Anda di halaman 1dari 16

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.

net/publication/320728240

TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

Book · October 2017

CITATIONS READS

0 4,221

1 author:

Nurhadi Nurhadi
Politeknik Negeri Malang
18 PUBLICATIONS   0 CITATIONS   

SEE PROFILE

Some of the authors of this publication are also working on these related projects:

PENGARUH VARIASI INTENSITAS CAHAYA MATAHARI DAN LUAS AREA SOLARCELL TERHADAP OUTPUT TEGANGAN PENGISI BATERAI
KENDARAAN LISTRIK View project

All content following this page was uploaded by Nurhadi Nurhadi on 31 October 2017.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

Hak Cipta © Nurhadi, S.Pd., SST., M.T.


Dr., Ir. Sudarmadji, M.T.
Ir. Kasijanto, M.T.
Ir. Sadar Wahjudi, M.T.
Hak Terbit pada POLINEMA PRESS

Penerbit POLINEMA PRESS, Politeknik Negeri Malang


Jl. Soekarno-Hatta no.09 PO BOX 04 Malang 65141
Telp. (0341) 404424, 404425
Fax. (0341) 404420
UPT. Percetakan dan Penerbitan
Gedung AU ground floor
polinemapress@gmail.com
www.polinemapress.org
www.polinemapress.polinema.ac.id
Anggota APPTI (Asosiasi Penerbit Perguruan Tinggi
Indonesia) no. 207/KTA/2016
Anggota IKAPI (Ikatan Penerbit Indonesia) no.
177/JTI/2017

Cetakan Pertama, Maret 2017

ISBN : 978-602-61491-8-3

xv; 166 hlm.; 15,5 x 23 cm

Setting & Layout : S. Hariyanto


Cover Design : S. Hariyanto

Hak cipta dilindungi undang-undang. Dilarang


memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan
cara apapun, termasuk fotokopi, tanpa izin tertulis dari
penerbit. Pengutipan harap menyebutkan sumber.

ii
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

Sanksi Pelanggaran Pasal 113


Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014
Tentang Hak Cipta

1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk Penggunaan
Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun
dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000 (seratus juta rupiah).

2) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau
pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f,
dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan
pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling
banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

3) Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau
pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e,
dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan
pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling
banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

4) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3)
yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara
paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak
Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah).

iii
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah penyusun panjatkan kehadlirat


Allah SWT., atas berkat dan rahmatNya Modul Ajar Teknik
Listrik Otomotif dapat disusun untuk digunakan oleh
mahasiswa Program D-IV Teknik Otomotif Elektronik
Politeknik Negeri Malang dan praktisi Otomotif terkait.

Belum adanya buku ajar/modul/diktat bagi mahasiswa D-


IV Teknik Otomotif Elektronik Politeknik Negeri Malang
menyebabkan kurang lancarnya proses belajar mengajar
dan pemahaman mahasiswa terhadap materi kurang baik
dan komprehensif. Hal tersebut mendorong disusunnya
modul ini.

Tujuan penyusunan modul ini untuk memenuhi kebutuhan


mahasiswa dan dosen Program D-IV Teknik Otomotif
Elektronik Politeknik Negeri Malang pada perkuliahan
semester 1dan tuntutan industri Otomotif yang selalu
berkembang.

Kompetensi yang diharapkan dapat dikuasai oleh para


mahasiswa setelah mempelajari bab dimaksud dinyatakan
pada awal masing-masing bab. Jika belum cukup dikuasai,
disarankan mahasiswa untuk mengulang dari awal.
Disarankan mahasiswa mengerjakan soal-soal latihan yang

iv
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

telah disediakan pada akhir masing-masing bab untuk lebih


memahami materi dimaksud.

Modul Ajar Teknik Listrik Otomotif ini berisi bab-bab:


dasar listrik, sistem pengapian, sistem starter, sistem
pengisian, dan sistem kelistrikan bodi.

Semoga diktat ini dapat bermanfaat, kritik dan saran


konstruktif penyusun harapkan demi penyempurnaan
dimasa mendatang.

