Anda di halaman 1dari 7

1. Jelaskan prrinsip-prinsip perkoperasian ?

Kemandirian, Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka, Pengelolaan dilakukan secara


demokratis, Pembagian SHU dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa
masing-masing anggota, Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal, Pendidikan
perkoperasian
2. Kebijakan apa yang didiskusikan berkaitan dengan organisasi KJK ?
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
3. Mengapa perlu ada perubahan kebijakan organisasi dan Manajemen KJK ?
Karena Pengelola KJK harus mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan kebijakan,
melalui :
Penjelasan kebijakan baru, Telaah kebijakan baru , Diskusi untuk mencapai kesepakatan,
Pemahaman bersama terhadap kebijakan baru
4. Apa yang dimaksud prinsip kehati-hatian dalam KJK ?
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
5. Bagaimana prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan pinjaman diterapkan
sehingga publik percaya kepada lembaga KJK ?
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................
............................................................................................................................

6. Apa yang perlu diperhatikan dalam mempraktekkan tehnik mengenal


anggota?
Pengelola KJK menggunakan prinsip mengenali anggota, dengan memperhatikan :
Status Keanggotaan, Pendaftaran Anggota, Perlakuan Kepada Anggota Baru,
Pemanfaatan Pelayanan KJK oleh Anggota, Prosedur permohonan keluar dari
keanggotaan

7. Bagaimana melakukan evaluasi atas kegiatan kebijakan organisasi dan


manajemen KJK ?
dapat dilaksanakan dengan menganalisis kegiatan-kegiatan yang terkait dengan organisasi dan
manjemen terhadap Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur
(SOP) dalam rangka mencapai target yang hendak dicapai dalam tahun berjalan
1. Mengapa visi dan misi KJK itu diperlukan ?
.. Visi merupakan cita-cita yang dirumuskan untuk membangun semangat organisasi
Koperasi Jasa Keuangan yang memiliki unit usaha simpan pinjam untuk mencapai
keunggulan di masa yang akan datang.
Misi adalah pernyataan yang menegaskan tujuan perusahaan

2. Jelaskan mengapa KJK memiliki tujuan untuk mengembangkan ekonomi


kerakyatan ?
............................................................................................................................
..
3. Kebijakan KJK sebagai penggerak ekonomi sektor ril penyaluran penyaluran
pinjamannya wajib diarahkan kepada usaha produktifanggota dalam bentuk
pinjaman untuk ?
............................................................................................................................
4. Mengapa KJK harus memiliki nilai-nilai koperasi ?
............................................................................................................................
.
5. Sebutkan komponen lingkungan internal harus diketahui oleh KJK ?
Rencana strategis, Anggaran, Estimasi produksi dan penjualan, Usaha atau kegiatan baru,
Rancang bangun organisasi dan tugas pekerjaan
6. Sebutkan komponen lingkungan external harus diketahui oleh KJK ?
Bidang Ekonomi, Bidang Sosial, Bidang Politik, Bidang Perundang-undangan, Bidang
Teknologi
7. Strategi apa yang digunakan jika KJK dalam kondisi lemah dan terancam ?
Dengan menggunakan Analisis komponen lingkungan baik internal maupun eksternal akan
menghasilkan apa yang menjadi kelemahan, kekuatan dan peluang serta ancaman terhadap
usaha KJK dimasa yang akan datang, dengan melakukan analisis SWOT dapat dilakukan
positioning KJK

8. Mengapa dalam perencanaan strategis diperlukan adanya skala prioritas ?


Skala prioritas diperlukan untuk 1. menetapkan tujuan dan sasaran KJK Yang didukung
dengan analisis SWOT. 2.mencapai sasaran dan tujuan Koperasi.
9. Siapa peserta yang seharusnya menerima sosialisasi perencanaan strategis?
dimulai dari internal pengelola KJK, perencanaan strategis didiskusikan
dikalangan manajer/kabag, kemudian mereka menyampaikan dan
mendiskusikan kepada stafnya. Demikian juga pengelola KJK akan
menerjemahkan dan menyampaikan kepada pengurus, anggota dan pihak
lain melalui kegiatan-kegiatan tertentu dan terkait dengan promosi KJK itu
sendiri.
10. Komponen apa saja yang masuk dalam indikator kinerja KJK ?
. Misi perusahaan,
Profil perusahaan
Analisa keuangan ( solvabilitas dll)
Lingkungan eksternal
Analisis strategis dan pilihan.
Sasaran (objective) jangka panjang.
Strategi utama & Sasaran tahunan. (RAPB jangka panjang menengah dan pendek)
Strategi operasi & Kebijakan Yang ditempuh.
Pelaksanaan atas strategi dan Pengendalian serta evaluasi.
11. Sebutkan sarana dan prasarana untuk kegiatan monitoring dan evaluasi
perencanaan strategis KJK ?
Sarana/prasarana monitoring seperti laporan keuangan, instrumen monitoring dan RABK
serta sarana lainnya seperti kemungkinan alat tulis kantor, dll disiapkan sesuai kebutuhan
untuk kegiatan melakukan persiapan monitoring dan evaluasi.
.
12. Bagaimana KJK dalam menetapkan sistem monitoring dan evaluasi
perencanaan strategis KJK ?
Penetapan sistem monitoring dan evaluasi harus mempertimbangkan fairness
dan objektif..

