujui oleh :
(Floor Concraete Revisi :

Membersihkan debu, kotoran – kotoran dari permukaan Lantai dan membuat mengkilap lanta
Tujuan dengan standard perusahaan.

3.0 PENDAHULUAN.

Pembersihan, perawatan dan pemeliharaan lantai keramik dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung dari ti
kekotoran lantai tersebut. Untuk pembersiha Lantai keramik dapat dilakukan dengan Pemolesan basah ( Wet buffi
pengepelan ( mopping ), dan dengan penyapuan kering (lobby duster)

3.1 PEMOLESAN BASAH LANTAI KERAMIK (WET BUFFING )


3.1.1 ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN
3.1.1.1 PERALATAN ( MACHINE & EQUIPMENT)
a. Kabel Sambungan (Connection wire)

b. Papan Peringatan (floor sign )

c. Kape ( Scrapper)

d. Lap Pei ( Mop Set)

e. Ember ganda ( Double bucket)

f. Mesin pemoles kecepatan rendah 17” ( Polisher low speed 17”)

g. Bantalan piringan 17” ( Pad Holder 17”)

h. Tapas Merah ukuran 17” ( Red Pad 17 “)

i. Mesin penyedot air (Wet & Dry Vacuum Cleaner)

3.1.1.2 BAHAN KIMIA (CHEMICAL)


a. Cairan pembersih lantai (floor chemical)

3.1.2 PROSEDUR PELAKSANAAN


3.1.2.1 EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
a. Pastikan mesin dapat berfungsi dengan baik

b. Pastikan tidak ada kabel yang mengelupas dan rusak.

c. Bersihkan terlebih dahulu noda membandel seperti permen karet, minyak yang terdapat di lantai

d. Pindahkan benda benda yang sekiranya menghalangi pekerjaan.

e. Pasang papan peringatan di dekat area yang akan di bersihkan.

3.1.2.2 TATA CARA PEMOLESAN BASAH LANTAI KERAMIK


a. Pasang bantalan piringan dan tapas merah dengan membaringkan mesin pemolesan, pastikan bantalan mengun
mesin.

b. Campurkan cairan kimia pembersih lantai dengan air sesuai dengan anjuran dari pabrik. Pastikan untuk menu
terlebih dahulu ke dalam tabung mesin lalu dilanjutkan dengan menungkan cairan kimia.

c. Poles area keramik tersebut dengan mesin poles. Menaikkan dan menurunkan tangkai polisher untuk mengger
kekanan atau kekiri atau sebaliknya.
d. Lakukan dengan tumpang tindih secara merata untuk menghasilkan proses pemolesan yang maksimal.

e. Pastikan bilamana cairan kimia mulai berbusa dan kotor segera angkat dan bersihkan.

f. Untuk memastikan hasil pemolesan yang baik dan maksimal gunakan mesin penarik air (Wet & Dry Vacuum
menarik air kotor/ limbah pada lantai

g. Bilas lantai dengan mop dan air bersih, lakukan berulang ulang. Setelah itu lakukan mopping berikutnya deng
yang berbeda.

h. Gunakan tapas untuk bagian bagian yang tidak terkena mesin.

i. Bilas dengan banyak air dan mop lantai hingga bersih, pastikan lantai kerlng sebelum anda meninggalkan are

3.1.2.3 PERAWATAN PERALATAN


a. Lepaskan semua aksesories yang terdapat di mesin pemoles seperti bantalan piringan dan tapas, lalu cuci deng
Dan buang sisa cairan kimia yang terdapat di tabung mesin, cusi dengan bersih lalu keringkan.

b. Buang sisa kotoran yang terdapat di tabung vacuum lalu bersihkan secara menyeluruh termasuk bagian selang
vacum.

c. Cuci kain pei dan ember dengan bersih.

d. Sebelum semua alat di simpan, pastikan dalam keadaan kering.

e. Pastikan semua alat dalam keadaan siap dipakai berikutnya.