Malang, 26 Maret 2017

Tim Penyusun

v
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

DAFTAR ISI

Halaman
SURAT PERNYATAAN BUKAN PLAGIARISM ii
KATA PENGANTAR iv
DAFTAR ISI vi
DAFTAR TABEL x
DAFTAR GAMBAR xi
DAFTAR LAMPIRAN xv

BAB I DASAR LISTRIK DAN BATERAI


1.1. Pengertian tentang Listrik 1
1.2. Besaran Listrik 2
1.2.1 Tegangan Listrik (Beda Potensial) 2
1.2.2 Arus Listrik 3
1.2.3 Hambatan Listrik 3
1.2.4 Energi dan Daya Listrik 4
1.2.5 Hukum Ohm 5
1.2.5.1 Rangkaian Seri 5
1.2.5.2 Rangkaian Paralel 6
1.2.5.3 Rangkaian Kombinasi 7
1.3. Konduktor dan Isolator 10
1.4. Alat Ukur Listrik 14
1.4.1 Multimeter Digital 15
1.4.2 Multimeter Analog 15
1.4.2.1 Pengukuran Tahanan dengan
Multimeter 17
1.4.2.2 Pengukuran Tegangan dengan
Multimeter 18
1.4.2.3 Pengukuran Arus dengan
Multimeter 20
1.5. Osciloscope 21
1.5.1 Fungsi oscilloscope 21
1.5.2 Menghidupkan oscilloscope 22
1.5.3 Cara membaca oscilloscope pada pengkuran
tegangan AC 25
1.6. Baterai 29
1.6.1 Fungsi dan konstruksi baterai 29
1.6.2 Pengisian air baterai 32

vi
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

1.6.3 Pemeriksaan muatan dan pengetesan


baterai 33
1.7. Soal-soal Latihan 34

BAB II SISTEM PENGAPIAN


Kompetensi 35
2.1 Pendahuluan 35
2.2. Rangkaian Sistem Pengapian 36
2.3. Cara Kerja Sistem Pengapian 38
2.4. Kontak Pemutus dan Sudut Dwel 39
2.4.1 Kontak Pemutus 39
2.4.2 Sudut pengapian 41
2.4.3 Sudut dwell 41
2.4.4 Besar Sudut Dwell dan Kemampuan
Pengapian 42
2.5. Koil dengan Tahanan Ballast 43
2.6. Saat Pengapian 44
2.6.1 Persyaratan Saat Pengapian 44
2.6.2 Saat Pengapian Dan Daya Motor 44
2.7 Governor dan Vacuum Advancer 46
2.8 Busi 48
2.8.1 Nama-nama Bagian Busi 48
2.8.2 Nilai Panas 48
2.8.3 Permukaan muka busi 50
2.9 Soal-soal Latihan 52

BAB III SISTEM STATER


Kompetensi 53
3.1 Pendahuluan 53
3.2. Prinsip Motor Starter 55
3.3.Kontruksi Motor Starter 58
3.4 Saklar magnet 61
3.5 Cara Kerja Sistem Starter 65
3.5.1 Pada saat
Starter Switch “ON” 65
3.5.2 Pada saat
pinion berkaitan penuh 66
3.5.3 Pada saat
starter switch “OFF” 68
3.6 Motor Starter Reduksi 69

vii
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

3.6.1 Konstruksi 69
3.6.2 Cara kerja starter reduksi 74
3.7 Soal-soal Latihan 78

BAB IV SISTEM PENGISIAN


Kompetensi 80
4.1. Kegunaan dari Sistem Pengisian 80
4.2. Generator 81
4.3. Alternator 85
4.3.1 Bagian-bagian alternator 88
4.3.2 Tegangan bolak balik tiga fasa 90
4.3.3 Penyearahan 93
4.4 Regulator atau pengatur tegangan 94
4.5. Cara Rangkaian Sistem Pengisian 98
4.5.1 Rangkaian sistem pengisian
dengan regulator tipe dua point dua relai 98
4.5.2 Cara kerja 99
4.6 Regulator Elektronik 103
4.7 Soal-soal Latihan 109