1. Jelaskan perbedaan motivasi dan memotivasi?


Motivasi, adalah suatu kondisi yang mendorong atau menjadikan sebab seseorang
melakukan suatu perbuatan/kegiatan, yang berlangsung secara sadar dan merupakan suatu
daya pendorong (driving force) yang menyebabkan orang berbuat sesuatu
Memotivasi, adalah proses manajemen untuk mempengaruhi individu lain/bawahan agar
berperilaku tertentu.
.
2. Diminta kepada anda menyiapkan penanganan motivasi kepada
bawahannya, yang terkait dengan perbedaan budaya dan konflik kepentingan
memotivasi karyawan untuk bersedia bekerja sama demi tercapainya tujuan bersama
dengan 2 cara motivasi :
a)Motivasi finansial. Imbalan tersebut sering disebut Insentif;
b) Motivasi non finansial pujian, penghargaan, pendekatan manusiawi

3. Alternatif manakah yang paling tepat digunakan oleh seorang manager


manakala terjadi krisis kepercayaan karyawan kepada atasannya ?
Melaksanakan motivasi dengan melakukan pendekatan personal dengan cara komunikasi
antar pribadi dengan menganalisa permasalahan selama komunikasi berlangsung, yg biasa
terjadi adalah perbedaan persepsi,komunikasi non verbal maupun gaya antar pribadi.

4. Bagaimana cara menggunakan teknik motivasi terpilih bagi karyawan KJK


(cukup dua saja) ?
a) Peromance Description : Bersama-sama dengan karyawan secara teratur
menetapkan sasaran performansi yang akan
dicapai.
b) Gool Setting : Penjelasan kepada karyawan tentang apa yang

5. Apa yang menjadi tujuan utama kinerja seseorang harus dievaluasi ?


1. melakukan pengukuran terhadap realita yang telah terjadi, kemudian dibandingkan
dengan ukuran-ukuran standar yang telah ditentukan.
2. pemberian motivasi.

6. Sebutkan keberhasilan melakukan motivasi ?


Keberhasilan pelaksanaan program pemberian motivasi antara lain dapat dilihat dari
peningkatan tanggung jawab, peningkatan kedisiplinan dan kepatuhan pada norma/aturan,
terjalinnya komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan semua tingkatan,
peningkatan partisipasi dan kepedulian, peningkatan kesempatan untuk pemecahan
masalah serta berkurangnya tingkat kemangkiran dan keluhan.

1. Jelaskan definisi sistim pengendalian intern pada KJK ?


. SPI, merupakan rencana organisasi serta semua metode dan ketentuan – ketentuan yang
terkoordinir yang diatur dalam KJK untuk melindungi harta miliknya, memeriksa kecermatan
dan seberapa jauh data akuntansi dapat dipercaya, meningkatkan efesiensi usaha dan
mendorong ditaatinya kebijaksanaan KJK yang telah ada.

2. Apa yang anda ketahui tentang kertas kerja pengendalian intern (KKPI) ?
Kertas kerja pengendalian intern disusun dengan berisikan langkah-langkah kerja yang
dihubungkan dengan tujuan pengendalian, yakni mengandung unsur – unsur dan tahapan
kegiatan sebagai berikut :
 Amati data
 Hitung
 Bandingkan
 Dapatkan
 Catat, dll.
.
3. Bagaimana mengevaluasi penempatan dan pelaksanaan tugas masing-
masing SDM KJK ?
Pengendalian intern harus memastikan bahwa penempatan dan pelaksanaan tugas masing-
masing SDM dengan cara membandingkan antara struktur organisasi dan job desk dengan
job masing-masing SDM. Jika terjadi ketidak sesuaian maka sebaiknya direkomendasikan
agar dilakukan mutasi. Demikian pula jika terjadi rangkapan harus menganut prinsip tetap
memisahkan antara jabatan yang memegang keuangan dengan yang mengadministrasikan,.