3.2 PENGEPELAN LANTAI ( FLOOR MOPPING )


Pengepelan lantai diperlukan untuk memelihara lantai dan perawatan rutin setiap hari agar lantai terlihat bersi
hygines. Dalam pengepelan lantai dikenal dua cara yaitu pengepelan system ganda dan pengepelan system tu
Pengepelan system ganda yaitu pengepelan yang dilakukan dengan 2 buah ember ( Double Bucket). Pengepel
tunggal yaitu pengepelan dengan menggunakan satu ember (single bucket)

3.2.1 PENGEPELAN LANTAI DENGAN SISTEM GANDA


3.2.1.1 ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN
3.2.1.1.1 PERALATAN ( MACHINE & EQUIPMENT)
a. Ember ganda dengan roda ( Double Bucket Mop set)

b. Kain pei ( Mop)

c. Kain pei kering ( Lobby Duster)

d. Kape (Scraper)

3.2.1.1.2 BAHAN KIMIA ( CHEMICAL)


a. Cairan pembersih lantai (floor Chemical)

3.2.1.2 PROSEDUR PELAKSANAAN


3.2.1.2.1 EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
a. Pastikan alat – alat yang akan digunakan dalam kondisi baik dan siap pakai.

b. Pastikan Untuk memasang papan peringatan di area yang akan dibersihkan

c. Bersihkan dahulu lantai yang terkena noda permen karet dengan kape.

d. Sapu kering (lobby duster) diarea yang akan di mop.

3.2.1.2.2 TATA CARA PENGEPELAN DENGAN SISTEM GANDA.


a. Siapkan peralatan dan chemical yang dibutuhkan

b. Masukkan chemical floor cleaner kedalam bucket berwarna biru dan air bersih, dan bucket berwarna merah be
bersih sebagai pembilas.

c. Letakkan warning sign (Yellow sign) di kedua batas area kerja dan mudah terlihat oleh umum.

d. Masukkan kain mop kedalam double bucket berwarna merah, sebagai pencucian awal, Peras kemudian masuk
mop ke bucket berwarna biru (Air dengan floor cleaner).

e. Peras kain mop dengan cara

1. Kain mop harus diputar

2. Peras mop sekering mungkin

3. Mop head jangan terkena air perasan, agar tidak merusak wringer/pressure.

f. Mulai mop lantai darl bagian pinggir, kemudian dari sudut terjauh dengan cara mundur.

g. Lakukan pengepelan dengan sistem tumpang tindih atau angka delapan dan lakukan pembilasan bilamana kai
terlihat mulai kotor.

h. Lakukan hal yang sama untuk semua daerah secara menyeluruh dan merata

i. Pastikan lantai dalam keadaan bersih dan kering sebelum meninggalkan area,

j. Double bucket digunakan pada area yang besar dan kondisi lantai kotor.

3.2.1.2.3 PERAWATAN PERALATAN.


a. Cuci semua peralatan ( kain mop, ember) sampai benar – benar bersih.

b. Jika peralatan sudan kering, simpan di tempat yang telah ditentukan.

c. Kembalikan dan susun kembali cairan pembersih yang tidak terpakai.


3.2.2 PENGEPELAN SISTEM TUNGGAL
3.2.2.1 ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN
3.2.2.1.1 PERALATAN ( MACHINE & EQUIPMENT)
a. Ember ganda dengan roda ( Double Bucket Mop set)

b. Kain pei ( Mop )

c. Kain pei kering ( Lobby Duster)

d. Kape (Scraper)

3.2.2.1.2 BAHAN KIMIA ( CHEMICAL)


a. Cairan pembersih lantai (floor chemical)

3.2.2.2 PROSEDUR PELAKSANAAN


3.2.2.2.1 EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
a. Pastikan alat – alat yang akan digunakan dalam kondisi baik dan siap pakai.

b. Pastikan Untuk memasang papan peringatan di area yang akan dibersihkan

c. Bersihkan dahulu lantai yang terkena noda permen karet dengan kape.

d. Sapu kering (lobby duster) diarea yang akan di mop.