BAB V SISTEM KELISTRIKAN BODI


Kompetensi 110
5.1. Definisi system kelistrikan bodi 110
5.2. Komponen system kelsitrikan bodi 111
5.2.1 Lampu kepala atau lampu besar 112
5.2.2 Lampu kota, lampu jarak dan
lampu belakang 114
5.2.3 Lampu tanda belok dan hazard 117
5.2.4 Lampu rem 120
5.2.5 Lampu mundur 122
5.2.6 Lampu – lampu lainnya 124
5.3. Komponen pendukung system
kelistrikan bodi 126
5.3.1 Baterai 126
5.3.2 Kunci kontak 127
5.3.3 Saklar 128
5.3.4 Sekering 128
5.3.5 Pengedip 129
5.3.6 Relay 130
5.3.7 Kabel penghubung 131

viii
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

5.4. Memasang sistem penerangan dan wiring 131


5.6 Jaringan kabel (wiring harness) 135
5.7 Soal-soal Latihan 139

DAFTAR PUSTAKA 153

DAFTAR ISTILAH (GLOSARIUM) 154

LAMPIRAN 156

ix
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman
1.1 Daftar masa dan muatan partikel 11
1.2 Ukuran kabel 13
1.3 Ukuran kabel Jenis Stranded Cable 14

x
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman
1.1 Arus listrik dan elektron 3
1.2 Penghantar A-B 4
1.3 Rangkaian seri 6
1.4 Rangkaian parallel 7
1.5 Rangkaian kombinasi 8
1.6 Atom hidrogen dan tembaga 12
1.7 Jenis kabel 13
1.8 Multimeter digital 15
1.9 Multimeter analog 17
1.10 Skala Multimeter analog 18
1.11 Pengukuran drop tegangan dengan multimeter digital 19
1.12 Pengukuran drop tegangan dan aus dengan multimeter
digital 20
1.13 Osciloscope 22
1.14 Hasil gambar setelah dilakukan pemanasan 23
1.15 Kabel co-axial dan Oscilloscope lead 24
1.16 Bentuk gelombang sinus 26
1.17 Pengukuran tegangan AC 27
1.18 Skala timebase 27
1.19 Tegangan DC selalu postif 28
1.20 Layar saklar pada posisi GND 29
1.21 Konstruksi dasar baterai 30
1.22 Konstruksi blok sel baterai 31
1.23 Hubungan blok sel baterai 31
1.24 Mengisi air baterai 32
1.25 Memeriksa muatan baterai dengan hydrometer 33
2.1. Rangkaian Sistem Pengapian 37
2.2 Komponen Kontak Pemutus 40
2.3 Sudut Pengapian 41
2.4 Sudut Dwell 41
2.5 Sudut Dwell Kecil 42
2.6 Sudut Dwell Besar 42
2.7 Koil dengan tahanan balast 43
2.8 Saat pengapian dan daya motor 45
2.9 Governor Saat putaran idle 46
2.10 Governor Saat putaran rendah s.d menegah 46
2.11 Governor Saat putaran tinggi 47

xi
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

2.12 Vacuum advancer 47


2.13 Bagian-bagian busi 48
2.13 Busi Panas 49
2.14 Busi Dingin 49
3.1 Sistem starter 54
3.2 Kaidah sekrup ulir kanan 55
3.3 Kaidah tangan kiri 56
3.4 Model kerja motor 57
3.5 Konstruksi motor starter 58
3.6 Armatur dan shaft 60
3.7 Brush 60
3.8 Drive lever 61
3.9 Stater clutch 61
3.10 Saklar magnet 62
3.11 Saat Starter switch ON 63
3.12 Saat Main Switch Tertutup 63
3.12 Saat Starter switch OFF 64
3.13 Rangkaian sistem starter 65
3.14 Ignition switch diputar ke posisi START 66
3.15 Pinion berkaitan penuh 67
3.16 Ignition switch ke posisi OFF 69
3.17 Motor stater tipe reduksi 70
3.18 Motor dan reduction gear 71
3.19 Stater clutch reduksi 71
3.20 Saat stater bekerja 73
3.21 Sakelar magnet 73
3.22 Posisi kunci start 75
3.23 Pinion dan ring berhubungan 76
3.24 Motor mulai hidup 77
3.25 Kunci kontak posisi OFF 77
4.1 Sistem pengisian pada mobil 81
4.2 Induksi elektro magnet 82
4.3 Generator arus bolak-balik 83
4.4 Prinsip tangan kanan Flemming 84
4.5 Rangkaian sistem pengisian 86
4.6 Alternator 87
4.6 Bagian – bagian alternator 88
4.7 Rotor dan stator 89
4.8 Pembangkit tegangan tiga phase 90