4. Bagaimana memantau pelaksanaan kebijakan dan perlakuan akuntansi


keuangan ?
Pemantauan terhadap kegiatan proses akuntansi harus dijalankan sesuai dengan
ketentuan, antara lain kebijakan dan perlakuan akuntansi yang menyangkut dengan :
a. Penyisihan pinjaman/pembiayaan.
b. Penyusutan Aktiva Tetap.
c. Amortisasi Aktiva Lain – lain.
d. Cadangan Resiko
e. Pendapatan yang masih harus dibayar dan atau diterima.
f. Biaya yang masih harus dibayar dan atau diterima.
g. Penghapusan pinjaman macet.
.
5. Bagaimana anda melakukan evaluasi pelaksanaan Proram Kerja dan RAPB
KJK ?
Bandingkan secara berkala antara realisasi dengan program kerja dan RAPB - KJK tahun
buku yang sedang berjalan, seberapa jauh pencapaian hasil-hasilnya. Kemudian dilakukan
tindak lanjut dari hasil evaluasi dengan mendiskusikan kepada para Kepala Bagian atau
bawahannya yang lain, sehingga terhadap fokus untuk penyelesaian .

6. Jelaskan manfaat dari pelaksanaan pengendalian intern pada KJK bila terjadi
penyimpangan ?
Dapat segera melakukan tindakan identifikasiterhadap tindakan peyimpangan untuk segera
dicari solusi dan perbaiakan, Penyimpangan yang berpotensi terhadap kerugian kjk dapat
segera dicegah dengan melihat akar permasalahannya .

7. Bagaimana cara melakukan pemeriksaan dan koreksi terhadap potensi


terjadinya tindak penyimpangan ?
Dengan terjadinya tindak penyimpangan, harus segera dilakukan koreksi sehingga tidak
berlarut-larut berdasarkan sistim yang berlaku. Jika sistem yang dipakai sudah tidak sesuai
lagi dengan kondisi yang ada, maka sistemnya harus diperbaharui. Lakukan pemeriksaan
secara rutin dan konsisten seperti melakukan cash opname secara rutin pada akhir hari
kerja, jika terjadi selisih, maka langsung dapat dikoreksi pada saat itu juga.
.
8. Mengapa sebelum membuat laporan, diminta kepada anda untuk membuat
evaluasi terhadap terjadinya tindak penyimpangan ?

1. Sebutkan sarana pendukung apa saja untuk melakukan kontrak


pinjaman/pembiayaan dan pengikatan agunan ?
a) Ruangan yang cukup nyaman.
b) Meja dan Kursi cukup untuk para pihak melakukan kegiatan kontrak dan pengikatan
agunan.
c) Surat Persetujuan Permohonan Pinjaman (SPPP).
d) Peraturan atau perundang-undangan yang berlaku (seperti KUH Perdata).
e) Formulir-formulir yang siap untuk ditandatangani oleh para pihak.
f) Sarana lainnya seperti meterai, alat tulis, dlll.
..
2. Bagaimana cara menyusun jadwal pelaksanaan kontrak dan pengikatan
dengan mempertimbangkan rencana pemberian pinjaman/pembiayaan ?
 Maka langkah selanjutnya menyusun jadwal pelaksanaan kontrak dan pengikatan
agunan dengan cara menentukan :
a. Hari
b. Tanggal
c. Jam
d. Tempat
e. Siapkan dokumen kontrak.
f. Buatkan surat panggilan kepada calon peminjam.
Kemudian jadual pelaksanaan kontrak dan pengikatan agunan disusun,
dengan mempertimbangkan tingkat kesibukan KJK dan ketersediaan
waktu para pihak,.

3. Bagaimana cara mengkonfirmasikan rencana pelaksanaan kontrak dan


pengikatan pinjaman/pembiayaan kepada para pihak ?
.....................................................................................................................
4. Siapa yang diundang secara resmi untuk melakukan kontrak
pinjaman/pembiayaan dan pengikatan agunan ?
............................................................................................................................
5. Ceritakan teknik pengiriman surat undangan kontrak ?
............................................................................................................................
6. Jelaskan cara mengarsipkan berkas dokumen kontrak pinjaman/pembiayaan
dan pengikatan agunan ?
Pengamanan dokumen kontrak pinjaman/pembiayaan dan pengikatan agunan dilakukan
dengan :
 Menyusun system pengarsipan dokumen pinjaman/pembiayaan, susun system arsip
dokumen pinjaman/pembiayaan sehingga memudahkan dalam pencarian dan
tempatkan dalam keadaan aman dan terjaga serta rapih tata letaknya.
 Mengelompokkan dokumen pinjaman/pembiayaan, kelompokkan dokumen
pinjaman/pembiayaan menjadi arsip pinjaman dan dokumen legal.
.
7. Jelaskan kelebihan dan keterbatasan suatu kontrak pinjaman/pembiayaan
dan pengikatan agunan ?