3.2.2.2.2 TATA CARA PENGEPELAN DENGAN SISTEM TUNGGAL


a. Siapkan peralatan dan chemical yang dibutuhkan

b. Periksa semua peralatan kerja agar berfungsi dengan baik.

c. Masukkan chemical floor cleaner dan air kedalam single bucket

d. Letakkan Warning sign (Yellow sign) di kedua batas area kerja dan mudah terlihat oleh umum.

e. Masukkan kain mop kedalam single bucket.

f. Peras kain mop dengan cara :

g. Kain mop harus diputar

h. Peras mop sekering mungkin

i. Mop head jangan terkena air perasan, agar tidak merusak wringer/pressure

j. Mulai mop lantai dari bagian pinggir, kemudian dari sudut terjauh dengan cara mundur.

k. Lakukan pengepelan dengan sistem tumpang tindih atau angka delapan dan lakukan pembilasan bilamana tela
mulai kotor.
l. Pastikan lantai dalam keadaan bersih dan kering sebelum meninggalkan area,

m. Single bucket hanya digunakan pada area yang tidak besar dan kondisi lantai tidak terlalu kotor.

3.2.2.2.3 PERAWATAN PERALATAN.


a. Cuci semua peralatan ( kain mop, ember) sampai benar – benar bersih.

b. Jika peralatan sudah kering, simpan di tempat yang telah ditentukan.

c. Kembalikan dan susun kembali cairan pembersih yang tidak terpakai

d. Membersihkan debu, kotoran – kotoran dari permukaan dinding kaca dan membuat mengkilap dinding kaca s
standard perusahaan.

5.1. PEMBERSIHAN DINDING TEMBOK SEMEN

5.2.1 ALAT DAN BAHAN YANG DIBUTUHKAN


PERALATAN ( MACHIN E & EQUIPMENT)
a. Tangga almunium (Almuniaum ladder 1.5 M )

b. Tapas ( Sponge )

c. Lap karet halus ( Pias Chamois )

d. Sarung tangan karet ( Hand gloves rubber)

e. Ember ( Bucket)

f. Masking Tape

g. Sikat nilon halus ( Hand brush nilon )

h. Tapas merah / Putih ( Red pad / white) (Jika diperlukan)

i. Papan Peringatan (floor Sign )

5.2.1.1 BAHAN KIMIA (CHEMICAL)


a. Cairan Pembersih dinding ( Multi porposed Cleaner)

5.2.2 PROSEDUR PELAKSANAAN


5.2.2.1 EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA
a. Selalu gunakan sarung tangan karet
b. Periksa apakah pelapis dinding mudah luntur sebelum pekerjaan di mulai.

c. Jika mengunakan tangga, pastikan bahwa tangga dalam keadaan terbuka dan terkunci kaitannya

d. Tutup saklar dan alat-alat listrik yang ada pada dinding dengan masking tape.

e. Pastikan tempat kerja berventilasi baik.

f. Tutup furniture yang tidak dapat dipindah / digeser

5.2.2.2 EFISIENSI DAN KESELAMATAN KERJA


a. Siapkan peralatan dan Cairan kimia pembersih (chemical MPC)

b. Periksa semua peralatan kerja yang akan dipakai

c. Letakkan Papan Peringatan (warning sign ) pada tempat yang akan dikerjakan

d. Turunkan dan bersihkan accessories yang menempel di dinding.

e. Siapkan Cairan Kimia pembersih ( MPC ) dengan campuran air sesuai anjuran pengunaan pada ember

f. Pastikan apakah material dinding cat tidak mudah luntur dengan cara mengunakan kain majun yang telah di la
cairan kimia ( MPC ).

g. Celupkan lap ke dalam larutan pembersih untuk membersihkan permukaan. Peras lap seperlunya. Arahkan ge
dari bawah ke atas pada area yang berada dalam jarak jangkauan, untuk menghindari leleran. Bila menggunakan
bersihkan dinding bagian bawah sebelum menegakkan tangga

h. Pasang tangga pada permukaan datar, tidak licin, benar-benar terbuka dan aman

i. Bilas dinding cat dengan air bersih mulai dari bagian atas ke bawah, pasti pembilasan merata dan tidak ada si
tertinggal yang akan menimbulkan bercak setelah kering.