xii
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

4.9 Pembangkit tiga pase dengan 6 pasang pol magnet


membutuhkan 18 pasang pool stator 91
4.10 Interkoneksi tiga phase Bintang dan Segitiga 92
4.11 Rangkaian penyearahan tegangan 3 phase 93
4.12 Rangkaian penyearah sistem bintang 94
4.13 Regulator tegangan 95
4.14 Kumparan Regulator tegangan tinggi 96
4.15 Posisi kumparan regulator tegangan pada sedang 97
4.16 Grafik pemutusan arus ke rotor coil 98
4.17 Rangkaian sistem pengisian dengan alternator enam diode
daya dan regulator tegangan tipe dua point dua relai 98
4.18 Regulator tegangan tipe dua point dua relai 99
4.19 Kondisi kontak voltage regulator dan relay pada kondisi
mesin mati 100
4.20 Posisi kontak voltage regulator dan voltage relay pada
kondisi mesin hidup kecepatan rendah sampai menengah 101
4.21 Kontak voltage regulator dan voltage relay pada kondisi
mesin hidup kecepatan menengah sampai tinggi 103
4.22 Prinsip regulator IC 104
4.23 Regulator IC tipe M 105
4.24 Posisi Kunci kontak ON, mesin mati 106
4.25 Tegangan Alternator dibawah standar 107
4.26 Tegangan Alternator mencapai harga standar 108
5.1 Klasifikasi sistem penerangan pada mobil 111
5.2 Komponen kelistrikan bodi 111
5.3 Dimmir switch 112
5.4 Lampu besar tipe sealed beam 112
5.5 Bola Lampu biasa dan halogen 113
5.6 Komponen Lampu Kepala 113
5.7 Rangkaian lampu kepala 114
5.8 Lampu plat nomor, lampu jarak dan lampu belakang 115
5.9 Rangkaian lampu kota. 116
5.10 Lampu tanda belok 118
5.11 Lampu belok / hazard beserta saklarnya 119
5.12 Rangkaian lampu tanda belok dan hazzard 120
5.13 Switch Rem 121
5.14 Lampu Rem 121
5.15 Rangkaian lampu rem 122
5.16 Lampu Mundur 123
5.17 Rangkaian lampu mundur 123

xiii
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

5.18 Rangkaian lampu kabut 125


5.19 Lampu ruangan 126
5.20 Baterai 127
5.21 Kunci kontak 127
5.22 Wirring saklar lampu kota dan saklar lampu kepala 128
5. 23 Sekring jenis good dan sekring jenis cartridge 129
5.24 Detail flaser 130
5.25 Relay jenis terbuka relay jenis tertutup 130
5.26 Jenis kabel penghubung 131
5.27 Cara memasang bola lampu 132
5.28 Jenis bola lampu single – end 132
5.29 Mengganti bola lampu 133
5.30 Bola lampu wigde – base 134
5.31 Memasang dan melepas bola lampu 134
5.32 Bola lampu dengan ujung ganda 134
5.33 Cara memasang bola lampu 134
5.34 Connecting Parts 136
5.35 Junction Blocks 136
5.36 Circuit Protecting Parts 136
5.37 Types Of Fuses & Fusible Links 137
5.38 Circiut Breakers 137
5.39 Simbol kelistrikan bodi 138

xiv
TEKNIK LISTRIK OTOMOTIF

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman
1. Simbol-simbol konektor 156
2. Titik massa (Grounding Points) 157
3. Nomor-nomor Pin (pin numbers) 158
4. Warna-warna kabel (Wiring Colors) 159
5. Membaca Wiring Diagram 160
6. Cara Membaca Gambar 162
7. Bentuk-bentuk
Connector 165

xv

View publication stats