1. Jelaskan tempat penyimpanan arsip dari pengamanan dokumen pendukung


aset dan infrastruktur milik KJK ?
Dokumen asset dan infrastruktur koperasi jasa keuangan yang telah di-inventarisir dan
mendapat telaahan atas keabsahan dari pengamanan dokumen pendukung, secara
sistemik harus disimpan pada filling cabinet dan atau brankas khusus untuk surat-surat
berharga.
.
2. Bagaimana agar aset dan infrastruktur KJK yang mempunyai nilai materil
dapat dilindungi keamanannya ?
Untuk melindungi tingkat resiko aktiva tetap koperasi jasa keuangan yang nilainya cukup
materiil, harus diback up dengan kebijakan pengurus, dimana semua asset harus dilindungi
melalui kerjasama dengan perusahaan asuransi kerugian,.

3. Sebutkan contoh kejadian luar biasa yang akan membawa dampak terhadap
kerugian materil. Jelaskan dampak tersebut ?
a. kendaraan kantor tabrakan, tingkat kesalahan ada pada driver koperasi jasa
keuangan.
b. infrastruktur yang terkait dengan sistem akuntansi terjadi trouble, di sisi lain
pelayanan memerlukan percepatan
.
4. Apa manfaat dari dilakukannya kegiatan evaluasi secara rutin ?
Untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kekurangan terhadap pemanfaatan asset dan
infrastruktur koperasi jasa keuangan.

1. Bagaimana seorang kepala cabang/manajer melakukan persiapan negosiasi


dalam menghadapi mitra kerja KJK ?
Persiapan tersebut antara lain ; (1) menguasai materi negosiasi, (2) mengetahui tujuan
negosiasi, (3) menguasai keterampilan –keterampilan tehnis negosiasi yang didalamnya
menyangkut keterampilan komunikasi.
2. Jelaskan tahapan yang harus dilalui sehingga dapat tersusun target minimum
negosiasi ?
(1) persiapan melakukan negosiasi, (2) tujuan negosiasi, (3) strategi negosiasi, dan (4)
bagaimana mempertahankan hasil negosiasi.

3. Bagaimana melakukan identifikasi terhadap karakteristik dari mitra kerja ?


Untuk itu kita melakukan analisis terhadap karakteristik mitra, terutama yang menyangkut :
1. mitra senantiasa melibatkan orang – baik sebagai individual atau dalam kelompok;
2. mitra memiliki ancaman terjadinya konflik yang terjadi mulai dari awal sampai terjadi
kesepakatan dalam akhir negosiasi;
3. mitra menggunakan cara-cara pertukaran sesuatu –baik berupa tawar menawar
(bargaining) maupun tukar menukar (barter);
4. mitra hampir selalu menginginkan tatap-muka yang menggunakan bahasa lisan, gerak
tubuh maupun ekspresi wajah;
5. mitra menghendaki adalah adanya kesepakatan yang diambil oleh kedua belah pihak,
meskipun kesepakatan itu misalnya kedua belah pihak sepakat untuk tidak sepakat.
4. Coba anda kemukakan jenis-jenis strategi negosiasi ?
Empat strategi kwadran

5. Bagaimana cara menyusun agenda negosiasi ?


Penyusunan jadual negosiasi mempertimbangkan :
- Tujuan dan hasil negosiasi yang diharapkan
- Sarana dan prasarana yang tersedia
- Biaya pelaksanaan negosiasi
.
6. Sebelum berhadapan dengan mitra, bukalah catatan penting materi negosiasi
yang dianggap top urgent untuk dikomunikasikan dengan mitra kerja ?
1. Tujuan negosiasi
2. Manfaat atas komitmen bersama
3. Apa yang diinginkan dari mitra negosiasi
4. Apa yang kita miliki yang diinginkan oleh mitra negosiasi
.
5. Diakhir kesepakatan, apa yang harus anda lakukan sebelum berpisah
dengan mitra kerja ?
Babak terakhir dalam proses negosiasi adalah membangun kesepakatan dan menutup
negosiasi. Ketika tercapai kesepakatan biasanya kedua pihak melakukan jabat tangan
sebagai tanda bahwa kesepakatan (deal or agreement) telah dicapai dan kedua pihak
memiliki komitmen untuk melaksanakannya.

6. Apa yang dimaksud mengevaluasi pelaksanaan negosiasi ?


Melakukan Evaluasi atas Pelaksanaan Negosiasi, yakni melakukan pengukuran terhadap
realita yang telah terjadi, kemudian dibandingkan dengan ukuran-ukuran standar yang
telah ditentukan.