j. Ulangi langkah G s.d I hingga seluruh bagian selesai.

k. Cabut plastik penutup dan Lepaskan masking tape/lakban setelah pekerjaan selesai

5.2.2.3 PERAWATAN PERALATAN.


a. Bersihkan mesin pemoles jika dipakai.

b. Bersihkan peralatan yang dipakai dengan bersih.

c. Jika peralatan sudah kering, simpan di tempat yang telah ditentukan.

d. Kembalikan dan susun kembali cairan pembersih yang tidak terpakai


OFFICE BOY / GIRL
PT. IKS sebagai penyedia tenaga office boy/girl yang berkualitas dan memiliki standarisasi
bersaing dengan hotel bertaraf nasional. Kami siap menjadi jalan keluar perusahaan anda untuk
kebutuhan office boy/girl.

TUGAS UTAMA SEORANG OFFICE BOY/GIRL ADALAH :

1. Membersihkan dan merapikan meja, kursi, komputer dan

perlengkapan lainnya.

2. Menyediakan minuman untuk karyawan maupun tamu

3. Mengirim/mengambil dokumen antar Divisi/Bagian.

4. Melayani permintaan fotokopi/faksimili.

5. Membelikan dan menyiapkan makan siang karyawan.(tidak wajib)

6. Membereskan piring, gelas, & perlengkapan makan karyawan.

7. Mencuci piring, gelas dan perlengkapan makan/minum karyawan.

——————————————————————————–

Untuk mendapatkan hasil kerja yang maksimal dan kenyamanan dalam bekerja kebersihan dan
kerapihan merupakan keharusan di dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Bersama ini kami
ajukan Proposal Penawaran Kerjasama mengenai pekerjaan Jasa Kebersihan dengan rincian
pekerjaan pembersihan gedung sebagi berikut :

1. Pembersihan
Pembersihan terdiri dari :

 Pembersihan Kursi, Sofa, karpet dan Lantai ( keramik, marmer, pinel, Kayu )
 Pembersihan dinding bagian dalam, pilar/tiang, langit-langit dan lampu-lampu
 Pembersihan kaca-kaca jendela, pintu dan kusen.
 Pembersihan toilet.

1. Ketentuan Pelaksanaan
Basic Cleaning ( Pembersihan Dasar ) dilaksanakan setiap hari 24 jam yang di bagi dalam tiga
shift meliputi :

1. Lantai keramik di bersihkan dan di pel dengan kain pel/ sumbu pel sesuai dengan jenis
lantainya dengan bahan disinfectan/cleaner/deodorize sehingga bersih.
2. Kursi, meja dinding tembok dan kusen pintu/jendela serta tiang/pilar di bersihkan dengan
menggunakan bahan bahan khusus.
3. Pembersihan peralatan kantor yang menggunakan jasa tenega listrik seperti mesin elektronik,
pesawat telepon, computer, dll hanya di lakukan pembersihan luarnya saja ( sanitasi )
4. Toilet dan ruangan di bersihkan dengan bahan MPC, densol, dan di lengkapi dengan
pengharum ruangan.
5. Membuang abu/puntung rokok, sampah serta sobekan kertas atau kotoran lainnya ketempat
sampah yang telah di sediakan oleh pihak pertama.

1. Daily Cleaning Crew melaksanakan attendance ( penjagaan tetap ) yang terbagi dalam 3 Shift
2. Shift Pagi, Jam 07.00 sampai jam 15.00
3. Shift Siang, Jam 15.00 sampai jam 23.00
4. Shift Malam, Jam 23.00 sampai jam 07. 00 Pagi

1. Kebersihan meliputi
2. Menjaga tempat-tempat antara lain lobby, corridor selalu disapu dengan floor duster di
tambah dengan Cong-R-Duster agar tetap selalu bersih.
3. Menjaga kebersihan toilet.
4. Melayani dengan cepat apabila ada tumpukan atau tumpahan minuman, tinta
dan air ( cairan )
5. Selama pada waktu istirahat karyawan kantor diadakan pembersihan lainnya.
6. Washing ( pencucian ) lantai dengan bahan khusus yang sesuai dengan jenis lantainya.
7. Kerak – kerak pada toilet.
8. Meubeler di lapisi dengan furniture polish.
9. Lampu-lampu di bersihkan.
10. Kaca-kaca di bersihkan dengan glass cleaner.

 General Cleaning
Adalah pekerjaan pembersihan yang dilaksanakan secara keseluruhan pada daerah yang tingkat
kekotorannya sangat parah, sifat kerja dari General Cleaning adalah merefresh kembali daerah /
objek yang tingkat kekotorannya sangat tinggi. Adapun lokasi yang di kerjakan adalah :

1. Horizontal Area : Yang berupa pembersihan pada lantai ( keramik, Granit, Marmer ) Toilet
dan pantry beserta isinya. Untuk proyek restoran kami fokuskan di area kitchen.
2. Vertical Area : Yang berupa pembersihan partisi, dinding, jendela baik dari kaca, alumunium,
pada bagian luar ( kulit luar ) atau bagian dalam.
Pembersihan yang di laksanakan adalah pembersihan dan pembebasan dari debu ( dusting ),
pengepelan ( moping ) sehingga bagian tersebut menjadi bersih.

1. Lokasi / Wilayah Pekerjaan Area / wilayah yang dilakukan pengerjaan Cleaning Service
meliputi, area dalam ( Interior ) antara lain :
2. Ruang Pimpinan
3. Ruang Staff
4. Ruang Meeting
5. Lobby, Pantry
6. Front Office
7. Toilet
8. Gudang Dalam
9. Corridor
10. Kitchen
 Chemical
Semua Chemical bertaraf Internasional dan ramah lingkungan. Adapun chemical cleaning service
yang kami gunakan, antara lain :

1. Bubuk Vim
2. Hand Soap
3. Dusty Way
4. Furniture Polish
5. Super Clean
6. Kitchen Clean
7. Floor Clean
8. Carpet Sampo ( Floor Dress )
9. Glas Cleaner
10. Terrafic, dll
 Peralatan ( Equipment )
Peralatan yang di guanakan antara lain :

1. Wipping
2. Lobby Duster
3. Floor Duster
4. Dustpan
5. Vacum Cleaner
6. Sikat Lantai
7. Hand Polish Machine
8. Sapu Ijuk
9. Sapu Nylon
10. Sapu Lidi
11. Kemuceng
12. Squizzer
13. Kain Pel
14. Ember
15. Mop
16. Sprayer

1. Jumlah Tenaga Kerja


Dalam pelaksanaan kerja di lapangan atau lahan yang akan di kerjakan akan mempengaruhi
jumlah tenaga kerja yang akan di pekerjakan dan agar tidak terjadi salah pahaman antara pemberi
kerja dengan penerima kerja di dalam proposal ini perlu di buat suatu komitmen pelaksanaan
kerja sebagai berikut :

1. Untuk pekerjaan Maintenance Cleaning karena pekerjaan tersebut hamper 80 % adalah


pekerjaan manual, maka jumlah tenaga kerja yang akan di pekerjakan akan cukup besar (
Volume akan mempengaruhi jumlah tenaga kerja )
2. Untuk pekerjaan General Cleaning mengingat pekerjaan tersebut di dukung dengan mesin
kerja sehingga kwalitas tenaga kerja yang di gunakan akan mempengaruhi hasil kerjanya (
dalam hal ini penggunaan tenaga kerja yang trampil dan berpengalaman akan sangat
mendukung), khusus untuk pekerjaan General Cleaning pekerjaan pembersihan yang akan di
laksanakan sedapat mungkin harus sudah tidak ada lagi pekerjaan lain yang mempengaruhi
pekerjaan pembersihan.
3. Untuk efisiensi baik dari segi biaya dan jumlah tenaga kerja, tenaga kerja yang akan di
pekerjakan akan di sesuaikan dengan situasi dan kondisi lapangan yang akan di kerjakan.
Catatan : Untuk itu kami merekomendasikan jumlah tenaga kerja yang akan kami tempatkan di
perusahaan yang bapak pimpin setelah adanya persetujuan dari perusahaan yang bapak pimpin,
kami akan adakan survey lapangan untuk mempersiapkan jumlah man power yang akan kami
rekomendasikan untuk bekerja di perusahaan yang bapak pimpin kami tempatkan.

Pemimpin Tim ( Jika di perlukan )


Pemimpin tim adalah tenaga ahli yang telah di siapkan dan bersedia untuk melaksanakan proyek.
Sebagai pemimpin tim bertanggung jawab atas kualitas dan kuantitas dari seluruh hasil
pelaksanaan pekerjaan, serta dapat mengkoordinir tim kerja secara baik dan efektif. Pemimpin
tim juga harus memimpin tim kerja dalam pelaksaaan assistensindan diskusi dengan pihak direksi
pekerjaan. Pemimpin tim akan mangatur secara keseluruhan aktifitas pekerjaan baik yang bersifat
teknik maupun administrasi dalam pekerjaan secara professional. Lingkup pekerjaan dan tugas
pemimpin tim / Team Leader adalah :

1. Mengkoordinir semua bagian dari pekerjaan dalam suatu tim kerja untuk mencapai hasil
pekerjaan dan efisiensi waktu secara maksimal.
2. Mengkoordinir pelaksanaan persiapan, termasuk mempersiapkan kantor berikut
perlengkapannya fasilitas pendukung pekerjaan dan sebagainya.
3. Hari kerja dan layanan jam kerja
 Hari kerja tidak ada ketentuan lain, hari kerja adalah hari senin sampai dengan hari minggu.
Hari besar tetap melakukan kegiatan seperti biasa.
 Jam Kerja : 24 jam stand by pada lokasi yang telah di tetapkan. Istirahat ( 1 jam ) jam 12.00
– 13.00 WIB. Jam kerja tambahan ( lembur ) akan di tentukan sesuai dengan kesepakatan
dan kebutuhannya.
PROSEDUR LAPORAN
 Daily Report
Petugas PT. Investama Komando Security pada setiap pelaksanaan pekerjaan cleaning service
akan selalu membawa check list / work order atau slip bukti pekerjaan cleaning service untuk
memastikan bahwa semua area di dalam dan di luar gedung / bangunan sudah di bersihkan.
Apabila pekerjaan telah selesai petugas akan membawa check list / work order tersebut kepada
management untuk di mintai paraf.

 Monthly Report
Berdasarkan pekerjaan Cleaning Service yang telah dilaksanakn pihak PT. Investama Komando
Security / supervisor akan memberikan laporan tertulis setiap bulan tentang pekerjaan dan hasil
yang telah di capai.

 Quality Control ( QC )
Field Manager PT. Investama Komando Security akan melakukan Quality Control seminggu
sekali. Supervisor akan melakukan Quality Control setiap hari, hal ini perlu agar standart service
kami tetap terjaga kwalitasnya. Kemudian petugas PT. Ivestama Komando Security jika dianggap
perlu akan membuat laporan tertulis maksimal per tiga bulan mengenai tingkat kerja di tempat
tersebut dan rekomendasi yang perlu dilakukan pihak client agar kondisi yang baik tetap di
pertahankan. Laporan ini selanjutnya akan di jadikan bahan acuan untuk pertemuan-pertemuan
teknis antara PT. Investama Komando Security dengan Managemen PEMAKAI JASA.

1. Sistem Kontrak mengingat pelaksanaan pekerjaan Cleaning Service mengutamakan


kebersihan dan kerapihan agar tetap terjaga dan mendapatkan hasil yang baik, efektif dan
maksimal, maka sebaiknya di lakukan secara berkesinambungan ( continue ), oleh karena itu
kami merekomendasikan Sistem Kontrak.